Anda di halaman 1dari 13

MAKALAH

KOMPUTER TERAPAN

MANAJEMEN BASIS DATA

DISUSUN OLEH :

JUMANA

DIII FARMASI

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTRIAN KESEHATAN PANGKALPINANG

TAHUN AJARAN 2020 /2021


KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan karuniaNYA
kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini tepat waktu. Makalah
yang kami buat ini berjudul ”Manajemen Basia Data”.

Tujuan membuat makalah ini yaitu untuk memenuhi tugas mata kuliah Komputer
Terapan .Semoga makalah ini dapat bermanfaat dan berguna, khususnya bagi kami dan
umumnya bagi pembaca.

Demikian makalah ini dibuat, kami menyadari di dalam penyusunan dan


pembuatan makalah ini masih banyak kekurangan,  maka dari itu kritik dan saran
sangat kami harapkan demi mencapai kesempurnaan makalah ini agar lebih baik lagi
dan atas kritik dan sarannya kami ucapkan terimakasih.

                                                              

                                                                                     Pangkalpinang 2 februari 2020

                                                                                                                 

Penyusun
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL..................................................................................................i

KATA PENGANTAN...............................................................................................ii

DAFTAR ISI..............................................................................................................iii

BABI PENDAHULUA

1.1     Latar Belakang................................................................................................. 4

1.2     Tujuan...............................................................................................................4

1.3     Manfaat.............................................................................................................4

BAB II ISI MANAJEMEN BASIS DATA

2.1     Penggertian Basia Data...................................................................................... 5

2.2     Landasan Hukum............................................................................................... 5

2.3     Tujuan...............................................................................................................6

2.4    Manfaat Basia Data..............................................................................................6

2.5 Kelemahan Dan Keunggulan.......................................................................7

2.6.Macam-Macam Perintah Data Base...............................................................9

2.7.Hambatan Dan Tantangan Sistem Manajemen Basis Data.................................10

BAB III PENUTUP

3.1     Kesimpulan..........................................................................................................12

3.2 Saran.....................................................................................................12

DAFTAR PUSTAKA
PENDAHULUAN

1.1     Latar Belakang

Sistem manajemen basis data adalah merupakan sebuah tatanan (keterpaduan) yang
terdiri atas sejumlah komponen-komponen fungsional (komputer) yang saling
berhubungan secara bersama-sama, bertujuan untuk memenuhi suatu proses atau
pekerjaaan tertentu. Sistem ini merupakan gabungan antara basis data dan kumpulan
program atau perangkat lunak DBMS (database management system).

DBMS adalah program aplikasi yang dibuat dan bekerja dalam satu system. DBMS
didesain untuk membantu dalam hal pemeliharaan dan utilitas kumpulan data dalam
jumlah besar. DBMS dapat menjadi alternatif penggunaan secara khusus untuk aplikasi,
misalnya penyimpanan data dalam field dan menulis kode aplikasi yang spesifik untuk
pengaturannya. Kumpulan file (table) yang saling berhubungan dalam di sebuah
komputer dan sekumpulan program yang memungkinkan beberapa pemakai dan atau
program lain untuk mengakses dan memanipulasi file-file atau table-tabel tersebut.

Data warehouse dan OLAP (On-Line Analytical Processing), adalah sistem yang
digunakan pada beberapa perusahaan untuk meng- ekstract dan menganalisa informasi
yang berguna, dari database yang besar untuk kepentingan pengambilan keputusan
( decision making). Teknologi Real-time dan active database, digunakan dalam
mengontrol proses industri dan manufaktur.

1.2     Tujuan

1. Apa yang dimaksud manajemen basis data?


2. Kehadiran teknologi memberikan apa?
3. Apa manfaat dari manajemen basis data?
4. Apa fungsi manajemenajemen basis data dalam perusahaan?

1.3     Manfaat

Semoga makalah ini dapat bermanfaat khusunya bagi penyusun dan umumnya bagi
pembaca tentang Manajemen Basis Data, sehingga dapat menambah pengetahuan
mengenai materi tersebut.
BAB II ISI MANAJEMEN BASIS DATA

2.1     Penggertian Basia Data

Sistem manajemen basis data adalah merupakan sebuah tatanan (keterpaduan) yang
terdiri atas sejumlah komponen-komponen fungsional (komputer) yang saling
berhubungan secara bersama-sama, bertujuan untuk memenuhi suatu proses atau
pekerjaaan tertentu. Sistem ini merupakan gabungan antara basis data dan kumpulan
program atau perangkat lunak DBMS (database management system).

2.2     Landasan Literatur

Sistem Manajemen basis data atau dalam bahasa inggris yaitu database management
system, DBMS), atau terkadang disingkat menjadi SMBD. Yang merupakan suatu
sistem atau perangkat lunak yang dirancang supaya dapat digunakan untuk mengelola
suatu basis data dan menjalankan operasi terhadap data yang diminta oleh banyak
pengguna.

Contoh tipikal SMBD yaitu akuntansi, sumber daya manusia ( SDM ), serta sistem
pendukung pelanggan. SMBD telah berkembang menjadi bagian standar di bagian
pendukung (back office) suatu perusahaan. Contoh SMBD adalah Oracle, SQL server
2000/2003,Ms Access , MySQL dan sebagainya.

Database Management System ( DBMS ) ini merupakan perangkat lunak yang sengaja
dirancang untuk membangun basis data yang terkomputerisasi atau lebih detailnya
yaitu ia bisa melakukan utilisasi serta mengelola koleksi data dalam jumlah yang tidak
sedikit atau banyak .

DBMS pun juga dirancang supaya bisa untuk melakukan manipulasi data secara lebih
mudah. Sebelum adanya DBMS, data umumnya disimpan dalam bentuk flat file. Flat
file merupakan file teks yang ada pada sistem operasi. Hingga saat ini pun masih ada
aplikasi yang menyimpan data dalam bentuk flat dengan cara langsung.

Menyimpan data dalam bentuk flat file memiliki kelebihan serta kekurangannya. Akan
tetapi penyimpanan dalam bentuk ini akan berguna secara optimal jika ukuran filenya
tidak begitu besar atau bisa dibilang relatif kecil. Seperti file o dari flat file, seperti
pertambahan kecepatan saat melakukan pengolahan data. Akan tetapi metode ini belum
begitu sempurna dan masih memiliki banyak kelemahannya, salah satunya yaitu
permasalahan manajemen dan keamanan data yang masih kurang.

2.3     Fungsi

Setelah memahami pengertian database, tentunya kita juga harus mengetahui apa fungsi dari
database. Berikut ini adalah beberapa fungsi database:

 Mengelompokkan data dan informasi sehingga lebih mudah dimengerti


 Mencegah terjadinya duplikat data maupun inkonsistensi data
 Mempermudah proses penyimpanan, akses, pembaharuan, dan menghapus data.
 Menjaga kualitas data dan informasi yang diakses sesuai dengan yang di-input.
 Membantu proses penyimpanan data yang besar
 Membantu meningkatkan kinerja aplikasi yang membutuhkan penyimpanan data

2.4    Manfaat

berikut ini beberapa manfaat yang bisa didapatkan jika bekerja dengan sistem database:

1. Tidak Terjadi Redudansi Basis Data


Seperti yang sudah disinggung pada pengertian database sebelumnya, database bisa
membantu meminimalkan redudansi data. Redudansi sendiri merupakan terjadinya data-
data ganda dalam berkas-berkas yang berbeda.

2. Integritas Data Terjaga

Database memastikan integritas data yang tinggi dimana database akan memastikan
keakuratan, aksesbilitas, konsistensi dan juga kualitas tinggi pada suatu data.

3. Independensi Data Terjaga


Database menjaga independensi data dimana orang lain tidak dapat merubah data
meskipun data bisa diakses.

4. Kemudahan Berbagi Data


Menggunakan perangkat lunak database bisa digunakan untuk berbagi data atau informasi
dengan sesama pengguna lainnya.

5. Menjaga Keamanan Data


Database menjamin keamanan suatu informasi dan data, dimana Anda bisa menyisipkan
kode akses untuk data-data tertentu yang tidak bisa diakses bersama.

2.5. Kelemahan Dan Keunggulan

Sistem Manajemen Basis-Data(DBMS)memiliki berbagai keunggulan dibandingkan


dengan pengelolaan data tanpa DBMS, walaupun tidak terlepas dari beberapa kelemahan.

Keunggulan DBMS antara lain sbb:

 Mengurangi duplikasi data atau data redundancy


 Menjaga konsistensi dan integritas data
 Meningkatkan keamanan data
 Meningkatkan effisiensi dan effektivitas penggunaan data
 Meningkatkan produktivitas para pengguna data
 Memudahkan pengguna dalam menggali informasi dari kumpulan data
 Meningkatkan pemeliharaan data melalui independensi data
 Meningkatkan pemakaian bersama dari data
 Meningkatkan layanan backup dan recovery data
 Mengurangi konflik antar pengguna data

Kelemahan DBMS antara lain sbb:

 Memerlukan suatu skill tertentu untuk bisa melakukan administrasi dan manajemen
database agar dapat diperoleh struktur dan relasi data yang optimal
 Memerlukan kapasitas penyimpanan baik eksternal (disk) maupun internal (memory)
agar DBMS dapat bekerja cepat dan efisien.
 Harga DBMS yang handal biasanya sangat mahal
 Kebutuhan akan sumber daya (resources) biasanya cukup tinggi
 Konversi dari sistem lama ke sistem DBMS terkadang sangat mahal, disamping biaya
pengadaan perangkat keras dan perangkat lunak, diperlukan pula biaya pelatihan.
 Apabila DBMS gagal menjalankan misinya maka tingkat kegagalan menjadi lebih
tinggi karena banyak pengguna yang bergantung pada sistem ini.

Berikut ini disajikan tabel beberapa DBMS yang terkenal.

DBMS Perusahaan
Access Microsoft Information
DB2 IBM
Informix IBM
Ingress Computer Associate
MySQL The MySQL Company
Oracle Oracle Corporation
Postgres SQL Postgres
Sybase Sybase Inc.
Visual dBase Borland
Visual FoxPro FoxPro Corporation
DBMS untuk model data berbasis objek biasanya dinamakan sebagai Object Oriented
Data Base Management System (OODBMS). Beberapa OODBMS yang terkenal
adalah sebagai berikut:

OODBMS Perusahaan
Gemstone Gemstone System
Matisse ADB Inc.
Versant Versant
Jeevan W3 Apps.
Vision Insyte
Objectivity Objectivity Inc.
ObjectStone Object Design Inc.
Poet Poet Software

Perlu ditambahkan disini bahwa beberapa DBMS berbasis objek sebenarnya tetap
menggunakan file data relasional biasa, dengan kata lain, programnya berbasis objek
tetapi datanya masih model relasional biasa. Software seperti ini biasanya disebut
sebagai Object Oriented Relational DataBase Management System (OORDBMS),
misalnya Visual dBase.

2.6.Macam-Macam Perintah Data Base

 Bahasa Definisi Data (Data Definition Language/ DDL)


DDL adalah perintah-perintah yang biasa digunakan ileh administrator basis data
(DBA) utnuk mendefinisikan skema ke DBMS. Skema adalah deskripsi lengkap
tentang struktur medan, rekaman, dan hubungan data pada basis data
Index merupakan suatu mekanisme yang lazim digunakan pada basis data, yang
memungkinkan pengambilan data dapat dilakukan dengan cepat.
 Bahasa Manipulasi Data (Data Manipulation laguage/ DML)
DML adalah perintah-perintah yang digunakan untuk mengubah , mamnipulasi dan
mengambil data pada basis data. Tindakan seperti menghapus, mengubah, dan
mengambil data menjadi bagian dari DML. DML pada dasarnya dibagi menjadi dua :
1. Prosedural, yang menuntut pengguna menentukan data apa saja yang diperlukan
dan bagaimana cara mendapatkannya.
2. Nonprosedural, yang menuntut pengguna menentukan data apa saja yang
diperlukan, tetapi tidak perlu menyebutkan cara mendapatkannya.
 DQL ( Data Query Language)
Query sesungguhnya berarti pertanyaan atau permintaan. Istilah ini tetap
dipertahankan dalam bentuk asli, karena telah populer di kalangan pengguna DBMS
di Indonesia

2.7.Hambatan Dan Tantangan Sistem Manajemen Basis Data

 Memperoleh perangkat lunak dan perangkat keras yang mahal.


DBMS mainframe masih sangat mahal. DBMS berbasis komputer mikro, walau
biayanya hanya beberapa ratus dolar,d apat merupakan pengeluaran yang besar bagi
perusahaan kecil.
 Kurangnya  ahli database.
DBMS memerlukan pengetahuan khusus agar dapat memanfaatkan kemampuannya
secara penuh. Pengetahuan khusus ini paling baik disediakan oleh para pengelola
database (DBA)
 Biaya pemrosesan data sangat tinggi
Tujuan utama dari sistem informasi adalah penyediaan informasi untuk berbagai
tujuan kegiatan manajerial, dan penyediaan informasi yang dibutuhkan dalam
berbagai tingkat operasi di dalam organisasi. Dalam hal penyediaan informasi ini
yang perlu diperhatikan adalah :
1. Data harus dapat diakses dan dikeluarkan dengan mudah dari sistem komputer.
2. Setelah dikeluarkan hendaknya data dapat diproses dengan cepat dan efisien.

Data base adalah sistem file komputer yang menggunakan cara pengorganisasian
tertentu, yang dimaksudkan untuk mempercepat pembaharuan masing-masing record,
serta pembaharuan secara serempak atas record terkait, juga untuk mempermudah dan
mempercepat akses terhadap seluruh record lewat program aplikasi.

Pendekatan manajemen database, file-file dikumpulkan disuatu tempat umum dengan


menggunakan aplikasi paket program tertentu, sehingga data dapat dengan mudah
digunakan untuk kepentingan pemakai, sedangkan aplikasi paket program yang sering
digunakan adalah sistem manajemen database (Database Management System /
DBMS) berfungsi sebagai software pembantu  pengguna database. 

 Adatiga struktur database :


1. Struktur database hierarkis
2. Struktur database jaringan
3. Struktur data relasional

Pada prinsipnya menciptakan database mencakup tiga langkah, yaitu :

 Menentukan kebutuhan data


 Menjelaskan data
 Memasukkan data

Keuntungan database manajemen sistem adalah :

 Mencapai pengulangan data


 Mencapai independensi data
 Mengintegrasikan data dari beberapa file
 Mengambil data dan informasi secara cepat
 Meningkatkan keamanan

Kelemahan dan kendala DBMS adalah :

 Memperoleh perangkat lunak dan peranglat keras yang  mahal


 Kurangnya ahli database
 Biaya pemrosesan yang sangat tinggi
PENUTUP

Kesimpulan

Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa di bidang industry baik dibidang industry
perhotelan, keuangan dan perbangkan ataupun industry lainnya sangat membutuhkan
program basis data. Dikarenakan pada saat sekarang ini persaingan industry semakin sangat
sengit jadi, dan untuk dapat bersaing maka digunakanlah program basis data.
Hadirnya teknologi computer telah memberikan kontribusi yang sangat positif dalam
system manajemen basis data. Bagi manajer, kehadiran computer dalam manajemen
bais data memberikan kemudahan pengambilan keputusan yang akurat disertai data-
data yang didapatkan atau dimiliki.

1. Bahwa manajemen basis data merupakan metode bagi para pemimpin


perusahaan/manajer dalam upaya pengambilan keputusan yang dapat dipertanggung
jawabkan.
2. Bahwa hadirnya teknologi computer telah membawa perubahan besar bagi aktifitas
didtem informasi manajemen .
3. Bahwa manajemen basis data yang berbasis computer dapat menyajikan informasi
(sebagai bahan dalam pengambilan keputusan ) yang bermutu, bernilai dan
berkualitas, yaitu informasi yang relevan bagi perusahaan/organisasi, yang akurat dan
tentu saja informasi tepat waktu atau tidak basi atau kadaluwarsa.
4. Bahwa dengan aktivitas manajemen basis data yang berbasis computer, para pimpinan
perusahaan/manajer dapat lebih mudah, murah, efesien, dan efektif dalam upaya
pengambilan keputusan, termasuk didalamnya dalam melakukan fungsi-fungsi
manajemen, seperti perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing),
penggerakkan (actuating), dan pengawasan).

Saran

 Sebaiknya perusahaan mempertimbangkan dampak positif dan negatif apabila akan


memilih jenis DBMS yang akan digunakan secara jangka panjang.
 Mempertimbangkan biaya yang akan dikeluarkan apabila memilih salah satu jenis
DBMS.
 Merekrut seorang yang ahli dengan DBMS. Hal ini dilakukan apabila sewaktu-waktu
ada error pada program

DAFTAR PUSTAKA

Putra, Y. M. (2018). Sistem Manajemen Basis Data. Modul Kuliah Sistem Informasi


Manajemen.  FEB-Universitas Mercu Buana: Jakarta.

https://wandi2305.wordpress.com/sistem-manajemen-basis-data/
http://belajartanpabuku.blogspot.com/2013/03/kelemahan-dan-kendala-dbms.html

https://garudacyber.co.id/artikel/598-sistem-manajemen-basis-data

http://blog.unnes.ac.id/ayukwitantri/2016/03/21/komponen-dan-manajemen-basis-data/