Anda di halaman 1dari 18

LAPORAN UJIAN PRAKTEK

TENTANG KANDUNGAN GIZI PADA MAKANAN


RINGAN DAN MINUMAN KALENG

GURU PEMBIMBING:

Yunik Wahyusari,S.Pd

ISUSUN OLEH: Kelompok 4

1. Anisa Puspita Sari (07)


2. Aprilia Suwanti (08)
3. Septi Eka Novitasari (26)
4. Siti Nur Hidayah (28)

Kelas : XII – IPA 2

SMAN 1 KUTOREJO
TAHUN PELAJARAN 2019/2020

i
KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah
melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua .Shalawat serta salam
tetap tercurahkan kepada junjungan kami Baginda tercinta Rasulullah SAW.
Dalam karya ilmiah ini akan dibahas tentang pengertian kandungan gizi
yaitu dalam “ Kandungan zat gizi pada Makanan ringan ( Tango ) dan Minuman
ringan ( Susu Bear Brand )”. Selain itu juga akan dibahas tentang syarat-syarat
untuk makanan yang sehat dan bergizi seimbang. Karya Ilmiah ini ditujukan
sebagai salah satu syarat mengikuti ujian praktik biologi dan ujian akhir sekolah .
Penyusun menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan karya
tulis ilmiah ini. Untuk itu, saran dan sumbangan ide yang bersifat membangun dan
meningkatkan mutu karya ilmiah ini di masa yang akan datang
Penyusun mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang
telah banyak membantu dan yang telah memberi dorongan khususnya kepada
guru pelajaran biologi yakni, Bu Yunik Wahyusari,S.Pd .

Mojokerto, 16 Februari 2020

Penyusun .

ii
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL .......................................................................................... i


KATA PENGANTAR ....................................................................................... ii
DAFTAR ISI ...................................................................................................... iii

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang .............................................................................. 1
B. Rumusan Masalah. ......................................................................... 2
C. Tujuan ........................................................................................... 3
D. Manfaat Penelitian ........................................................................ 3
BAB II LANDASAN TEORI
A. Pengertian ...................................................................................... 4
B. Jenis Kandungan Zat Gizi Yang Diperlukan Oleh Tubuh Manusia 4
BAB III METODE PENELITIAN
A. Jenis Penelitian .......................................................................... 8
B. Tempat Penelitian ....................................................................... 8
C. Waktu Penelitian ........................................................................ 8
D. Alat dan Bahan ........................................................................... 8
E. Cara Kerja ................................................................................... 9
BAB IV HASIL PENGAMATAN ................................................................. 10
BAB V PEMBAHASAN ............................................................................... 13
BAB VI PENUTUP
A. Kesimpulan ................................................................................... 14
B. Saran ............................................................................................. 14
Daftar Pustaka .................................................................................................... 15

iii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, setiap makhluk hidup memerlukan
makanan dan minuman. Tanpa ada makanan dan minuman, makhluk hidup
akan kesulitan dalam mengerjakan aktivitasnya sehari-hari. Makanan dapat
membantu kita dalam mendapatkan energi, membantu pertumbuhan badan
dan otak. Setiap makanan mempunyai kandungan gizi yang berbeda. Bahan
makanan, didalamnya terkandung zat makanan seperti
karbohidrat,protein,glukosa,lemak,vitamin,garam dan mineral.
Minuman merupakan salah satu kebutuhan manusia yang paling penting.
Saat ini minuman dijual dalam berbagai jenis dan bentuk, serta dikemas
dengan berbagai kemasan yang menarik, praktis, dan mudah disimpan, seperti
dalam kaleng, plastik, atau kertas karton.
Minuman kaleng dapat diminum secara mudah hanya dengan membuka
kemasan, kemudian siap untuk dinikmati. Pada minuman kaleng, komposisi
gizi minuman instan ini sering tidak dicantumkan dalam label sehingga
konsumen tidak bisa mengetahui unsur gizi yang ada didalamnya dan berapa
jumlahnya.
Pola makan merupakan perilaku paling penting yang dapat mempengaruhi
keadaan gizi. Hal ini disebabkan karena kuantitas dan kualitas makanan dan
minuman yang dikonsumsi akan mempengaruhi asupan gizi sehingga akan
mempengaruhi kesehatan individu dan masyarakat. Gizi yang optimal sangat
penting untuk pertumbuhan normal serta perkembangan fisik dan kecerdasan
bayi, anak-anak, serta seluruh kelompok umur. Gizi baik membuat berat
badan normal atau sehat, tubuh tidak mudah terkena penyakit infeksi,
produktivitas kerja meningkat serta terlindung dari penyakit kronis dan
kematian dini. Agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari berbagai penyakit
kronis atau penyakit tidak menular terkait gizi, maka pola makan masyarakat

1
perlu ditingkatkan kearah konsumsi gizi seimbang. Keadaan gizi yang baik
dapat meningkatkan kesehatan individu dan masyarakat.
Riskesdas 2007, 2010, 2013 menunjukkan bahwa Indonesia masih
memiliki masalah kekurangan gizi. Kecenderungan prevalensi kurus (wasting)
anak balita dari 13,6% menjadi 13,3% dan menurun 12,1%. Sedangkan
kecenderungan prevalensi anak balita pendek (stunting) sebesar 36,8%,
35,6%, 37,2%. Prevalensi gizi kurang (underweight) berturut-turut 18,4%,
17,9% dan 19,6%. Prevalensi kurus anak sekolah sampai remaja berdasarkan
Riskesdas 2010 sebesar 28,5%.
Pengaruh kekurangan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan yaitu sejak
janin sampai anak berumur dua tahun, tidak hanya terhadap perkembangan
fisik, tetapi juga terhadap perkembangan kognitif yang pada gilirannya
berpengaruh terhadap kecerdasan dan ketangkasan berpikir serta terhadap
produktivitas kerja. Kekurangan gizi pada masa ini juga dikaitkan dengan
risiko terjadminya penyakit kronis pada usia dewasa, yaitu kegemukan,
penyakit jantung dan pembuluh darah, hipertensi, stroke dan diabetes.
Pencegahan timbulnya masalah gizi tersebut, memerlukan kegiatan
sosialisasi pedoman Gizi Seimbang yang bisa dijadikan sebagai panduan
makan, beraktivitas fisik, hidup bersih dan emantau berat badan secara teratur
untuk mempertahankan berat badan normal.
Dalam upaya mengoptimalkan penyampaian pesan Gizi Seimbang kepada
masyarakat, diperlukan komunikasi, informasi dan edukasi yang tepat dan
berbasis masyarakat. Pendidikan dan penyuluhan gizi dengan menggunakan
slogan 4 Sehat 5 Sempurna yang dimulai 1952, telah berhasil menanamkan
pengertian tentang pentingnya gizi dan kemudian merubah perilaku konsumsi
masyarakat. Prinsip 4 Sehat 5 Sempurna.

B. Rumusan Masalah
1. Apa saja kandungan zat gizi yang terdapat dalam makanan ringan dan
minuman kaleng?

2
2. Bagaimana pengaruh kandungan gizi yang terdapat pada makanan ringan
dan minuman kaleng dalam makanan 4 sehat 5 sempurna ?
3. Apa dampak dari makanan ringan dan minuman ringan ?
4. Apa manfaat dari makanan ringan ( Tango ) dan minuman ringan (Susu
Bear Brand )

C. Tujuan Penelitian
1. Mengetahui kandungan zat gizi apa saja yang terdapat dalam makanan
ringan dan minuman kaleng.
2. Mengetahui dampak kandungan zat gizi pada makanan ringan dan
minuman kaleng pada pola makan kehidupan sehari-hari.
3. Mengetahui manfaat dari makanan ringan ( Tango ) dan minuman ringan (
Susu Bear Brand )
4. Mengidentifikasi jenis-jenis zat makanan yang diperlukan oleh tubuh
manusia dengan benar melalui studi literature dan diskusi kelompok.
5. Menjelaskan karakteristik jenis-jenis zat makanan yang diperlukan oleh
tubuh manusia dengan benar melalui studi literature dan kelompok.

D. Manfaat Penelitian
1. Dapat mengetahui kandungan zat gizi apa saja yang terdapat dalam
makanan ringan dan minuman kaleng.
2. Dapat mengetahui dampak kandungan zat gizi pada makanan ringan dan
minuman kaleng pada pola makan kehidupan sehari-hari.
3. Dapat mengetahui manfaat dari makanan ringan ( Tango ) dan minuman
ringan ( Susu Bear Brand ).
4. Menambah pengetahuan tentang bahan pangan dan menambah
pengalaman dalam bereksperimen.

3
BAB II
LANDASAN TEORI

A. Pengertian
 Makanan Ringan
Makanan ringan atau snack adalah istilah bagi makanan yang bukan
merupakan menu utama(makan pagi,makan siang atau makan
malam).Makanan yang dianggap makanan ringan merupakan untuk
menghilangkan rasa lapar seseorang sementara waktu,memberi sedikit
pasokan ke tenaga tubuh atau sesuatu yang dimakan untuk dinikmati
rasanya.
 Minuman Kaleng
Minuman kaleng merupakan minuman ringan yang berbentuk cair dan
biasanya menggunakan wadah dari bahan logam seprti fanta,coca-cola, la-
cincau, adem sari,dsb.
 Gizi
Gizi atau nutrisi adalah substansi organik yang dibutuhkan organisme
untuk fungsi normal dari sistem tubuh, pertumbuhan, pemeliharaan
kesehatan.
B. Jenis Kandungan Zat Gizi Yang Diperlukan Oleh Tubuh Manusia
1. Karbohidrat

Karbohidrat merupakan sumber energi utama yang juga


memberikan rasa manis pada makanan. Selain itu, karbohidrat juga dapat
melancarkan pengeluaran feses. Ada dua jenis karbohidrat yang dapat
dikonsumsi. Karbohidrat kompleks yang terdiri dari nasi, roti, dan

4
sayuran. Lalu, ada juga karbohidrat sederhana yang secara alami sudah
mengandung rasa manis seperti susu dan buah.
2. Protein

Protein berfungsi sebagai pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh,


pembentukan esensial tubuh seperti hormon dan enzim, pembentukan zat
antibodi serta mengangkut zat gizi.
Sama seperti karbohidrat, protein juga terbagi ke dalam dua
kategori, yaitu protein hewani dan nabati. Protein hewani memiliki
kandungan asam amino yang lengkap. Sementara itu, meskipun tidak
memiliki asam amino yang lengkap, namun protein nabati menjadi sumber
serat yang baik.
Telur, daging merah dan susu merupakan jenis makanan yang
memiliki protein berkualitas tinggi. Makanan lainnya yang termasuk ke
dalam protein, yaitu kacang-kacangan, ikan, sereal, keju dan lain-lain.
3. Lemak

Lemak menjadi sumber energi, sumber lemak esensial, sebagai alat


angkut vitamin larut lemak dan memelihara suhu tubuh. Kolesterol yang
terbentuk di dalam tubuh diperoleh dari hasil sintesis di dalam hati dengan
bahan baku dari karbohidrat, protein dan lemak.
Keju, mentega, dan lemak pada daging merupakan beberapa
contoh lemak jenu yang berbentuk padat dalam suhu ruang. Sementara

5
minyak sayur merupakan lemak tak jenuh yang biasanya berbentuk cair
dalam suhu ruang.
4. Vitamin

Sumber gizi selanjutnya yang harus dipenuhi oleh tubuh adalah


vitamin. Terbagi menjadi dua, vitamin larut lemak terdiri dari vitamin A,
D, E, dan K yang mempunyai manfaat berbeda-beda.
Vitamin A misalnya yang memuliki manfaat kesehatan dan
penglihatan, lalu vitamin D yang bermanfaat bagi kesehatan tulang dan
gigi. Sementara itu, vitamin E memiliki antioksidan yang bermanfaat bagi
kesehatan kulit, serta vitamin K yang bermanfaat untuk pembekuan darah.
Kemudian, ada juga vitamin larut air yang terdiri dari vitamin B
kompleks yang berfungsi untuk kelancaran sistem metabolisme. Dan
vitamin C sebagai antioksidan.
5. Mineral

Ada dua klasifikasi mineral, yaitu mineral utama dan Trace


Elements. Mineral utama yang harus diasup lebih dari 100 mg per hari
terdiri dari kalsium, fosfor, potassium, magnesium, sodium dan klor.
Sedangkan trace elements yang harus diasup tubuh kurang lebih 100 mg
per hari terdiri dari besi, seng, yodium, selenium, chromium, flour,
tembaga, mangan, molybdenum dan cobalt.

6
Mineral sendiri memiliki fungsi sebagai elektrolit, untuk kesehatan
tulang dan gigi, melancarkan darah, sistem kekebalan, perkembangan otak,
dan antioksidan.
6. Air

Konsumsi air per hari tidak hanya didapatkan dari air putih saja,
namun juga bisa didapat dari buah dan makanan lainnya. Air memiliki
fungsi pelarut dan alat angkut, fasilitator pertumbuhan, pengatur suhu dan
peredam benturan.
7. Gula ( Glukosa )

Glukosa sangat penting dalam produksi protein dan dalam


metabolisme lipid. Karena pada sistem saraf pusat tidak ada metabolisme
lipid, jaringan ini sangat tergantung pada glukosa.
Glukosa diserap ke dalam peredaran darah melalui saluran
pencernaan.Sebagian glukosa ini kemudian langsung menjadi bahan bakar
sel otak, sedangkan yang lainnya menuju hati dan otot, yang
menyimpannya sebagai glikogen ("pati hewan") dan sel lemak, yang
menyimpannya sebagai lemak. Glikogen merupakan sumber energi
cadangan yang akan dikonversi kembali menjadi glukosa pada saat
dibutuhkan lebih banyak energi. Meskipun lemak simpanan dapat juga
menjadi sumber energi cadangan, lemak tak pernak secara langsung
dikonversi menjadi glukosa. Fruktosa dan galaktosa, gula lain yang
dihasilkan dari pemecahan karbohidrat, langsung diangkut ke hati, yang
mengkonversinya menjadi glukosa.

7
BAB III
METODE PENELITIAN

A. Jenis Penelitian
Jenis penetian ini menggunakan metode eksperimen.
B. Tempat Penelitian
Tempat penelitian dilakukan di Rumah Septi Eka Novitasari
C. Waktu Penelitian
Penelitian dilakukan pada hari Saabtu, 15 Februari 2020 pukul 08.30 WIB
D. Alat dan Bahan
 Alat
1. Alat tulis
 Bahan
1. 1 Bungkus makanan ringan ( Bungkus Tango )

2. 1 Botol minuman kaleng ( Minuman susu Bear Brand )

8
E. Cara Kerja
1. Ambilah dan amati 2 macam bungkus makanan ringan dan 1 botol
minuman kaleng.
2. Analisislah kandungan gizi yang terdapat dalam bungkus makanan ringan
dan botol minuman kaleng tersebut.

3. Carilah informasi tentang fungsi,kelebihan,kekurangan,syarat zat makanan


yang sehat yang sesuai dengan yang terdapat pada bungkus makanan
ringan dan botol minuman kaleng tersebut.

4. Selanjutnya buatlah tabel perbandingan jenis-jenis zat makanan dan hal


yang dibandingkan meliputi :
 Fungsi zat makanan tersebut
 Kelebihan dan kekurangan zat makanan
 Syarat zat makanan sehat

9
BAB IV
HASIL PENGAMATAN

No. Kandungan Susu Bear Presentase Tango Presentase


Gizi Brand
1. Karbohidrat 9 gram 3% 5 gram 2%
2. Protein 6 gram 10 % 0 gram 0%
3. Vitamin A - - 15 %
4. Vitamin B1 - - 10 %
5. Vitamin B2 - - 10 %
6. Vitamin B6 - - 10 %
7. Vitamin B12 - - 15 %
8. Lemak 7 gram 11 % 1,5 gram 2%
9. Garam - - 15 gram 1%
10. Gula - - 2 gram
11. Nutrisi 11 mgram 5% - -

 Fungsi Karbohidrat :
1. Sumber energi utama.
2. Membatasi asupan kalori.
3. Menurunkan resiko penyakit tertentu.
4. Penentu indeks glikemik.

 Fungsi Protein :
1. Perbaikan dan pertumbuhan.
2. Sebagai pembentuk antibodi atau kebal.
3. Sebagai sumber energy.
4. Membantu metabolisme tubuh.
5. Memfasilitasi reaksi kimia.

 Fungsi Vitamin A :
1. Menjaga kesehatan tubuh terutama organ mata.
2. Mempertahankan system kekebalan tubuh.
3. Menjaga kesehatan kulit,
4. Mendukung perkembangan janin.
5. Memelihara pertumbuhan gigi serta tulang.

10
 Fungsi Vitamin B :
1. Mencegah infeksi.
2. Meningkatkan fungsi otak.
3. Menunjang produksi sel darah merah.
4. Meningkatkan energi.
5. Membantu proses pencernaan.
6. Menjaga kesehatan jantung dan saraf.

 Fungsi Lemak :
1. Melindungi organ penting.
2. Meningkatkan metabolism tubuh.
3. Mengontrol gula darah.
4. Meningkatkan kolestrol baik
5. Mengontrol rasa lapar.
6. Mengurangi resiko penyakit jantung.

 Fungsi Garam :
1. Mencegah kekurangan iodine.
2. Mengatasi bau mulut.
3. Menghidrasi tubuh.
4. Meningkatkan kesehatan kardiovaskular.
5. Mencegah diabetes.
6. Menyehatkan kehamilan.
7. Menjaga kebersihan gigi.
8. Mengobati sakit tenggorokan.

 Fungsi Gula :
1. Meredakan penyakit nyeri haid.
2. Meningkatkan energi dengan cepat.
3. Meredahkan setress.
4. Meningkatkan tekanan darah.
5. Meningkatkan fungsi otak.
6. Menyembuhkan luka.

 Fungsi Nutrisi :
1. Sebagai sumber energi.
2. Sebagai pembentuk dan memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.
3. Sebagai pengatur proses yang berlangsung di dalam tubuh.
4. Sebagai pertahanan tubuh dari serangan kuman.

11
Tabel Kelebihan dan Kekurangan

No. Nama Kelebihan Kekurangan

1. Susu Bear Brand Terdapat Tidak ada kandungan


Karbohidrat,protein,lemak dan vitamin,gula dan
nutrisi garam.

2. Tango Terdapat Tidak ada kandungan


karbohidrat,protein,lemak,garam vitamin dan nutrisi.
dan gula.

 Dampak mengkonsumsi makanan ringan dan minuman ringan


:
1. Hiperaktif pada anak.
2. Diabetes tipe 2.
3. Alergi.
4. Obesitas.
5. Meningkatkan kadar kolestrol jahat.
6. Menyebabkan kembung.
7. Menyebabkan tekanan darah tinggi.
8. Gangguan sistem pernafasan.

12
BAB V
PEMBAHASAN

Dari praktikum penelitian untuk mengetahui kandungan zat gizi pada suatu
makanan ringan ( Tango) dan minuman ringan ( Susu Bear Brand ) untuk
menyusun hidangan yang memenuhi persyaratan kebutuhan zat giz diperlukan
beberapa kandungan zat yang terdapat pada makanan yang sehat dan bergizi,
seperti karbohidrat,protein,lemak,vitamin,gula,mineral dan air.
Kegunaan daftar komposisi bahan makanan (DKBM) antara lain untuk
menyusun hidangan yang memenuhi persyaratan kebutuhan zat gizi. Untuk
menghitung zat gizi dari suatu hidangan sehingga dengan demikian dapat
dilakukakn penilaian, apakah susunan hidangan masyarakat yang di teliti
memenuhi kebutuhan atau tidak. Untuk memilih menyusun makanan mana yang
harus ditambah sebagai koreksi. Untuk menyusun suatu Food Balance
Sheet(bahan-bahan makanan utama yang tersedia bagi suatu masyarakat untuk
dikonsumsi).
Susu Bear Brand mengandung Karbohidrat,protein,lemak dan nutrisi.
Paling banyak kandungannya terdapat pada karbohidrat yaitu sejumlah 9 gram
yang berfungsi untuk sebagai sumber energi utama dalam menunda lapar.
Tango mengandung karbohidrat,protein,lemak,garam dan gula. Paling
banyak kandungannya terdapat pada garam yaitu 15 gram yang berfungsi untuk
mengawetkan makanan.
Manfaat pada susu Bear Brand yaitu :
1. Membantu penyembuhan sakit paru-paru dan flu
2. Membersihkan darah dan organ tubuh
3. Mengurangi resiko terkena osteoporosis/pengeroposan pada tulang dan
sendi
4. Menetralkan racun dalam tubuh
5. Menjaga kadar kolestrol
6. Mengoptimalkan kerja otak
7. Membantu pemulihan sakit tifus
8. Membantu meningkatkan kekebalan pada tubuh
9. Mencegah kerusakan dan penuaan dini pada kulit
Manfaat pada Tango yaitu :
1. Mengontrol nafsu makan
2. Tambahan energi dan nutrisi
3. Mengontrol rasa lapar
4. Mengontrol tingkat insulin
5. Meningkatkan kerja otak

13
BAB VI
PENUTUP

A. Kesimpulan
1. Pada makanan yang bergizi terdapat kandungan zat
karbohidrat,protein,lemak,vitamin,mineral dan air.
2. Jika terlalu banyak atau sering mengkonsumsi makanan ringan dan
minuman ringan dapat menyebabkan kerusakan pada organ dalam serta
penyakit yang mematikan, seperti kanker.

B. Saran
1. Dalam melakukan penelitian perlu diperhatikan tingkat ketelitian agar
mengetahu hasil yang benar dan tepat.
2. Dalam menyusun laporan perlu diperhatikan tingkat ketelitian agar
informasi yang sesuai dengan bungkus makanan ringan dan minuman
kaleng dengan valid dan benar.

14
DAFTAR PUSTAKA

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Makanan_ringan

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Nutrisi

https://www.academia.edu/36781234/LAPORAN_AKHIR_PRAKTIKUM_ANALIS
IS_ZAT_GIZI

https://www.google.com/amp/kumparanstyle/penuhi-kebutuhan-gizi-dengan-
konsumsi-makanan-sehat

https://www.hipwee.com/opini/4-dampak-buruk-makanan-ringan-dan-
kandungannya/

15