Anda di halaman 1dari 8

1.

Yang meliputi bidang PU (openbare werken) di Indonesia pada zaman


Belanda adalah sebagai berikut, kecuali ...
a. Lands Gebouwen
b. Wegen
c. lrrigatie & Assainering
d. Water Kracht
e. Afdelingen

2. Yang dimaksud 'jalan' sesuai Undang-Undang No. 38 Tahun 2004 adalah ...
a. Ruang sepanjangjalan yang dibatasi oleh lebar, tinggi, dan kedalaman
ruang bebas tertentu yang ditetapkan oleh Pembina Jalan.
b. Ruang sepanjang jalan yang dibatasi oleh lebar dan tinggi tertentu yang
dikuasai oleh Pembina Jalan dengan suatu hak tertentu sesuai dengan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
c. Ruang sepanjang jalan diluar Daerah Milik Jalan yang dibatasi oleh
lebar dan tinggi tertentu, yang ditetapkan Pembina Jalan dan
diperuntukan bagi pandangan bebas pengemudi dan pengamanan
konstruksi jalan.
d. Prasarana perhubungan darat dalam bentuk apa pun, meliputi segala
bagianjalan termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang
diperuntukan bagi lalu lintas.
e. Benda dalam berbagai bentuk dan uraian, yang meliputi bahan baku,
barang setengah jadi, barang jadi/ peralatan, yang spesifikasinya
ditetapkan oleh pengguna barang/ jasa.

3. Sarana komunikasi dan konsultasi antara masyarakat jasa konstruksi dan


pemerintah mengenai hal-hal yang berkaitan dengan masalah jasa
konstruksi nasional yang bersifat nasional, independen, dan mandiri sesuai
yang disebutkan dalam Undang-Undang No. 18 Tahun 1999 disebut ...
a. direksi pekerjaan
b. forum direksi
c. forum direksi kemitraan
d. forum konsiliator
e. forum jasa konstruksi

4. Bagian susunan perkerasan jalan yang terdiri dari tanah dasar (sub grade),
pondasi bawah (sub base), pondasi atas (base), dan lapis permukaan/aus
(surface) dinamakan ...
a. Lapangan
b. lapis permukaan
c. lapis perkerasan
d. lapis pondasi atas
e. lapis pondasi bawah (sub base)

5. Yang termasuk contoh proyek yang menggunakan faktor produksi untuk


menghasilkan bangunan fisik yang memproduksi barang dan jasa adalah ...
a. proyek jalan
b. proyek pendidikan/pelatihan
c. proyek pembuatan buku-buku yang menghasilkan keterampilan dan ilmu
pengetahuan
d. proyek-proyek penelitian teknologi
e. proses produksi pabrik

6. Undang Undang tentang jasa konstruksi telah diatur dalam ...


a. Undang-undang No. 22 Tahun 1999
b. Undang-undang No. 23 Tahun 1997
c. Undang-undang No. 13 Tahun 2003
d. Undang-undang No. 18 Tahun 1999
e. Undang-undang No. 38 Tahun 2004

7. Menteri Kimpraswil No. 257/KPTS/M/2004 mengatur mengenai ...


a. Petunjuk Pelaksanaan Pengadaan Jasa Konstruksi oleh lnstansi
Pemerintah
b. Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi
c. Sistem Manajemen Mutu Konstruksi Departemen Permukiman dan
Prasarana Wilayah
d. Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah
e. Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

8. Keputusan Presiden No. 80 Tahun 2003 membahas tentang ...


a. Petunjuk Pelaksanaan Pengadaan Jasa Konstruksi oleh lnstansi
Pemerintah
b. Pemerintahan Daerah
c. Sistem Manajemen Mutu Konstruksi Departemen Permukiman dan
PrasaranaWilayah
d. Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah
e. Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

9. UU No.4 Tahun 1992 mengatur tentang ...


a. Perumahan dan Permukiman
b. Bangunan Gedung
c. Jasa Konstruksi
d. Penataan Ruang
e. Jalan

10. Perubahan atas PP No.8 Tahun 1990 tentang Jalan Tol diatur dalam ...
a. PP No. 15 Tahun 2005
b. PP No. 36 Tahun 2005
c. PP No. 40 Tahun 2001
d. PP No. 77 Tahun 2001
e. PP No. 47 Tahun 1997

11. Pada tanggal 19 Agustus 2013 lalu Kementerian Pekerjaan Umum


mengeluarkan peraturan mengenai Pedoman Pemberian izin
Penyelenggaraan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum Oleh
Badan Usaha dan Masyarakat untuk Memenuhi Kebutuhan Sendiri. Hal ini
terdapat dalam ...
a. Permen PU07-2013
b. Permen PU06-2013
c. Permen PUOS-2013
d. Permen PU03-2013
e. Permen PU02-2013

12. Dalam Pasal 8 ditegaskan bahwa setiap penanggung jawab usaha dan atau
kegiatan permukiman (real estate), rumah makan (restauran), perkantoran,
perniagaan, dan apartemen wajib ...
a. mengolah air limbah yang bermutu
b. membuat saluran pembuangan air limbah domestik tertutup dan kedap
air sehingga tidak terjadi perembesan air limbah ke lingkungan
c. mereduksi sarana pengambilan sampel pada outlet unit pengolahan air
limbah
d. membuang sampah pada tempatnya sehingga tidak menyebabkan
penumpukan limbah
e. membersihkan aliran air sungai sehingga limbah tidak menumpuk dan
menyebabkan pencemaran lingkungan

13. Berikut termasuk kebijakan Kementerian PU, kecuali ...


a. Peningkatan penyelenggaraan penataan ruang nasional dan daerah
yang aman, nyaman, lingkungan produktif dan berkelanjutan (termasuk
dari bencana).
b. Peningkatan kualitas pelayanan prasarana dan sarana sumber daya air
dalam memantapkan ketahanan pangan nasional dan mengurangi
kerentanan risiko bencana alam.
c. Peningkatan kualitas pelayanan prasarana dan sarana permukiman di
lingkungan pemerintahan dan gedung-gedung negara.
d. Peningkatan kualitas pelayanan prasarana dan sarana jalan
(mengurangi emisi gas rumah kaca dari sektor transportasi).
e. Peningkatan kualitas pelayanan prasarana dan sarana permukiman di
perkotaan dan perdesaan dari resiko banjir dan krisis air bersih.

14. Bidang Strategi Pembangunan terdiri atas ...


a. Subbidang Rencana Strategis dan Subbidang Keterpaduan Fungsi
b. Subbidang Keterpaduan Fungsi dan Subbidang Rencana Praktis
c. Subbidang Rencana Praktis dan Subbidang Rencana Strategis
d. Subbidang Rencana Strategis dan Subbidang Rencana Formal
e. Subbidang Rencana Sitematis dan Subbidang Rencana Formal

15. Bidang Kajian Kinerja memiliki tugas sebagai berikut, kecuali ...
a. pelaksanaan kajian dan evaluasi pelaksanaan kebijakan dan strategi
pembangunan
b. pelaksanaan evaluasi kinerja pembangunan bidang pekerjaan umum
dan penataan ruang
c. pelaksanaan fasilitasi penyusunan laporan akuntabilitas kinerja instansi
pemerintah
d. pelaksanaan koordinasi penyusunan hasil kinerja pembangunan
e. pelaksanaan kajian dan perumusan pola investasi kebijakan dan
evaluasi serta fasilitasi pengembangan investasi bidang pekerjaan
umum

16. Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 21/PRT/M/2010


Tanggal 31 Desember 2010 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit
Pelaksana Teknis Kementerian Pekerjaan Umum bahwa Balai Besar
Pelaksanaan Jalan Nasional I berada di bawah dan bertanggung jawab
kepada ...
a. Direktur Jenderal Bina Marga
b. Direktur Jenderal Marga Utama
c. Direktur Bina Marga
d. Inspektorat Jenderal Bina Marga
e. Inspektorat JenderalMarga Utama

17. Penataan ruang yang perlu dilakukan oleh Kementerian pekerjaan umum di
antaranya sebagai berikut, kecuali
a. Informasi Penataan Ruang
b. Pelayanan Pengaduan Pelanggaran Tata Ruang
c. Penyediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik
d. tanpa perlu Peran Masyarakat dalam Proses Penyusunan RTR
e. lzin Pemanfaatan Ruang

18. Dalam usaha menangani kawasan kumuh, Direktorat Jenderal (Ditjen)


Cipta Karya (CK) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan
evaluasi pembangunan dengan membangun sebanyak 222 twin block
rusun pada tahun ...
a. 2005-2011
b. 2004-2011
c. 2006-2012
d. 2006-2011
e. 2007-2013

19. Untuk menyelenggarakan tugasnya, Bagian Tata Usaha Kementerian


pekerjaan umum mempunyai fungsi sebagai berikut, kecuali ...
a. pengelolaan dan pelayanan administrasi umum
b. pengelolaan administrasi kepegawaian
c. pengelolaan administrasi permodalan pembangunan
d. pengelolaan administrasi perlengkapan
e. pengelolaan urusan rumah tangga, humas, dan protokol

20. Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara (PPBMN) memiliki fungsi sebagai
berikut, kecuali ...
a. pendataan Barang Milik Negara
b. pembinaan, pengelolaan, pengawasan dan pengendalian BMN
c. pelaporan dan penyusunan program serta pengembangan sistem
penatausahaan BMN
d. melaksanakan urusan penatausahaan, pelaporan, dan inventarisasi
secara berkala BMN di lingkungan Departemen Pekerjaan Umum
e. penghimpunan dan pengamanan dokumen kepemilikan dan
pemrosesan BMN

21. Kontraktor, konsultan, dan pemasok yang berdasarkan kontrak


melaksanakan Kegiatan yang dibiayai dengan hibah atau dana pinjaman
luar negeri, termasuk tenaga ahli dan tenaga pelatih yang dibiayai dengan
hibah luar negeri disebut ...
a. Kontrak
b. Subkontraktor
c. Kontraktor Utama
d. Impor Sementara
e. Bea Masuk

22. Maksud diterbitkannya Peraturan Menteri Pekerjaan Umum nomor


32/PRT/M/2006 di lingkungan pekerjaan umum adalah sebagai berikut,
kecuali ...
a. Landasan, pedoman, dan arahan bagi Pemimpin Pelaksana Kegiatan,
Satminkal, dan Biro PKLN dalam rangka pemasukan barang dan/ atau
peralatan.
b. Dasar hukum yang memberikan kejelasan dan kepastian bagi semua
pihak dalam tata cara pemasukan barang dan/atau peralatan.
c. Rujukan dalam melakukan koordinasi, kerja sama, penyesuaian, dan
komunikasi dalam rangka pemasukan barang dan/atau peralatan.
d. Upaya untuk mewujudkan pengendalian dan keterpaduan dalam
kegiatan pemasukan barang dan/ atau peralatan.
e. Meningkatkan koordinasi dan sinkronisasi antara Pelaksana Kegiatan,
Satminkal, dan Biro PKLN dalam kegiatan pemasukan barang dan/ atau
peralatan.

23. Struktur organisasi Kementerian Pekerjaan Umum terdiri dari staf ahli
menteri yang meliputi beberapa bidang berikut ini, kecuali ...
a. Bidang Keterpaduan Pembangunan
b. Bidang Ekonomi dan investasi
c. Bidang Hubungan Antar Lembaga
d. Bidang Pengembangan Keahlian dan Tenaga Fungsional
e. Bidang Pembangunan Wilayah Pedesaan dan Perkotaan

24. Yang termasuk dalam cakupan Direktorat Jenderal Penataan Ruang


Kementerian Umum adalah ...
a. Direktorat Bina Program Kemitraan
b. Direktorat Bina Teknik
c. Direktorat pengembangan Pemukiman
d. Pusat Pembinaan Usaha dan Kelembagaan
e. Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan

25. Tanggal 25 Oktober 2013 lalu Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum
berhasil meresmikan pembangunan proyek jalan terowongan (Underpass)
pertama dan terpanjang di Indonesia, yaitu ...
a. Underpass Cibubur
b. Underpass Cibinong
c. Underpass Ciputat
d. Underpass Cikarang
e. Underpass Cikampek

26. Untuk dapat menjadi peserta tabungan perumahan rakyat, seseorang harus
berusia paling rendah ... atau sudah kawin pada saat mendaftar.
a. 17
b. 18
c. 20
d. 24
e. 27

27. Bukti tertulis yang dikeluarkan oleh Persatuan Insinyur Indonesia kepada
lnsinyur yang telah diakui secara hukum untuk melakukan Praktik
Keinsinyuran disebut ...
a. Sertifikat Kompetensi lnsinyur
b. Surat lzin Paktik lnsinyur
c. Sertifikat Rekomendasi PII
d. Sertifikat lzin Kerja
e. Surat Tanda Register Insinyur

28. Undang-undang yang mengatur tentang informasi Geospasial Undang-


Undang Nomor ...
a. 2 Tahun 2010
b. 4 Tahun 2010
c. 6 Tahun 2010
d. 4 Tahun 2011
e. 6 Tahun 2011
29. Sebaran titik control geodesi horizontal yang terhubung satu sama lain
dalam satu kerangka referensi disebut dengan ...
a. Geospasial Kontrol Horizontal Dasar
b. Jaring Kontrol Horizontal Nasional
c. Peta Rupabumi Kontrol Horizontal
d. Informasi Tematik Kontrol Horizontal
e. Peta Rupabumi Geospasial Horizontal

30. Undang-Undang Republik Indonesia nomor 38 tahun 2004 adalah undang-


undang yang mengatur tentang ...
a. Peta
b. Keinsinyuran
c. Jalan
d. Tabungan Perumahan Rakyat
e. Rumah susun

31. Proses jual beli rumah susun sebelum pembangunan rumah susun selesai
harus memenuhi persyaratan kepastian atas keterbangunan paling sedikit
...
a. 10%
b. 15%
c. 20%
d. 30%
e. 50%

32. Untuk mendapatkan pembiayaan perumahan peserta tabungan perumahan


rakyat harus mempunyai masa kepesertaan paling singkat selama ...
a. 6 bulan
b. 12 bulan
c. 18 bulan
d. 24 bulan
e. 36 bulan

33. Badan pengatur jalan tol adalah badan yang dibentuk oleh ...
a. Presiden
b. Menteri
c. Badan Usaha Penyelenggaraan Jalan Tol
d. Pemerintah Daerah
e. Pengelola Jalan Tol

34. Undang-Undang terbaru yang mengatur tentang Rumah Susun adalah


Undang-Undang Nomor ...
a. 14 Tahun 2010
b. 22 Tahun 2010
c. 18 Tahun 2011
d. 20 Tahun 2011
e. 24 Tahun 2012

35. Pemisahan antara Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) dan
sistem drainase untuk Kata Kecil dilaksanakan paling lambat setiap ...
a. 2 tahun
b. 5 tahun
c. 10 tahun
d. 15 tahun
e. 20 tahun
36. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2017 mengatur
tentang ...
a. Jasa Konstruksi
b. lnformasi Geospasial
c. Pesedur Kelayakan Bangunan
d. Rumah Bersubsidi
e. Pengelolaan Sumber Daya Air

37. Organisasi wadah berhimpun lnsinyuryang melaksanakan penyelenggaraan


Keinsinyuran di Indonesia adalah ...
a. PISI
b. AII
c. AISI
d. PII
e. AIIB

38. Pembangunan infrastruktur saat ini diprioritaskan untuk 5 sektor


infrastruktur prioritas, yaitu energi, transportasi, jalan dan jembatan, air, dan
perumahan. Yang menjadi tanggungjawab Kementerian PUPR adalah ...
a. energi, transportasi, perumahan
b. energi, transportasi, jalan dan jembatan
c. jalan dan jembatan, air, dan perumahan
d. energi, air, dan perumahan
e. transportasi, jalan dan jembatan, air

39. Berikut adalah Bank yang sudah tergabung sebagai penerbit Kartu Uang
Elektronik yang dapat digunakan untuk transaksi pembayaran tarif tol di
jalan tol, kecuali ...
a. Bank Mandiri
b. BNI
c. BRI
d. BCA
e. BII

40. Ditjen Cipta Karya Kementerian PU PR terus memprioritaskan


pembangunan infrastruktur kerakyatan dengan skema Padat Karya Tunai.
Berikut ini yang tidak termasuk program tersebut adalah ...
a. Program Kata Tanpa Kumuh (Kotaku)
b. Program Masyarakat Sehat Sejahtera (PMSS)
c. Program lnfrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW)
d. Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas)
e. Program Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse dan
Recycle(TPS-3R)
JAWABAN

1. E. Afdelingen
2. D. Prasarana perhubungan darat dalam bentuk apa pun, meliputi segala
bagianjalan termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang
diperuntukan bagi lalu lintas
3. E. forum jasa konstruksi
4. C. lapis perkerasan
5. A. proyek jalan
6. D. Undang-undang No. 18 Tahun 1999
7. B. Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi
8. D. Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah
9. A. Perumahan dan Permukiman
10. C. PP No. 40 Tahun 2001
11. A. Permen PU07-2013
12. B. membuat saluran pembuangan air limbah domestik tertutup dan kedap
air sehingga tidak terjadi perembesan air limbah ke lingkungan
13. C. Peningkatan kualitas pelayanan prasarana dan sarana permukiman di
lingkungan pemerintahan dan gedung-gedung negara
14. A. Subbidang Rencana Strategis dan Subbidang Keterpaduan Fungsi
15. E. pelaksanaan kajian dan perumusan pola investasi kebijakan dan
evaluasi serta fasilitasi pengembangan investasi bidang pekerjaan umum
16. A. Direktur Jenderal Bina Marga
17. C. Penyediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik
18. A. 2005-2011
19. D. pengelolaan administrasi perlengkapan
20. D. melaksanakan urusan penatausahaan, pelaporan, dan inventarisasi
secara berkala BMN di lingkungan Departemen Pekerjaan Umum
21. C. Kontraktor Utama
22. E. Meningkatkan koordinasi dan sinkronisasi antara Pelaksana Kegiatan,
Satminkal, dan Biro PKLN dalam kegiatan pemasukan barang dan/ atau
peralatan.
23. E. Bidang Pembangunan Wilayah Pedesaan dan Perkotaan
24. A. Direktorat Bina Program Kemitraan
25. A. Underpass Cibubur
26. C. 20
27. E. Surat Tanda Register Insinyur
28. D. 4 Tahun 2011
29. B. Jaring Kontrol Horizontal Nasional
30. C. Jalan
31. C. 20%
32. B. 12 bulan
33. B. Menteri
34. D. 20 Tahun 2011
35. E. 20 tahun
36. A. Jasa Konstruksi
37. D. PII
38. C. jalan dan jembatan, air, dan perumahan
39. E. BII
40. B. Program Masyarakat Sehat Sejahtera (PMSS)