Anda di halaman 1dari 4

1. Apa itu Supply Chain ?

Supply chain adalah sebuah sistem organisasi yang di dalamnya terdapat peran-peran dan
melakukan berbagai kegiatan, meliputi informasi, dana dan sumber daya lainnya yang
saling terkait dalam pergerakan suatu produk atau jasa dari pemasok ke pelanggan. Nama
lain dari supply chain adalah rantai pasok atau rantai suplai.

Apa bedanya dengan Supply Chain Management?

Supply Chain Management (SCM) adalah serangkaian kegiatan yang meliputi koordinasi,
penjadwalan, dan pengendalian terhadap pengadaan, produksi, persediaan dan pengiriman
produk ataupun layanan jasa kepada pelanggan yang mencakup administrasi harian,
operasi , logistik dan pengolahan informasi mulai dari customer hingga supplier.Untuk
penjelasan singkatnya Supply Chain Management (SCM) adalah mekanisme yang
menghubungkan semua pihak yang bersangkutan dan proses berubahnya bahan baku
menjadi sebuah produk. Pihak yang ikut serta adalah yang bertanggung jawab untuk
memberikan barang – barang jadi hasil produksi ke customer pada waktu dan tempat yang
tepat dengan cara yang paling efisien.

2. Cakupan Supply Chain meliputi 3 aktivitas utama.


Supply Chain Management memiliki 3 Komponen, yang di antaranya adalah Upstream
Supply Chain Management yaitu sebuah proses dimana perusahaan mendapatkan supplier
dari pihak luar untuk mendapatkan bahan baku. Kemudian komponen yang kedua
adalah Internal Supply Chain Management yaitu sebuah proses dimana terjadinya
perubahan dari bahan baku menjadi sebuah produk jadi. Komponen terakhir SCM
adalah Downstream Supply Chain Managament yaitu sebuah proses dimana
pendistribusian barang oleh perusahaan ke customer yang dimana biasanya dilakukan oleh
eksternal distributor.
3. Rantai Pasok pembuatan sebuah mobil.
Pada pembuatan mobil, tidak serta merta merk perusahaan mobil membuat semua
komponennya sendiri. Kebanyakan produsen mobil sebagian besar merakit rangka, mesin,
desain, perakitan total. Beberapa contoh komponen yang dipesan dari perusahaan luar ialah
rem, shcok, ban, komponen elektronik/perkabelan internal mobil dll.
Jadi pihak produsen mobil bekerja sama dengan perusahaan lain untuk memenuhi
rangkaian keseluruhan dalam memproduksi mobil.
Berikut adalah diagram contoh supply chain pembuatan sebuah mobil:

Pemasok
Brembo rem
Mesin

toyota Ohlins

Pemasok Shock

Rangka
Toyota

toyota Bridgestone

Pemasok ban
Pemasok Oshram
lampu

Dari contoh sederhana diatas dapat dilihat bahwa pembuatan sebuah merk mobil
tidak dibuat sendiri beberapa komponennya, dan harus memesan dari produsen lain.
4. Kompleksitas yg dihadapi manager supply chain

Setelah mengetahui pengertian supply chain dan supply chain management, kita
dapat mengerti bahwa tugas seorang manager supply chain ialah keseluruhan dari
pembuatan produk. Yakni dari hulu ke hilir.
Dimulai dari kerja sama antar perusahaan dalam penyediaan bahan baku, proses
perakitan, hingga distributor sampai ke tangan konsumen.

5. Peran mediasi pasar dalam supply chain

Kegiatan mediasi pasar bertujuan untuk mencari titik temu antara apa yang
diinginkan pelanggan dengan apa yang dibuat dan dikirim oleh supply chain.

Melakukan survey pasar untuk mendapatkan model produk apa yang disukai oleh
pelanggan pada suatu musim, merancang produk yang mencerminkan keinginan pasar
tersebut, meramalkan tingkat permintaan dan pelayanan purna jual merupakan aktivitas
media pasar.

Kegiatan mediasi sangat penting bagi supply chain yang memproduksi produk
inovatif. Kegiatan fisik dan mediasi pasar harus berjalan dengan sinergis di dalam supply
chain.

6. Peran Internet dalam Supply Chain


Di jaman Globalisasi ini sudah tidak ada lagi batasan antar negara, tentunya dengan
bantuan internet kita dimudahkan dalam melakukan berbagai hal, termasuk perusahaan yg
akan memproduksi barang maupun jasa.
Peranan internet sangat besar yakni memudahkan pencarian bahan baku, komunikasi antar
perusahaan , hingga pendistributoran ke seluruh wilayah, bahkan antar negara. Proses
supply chain dari hulu ke hilir pun sangat mudah dilakukan berkat bantuan koneksi
internet.