Anda di halaman 1dari 8

Ringkasan Materi Prakarya (Rekayasa) Kelas 8

1. Pengertian Jaringan Komputer

Jaringan komputer adalah dua atau lebih komputer yang terhubung satu sama lain dan

digunakan untuk berbagi data. Jaringan komputer dibangun dengan kombinasi hardware

dan software.

Untuk membuat jaringan komputer, switch dan router menggunakan berbagai protokol dan
algoritma untuk bertukar informasi dan untuk membawa data ke titik akhir yang diinginkan.
Setiap titik akhir (kadang disebut host) dalam jaringan memiliki pengenal unik, sering
kali alamat IP atau alamat Media Access Control yang digunakan untuk menunjukkan sumber
atau tujuan transmisi. Endpoint dapat mencakup server, komputer pribadi, telepon, dan
berbagai jenis hardware jaringan.

Jaringan komputer juga mungkin dibuat dengan menggunakan gabungan teknologi kabel dan
wireless. Perangkat jaringan berkomunikasi melalui medium transmisi kabel atau wireless.
Untuk jaringan yang menggunakan kabel, Anda mungkin membutuhkan optical fiber, coaxial
cable, atau kabel tembaga. Sementara itu, jalur jaringan wireless termasuk jaringan komputer
yang menggunakan koneksi data wireless untuk menghubungkan titik akhir. Titik akhir ini
termasuk radio siaran, radio seluler, microwave, dan satelit.

Jaringan bisa menjadi private atau publik. Jaringan private biasanya memerlukan user untuk
memasukkan kredensial untuk mengakses jaringan. Biasanya, ini diberikan secara manual oleh
administrator jaringan atau diperoleh langsung oleh pengguna melalui kata sandi atau dengan
kredensial lainnya. Jaringan publik seperti internet tidak membatasi akses.

Jenis-Jenis Jaringan Komputer

Di luar sana ada banyak jenis jaringan komputer. Berikut ini adalah beberapa jenis jaringan
komputer yang mungkin sering Anda lihat.

LAN (Local Area Network)

LAN menghubungkan perangkat jaringan dalam jarak yang relatif pendek. Sebuah gedung
kantor, sekolah, atau rumah jaringan biasanya berisi satu LAN, meskipun kadang-kadang satu
gedung akan berisi beberapa LAN kecil (mungkin satu per kamar), dan kadang-kadang LAN
akan menjangkau sekelompok bangunan di dekatnya. Dalam jaringan TCP / IP, LAN sering
tetapi tidak selalu diimplementasikan sebagai subnet IP tunggal.
Selain beroperasi dalam ruang terbatas, LAN juga biasanya dimiliki, dikendalikan, dan dikelola
oleh satu orang atau organisasi. Mereka juga cenderung menggunakan teknologi konektivitas
tertentu, terutama Ethernet dan Token Ring.

Ada juga LAN yang menggunakan teknologi jaringan wireless dengan Wi-Fi dan dikenal
dengan nama Wireless Local Area Network (WLAN).

MAN (Metropolitan Area Network)

MAN adalah jaringan komputer yang menghubungkan dua atau lebih jaringan LAN di dalam
kota yang sama. Kalau jarak yang menghubungkan dua LAN sudah tidak mungkin untuk
membangun jaringan, maka jaringan MAN digunakan. Ini lebih besar dari LAN tetapi lebih
kecil dari WAN. MAN menggunakan perangkat khusus dan kabel untuk menghubungkan
LAN.

WAN (Wide Area Network)

WAN juga bisa dibilang sebagai kumpulan LAN yang tersebar secara geografis. Perangkat
jaringan yang disebut router menghubungkan LAN ke WAN. Dalam jaringan IP, router
menyimpan alamat LAN dan alamat WAN.

WAN berbeda dari LAN dalam beberapa hal penting. Sebagian besar WAN (seperti Internet)
tidak dimiliki oleh satu organisasi, melainkan ada di bawah kepemilikan dan pengelolaan
kolektif atau terdistribusi. WAN cenderung menggunakan teknologi seperti ATM, Frame
Relay dan X.25 untuk konektivitas jarak yang lebih jauh.

PAN (Pearson Area Network)

Sama seperti jaringan LAN, PAN biasanya mencakup wilayah yang lebih kecil seperti
misalnya jaringan rumah atau kantor. Biasanya jenis jaringan ini digunakan untuk berbagi
resources seperti Internet atau printer.

CAN (Campus Area Network)

CAN bisa dibilang mirip dengan MAN, tetapi terbatas pada universitas atau akademi. Jaringan
ini biasanya disiapkan untuk kegiatan pendidikan seperti pembaruan kelas, praktik lab, email,
ujian, pemberitahuan, dan lain lain.

Internet

Internet adalah jaringan komputer terbesar yang pernah dibuat oleh manusia. Internet
menghubungkan jutaan perangkat komputasi termasuk PC, Laptop, Workstation, Server,
Smartphone, tablet, TV, Webcam, CCTV dan masih banyak lagi. Menurut laporan yang
diterbitkan pada Januari 2018, ada 2150 juta sistem akhir yang terhubung dengan internet.
Untuk menghubungkan perangkat ini, banyak teknologi dan infrastruktur yang digunakan.
Internet terbuka untuk semua orang. Karena siapa saja bisa terhubung ke internet, internet juga
dianggap sebagai jaringan yang paling tidak aman.

VPN (Virtual Private Network)

VPN adalah solusi untuk menyediakan koneksi Internet yang aman. Sebagai contoh, sebuah
perusahaan memiliki dua kantor; satu di Jakarta dan lainnya di Bandung. Dalam hal ini
perusahaan dapat menggunakan VPN untuk menghubungkan kedua kantor tersebut. VPN
membuat jalur aman di Internet dan bisa digunakan untuk transmisi data.

Topologi Jaringan Komputer

Dalam jaringan komputer, topologi mengacu pada tata letak perangkat yang terhubung.
Topologi bisa dibilang sebagai bentuk atau struktur virtual jaringan. Bentuk ini tidak selalu
sesuai dengan tata letak fisik sebenarnya dari perangkat di jaringan. Sebagai contoh, komputer
di jaringan rumah dapat diatur dalam lingkaran di ruang keluarga, tetapi sangat tidak mungkin
untuk menemukan topologi cincin di sana.

Topologi jaringan dikategorikan ke dalam tipe dasar berikut:

 Bus (bis)
 Ring (cincin)
 Star (bintang)
 Tree (pohon)
 Mesh (jala)

Jaringan yang lebih kompleks dapat dibangun sebagai hybrid dari dua atau lebih dari topologi
dasar di atas.

Topologi Bus

Jaringan bus menggunakan kabel sebagai tulang punggungnya. Kabeli ini berfungsi sebagai
media komunikasi. Perangkat yang ingin berkomunikasi dengan perangkat lain di jaringan
mengirim pesan siaran melalui kabel yang terhubung ke dua perangkat itu, tetapi hanya
penerima yang dituju yang benar-benar menerima dan memproses pesan tersebut.
Adapun cara kerja topologi bus adalah sebagai berikut:

 Setiap perangkat komputer terhubung dengan kabel utama (backbone) dimana masing-
masing komputer dapat saling berkirim dan menerima paket data.
 Proses pengiriman paket data antar komputer hanya dapat dilakukan ketika kabel utama
dalam keadaan bebas dimana komputer lain sedang tidak melakukan pertukaran data.
 Pengiriman data dari suatu komputer ke komputer lainnya dilakukan dengan
menggunakan sinyal yang tersebar di kabel jaringan. Hanya komputer dengan IP atau
alamat MAC yang sama dengan yang dituju yang akan menerima sinyal.
Kelebihan dan Kekurangan Topologi Bus
Kelebihan Topologi Bus:

 Kemudahan dalam penambahan client atau workstation baru


 Mudah digunakan dan sangat sederhana
 Biaya instalasi murah karena kabel yang digunakan sedikit
Kekurangan Topologi Bus:

 Sering terjadi tabrakan arus data


 Proses pengiriman dan penerimaan data kurang efisien
 Topologi bus yang lama sulit untuk dikembangkan
 Jika ada masalah pada kabel, misalnya terputus, maka komputer workstation akan
terganggu.

Topologi Ring

Dalam jaringan cincin, setiap perangkat memiliki dua “tetangga” untuk tujuan komunikasi.
Semua pesan perjalanan melalui cincin ke arah yang sama (baik “searah jarum jam” atau
“berlawanan arah jarum jam”). Jika ada kerusakan di kabel atau perangkat merusak loop dan
dapat menurunkan seluruh jaringan. Untuk mengimplementasikan jaringan cincin, biasanya
menggunakan teknologi FDDI, SONET, atau Token Ring. Topologi ring ditemukan di
beberapa gedung perkantoran atau kampus.
Adapun cara kerja topologi jaringan ring adalah sebagai berikut:

 Masing-masing node pada sentral terdapat penguat sinyal di kedua sisinya. Dengan
begitu, maka setiap perangkat akan saling menguatkan sinyal.
 Proses penerimaan dan penerusan sinyal dibantu oleh sebuah token. Alat bernama token
ini juga berfungsi sebagai pengantar data ketika dibutuhkan oleh sebuah node.
Kelebihan dan Kekurangan Topologi Ring
Kelebihan Topologi Ring:

 Biaya untuk instalasinya cenderung murah


 Performa koneksi cukup baik
 Proses instalasi dan konfigurasi cukup mudah
 Implementasinya mudah dilakukan
Kekurangan Topologi Ring:

 Jika terjadi masalah, troubleshooting jaringan ini terhitung rumit


 Pada jaringan ini tabrakan arus data sangat rentan terjadi
 Koneksi pada jaringan akan terputus jika salah satu koneksi bermasalah

Topologi Bintang

Banyak jaringan rumah menggunakan topologi bintang. Jaringan bintang memiliki titik
koneksi pusat yang disebut “hub node” yang mungkin merupakan hub jaringan, switch atau
router. Perangkat biasanya terhubung ke hub dengan Unshielded Twisted Pair (UTP) Ethernet.
Dibandingkan dengan topologi bus, jaringan bintang umumnya membutuhkan lebih banyak
kabel, tetapi kegagalan dalam kabel jaringan bintang hanya akan menurunkan satu akses
jaringan komputer dan bukan seluruh LAN. (Jika hub gagal, bagaimanapun, seluruh jaringan
juga gagal.)
Adapun cara kerja topologi star adalah sebagai berikut:

 Beberapa jaringan komputer terhubung dengan pusat (hub atau switch) dimana jaringan
pusat tersebut berfungsi sebagai server sentral.
 Perangkat pusat hub atau switch akan menyimpan daftar Content Addressable
Memory (CAM) pada memorinya. CAM akan menyimpan semua alamat perangkat
komputer yang terhubung dengan switch.
Kelebihan dan Kekurangan Topologi Star
Kelebihan Topologi Star:

 Jaringan topologi ini tetap berjalan baik walaupun salah satu komputer client
bermasalah
 Tingkat keamanan data pada topologi ini cukup baik
 User lebih mudah mendeteksi masalah pada jaringan
 Lebih fleksibel
Kekurangan Topologi Star:

 Topologi ini terhitung mahal karena menggunakan cukup banyak kabel


 Seluruh komputer dalam jaringan ini akan bermasalah jika hub atau switch
mengalami masalah
 Topologi star sangat tergantung pada terminal pusat.

Topologi Pohon

Topologi pohon bergabung dengan topologi bintang untuk membentuk topologi bus. Dalam
bentuk yang paling sederhana, hanya perangkat hub yang terhubung langsung ke bus pohon,
dan setiap hub berfungsi sebagai akar dari pohon perangkat. Dengan hybrid antara bus dan
bintang ini mendukung perluasan jaringan dengan jauh lebih baik daripada bus atau bintang
saja.
Kelebihan dan Kekurangan Topologi Tree
Kelebihan Topologi Tree:

 Dapat dan mudah dikembangkan menjadi topologi jaringan yang lebih luas
 Susunan topologi ini terpusat secara hirarki sehingga pengaturan data menjadi lebih
mudah
Kekurangan Topologi Tree:

 Topologi tree memiliki kinerja jaringan yang lambat


 Penggunaan kabel yang sangat banyak sehingga biaya installasinya mahal
 Kabel backbone merupakan sentral dari topologi ini
 Bila komputer bagian atas bermasalah, maka komputer bagian bawah juga akan
bermasalah

Topologi Mesh

Topologi mesh memperkenalkan konsep rute. Tidak seperti topologi sebelumnya, pesan yang
dikirim pada jaringan mesh dapat mengambil salah satu dari beberapa jalur yang mungkin dari
sumber ke tujuan. Beberapa WAN, terutama Internet, menggunakan routing mesh.
Adapun cara kerja topologi mesh adalah sebagai berikut:

 Setiap node dalam jaringan komputer terhubung secara langsung ke node yang dituju
dengan menggunakan kabel.
 Proses transfer data antar perangkat komputer berlangsung lebih cepat karena
terhubung langsung dengan menggunakan kabel.
Kelebihan dan Kekurangan Topologi Mesh
Kelebihan Topologi Mesh:

 Bandwidth limit nya cukup besar


 Security data pada topologi ini sangat baik
 Tidak terjadi tabrakan arus data karena jalur pengiriman data sangat banyak
Kekurangan Topologi Mesh:

 Kabel yang dibutuhkan jumlahnya banyak


 Biaya installasi topologi mesh sangat mahal karena menggunakan banyak kabel
 Installasinya sangat rumit