Anda di halaman 1dari 2

Soal biotek pembagian mentari

3.c Data apalagi yang diperlukan untuk menentukan jenis kelamin masing-masing individu?
4. Mengapa:
d. untuk memastikan sidik jari DNA seseotang diperlukan monimal 13 lokus VNTR?
e. Sidik jari DNA lebih unggul dari sidik jari biasa? Tapi apa kelemahannya?

Jawab :

3.c Identifikasi jenis kelamin dalam ruang lingkup antropologi dan kedokteran gigi forensik
dapat dilakukan dengan berbagai metode. Metode yang dapat dilakukan antara lain melalui
metodekarakteristik morfologi, metode morfometrik (pengukuran), pemeriksaan histologis,
sertapemeriksaan analisis DNA baik dari tulang maupun gigi. Data yang dapat diperoleh
tertera dalam tabel di bawah ini :

Metode Data
Karakteristik Morfologi  Outline bentuk gigi
 Lapisan enamel dan dentin
 Bentuk lengkung rahang
 Servikoinsisal dan mesiodistal
Karakteristik Morfometrik  Ukuran mesiodistal
 Ukuran bukolingual
 Indeks kaninus
Pemeriksaat Histologis  Barr-body->kromatin X
 Y-body-- >kromatin Y
Analisis DNA  Gen Amelogenin
 Gen SRY
 Y-STRs

4.d Dikarenakan pada sidik jari seseorang ada primer khusus yang mana dalam primer
tersebut dapat dilihat teramplifikasinya pada kromosom seksual. 1 lokus sendiri
menghasilkan max 2.

4.e Dikarenakan pada sidik jari DNA sendiri memiliki keunggulan yaitu dapat menentukan
jenis kelamin pada manusia maupun mementukan kekerabtan sedangkan pada sidik jari biasa
ini hanya menggunakan informasi fisik saja, berbeda dengan sidik jari DNA menggunakan
informasi genetik yang lebih akurat hal ini yang menjadikan sidik jari DNA lebih unggu.

Kelemahan pada sidik jari DNA adalah sebagai berikut :

 Tidak bisa mengukur kondisi faktual kemampuan seseorang yang berubah-rubah,


karena selain genetik, kecerdasan seseorang sangat dipengaruhi oleh stimulasi dan
lingkungannya.
 Tidak bisa digunakan sebagai alat pembanding kecerdasan seseorang dengan orang
lain. Karena setiap manusia memiliki keunikan dan kecerdasan yang berbeda, dengan
tingkat optimalisasi yang berbeda pula. Bila tujuannya adalah menyeleksi dalam
rangka mencari yang terbaik, maka analisa ini kurang dapat diaplikasikan.
 Kami tidak bisa mendeteksi peserta dengan keadaan tertentu seperti, kondisi jari yang
kurang lengkap dan pola sidik jari yang rusak, walaupun hal ini jarang sekali terjadi.