Anda di halaman 1dari 1

Fiber polyethylene merupakan suatu bahan yang berbentuk seperti pita yang berupa

anyaman yang sangat tahan lama, memiliki anyaman terpola (locked-stitched threads) yang secara
efektif dapat menyalurkan tekanan tanpa menyalurkan kembali tekanan ke resin. Fiber polyethylene
sebagai bahan pasak dan inti pada tahun 1990 merupaka alternatif material pada perawatan
pulpektomi pada gigi sulung. Fiber jeis ini memiliki kekuatan yang jauh lebih tinggi dibanding
fiber kaca berkualitas tinggi (fiber glass) sehingga membutuhkan khusus untuk memotongnya.
Fiber polyethylene tersedia dalam berbagai ukuran lebar yaitu 1 mm, 2 mm, dan 3 mm atau
sesuai lebar saluran akar (Yunita dan Ahmad, 2018).

Fiber polyethylene awalnya digunakan untuk splinting periodontal, retainer pada alat
ortodonti cekat, space maintainers dan stabilisasi gigi yang terkena trauma. Seiring
berkembangnya zaman, kini fiber polyethylene dapat digunakan sebagai baha pasak karena
memiliki modulus elastisitas mirip dengan dentin sehingga tekanan yang diberikan pada akar
gigi menjadi lebih kecil. Selain itu, fiber polyethylene memiliki nilai estetik yang tinggi dan
mudah untuk diaplikasikan (Nasrudin dkk, 2016)

Nasrudin, Fatmawati, dan Soesetijo. 2016. PERBANDINGAN UJI KEBOCORAN TEPI


RESIN KOMPOSIT FLOWABLE DAN BAHAN LUTING SEMEN PADA PASAK
POLYETHYLENE FIBER-REINFORCED. ODONTO Dental Journal. Volume 3. Nomer 1

Yunita S dan Ahmad I. 2018. Penggunaan fiber post dan polyethyilene pada gigi sulung.
Journal of Indonesian Dental Association, Volume 1, Nomer 1