Anda di halaman 1dari 14

CRITICAL BOOK REPORT

MK. KONSEP DASAR


KETERAMPILAN PENDIDIKAN
DI SD
PRODI S1 PGSD

KONSEP DASAR KETERAMPILAN PENDIDIKAN DI SD

DISUSUN OLEH :

Nama : Widya Anggraini

NIM : 1193111066

Jurusan : Pendidikan Pra dan Sekolah Dasar

Program Studi : Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Kelas : F Reguler 2019

Dosen Pengampun: Dr. Naeklan Simbolon., M.Pd.

Mata Kuliah : Perkembangan Peserta Didik

PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN – UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

OKTOBER 2019
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur saya ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan
rahmatnya  sehingga kami masih diberikan kesempatan untuk dapat menyelesaikan critical
jurnal review ini dengan judul Pendidikan Dasar Di Indonesia . Critical book report ini
kami buat guna memenuhi penyelesaian tugas pada mata kuliah keterampilan dasar
pendidikan di sd, semoga critical jurnal review ini dapat menambah wawasan dan
pengatahuan bagi para pembaca.

Dalam penulisan critical jurnal review ini, saya tentu saja tidak dapat
menyelesaikannya sendiri tanpa bantuan dari pihak lain. Oleh karena itu, kami
mengucapkan terimakasih kepada:

1. Kedua orang tua kami yang selalu mendoakan


2. Kepada dosen pengampu, Ibu Dr. Naeklan Simbolon., M.Pd.

Aya menyadari bahwa critical jurnal review ini masih jauh dari kata sempurna karena masih
banyak kekurangan. Oleh karena itu, saya dengan segala kerendahan hati meminta maaf dan
mengharapkan kritik serta saran yang membangu perbaikan dan penyempurnaan kedepannya.
Akhir kata saya mengucapkan selamat membaca dan semoga materi yang ada dalam critical
book report yang berbentuk makalah ini dapat bermanfaat sebagaimana mestinya bagi para
pembaca.

Medan,Oktober 2019

Penulis

Widya Anggrani

1193111066

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.............................................................................................................i

DAFTAR ISI..........................................................................................................................ii

BAB I PENDAHULUAN......................................................................................................1

A. Rasionalisasi pentingnya CBR ..................................................................................1


B. Tujuan penulisan CBR...............................................................................................1
C. Manfaat CBR..............................................................................................................1
D. Identitas buku yang di report......................................................................................2

BAB II RINGKASAN ISI BUKU.........................................................................................3

A. Buku Utama................................................................................................................3
B. Buku Pembanding......................................................................................................7

BAB III PEMBAHASAN......................................................................................................9

A. Kelebihan Buku Utama..................................................................................................9


B. Kekurangan Buku Utama...............................................................................................9
C. Kelebihan Buku Pembanding.........................................................................................9
D. Kelebihan Buku Pembanding ........................................................................................9

BAB IV PENUTUP..............................................................................................................10

A. Kesimpulan..................................................................................................................10
B. Saran.............................................................................................................................10

DAFTAR PUSTAKA...........................................................................................................11

ii
BAB I

PENDAHULUAN

A. Rasionalisasi pentingnya CBR


Keterampilan memnuat CBR pada penulis dapat menguji kemampuan dalam
meringkas dan menganalisis sebuah buku.Sering kali kita bingung dalam memilih buku
referensi untuk kita baca dan pahami.
Oleh karena itu, penulis membuat Critical Book Report ini untuk mempermudah
pembaca dalam memilih buku referensi. Selain itu, salah satu factor yang
melatarbelakangi penulis mereview buku ini adalah agar kita bias berfikir kritis dan
mengetahui kelebihan dan kekurangan dari sebuah buku.

B. Tujuan penulisan CBR


Cricical book report ini bertujuan :
a. Mengulas isi sebuah buku.
b. Mencari dan mengetahui informasi yang ada dalam buku.
c. Melatih diri untuk berfikir kritis dalam mencari informasi yang diberikan oleh setiap
bab dari buku
d. Mengetahui kelebihan dan kekurangaan sebuah buku

C. Manfaat CBR
a. Untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah konsep dasar keterampilan sd
b. Untuk menambah pengetahuan para pembaca
c. Mempermudah pembaca mendapatkan inti dari sebuah buku yang telah dilengkapi
dengan ringkasan buku, pembahasan isi buku, serta kekurangan dan kelebihan buku
tersebut.
d. Menambah wawasan penulis

1
D. Identitas buku yang direport

Buku Utama
Informasi bibliografi
Judul : Keterampilan Dasar Pendidikan di SD
Penulis : Dr. Naeklan Simbolon, M.Pd.
Dra. Eva Betty Simanjuntak, M.Pd.
Drs. Robenhart Tamba, M.Pd.
Tahun terbit : 2019
Tebal buku : 122

Buku Pembanding
Judul : Guru Profesional
Penulis : Kunandar, S.Pd., M.Si.
ISBN : 978-979-769-113-4
Penerbit : Rajawali Pres
Tahun terbit : 2014
Urutan cetakan : Cetakan kedelapan
Dimensi buku :448 hlm, 21 cm
Tebal buku : xx. 439halaman

2
BAB II
RINGKASAN ISI BUKU
A. Buku Utama

Bab I Pendidikkan Dasar Di Indonesia

1. Pengertian Pendidikan Dasar


Pendidian merypakan suatu kegiata yang universal dalam kehidupan manusia.
Dimanapun dan kapan pun didunia dalam aktivitas tersebutu selalu berhubungan dengan
pendidikan, pendidikan ialah suatu proses interakti manusiawi atanra pendidik dengan
subjek didik untuk mencapai tujuan pendidikan.
Pendidikan ialah pimpinan ang diberikan dengan sengaja oleh orang dewasa
kepada anak-anak,dalam pertumbuhannya (jasmani dan rohani)agar berguna bagi diri
sendiri dan masyarakat.

2. Tujuan Pendidikan Dasar


Tujuan umum pendidikan Sekolah dasar (sd) menurut Hamdani, (2011:152) adalah
agar lulusan memiliki sifat-sifat dasar sebagai warga Negara yang bbaik, sehat jasmani
dan rohani, serta memiliki pengetahuan, keterampilan,dan sikap dasar yang diperlukan
untuk melanjurkan pelajaran. Srta adapun tujuan khusus dari pendidikan dasar ini , yaitu:
a. Biang Pengetahuan
b. Bidang Keterampilan
c. Bidang Nilai dan Sikap

3. Landasan-landasan Pendidikan Dasar


a. Landasan filosofis pendidikan di Indonesia
Landasan filosofis adalah salah satu yang harus dipegang dalam pelaksanaan
pendidikan karena landasan ini berkenaan dengan system nilai.
b. Landasan sosial budaya
Disisni pendidik yang dimaksud adalah orang dewasa yang bertugas atau bekerja di
dalam dunia pendidikan.

3
c. Landasan psikologis pendidikan
Bila prinsip-prinsip itu tdak dijadikan sebagai lanndasan usaha dalam menyempaikan
pesan kepada muridnya, maka proses hasil belajar yang diharapkan tidak akan
tercapai sebagaimana mestinyya
d. Lanasan hokum
Denganmemahami landasan hokum guru siap menerima penyesuaian-penyesuaian
yang perlu dilakukandankemmungkinan dapat diadakan inovasi dalam bidang
pendidikan.

4. Latar Beakang dan Arah Pendidikan Dasar


Menurut Sani (2013) pendidikan yang gagal membentuk moral pendidik akan
menghasilkan peserta didik yang kurang menghargai orang lain, menghalalkan segala
cara untuk mencapai tujuan, dan hanya mementingkan kebutuhan individu. Pendiidik
yyang gaal mengghasilkan llulusan yang kompeten akan membuat mereka tidak mampu
berkerja secara efektif dan efesien, serta memliki daya saing.
Banyak orang yang menganggap pendidikan sebagai gerbang emas untuk
perbaikan nasib di masadepan, hal ini hanyalah masalah presepsi. Jika semua orang
menganggap demikian, jadilah ia sebuah kebbenaran. Kennyataannya tidak
sesederhannaa itu, penddikan tidak berkorelasi secara langsung denganmasa depan yang
lebih baik.

5. Kurikulum Sekolah Dasar


Ada bebarapa definisi yang menegaskan pegertian kurikulum, ada wawasan
sempit yang mengartikan bahwa kurikulum adalaj sebagai rencana pelajaran yang
berisikan sejumlah mata pelajaran yang harus dittempuh atau disellesaikan guna
mencapai suatu tingkatan atau ijazah. Rumusan yang dikemukakan itu menngikuti
zaman dan orientasi masing-masing, Mohamd Ali dalam Arbi & syahrun (1991)
menyirikan:
a. Kurikulum dipandang sebagai rencana pelajaran
b. Kurikulum ialah pengalaman belajar yang didapat murid dari Sekolah

4
c. Kurikulum diartikan sebagai rencana belajar murid.

Stuktur kurikulum adalah juga merupakan aplikasi konsep pengorganisasian


konten dalam system belajar dan pengorganisasian beban belajar yang digunakan
untuk kurikulum yang akan dating adalah sistem semester sedangkan
engorganisasian beban belajar dalam sisitem pembelajaran berdasarkan jam
pelajaran persemester. Stuktuk kurikulum terdiri atas:

a) Sejumlah mata pelajaran


b) Beban belajar
c) Kalender pendidikan
d) Kompetensi inti dan kompetensi dasar
e) Pendekatan pembelajaran tematik integrative di SD

6. Jenis-Jenis Sekolah dasar


a. Sekolah dasar konversial/regular
b. Sekolah dasar proyyek perintis Sekolah pembanggunan (PPSP)
c. SD Pamong
d. SD Kecil

7. Karakteristik Pendidikan Dasar Di Indonesia


a. Karakteristik dan kebutuhan siswa Sekolah dasar
Ada beberapa karakteristik anak usia seolah dasar yang perlu diketahui para guru,
agar lebih menngetahui keadaan peserta didik khususunya di tingkat Sekolah dasar
(SD). Seorang guru hharus dapat menerapkan metode pembelajaran yag sesuai dengn
keadaan sisiwanya, maka sangat penting bagi seorang pendidik mengetahui
karakteristik siswanya.
1. Bentuk-bentuk karakteristik siswa SD
a. Senang bermain
b. Senang bergerak
c. Anak senang bekerja dalam kelompok

5
d. Senang merasakan atau mellakukan/mmemperagakan sesuatu secara
langgsung
b. Kebutuhan siswa Sd
1. Pemenuhan kebutuhan fisiologi
2. Pemenuha kebutuhan rrasa aman
3. Pemenuhan kebutuhan kasih sayang atau penerimaan
4. Pemenuhan kebuutuan harga diri

8. Cara Belajar Anak


cara belajar anak di Sekolah dasar itu memiliki 3 cciri dalam panduan lengkap KTSP
(2008: 252-253), yaitu:
a. Konkret
Yang dapat dilihat, didengar, dibaui, diraba,dan diotak atik, dengan tiitik penekanan
pada pemanfaatanlingkungan sebagai sumber belajar.
b. Integrative
Sebagai suatu keutuhan, mereeka belum mampu memilah-milah konsep dari berbagai
disiplin ilmu, hal ini melukiskan cara berpikir anak yang deduktf yakni dari hal umum
ke bagian demi bagian
c. Hirerarkis
Cara anak belajar berkembang secara bbertahap mulai dari hal-hal sederhana ke hal-
hal yang lebih kompleks.

6
B. Buku Pembanding
Bab I Pendidikan Indonesia Dan Problematikannya
A. Kualitas Pendidikan Indonesia
Kualitas pendidikan indonnesia dianggap oleh banyak kalangan masih rendah, hal ini
dilihat ddari bbeberapaa indicator
1. Lulusan dari Sekolah atau perguruan tinggi yang belumm siap memasuuki dunia
kerja karena minimnyya kompetensi yang dimiliki.
2. Peringkatt Human Development Index (HDI) Indonesia yang masih rendah
3. Lapooran Internasional Education Achievement (IEA) bahwa kemmpuan
memmbaca siswa SD di Indonesia berada dalam urutan 38 dari 39 negara yang
disurvei
4. Mutu akademik antarbangsa melali Programme For Internasional Student
Assessment (PISA) 2003 menunjukkan bahwa dari 41 negara yang disurvei untuk
bidang ipa, indonesiammennempayi perinkat ke-38

Rendahnya kualitas pendidikan Indonesia di perparah lagi dengan maraknnya jual


bbeli gelar yang menghasilkan gelar dan ijazah palsu.

B. Pendidikan dalam Konteks Pembangunan Bangsa dan Negara


Bangsa Indonesia kini sedang dihadapkan pada persoalan-persoalan kebangsaan yang
sangat krusial dan multidimensional. Hamper semua bidang kehidupan berbanggsa,
bernegara, dan bermasyarakan mengalami krisis yang berkepanjanngan. Menilai
kuualitas SDM suatu bangsa secara umum dapat dilihat dari mutu pendidikan angsa
tersebut. Sejarah telah membuktikan bahwa kemajuan dan kejayaan suatu banggsa di
dunia ditentukan oleh pembanggunan di bidang pendidikan. Pernyataan pendidikan
adalah kunci modernisasi atau pendidikan adalah innvestasi manusia memperoleh
pengakuuan dari suatu bangsa tidak akan dapat memangun negaranyya. Oleh karena

7
itu, pengembanggan dan pembangunan SDM merupakann salah satu syarat yang
penting bagi pembangunan.

C. Pembaharuan Pendidikan Nasional


Para ahli mengatakan bahwa abad ke-21 merupakan abad pengetahuan karena
pengetahuan menjadi landasan utama segala aspek kehidupan. Menurut Naisbit
(1995) ada 10 kecenderungan besar yang akan terjadi paddapendidikan di abbad k-21
1. Dari masyarakat indrustri ke masyarakat informasi
2. Dari teknologi yang dipaksa ke teknologi tinggi
3. Dari ekonomi nasionnal ke ekonomi dunia
4. Dari perencanaan jangka pendek ke perencanaan janngka panjang
5. Dari sentralisasi ke desentralisasi
6. Dari bantuan institusional ke bantuan diri
7. Dari demokrasi perwakilan ke demokrasi partisipatoris
8. Dari hierarkki ke penjaringan
9. Dari utara ke selatan
10. Dari piliihan tunggal ke piliihan majemuk

Pendidikan di abad pengetahuan menuntut adanya manajemen pendidikan yangmodern


dan professional dengan bernuansa pendidikan. Lembaga-lembaga pendidikan
diharapkan mampu mewujudkan perannya secaraefektif dengankeunggulan dalam
kepemimpinan, staf, proses belajar mengajar, penngembangan diri, komunikasi dan
keterlibatan orang tua/masyarakat.

8
BAB III

PEMBAHASAN

A. Kelebihan Buku Utama


1. Pembahasannya cukup jelas dengan bahasa yang cukup mudah di pahami
2. Struktuk penulisannya sesuai dengan kaidah pennulisan ilmiah
3. Setiap sub bab memiliki pembahasan yang rinci
4. Setiap awal bab diberikan indikator sebelum memasuki materi pembelajaran sehingga
pembaca dapat mengetahui tujuan dari pembelajaran ini

B. Kekurangan Buku Utama


1. Cover atau sampul depan kurang menarik dengan hanya memiliki 1 warna polos tanpa
ada tambahan gaambar sehingga membuat pebaca kurang menarik
2. Penempatan tanda baca yang tidak sesuai
3. Pembahasan setiap sub babnya terlalu panjang membuat pembaca bosan dalam
membbacanya
4. Ada beberapa judul sub bab yang tidak sesuai dengan isinya

C. Kelebihan Buku Pembanding


1. Memiliki cover yang cukup menarik perhatian para pembaca
2. Gaya bahasa yang digunakan cukup baik
3. Pembahasannya cukup rinci
4. Terdapat hasil penelitian dalam penjelasan sehingga untuk mengetahu pemmbaca apa
saja yang benar-benar terjadi saat ini
5. Judul dengan isi pembahasan salling berkaitan

9
D. Kekurangan Buku Pembanding
1. Terdapat kata asing yang kurangg di mengerti pembaca
2. Pembahasannya teralu panjang sehingga membuat pembaca bingung maksud dari
penjelasan tersebut

BAB IV

PENUTUP

A. Kesimpulan

Dalam Buku utama kelebihannya yaitu stuktur penulisannya yang rapi isi darii
pembahasannya cukup rinci yang menjelaskan dasar dasar dari pendidikan itu sendiri tidak
terlepas dari kelebihan buku ini juga memiliki kekurangan yaitu tanda baca yang diletakkan tidak
sesuai, judul sub bab nya yangtidak sesuai dengan judul.

Dalam buku pembaning bahwa pendidikan di indonesiaa ini kualitas pendidikan


sangat rendah dan dari kedua buku yan telah saya report masih banyak tata letak tanda baca yang
tidak sesuai dan buku pembanding dari segi sampuul atau cover lebih menarik dari pada buku
utama, dalam penulisan sudah cukup baik karena menggunakan bahasa yang di mengerti oleh
pembaca

B. Saran

Dari buku utama maupun buku pembanding sebaiknya dalam pembahasan harus
sesuai dengan judul yang akan di bahas dengan isiinya agar pembaca tidak bigung dan
tsebaiknya isi tidak terlalu bertele-tele sehinngga pembaca jelas memahami isi buku tersebut.

10
DAFTAR PUSTAKA

Buku Utama

Simbolon, Naeklan, Dkk. 2019. Keterampilan Dasar Pendidikan di SD. Medan:

Buku Pembanding

Kunandar, 2014. Guru Profesional. Jakarta: Rajawali Pres

11