Anda di halaman 1dari 10

Tugas Pelatihan PEKERTI (Menyusun SAP, 1 Pertemuan Perkuliahan)

Nama : Dr. Indra Suhendra, SE., M.Si.


Fak/prodi : Ekonomi/ Ekonomi Pembangunan

SATUAN ACARA PERKULIAHAN


(SAP)
1. Fakultas : Ekonomi
2. Program Studi : Ekonomi Pembangunan
3. Mata Kuliah : Teori Ekonomi Makro
4. Kode Mata Kuliah : EKB 306
5. Bobot : 3 SKS
6. Semester : 3 (tiga)
7. Mata Kuliah Prasyarat : 1. Pengantar Ilmu Ekonomi Mikro
2. Pengantar Ilmu Ekonomi Makro
3. Matematika Ekonomi

8. Dosen Pengampu : Dr. Indra Suhendra, SE., M.Si.

9. Jumlah Tatap Muka : 16 kali pertemuan dengan rincian:


14 kali teori dan praktek,
1 kali UTS dan 1 kali UAS

10. Deskripsi Mata Kuliah:


Dalam mata kuliah akan dipelajari secara lengkap mengenai perkembangan
dan permasalahan makroekonomi, baik secara teori maupun aplikatif dalam
kehidupan nyata. Penekanan akan dilakukan terutama dalam penggunaan
model ekonomi secara formal untuk mempelajari berbagai permasalahan
dalam ekonomi makro. Pendekatan mata kuliah ini terletak pada model-model
ekonomi makro, maka dalam pemaparan mata kuliah ini akan banyak
dipergunakan pendekatan matematika ekonomi. Topik yang akan dibahas
dalam mata kuliah ini antara lain adalah konsep, metode dan cara
penghitungan pendapatan nasional, Pendapatan Nasional Dalam Model
Perekonomian 2 dan 3 Sektor, Sektor Internasional dan Tingkat Pendapatan,
Hubungan Ekonomi Internasional, Teori Investasi dan Efisiensi Marjinal
Investasi, Analisis IS dan LM, Masalah dan Kebijakan Makro Ekonomi, dan
Masalah dan Kontroversi Dalam Ekonomi Makro.

11. Kompetensi dan Pengalaman Belajar:

Kompetensi:
Setelah mempelajari mata kuliah ini, peserta didik diharapkan memiliki
kompetensi penguasaan pada mata kuliah teori ekonomi makro, yaitu: mampu
mengidentifikasikan permasalahan makroekonomi utama, baik dalam jangka
pendek (masalah inflasi, pengangguran, neraca pembayaran) maupun jangka
panjang (masalah investasi dan pertumbuhan). Disamping itu, peserta didik
mampu memahami dan menjelaskan konsep, metode dan cara penghitungan
pendapatan nasional, baik dalam model perekonomian 2, 3 dan 4 Sektor; mampu
memahami, menjelaskan, menghitung dan menganalisis hubungan ekonomi

Halaman 1 dari 8
Tugas Pelatihan PEKERTI (Menyusun SAP, 1 Pertemuan Perkuliahan)
Nama : Dr. Indra Suhendra, SE., M.Si.
Fak/prodi : Ekonomi/ Ekonomi Pembangunan

internasional, mampu memahami, menjelaskan, menghitung dan menganalisis


teori investasi dan efisiensi marjinal investasi; mampu memahami, menjelaskan,
menghitung dan menganalisis analisis IS dan LM, mampu memahami,
menjelaskan, menghitung dan menganalisis masalah dan kebijakan makro
ekonomi, serta mampu memahami, menjelaskan, menghitung dan menganalisis
masalah dan kontroversi dalam ekonomi makro.

Pengalaman Belajar:
Mahasiswa telah belajar tentang permasalahan makroekonomi utama, baik
dalam jangka pendek (masalah inflasi, pengangguran, neraca pembayaran)
maupun jangka panjang (masalah investasi dan pertumbuhan).

12. Indikator Pencapaian Hasil Belajar


Setelah pembelajaran, mahasiswa dapat:
1. Memahami dan menjelaskan konsep, metode dan cara penghitungan
pendapatan nasional.
2. Mampu memahami, menjelaskan, menghitung dan menganalisis
pendapatan Nasional dalam model perekonomian 2 dan 3 Sektor.
3. Mampu memahami, menjelaskan, menghitung dan menganalisis sektor
internasional dan tingkat pendapatan.
4. Mampu memahami, menjelaskan, menghitung dan menganalisis hubungan
ekonomi internasional.
5. Mampu memahami, menjelaskan, menghitung dan menganalisis teori
investasi dan efisiensi marjinal investasi.
6. Mampu memahami, menjelaskan, menghitung dan menganalisis analisis
IS dan LM.
7. Mampu memahami, menjelaskan, menghitung dan menganalisis masalah
dan kebijakan makro ekonomi.
8. Mampu memahami, menjelaskan, menghitung dan menganalisis masalah
dan kontroversi dalam ekonomi makro.

13. Uraian Materi


Setelah pembelajaran, mahasiswa dapat:
1. Berdasarkan topik konsep, metode dan cara penghitungan pendapatan
nasional diperoleh materi: Konsep Pendapatan Nasional, Perhitungan
Pendapatan Nasional, Metode dan Cara Perhitungan Pendapatan Nasional,
Pendapatan Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Nasional
dan Kemiskinan, cara melakukan interpretasi Ukuran Pendapatan
Nasional, Komponen Produksi, Pembelanjaan dan Pendapatan Nasional.
2. Berdasarkan topik tentang pendapatan Nasional dalam model
perekonomian 2 (dua) dan 3 (tiga) Sektor, diperoleh materi: arus
melingkar dalam perekonomian 2 (dua) sektor tanpa adanya tabungan,
arus melingkar dalam perekonomian 3 (tiga) sektor dengan tabungan,
analisis secara grafis mengenai tingkat pendapatan nasional dalam
perekonomian 2 sektor dan 3 (tiga) sektor, penyelesai tingkat pendapatan

Halaman 2 dari 8
Tugas Pelatihan PEKERTI (Menyusun SAP, 1 Pertemuan Perkuliahan)
Nama : Dr. Indra Suhendra, SE., M.Si.
Fak/prodi : Ekonomi/ Ekonomi Pembangunan

keseimbangan secara matematis, kecenderungan mengkonsumsi,


menabung dan investasi marjinal, pendapatan nasional dan pengeluaran
agregat, serta efek pengganda dari perubahan otonom pada pengeluaran
agregat.
3. Berdasarkan topik sektor internasional dan tingkat pendapatan didapatkan
materi tentang ekspor dan impor variabel otonom, fungsi impor dan angka
pengganda pengeluaran, neraca perdagangan dan tingkat pendapatan,
fungsi ekspor dan impor, angka pengganda untuk perekonomian empat
sektor, fungsi sektor rumah tangga, fungsi sektor usaha, fungsi sektor
pemerintah, fungsi sektor luar negeri, dan angka pengganda model empat
sektor.
4. Berdasarkan topik hubungan ekonomi internasional, diperoleh materi
tentang: neraca pembayaran, neraca perdangan luar negeri, ratio
perdagangan internasional, efek nilai tukar perdagangan luar negeri,
komponen neraca jasa, transaksi berjalan, komponen neraca lalu lintas
modal, cadangan devisa, kurs valuta dan devaluasi, stabilitas ekonomi,
serta keuangan negara.
5. Berdasarkan topik teori investasi dan efisiensi marjinal investasi, diperoleh
materi tentang nilai masa depan dari suatu jumlah sekarang, nilai sekarang
dari jumlah di masa depan, nilai sekarang dari jumlah yang akan diterima
di masa depan, efisiensi marjinal dari modal, perubahan efisiensi marjinal
modal, skedul efisiensi marjinal modal, efisiensi marjinal investasi, skedul
permintaan investasi, biaya dana, teori akselerasi investasi, investasi
persediaan, angka pengganda investasi akselerator dan kekuatan endogen
lainnya.
6. Berdasarkan topik analisis IS dan LM, diperoleh materi; keseimbangan di
pasar barang, keseimbangan di pasar uang, uang dan tingkat pendapatan,
teori permintaan uang menurut Keynes, dan keseimbangan simultan di
pasar uang dan barang.
7. Berdasarkan topik masalah dan kebijakan makro ekonomi, diperoleh
materi tentang; kebijakan fiskal dan moneter, teori kebijakan fiskal dan
moneter, instrumen dan sasaran kebijakan fiskal dan moneter,
implementasi kebijakan fiskal dan moneter, sektor riil dan moneter dalam
perekonomian, pengendalian jumlah uang beredar, efektivitas kebijakan
fiskal dan moneter, kemiringan skedul IS dan LM, serta kependudukan,
ketenaga kerjaan dan pengangguran.
8. Berdasarkan topik masalah dan kontroversi dalam ekonomi makro,
diperoleh materi tentang: konsep inflasi, tahapan-tahapan inflasi, dan
kurva Philips; kesempatan kerja dan pengangguran; konsep dan teori
pertumbuhan ekonomi; defisit anggaran pemerintah; neraca perdagangan
negara; perdagangan luar negeri, kestabilan ekonomi dan pertumbuhan
ekonomi; penghambat impor; pengawasan penggunaan devisa; kontroversi
ekonomi makro; konservatif dan intervensions; serta Monetaris dan
Keynesian.

Halaman 3 dari 8
Tugas Pelatihan PEKERTI (Menyusun SAP, 1 Pertemuan Perkuliahan)
Nama : Dr. Indra Suhendra, SE., M.Si.
Fak/prodi : Ekonomi/ Ekonomi Pembangunan

14. Assesment :
1) Teknik:
Ujian tertulis dalam bentuk subjektif test (uraian)
Kerjakan seluruh soal yang ditanyakan dengan singkat, jelas dan benar.

2) Instrumen: (Soal Postest)


1. a. Jelaskan secara singkat dimaksud dengan aspek ontologi ilmu, aspek
epistemologi ilmu dan aspek aksiologi ilmu.
b. Jelaskan secara singkat aspek ontologi makroekonomi, pembahasan
menyangkut objek studi makroekonomi, apa yang dipelajari
makroekonomi, dan interaksi aktor dan pasar dalam makroekonomi.
c. Jelaskan secara singkat aspek epistemologi makroekonomi.
Lengkapi uraian saudara dengan gambarnya alurnya.
d. Jelaskan secara singkat aspek aksiologi makroekonomi.disertai
gambarnya

2. Perhatikan data suatu perekonomian, yang diasumsikan hanya


memproduksi dan mengkonsumsi beras dan mobil.

Tahun
Harga dan Produksi
2008 2009
Harga beras per kg (Rp) 3.000 3.500
Harga mobil per buah (juta Rp) 85 100
Produksi beras (kg) 1.000 3.000
Produksi mobil 10 15

Tahun 2008 adalah tahun dasar. Tentukan:


a. PDB nominal dan PDB riIl.
b. Deflator PDB harga implisit.
c. Indeks harga tahun 2009.
d. Berapa besar harga
meningkat antara tahun 2008 dan 2009?

3. a. Jelaskan secara singkat 4 (empat) kritik Keynes dalam teori


makroekonomi keynes terhadap teori ekonomi klasik.
b. Kemukakan dan jelaskan secara singkat 5 (lima) hal pokok yang
menjadi ide dasar dari teori makroekonomi keynes.
c. Buatlah matrik yang memperlihatkan perbedaan antara teori
makroekonomi klasik dengan teori makroekonomi keynes.

3) Penskoran:
Baik sekali (A) apabila memperoleh nilai antara 85 sampai dengan 100
Baik (B) apabila memperoleh nilai antara 70 sampai dengan 84
Cukup (C) apabila memperoleh nilai antara 58 sampai dengan 69
Kurang (D) apabila memperoleh nilai antara 40 sampai dengan 57
Sangat kurang (E) apabila memperoleh nilai antara 0 sampai dengan 39

Halaman 4 dari 8
Tugas Pelatihan PEKERTI (Menyusun SAP, 1 Pertemuan Perkuliahan)
Nama : Dr. Indra Suhendra, SE., M.Si.
Fak/prodi : Ekonomi/ Ekonomi Pembangunan

15. Sumber Belajar:


 Sumber Utama :
Dornbusch, Rudiger, and Stanley Fischer, 1984, Makroekonomi (edisi
bahasa Indonesia). Edisi Ketiga, Jakarta: Erlangga.

Kusnendi, Drs., M.Si., Modul Kuliah Teori Ekonomi Makro, UPI Bandung

Mankiw, N. Gregory, 2001, Teori Makroekonomi, (Edisi bahasa Indonesia),


Edisi Kelima, Jakarta: Erlangga.

Sadono Sukirno, Teori Ekonomi Makro, Edisi terbaru

 Sumber Rujukan Lainnya:


Blanchard, Oliver, 2000, Macroeconomics, 2nd Ed. New Jersey, Prentice
Hall International, Inc

Branson, William H, 1989, Macroeconomics Theory and Policy, 3nd Ed.


Singapore: Harper & Row, Publishers.

Crouch, Robert L, 1992, Macroeconomics, New York: Harcourt Brace


Jovanovich, Inc.

Dernburg, Thomas F., dan D. M. McDougall, 1990, Macroeconomics The


Measurement, Analysis, and Control of Aggregate Economic
Activity, Singapore: McGraw-Hill International Book Company.

Froyen, Richard T, 1990, Macroeconomics Theories and Policies, 3rd Ed.


New York: Macmillan Publishing Company.

Glage, Fred, R., 1997, Macroeconomics, Theory and Policy, New York:
Harcourt Brace Jovanovich, Inc.

Hansen, Alvin H., 1949, Monetary Theory and Fiscal Policy, New York:
Mgraw Hill Book Company, Inc.

Keiser, Norman F., 1995, Macroeconomics, 2nd Ed. Toronto: Random


House.

--------------------------, 2001, Principle of macroeconomics, 2nd Ed. USA:


Harcourt Colege Publishers.

Mayer, Thomas, 1978, The Structure of Moneterism, New York: Norton.

Sharipo, Edward, 1996, Macroeconomics Analysis, New York: Harcourt


Brace Jovanovich

Halaman 5 dari 8
Tugas Pelatihan PEKERTI (Menyusun SAP, 1 Pertemuan Perkuliahan)
Nama : Dr. Indra Suhendra, SE., M.Si.
Fak/prodi : Ekonomi/ Ekonomi Pembangunan

Slavin, Stephen L, 1999, Macroeconomis, 5th Ed. New York: The McGraw
Hill Company, Inc.

Halaman 6 dari 8
Tugas Pelatihan PEKERTI (Menyusun SAP, 1 Pertemuan Perkuliahan)
Nama : Dr. Indra Suhendra, SE., M.Si.
Fak/prodi : Ekonomi/ Ekonomi Pembangunan

PERTEMUAN I (PERTAMA)

A. Tujuan Pembelajaran
1. Mampu memahami dan menjelaskan konsep pendapatan nasional
2. Mampu memahami serta menjelaskan metode dan cara menghitung
pendapatan nasional.
3. Mampu memahami, menjelaskan dan menghitung pendapatan
nasional berdasarkan tiga pendekatan dan menghitung pertumbuhan
ekonomi.
4. Mampu memahami, menghitung dan menganalisis hubungan
pendapatan Nasional dengan kemiskinan.
5. Mampu memahami, menghitung, menganalisis dan
menginterpretasikan berbagai ukuran pendapatan nasional

B. Uraian Materi:

Pendapatan nasional adalah total produksi barang/jasa yang dihasilkan oleh


masyarakat di suatu negara pada waktu tertentu. Indikator yang umum
digunakan untuk menghitung pendapatan nasional berdasarkan konsep
kewilayahan adalah Produk Domestik Bruto (gross Domestic Product, GDP).
Indikator lain berdasarkan konsep kewarganegaraan yang sering digunakan
adalah Produk Nasional Bruto (Gross National Product, PNB). Ada tiga
pendekatan yang digunakan dalam menghitung pendapatan nasional, yaitu (1)
pendekatan produksi, (2) pendekatan pendapatan, dan (3) pendekatan
pengeluaran. Dalam pendekatan produksi, pendapatan nasional dihitung
berdasarkan dari nilai tambah atau jumlah nilai akhir barang dan jasa yang
dihasilkan oleh masyarakat pada masing-masing sektor dalam suatu
perekonomian pada periode tertentu. Nilai akhir adalah nilai barang yang siap
dikonsumsi dan tidak lagi digunakan dalam proses produksi berikutnya.
Pendapatan nasional yang dihitung menggunakan pendekatan pendapatan
yaitu dengan jalan menghitung semua pendapatan dari masing-masing faktor
produksi, seperti pendapatan dari tanah, modal, tenaga kerja dan
kewirausahaan. Pendapatannya berupa sewa, bunga, upah dan profit.
Pendapatan nasional yang dihitung menggunakan pendekatan pengeluaran
yaitu menjumlahkan seluruh pengeluaran yang dilakukan oleh semua pelaku
ekonomi, baik itu rumah tangga, perusahaan, pemerintah dan sektor luar
negeri. Pengeluaran dari rumah tangga adalah konsumsi rumah tangga,
pengeluaran perusahaan adalah investasi, pengeluaran pemerintah adalah
seluruh belanja pemerintah dan pengeluaran luar negeri adalah ekspor netto
(selisih ekspor dan impor). Pendapatan nasional juga sering dihitung
berdasarkan nilai nominal dan nilai riil. PDB nominal adalah nilai output yang
dihasilkan berdasarkan harga-harga yang berlaku pada waktu output tersebut
diproduksi. PDB riil adalah nilai output yang dihasilkan pada waktu tertentu
berdasarkan pada hatga tahun dasar tertentu (harga konstan).

Halaman 7 dari 8
Tugas Pelatihan PEKERTI (Menyusun SAP, 1 Pertemuan Perkuliahan)
Nama : Dr. Indra Suhendra, SE., M.Si.
Fak/prodi : Ekonomi/ Ekonomi Pembangunan

Halaman 8 dari 8
Tugas Pelatihan PEKERTI (Menyusun SAP, 1 Pertemuan Perkuliahan)
Nama : Dr. Indra Suhendra, SE., M.Si.
Fak/prodi : Ekonomi/ Ekonomi Pembangunan

C. Kegiatan Pembelajaran

No. Kegiatan Pengajar (Dosen) Kegiatan Mahasiswa


I. Pendahuluan (15 menit) Pendahuluan:
a. Memberi salam dan a. Mendengarkan;
mengabsensi kehadiran b. Mengajukan pertanyaan;
mahasiswa
b. Memberikan motivasi
dengan cara menceritakan
hal dan fakta yang menarik
c. Menyampaikan tujuan
pembelajaran dan lingkup
materi pertemuan yang telah
dirumuskan.
d. Menjelaskan kompetensi
yang harus dicapai
mahasiswa
e. Menjelaskan kaitan dengan
materi lain;
II. Kegiatan Inti (Perkuliahan) Saat Dosen Menyajikan:
a. Memberikan lembar a. Melakukan diskusi dalam
pertanyaan berkait dengan kelompok kecil;
materi pertemuan; b. Menjawab pertanyaan
b. Memberikan stimulasi dengan cara berdiskusi;
diskusi; c. Mencari informasi materi
c. Memberikan arahan diskusi dari berbagai bahan bacaan;
pada setiap kelompok d. Menjawab pertanyaan;
III. Penutup: Penutup:
a. Memberikan rangkuman a. Mendengarkan ;
materi; b. Menjawab kuis;
b. Menjelaskan manfaat materi c. Mencatat tugas lanjutan atau
ajar; tugas khusus.
c. Memberikan kuis untuk
mengukur pemahaman
mahasiswa;
d. Memberikan tambahan
tugas bagi mahasiswa yang
belum memenuhi standar
kompetensi.
e. Memberikan tugas membaca
materi untuk pertemuan
berikutnya

Halaman 9 dari 8
Tugas Pelatihan PEKERTI (Menyusun SAP, 1 Pertemuan Perkuliahan)
Nama : Dr. Indra Suhendra, SE., M.Si.
Fak/prodi : Ekonomi/ Ekonomi Pembangunan

D. Assesment :
1) Teknik:
Ujian tertulis dalam bentuk subjektif test (uraian)
Kerjakan seluruh soal yang ditanyakan dengan singkat, jelas dan benar.

2) Instrumen: (Soal Postest)


a). Jelaskan secara singkat definisi pendapatan nasional.
b) Jelaskan 2 (dua) indikator umum yang sering digunakan dalam
menghitung pendapatan nasional.
c) Kemukakan dan jelaskan 3 (tiga) pendekatan yang digunakan dalam
menghitung pendapatan nasional.
d) Dimana letak perbedaan antara pendapatan nasional yang dihitung
berdasarkan nilai tambah berdasarkan pendapatan nasional yang
dihitung berdasarkan pengeluaran.
e) Kemukakan jenis pengeluaran pelaku ekonomi yang digunakan dalam
menghitung pendapatan nasional berdasarkan pendekatan pengeluaran.
f) Kemukakan perbedaan antara pendapatan nasional nominal dan
pendapatan nasional riil.

3) Pemberian Nilai:
Komponen penilaian ditentukan oleh; (1) keaktifan mahasiswa dalam
diskusi kelompok, yaitu; kemampuan bertanya dan menjawab, (2)
kemampuan menjawab pada postest, dan (3) kemampuan menjawab semua
soal tugas di rumah. Penilainan untuk ketiga komponen tersebut total
nilainya sama, yaitu maksimum 100.
Adapun kategori penilaiannya adalah sebagai berikut:
 Baik sekali (A) apabila memperoleh nilai antara 85 sampai dengan 100
 Baik (B) apabila memperoleh nilai antara 70 sampai dengan 84
 Cukup (C) apabila memperoleh nilai antara 58 sampai dengan 69
 Kurang (D) apabila memperoleh nilai antara 40 sampai dengan 57
 Sangat kurang (E) apabila memperoleh nilai antara 0 sampai dengan 39

Halaman 10 dari 8