Anda di halaman 1dari 9

BAB III

TINJAUN KASUS

A. Analisis data
Pada keluarga Tn.P memiliki 3 anggota keluarga, permasalahan yang didapatkan
dari keluarga Tn.P adalah Nn. N usia 20 tahun mengeluh nyeri saat haid, menarche usia
13 tahun, siklus haid teratur lamanya 6 hari ada diberikan tablet penambah darah dan
dikonsumsi, tidak pernah melakukan pemeriksaan Hb.
B. Rumusan Masalah
a. Kurangnya pengetahuan tentang dismenorea
Data Subjektif : Remaja putri kurang mengerti tentang dismenorea atau nyeri haid

b. Kurangnya pengetahuan remaja tentang anemia


Data Subjektif : Tidak mengkonsumsi tablet penambah darah dengan teratur

C. Prioritas Masalah
1) Kurangnya pengetahuan tentang dismenorea

Kriteria Perhitungan skor Rasionalisasi

1. Sifat Masalah 2/3 x 1 2/3 Ancaman


terhadap
kegagalan
penerimaan
keadaan yang
berhubungan
dengan
kurangnya
pengetahuan
2. Kemungkinan ½x2 1 Masalah
Masalah sebenenarnya

21
remaja putri
merasa cemas
dan kurang
nyaman dengan
nyeri
3. Potensi dicegah 2/3 x 1 2/3 Masalah dapat
dicegah dengan
penyuluhan
4. Penonjolan 2/2 x 1 1 Masalah berat
Masalah harus ditangani
dengan
penyuluhan
kesehatan
Jumlah 3 1/3

2. Kurangnya Pengetahuan Remaja tentang Anemia

Kriteria Perhitungan Skor Rasionalisasi


1. Sifat Masalah 2/3 x 1 2/3 Ancaman
keseharan
karena dapat
menghambat
kegiatan sehari-
hari
2. Kemungkinan ½x2 1 kemungkinan
dirubah dirubah mudah
karena remaja
yang
bersangkutan
kooporatif saat

22
dijelaskan
3. Potensi dicegah 2/3 x 1 2/3 Tinggi karena
ada penyuluhan
dari tenaga
kesehatan
4. Penonjolan 0x1 0 Masalah dapat
Masalah dirasakan
Jumlah 2 1/3

Berdasarkan perhitungan tersebut diatas maka perumusan masalah diprioritaskan


sebagai berikut :
Prioritas 1 : Remaja putri dengan Dismenorea
Prioritas 2 : Remaja putri dengan Anemia

D. Asuhan Kebidanan

SOAP

23
Hari : Kamis Pukul : 18.00 Wib

Tanggal : 13 Februari 2020

S : Pasien mengatakan saat ini sedang menstruasi hari kedua dan merasakan nyeri
hebat pada perut bagian bawah sehingga mengganggu aktifitasnya

O : Keadaan umum : Baik/CM

TD : 110/80mmHg

N : 82 x/m S : 3,6 0C

R : 18x/m

A : Nn. N Umur 20 tahun dengan gangguan reproduksi dismenorea primer

P :

1. Beritahu pasien bahwa pasien dalam keadaan baik dan mengalami dismenorea primer

2. Jelaskan kepada pasien tentang nyeri yang dirasakan

3. Jelaskan hal yang dapat menimbulkan nyeri menstruasi

4. Jelaskan pencegahan yang dilakukan untuk mengatasi nyeri menstruasi

5. Dokumentasi tindakan

Implementasi

Waktu Kegiatan
18.10 wib ₋ Memberitahu pasien bahwa pasien dalam keadaan baik dan mengalami
dismenorea primer. TTV TD: 110/80 mmHg N: 82x/menit Rr: 18x/menit
18.15 wib S:360C
₋ Menjelaskan kepada pasien tentang nyeri yang dirasakan yaitu pasien
mengalami nyeri menstruasi yag disebut dismenorea primer. Akan tetapi
hal ini normal karena nyeri menstruasi primer timbul sejak menstruasi
18.20 wib pertama dan akan pulih sendiri

24
₋ Menjelaskan hal yang dapat menimbulkan nyeri menstruasi yaitu faktor
psikis dan fisik seperti stress, shock, kelelahan dan kecemasan.
18.25 wib ₋ Menjelaskan pencegahan yang dilakukan untuk mengatasi nyeri menstruasi
18.30 wib yaitu menghindari stress yang menimbulkan kecemasan , memiliki pola
makan yang teratur, istirahat cukup, meningkatkan konsumsi sayur dan
buah
₋ Mendokumentasikan tindakan

Catatan perkembangan hari ke-1

Hari : Jum’at Pukul : 14.00 Wib

25
Tanggal : 14 Februari 2020

S : Pasien mengatakan rasa nyeri menstruasinya sudah tidak lagi dirasakan sekarang pasien
sudah dapat beraktifitas seperti biasanya.

O : Keadaan umum : Baik/CM

TD : 110/70mmHg

N : 82 x/m S : 3,6 0C

R : 20x/m

A : Nn.N umur 20 tahun telah sembuh dari gangguan reproduksi yaitu dismenorea primer

P :

1. Beritahu pasien bahwa keadaannya baik.

2. Beritahu pasien untuk tidak meminum obat obatan anti nyeri dsn lebih baik segera
datang kepetugas kesehatan.

3. Anjurkan pasien agar tetap mengkonsumsi sayur sayuran, buah buahan, serta menjaga
pola makan

4. Anjurkan dan mengingatkan kepada pasien untuk beristirahat cukup, mengurangi dan
menghindari stress

Implementasi

Waktu Kegiatan
14.00 wib ₋ Memberitahu pasien bahwa keadaannya baik
₋ TTV: TD: 110/70 mmHg N: 80x/menit Rr:20x/menit S: 3,6 C
14.15 wib ₋ Memberitahu pasien untuk tidak meminum obat obatan anti nyeri dan
lebih baik segera datang kepetugas kesehatan terdekat
14.20 wib ₋ Menganjurkan pasien agar tetap mengkonsumsi sayur sayuran, buah
buahan, ikan dan makanan bergizi lainnya serta menjaga pola makan.
14.25 wib ₋ Menganjurkan dan mengingatkan kepada pasien untuk beristirahat cukup,

26
mengurangi dan menghindari stress.

Catatan perkembangan hari ke-2

Hari : Sabtu Pukul : 11.00 Wib

Tanggal : 15 Februari 2020

27
S : Pasien mengatakan rasa nyeri menstruasinya sudah tidak lagi dirasakan sekarang pasien
sudah dapat beraktifitas seperti biasanya.

O : Keadaan umum : Baik/CM

TD : 110/80mmHg

N : 86 x/m S : 3,6 0C

R : 20x/m

A : Nn.N umur 20 tahun telah sembuh dari gangguan reproduksi yaitu dismenorea primer

P :

1. Beritahu pasien bahwa keadaannya baik.

2. Beritahu pasien untuk segera datang kepetugas kesehatan jika mengalami keluhan.

3. Anjurkan pasien agar tetap mengkonsumsi sayur sayuran, buah buahan, serta menjaga
pola makan

4. Anjurkan dan mengingatkan kepada pasien untuk beristirahat cukup, mengurangi dan
menghindari stress.

Implementasi

Waktu Kegiatan

28
11.00 wib ₋ Memberitahu pasien bahwa keadaannya baik
₋ TTV: TD: 110/70 mmHg N: 80x/menit Rr:20x/menit S: 3,6 C
11.15 wib ₋ Memberitahu pasien untuk segera datang kepetugas kesehatan terdekat
jika merasakan keluhan.
11.20 wib ₋ Menganjurkan pasien agar tetap mengkonsumsi sayur sayuran, buah
buahan, ikan dan makanan bergizi lainnya serta menjaga pola makan.
11.25 wib ₋ Menganjurkan dan mengingatkan kepada pasien untuk beristirahat cukup,
mengurangi dan menghindari stress.

29