Anda di halaman 1dari 13

PROPOSAL

BUDIDAYA TANAMAN SECIN


 

DIAJUKAN OLEH
AAN SUHANAH
KELAS XII ATPH

PROGRAM KEAHLIAN     : AGRIBISNIS PRODUKSI TANAMAN


PAKET KEAHLIAN            : AGRIBISNIS TANAMAN TANAMAN
PANGANDAN HOLTIKULTURA

SMK NEGERI 1 SOBANG


KABUPATEN LEBAK PROVINSI BANTEN
TAHUN PELAJARAN 2019/2020
PEMERINTAH KABUPATEN LEBAK PROVINSI BANTEN
SMK NEGERI 1 SOBANG
DESA CIPARASI KECAMATAN SOBANG
Sekretariat : Desa Ciparasi Kecamatan Sobang Kabupaten Lebak
 
Ciparasi, 13 Januari 2020

Nomor     : ..................................2020 Kepada Yth :


Lampiran  : 1 (satu ) Berkas Proposal  Kepala Sekolah
Perihal      : PROPOSAL BUDIDAYA CESIM SMKN 1 SOBANG
di
Sobang

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

          Salam sejahtera kami sampaikan semoga kita sekalian berada dalam lindungan Allah
SWT, Amiin.
Bersama ini Saya Siswa SMKN 1 Sobang Kelas XII Desa Ciparasi Kecamatan Sobang
Kabupaten Lebak, melalui Guru bidang Study bahwa Saya mengajukan permohonan Kegiatan
Pengembangan Budidaya Tanaman Secim Tahun 2020, dengan didasari keyakinan kami
memberanikan diri untuk mengajukan permohonan bantuan dana kepada Bapak Kepala
Sekolah.
Adapun tujuan pengajuan kegiatan tersebut adalah dalam rangka peningkatkan
Pengembangan budidaya Secim di SMKN 1 Sobang Kecamatan Sobang dengan mengupayakan
bantuan dari Semua Pihak.
Demikian permohonan yang dapat kami sampaikan dengan harapan dapat
dipertimbangkan. Atas segala perhatian, bantuan dan persetujuanya kami sampaikan terima
kasih.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

SISWA SMKN 1 SOBANG

AAN SUHANAH

Mengetahui
Kepala SMKN 1 SOBANG

DRS. HERI MULYANTO


NIP ………………………………………
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT berkat rahmat, hidayah serta
karuniaNya penulis dapat menyelesaikan Proposal wirausaha yang berjudul “ Budidaya
Tanaman Secim.
Proposal Budidaya Tanaman Secim usaha ini merupakan salah satu syarat untuk
mengikuti ujian semester V di SMKN 1 Sobang dapat mandiri dan menciptakan
lapangan pekerjaan.
Pada kesempatan ini penulis juga mengucapkan terima kasih kepada :
1. Bapak Drs. Heri Mulyanto selaku kepala sekolah SMK Negri 1 Sobang
2. Bapak Difki nurpratama Selaku Guru Program Study
3. Semua pihak yang ikut serta membantu dalam penyelesaian proposal ini.
Demikian proposal Budidaya Tanaman Secim usaha ini di buat dengan harapan
dapat dimanfaatkan dan mungkin juga dalam pembuatan proposal ini masih banyak
kekurangan. Penulis mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membantu demi
perbaikan dan penyempurnaan isi proposal ini.
Atas perhatian dan kerjasamanya di ucapkan terima kasih.

                                                                         Sobang,  Januari2020

                                                                                               Penulis

                                              
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Secim caisin merupakan salah satu jenis sayuran yang disukai oleh konsumen
Indonesia karena memiliki kandungan pro vitamin A dan asam askobat yang tinggi.
Caisin (Barssica sinensis L ) termasuk kedalam famili brassicaceae. Tanaman ini
termasuk jenis sayuran daun yang dapat tumbuh di dataran rendah maupun dataran
tinggi . tanaman Secim terdiri dari dua jenis yaitu Secim putih dan Secim hijau. Karna
pemeliharaanya mudah, tanaman Secim caisin banyak ditanam di pekarangan.
Benih merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan suatu usaha tani Secim
caisin. Benih yang baik akan menghasilkan tanaman yang tumbuh dengan baik benih
Secim  caisin dapat di perolah dengan cara membeli dari toko pertanian atau dengan
menyiapkan benih sendiri (Haryanto, Suhatini, Rahayu 1995).
Berdasarkan pertimbangan diatas, maka penulis mencoba untuk
membudidayakan Caisin (Brassica sinensis  L) dalam kegiatan Budidaya Tanaman
Secim Wirausaha Mandiri kelas XII di SMKN 1 Sobang, Tahun Ajaran 2019/2020.

B. Tujuan dan Fungsi


Tujuan Budidaya Tanaman Secim mandiri adalah  melatih siswa agar mampu
mengembangkan usahanya berdasar kan pengalaman usaha disemester sebelumnya.
Fungsi kegiatan usahatani ini adalah :
1. Melatih jiwa mandiri dan berwirausaha
2. Meningkatkan peran aktif SMKN dalam memenuhi kebutuhan sayuran terutama
Secim bagi masyarakat baik dilingkungan kampus maupun masyarakat sekitar
Sobang.
3. Sebagai aplikasi kegiatan belajar dan pelatihan SMKN 1 Sobang.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

A. Aspek Teknis
Secim merupakan komoditi hortikultura yang dapat memberikan keuntungan bagi
petani, selain permintaan pasar yang terus meningkat, cara budidayanya mudah. Secim
juga termasuk salah satu jenis tanaman sayuran umbi dari kubis-kubisan
(Cruciferae atau Brassicaceae) yang telah lama dikenal oleh masyarakat luas.
Tanaman caisin dapat tumbuh dan beradaptasi pada hampir semua tanah, baik
pada tanah mineral yang bertekstur ringan / sarang sampai pada tanah-tanah bertekstur
liat berat dan juga pada tanah organik seperti tanah gambut. Kemasaman (pH) tanah
yang optimal bagi pertanaman caisin adalah antara 6-6,5. Secim caisin  yang dianjurkan
ditanam didataran rendah atau tinggi adalah LV.145 dan tosakan, dan kebutuhan benih
per hektar sebesar 450-600 gram.

B. Aspek Sosial
Sebagai sayuran daun, Secim kaya akan sumber vitamin dan mineral. Kandungan
gizi Secim tiap 100 gram bahan dapat dilihat seperti tabel dibawah ini :

Tabel 1. Kandungan Gizi Secim Tiap 100 gram


Kandungan Berdasarkan Direktorat Berdasarkan Food Nutrion
dan Komposisi Gizi gizi Reseach Center Hand Book
Dep. Kes RI ( 1981) No. 1 Manila (1964)
Energi (kal) 21,0 22,0
Protein (gr) 1,8 2,3
Lemak (gr) 0,3 0,3
Karbohidrat (gr) 3,9 4,0
Serat (gr) 0,7 -
Fospor (mg) 33,0 38,0
Zat Besi (mg) 4,4 2,9
Natrium (mg) 20,0 -
Kalium (mg) 323,0 220,0
Vitamin A (S.I) 3.600,0 6460,0
Thiamine (mg) 0,1 0,1
Riboflavin (mg) 0,1 -
Niacin (mg) 1,0 -
Vitamin (mg) 74,0 102,0
Air (gr) - 92,2
Kalsium (mg) 147,0 220,0

Sumber : Rukmana (2004)

Secim kaya akan sumber Vitamin A, sehingga sangat berguna dalam upaya
mengatasi masalah kekurangan vitamin A atau penyakit rabun Jauh yang sampai saat ini
menjadi masalah dalam kalangan anak balita.

C. Aspek Pasar
Harga penjualan Secim berkisar antara Rp. 4.000 sampai Rp. 8.000 / kg. Penjualan
dalam skala kecil dapat juga dijual dengan ikatan dimana seikat terdiri dari empat
sampai lima rumpun dengan harga Rp. 2000 sampai Rp.4000. Dengan demikian Secim
caisin sangat mudah untuk dipasarkan di lingkungan  komplek SMKN 1 Sobang
ataupun dengan pedagang / agen terdekat.

BAB III
PELAKSANAAN KEGIATAN

A. Waktu dan Lokasi


Pelaksanaan  Budidaya Tanaman Secim wirausaha mandiri ini dilakukan mulai
tanggal 20 Januari 2020 – Maret 2020. Tempat atau lokasi pelaksaan dilakukan
dilingkungan SMKN 1 Sobang,

B. Pelaksanaan kegiatan

1. Persemaian
Persemaian dilakukan setelah 2 minggu pemberian pupuk kandang, benih di
tabur pada permukaan bedengan , selanjutnya benih ditutupi dengan tanah yang halus
setebal 1 - 2 cm.dilakukaan perawatan dengan penyiraman menggunakan sprayer.benih
yang baik akan tumbuh setelah 3 – 5 hari. Setelah berdaun 3 – 5 helai ( kira-kira
berumur 2-3 minggu sejak biji di semai) tanaman dapat dipindah kan dilahan yang
digunakan.

2. Penyiapan  Lahan
Penyiapan lahan dilakukan, dengan cara penyiapan bedangan dengan luas lahan
50 m2 dengan membersih kan terlebih dahulu rumput dan tanaman liar yang  ada lalu di
cangkul hingga gembur. Luas lahan 50m2 dengan jarak tanam 15 cm x 20 cm.

3. Penanaman
Penanaman bibit ke lapangan dilakukan setelah bibit berumur 12 hari. kriteria
bibit yang baik adalah pertumbuhannya sehat dan normal, berbatang lurus dan telah
berdaun 4 – 5 helai.

4. Pemeliharaan
Penyiangan gulma dilakukan pada umur + 2 minggu setelah tanam. Kemudian
dilakukan penyiangan dan pendangiran susulan setiap 2 minggu sekali, terutama pada
musim hujan. Penyiraman tanaman perlu dilakukan apabila ditanam pada musim
kemarau atau dilahan yang sulit air. Penyiraman dilakukan sejak awal penanaman
sampai waktu panen. Penyiraman dilakukan 2 kali sehari pada pagi dan sore hari.

5. Panen
Panen dapat dilakukan setelah tanaman berumur 45-50 hari setelah pindah
tanam. Pemanenan dilakukan  dengan cara mencabut seluruh tanaman beserta akarnya
atau dengan cara memotong bagian pangkal batang yang berada di atas tanah dengan
menggunakan pisau tajam.

6. Pasca Panen
Pasca panen dilakukan dengan cara mencuci tanaman yang sudah dipanen
dengan air bersih agar semua kotoran berupa tanah yang menempel pada akar atau
percikan tanah yang terikut pada daun dan batang menjadi bersih dengan cara disiram.
Daun yang tampak tua dan tidak menarik dibuang.

7. Pemasaran
Pemasaran dilakukan dengan secara langsung ke agen atau ke konsumen dalam
Lingkungan Kecamatan Sobang dengan harga Rp. 8000 /kg atau Rp. 2000 – Rp. 4000
per ikat.
BAB IV
ANALISA USAHA
A. Asumsi
-          Luas lahan 200 m2
-          Upah 1 HOK Rp. 50.000,00 selama 8 jam kerja (diluar ruangan)
-          Masa investasi 3 bulan dengan 2 periode tanam
-          Sewa tanah Rp. 1.000.000/Ha/tahun
-          Panen 100 ikat
B. Proses produksi
Skema / bagan jalur produksi :
-          Persemain
-          Persiapan lahan
-          Penanaman
-          Pemeliharaan
-          Pengendalian hama dan penyakit
-          Panen
-          Pasca panen
-          Pemasaran

C. Analisa Kelayakan Usahatani


1.      Biaya tetap ( Fixed Cost / FC )
Tabel 2. Biaya Tetap
Biaya Jumlah (Rp)
Nama barang Satuan

Sewa tanah 200 m2 1.000,000 100.000

Cangkul 2 buah 50.000 100.000

Ember 1 buah 10.000 10000

Arit 2 buah 35.000 70000

Jumlah 280.000

2.      Biaya variabel ( Variabel Cost / VC ) untuk 2 kali penanaman


Tabel 3. Biaya Variabel (untuk 2 kali pemanenan)

Nama kebutuhan Kebutuhan Harga satuan (Rp) Jumlah  (Rp)

Benih Secim 1 bungkus 20.000,00 20.000,00


Pupuk kandang 2 karung 10.000,00 20.000,00
Jumlah 40.000,00
     Keterangan : 1 bungkus benih bobot 2,5 gram
3.      Biaya Tenaga Kerja
Tabel 4. Biaya Tenaga Kerja
Jumlah
Tenaga
Jenis kebutuhan HOK Satuan ( Rp ) Jumlah ( Rp )
Kerja
(orang)
Persiapan lahan 1 2 50.000 100.000
Pemupukan Dasar 0,25 1 50.000 25.000
Pembuatan bedengan - - 100.000
Penanaman 0,5 1 50.000 25.000
Perawatan 2 1 50.000 100.000
Panen dan pengangkutan 0,5 1 50.000 25.000
Jumlah 375.000

4.            Perhitungan Analisa Kelayakan
Mengacu kepada Ken Suratiyah (2006)
Cost = FC + VC
= Rp 280.000,00 + Rp. 40.000,00
                         = Rp 320.000,00

          Bunga Modal = 1,02 % per bulan


= Rp 320.000,00 x   x 3
= Rp 960,000
                        Input = cost + Bunga Modal + Biaya Tenaga Kerja
                             = 280.000 + 40000 + 375.000
                           = Rp. 645,000
                        Biaya Tak Terduga (BTT) = input cost x 10%
               = Rp 645,000
              = Rp. 43.683

        Input total  = input cost  + Biaya Tak Terduga


      = Rp  436.836 + 43.683.6
      = Rp 688.683

Total produksi untuk 2 kali musim tanam adalah :


      = 100 ikat
                     Harga 1 ikat = Rp. 3.000,00
Penerimaan (TR) = Produksi (Q) x harga (Price)
                                 = 100 ikat x Rp. 3.000,00
                                 = Rp. 3.00.000,00

4. BEP (Break Even Point)


 adalah untuk mengetahui berapa minimal hasil  yang harus kita produksi pada
titik impas.

a.       BEP untuk volume/ produksi


BEPv  =
                                    =
                                    = 160 ikat
Usahatani Secim ini berada pada posisi impas (tidak untung/tidak rugi apabila
produksinya 160 ikat, karena produksinya mencapai ika maka usaha tani ini berada pada
posisi rugi.
b.      BEP untuk harga Secim
BEPh =
      =
         = Rp. 4.805.296 / ikat
Usahatani Secim ini berada pada posisi impas (tidak untung/tidak rugi apabila
harga jual Rp. 4.805.296 /ikat. Karena harga jualnya Rp. 2000/ikat maka usaha ini dapat
dikatakan rugi.

c.       O/I Ratio =  TR/TC 


                = Rp 3.00.000 / Rp.480.529.6
       = Rp 0,62
Nilai O/I = 0,62. Artinya setiap Rp 1 yang dikeluarkan akan memperoleh
keuntungan kotor sebesar Rp 0.62. Sehingga usaha ini mengalami kerugian.

BAB V
PENUTUP
Demikian proposal tentang Usaha Budidaya Secim ini penulis buat sebagai
pertimbangan untuk perhitungan modal usaha penumbuhan wirausahawan muda,
dengan harapan melalui usaha budidaya Secim ini mampu memberikan efek positif
yang lebih bermanfaat kepada masyarakat sekitar terutama dalam pengembangan
wawasan pertanian hortikultura dan memberikan peluang kerja bagi buruh tani serta
dapat meningkatkan kegiatan usaha dibidang pertanian dan peluang usaha bagi penulis.
            Semoga proposal usaha budidaya Secim ini dapat digunakan sebagai bahan
pertimbangan perhitungan modal usaha tani dalam mengelola suatu usaha.
JADWAL KEGIATAN BUDIDAYA TANAMAN SECIM
BULAN/MINGGU KE ..
JANUAR
No Kegiatan FEBRUARI MARET APRIL
I
3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1
1 Penyusunan program
2 Persemaian 1
3 Penyiapan lahan
4 Penanaman
5 Penyulaman
6 Pemeliharaan
7 Persemaian 2
8 Panen dan pemasaran

9 Penyulaman 2
10 Pemeliharaan 2
11 Pemeliharaan
12 Panen 2 dan
pemasaran
13 Pembuatan laporan