Anda di halaman 1dari 7

BAB III

METODE PENELITIAN

A. Jenis Penelitian

Rancangan penelitian ini dengan menggunakan cross sectional yaitu


penelitian untuk mempelajari dinamika pemakaian KB Hormonal dengan
durasi pemberian ASI eksklusif pada ibu yang mempunyai bayi usia 0-6
bulan, dengan cara mengumpulkan data sekaligus pada saat penelitian. Obyek
hanya diobservasi sekali saja dan pengukurannya dilakukan terhadap variabel
subyek pada saat penelitian (Arikunto, 2016).

B. Lokasi dan Waktu Penelitian

Lokasi penelitian adalah suatu tempat atau wilayah dimana penelitian


akan dilakukan. Adapun penelitian yang dilakukan oleh penulis mengambil
lokasi di PMB Wilayah Kerja Puskesmas Jekan Raya Kota Palangka Raya.
Waktu penelitian akan dilakukan mulai dari bulan Januari 2020 – Maret 2020.

C. Alat/Instrumen dan Bahan Penelitian

Instrumen dan bahan adalah segala alat, bahan dan sarana yang
diperlukan dalam kegiatan penelitian, instrument yang digunakan pada
penelitian ini. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar
pertanyaan yang berisi pengkajian terhadap variabel penelitian yaitu
pemakaian KB Hormonal terhadap durasi menyusui.

D. Populasi dan Sampel


1. Populasi
Populasi merupakan keseluruhan objek atau subjek yang berada pada
suatu wilayah yang memenuhi syarat-syarat tertentu berkaitan dengan
masalah penelitian (Martono, 2010). Populasi dalam penelitian ini adalah
semua ibu yang mempunyai anak usia 0-6 bulan pada bulan Desember
2019 – Februari 2020 di Kota Palangkaraya.
2. Sampel
Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh
populasi tersebut (Sugiyono, 2016).
Perhitungan besar sampel yang paling tepat untuk penelitian ini dihitung
dengan menggunakan rumus Lemeshow et al (1997) besar sampel uji
hipotesis perbedaan 2 proporsi yang dikutio dari (Dahlan, 2009) sebagai
berikut:

𝑍1 − 𝑎/2√2𝑃(1 − 𝑃) + 𝑍1 − 𝛽 √𝑃1(1 − 𝑃1) + 𝑃2(1 − 𝑃2)2


𝑛=
(𝑃1 − 𝑃2)2

Keterangan:
n = besar sampel minimum
Z1-α/2 = nilai z pada derajat kepercayaan 1-a/2 atau nilai distribusi
= 1,64 ; 1,96 ; 2,58 untuk derajat kepercayaan 90, 95, 99%
Z1-β = nilai z pada kekuatan uji (power) 1-β
= 0,84 ; 1,28 ; 1,64 ; 2,33 untuk kekuatan uji 80, 90, 95, 99%
P1 = perkiraan proporsi pada kelompok 1
P2 = perkiraan proporsi pada kelompok 2
Berdasarkan hasil perhitungan dengan rumus tersebut, didapatkan jumlah
sampel sebanyk 70 ibu yang mempunyai bayi usia 0-6 bulan. Selanjutnya, untuk
menghindari kemungkinan terjadinya sampel drop out saat penelitian, maka
peneliti menambahkan jumlah sampel sebanyak 10% dari total jumlah sampel
denga rumus;
P
n = ×n
100
10
n= × 70
100
n = 0,1 × 70
n = 7,0 dibulatkan menjadi 7
Keterangan:
n = besar sampel penambahan
p = nilai penambahan = 10%
n = besar sampel minimum = 70
Berdasarkan perhitungan tersebut, setelah dilakukan penambahan
10% untuk menghindari sampel drop out saat penelitian diperoleh besar
sampel minimal akhir sebanyak 75 ibu yang mempunyai anak usia 7-23
bulan.
E. Teknik Pengambilan Sampel
Teknik sampling merupakan metode atau cara menentukan sampel
dan besar sampel. Untuk menentukan berapa sampel yang akan diambil, maka
kita dapat menggunakan beberapa teknik sampling atau teknik pengambilan
sampel (Martono, 2010).
Cara pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik
probability sampling dengan pendekatan simple random sampling, umumnya
disebut simple sampling yaitu tanpa memperhatikan strata yang ada dalam
populasi, karena setiap anggota populasi dianggap homogeny (Widiyono,
2013). Dalam penelitian ini pengambilan sampel dilakukan terhadap seluruh
ibu yang mempunyai anak usia 7-23 bulan yang menggunakan KB maupun
tidak.
Sampel dalam penelitian ini adalah sampel yang memenuhi kriteria
inklusi dan eksklusi sebagai berikut:
a. Kriteria Inklusi
Kriteria inklusi adalah karakteristik umum subjek penelitian dari
suatu populasi target dan terjangkau yang akan diteliti (Setiadi, 2013)
adapun kriteria inklusi dalam penelitian ini yaitu;
1) Bersedia menjadi responden
2) Ibu yang menggunakan KB Hormonal
3) Bertempat tinggal di Wilayah Kerja Puskesmas Jekan Raya.
b. Kriteria Eksklusi
Kriteria eksklusi adalah mengeluarkan subjek yang tidak memenuhi
kriteria inklusi dan studi berbagai sebab (Setiadi, 2013).
Adapun kriteria eksklusi dalam penelitian ini yaitu;
1) Ibu yang tidak menggunakan KB Hormonal
2) Tidak bertempat tinggal di Wilayah Kerja Puskesmas Jekan Raya.
F. Cara Pengumpulan Data
Data dikumpulkan dengan menggunakan daftar pertanyaan atau
lembar observasi untuk melakukan wawancara kepada responden.
G. Jenis Data
Berdasarkan sumbernya, data penelitian dapat dikelompokan dalam
dua jenis yaitu data primer dan data sekunder.
1. Data Primer
Data yang diperoleh atau dikumpulkan oleh peneliti secara langsung
dari sumber datanya. Data primer dalam penelitian diperoleh secara
langsung menggunakan lembar observasi tentang Kontrasepsi Hormonal
dengan Durasi lama menyusui dengan cara melakukan wawancara pada
ibu yang mempunyai anak usia 7-23 bulan.
2. Data Sekunder
Data yang diperoleh atau dikumpulkan peneliti dari berbagai sumber
yang telah ada (peneliti sebagai tangan kedua). Pengumpulan data
sekunder pada penelitian ini dilakukan dengan cara melihat dokumentasu
data dari PMB berupa buku dokumentasi untuk mengetahui jumah ibu
yang mempunyai anak usia 7-23 bulan pada bulan Desember 2019 –
Februari 2020 di PMB Wilayah Kerja Puskesmas Jekan Raya Kota
Palangka Raya.
3. Pengolahan Data
Menurut (Hidayat, 2015) dalam proses pengolahan data terdapat
tahap-tahapan yang harus ditempuh yaitu:
a. Editing
Pada tahap ini data yang telah terkumpul kemudian diedit
terlebih dahulu , bila terdapat kesalahan dan kekurangan dalam
pengumpulan data atau dalam pengeditan , data diperbaiki dengan
melakukan pemeriksaan ulang.
b. Coding
Pemeriksaan kode atau tanda pada setiap data yang telah
lengkap atau yang telah diperbaiki kesalahnnya jika sebelumnya data
tersebut terjadi kesalahan oleh pengisian responden. Pemberian kode
dilakukan untuk menyederhanakan data yang diperoleh
c. Data Entry
Data Entry adalah kegiatan memasukkan data yang telah
dikumpulkan kedalam database computer, kemudian membuat table
distribusi frekuensi sederhana. Dari data-data yang sudah dikumpulkan
penulis akan memasukkan data tersebut dengan menggunakan
komputer dan membuat table distribusi frekuensinya.
H. Analisis Data
Dalam penelitian ini menggunakan teknik analisa data univariat dan
bivariate.
A. Analisis Univariat
Analisa Univariat adalah analisa yang dilakukan terhadap tiap variabel
dari hasil penelitian, pada umumnya dalam analisa ini hanya menghasilkan
distribusi frekuensi dan presentasi dari tiap variabel. Cara penyajian data
penelitian melalui bentuk table. Table data yang berisi frekuensi dan
kemudian dihitung presentasinya. Caranya yaitu dengan membagikan
frekuensi kejadian (f) dengan jumlah sampel (n) dan dikalikan 100%.
Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut :

f
P= × 100%
n
Keterangan : p : Presentasi (hasil perhitungan)
f : Frekuensi jawaban responden
n : Jumlah sampel
B. Analisis Bivariat
Analisis bivariate digunakn untuk mengetahui ada tidaknya
hubungan antara variabel independen atau variabel bebas (penggunaan
kontrasepsi hormonal) dengan variabel dependen atau variabel terikat
(Durasi lama menyusui). Pada penelitian ini uji statistic yang digunakan
untuk membuktikan hipotesis yang diajukan pada penelitian ini adalah Uji
Chi-square karena skala dari variabel dependen maupun independen
menggunakan skala kategorik (nominal dan ordinal).

2
∑(O − E)2
𝑋 =
E
Keterangan:
X2 = nilai Chi-Square
O = nilai yang diobservasi
E = nilai yang diharapkan
Interpretasi
Pada CI 95% maka:

1) Dikatakan hubungan yang bermakna jika secara statistik, jika P-value


<0,05.
2) Diakatkan hubungan yang tidak bermakna secara statistik, jika P-value
>0,05.

I. Etika Penelitian
1. Etika Penelitian
a. Anatomity (tanpa nama / inisial)
Yaitu peneliti seyogyanya cukup menggunakan nama inisial
sebagai pengganti identitas responden (Notoatmodjo, 2010).
b. Confidentiality (Kerahasiaan)
Setiap orang berhak untuk tidak memberikan apa yang
diketahuinya kepada orang lain oleh sebab itu peneliti tidak boleh
menampilkan informasi mengenai kerahasiaan (Notoatmodjo, 2010).
2. Ijin Penelitian
Ijin penelitian ini didapat dari Politeknik Kesehatan Kemenkes
Palangka Raya Jurusan DIV kebidanan memberikan surat izin
penelitian, kemudian disampaikan ke PMB Wilayah Kerja Puskesmas
Jekan Raya Palangka Raya.