Anda di halaman 1dari 15

No Analisa Swot Seruni Rating Seruni Bt x

Bt Rating
1. M1 (Man)
1. Internal factor (IFAS)
STRENGTH
(1) Tingkat Pendidikan Perawat 0,3 4 1,2
S1 Keperawatan : 4
D3 Keperawatan : 11 1,2
(2) Kepuasan kerja perawat di 0,4 3
ruang Seruni B tergolong
sangat puas sebesar 86,7%
(3) Lama kerja perawat yang 0,3 3 0,9
ada di Seruni B rata-rata ≥5
tahun sebesar 80%

TOTAL 1 3,3
WEAKNESS
(1) Jumlah tenaga keperawatan
yang dibutuhkan untuk
bertugas per hari belum 0,5 4 2
mencukupi dimana menurut
metode Douglas efektifnya
ada 14 orang yang
bertugas/hari, namun hanya
ada 11 orang yang
bekerja/hari di ruangan.
(2) Terdapat 20% pekerja 0,3 3 0,9
perawat yang belum
mengikuti dan/atau belum
memperbarui terkait
pelatihan inti yang meliputi
SKP, PPI, K3RS dan BLS
(3) Beban kerja pada shift pagi 0,2 3 0,6
cukup tinggi yaitu 85,13%
dibandingkan dengan shift
sore dan malam, hal ini
dikarenakan adanya SDM
yang izin mengikuti
pelatihan.
TOTAL 1 3,5
S-W = 3,3-3,5
= -0,2
2. External Factor (EFAS)
OPPORTUNITY
(1) Adanya optimalisasi 0,2 2 0,4
pelayanan yang diberikan
perawat kepada pasien
(2) Adanya pengalaman kerja
yang lebih baik dalam
No Analisa Swot Seruni Rating Seruni Bt x
Bt Rating
menghadapi beberapa 0,4 3 1,2
penyakit serta menentukan
masalah diagnosa
keperawatan 0,4 3 1,2
(3) Adanya kebijakan rumah
sakit untuk mendapatkan
kesempatan mengikuti
pelatihan dan melanjutkan
pendidikan
TOTAL 1 2,8
THREAT
(1) Tuntutan masyarakat tentang 0,6 3 1,8
perawatan professional
(2) Tidak dapat mengikuti 0,4 2 0,8
peningkatan jenjang karir
perawat dan kurangnya
wawasan terkait tindakan
utama dalam pelayanan
keperawatan
TOTAL 1 2,6
O-T= 2,8-2,6 =
0,2
2. M2 (Material)
1. Internal factor (IFAS)

STRENGTH
1) Kondisi bed pasien baik semua 0,2 4 0,8
sejumlah 100%.
2) Jumlah toilet seimbang 0,2 4 0,8
dengan jumlah pasien dan
tenaga kesehatan 0,2 4 0,8
3) Terdapat pembatasan antara
bed satu dengan bed lain antar 0,2 3 0,6
pasien sehingga mencegah
penularan infeksi. 3 0,3
4) Tersedianya kotak emergency 0,1
dan administrasi penunjang 3 0,3
untuk mengoptimalkan 0,1
pelayanan 3,6
5) Pencahayaan diruangan sudah 1
terstandar yaitu 2,5m dari
permukaan tanah
6) Kalibrasi alat telah berjalan

TOTAL
WEAKNESS
No Analisa Swot Seruni Rating Seruni Bt x
Bt Rating
1) Terdapat beberapa peralatan 0,5 3 1,5
medis yang masih dalam
tahap perbaikan dan harus 3
ditambahkan sejumlah 46% 0,5 1,5
2) Terdapat beberapa sarana
dan prasarana yang dalam
tahap perbaikan sejumlah 1
9,7%
3
TOTAL
S-W= 3,6-3=0,6
1. External Factor (EFAS)
OPPORTUNITY
1. Adanya kesempatan untuk 0,5 3 1,5
sarana dan prasarana serta
alat kesehatan dalam hal 0,5 4 2
perawatan dan perbaikan
yang rusak 1 3,5
2. Adanya kesempatan untuk
mengajukan penambahan alat
kesehatan yang dibutuhkan

TOTAL
TREATENED
1) Adanya tuntutan dari pasien 1 2 2
terkait sarana dan prasarana
yang ada diruangan 1 2
TOTAL

O-T=3,5-2=1,5
3 M3 (Method)
MAKP
1. Internal Factor (IFAS)
STRENGTH
(1) Berdasarkan kuisioner yang 0,3 4 1,2
telah diberikan
menunjukkan bahwa tidak
banyak kritikan yang
didapatkan dari pasien 0,3 3 0,9
(92,3%)
(2) Penggunaan MAKP ini
memberikan dampak
penurunan lama rawat inap 0,2 3 0,6
pasien (53,8%)

TOTAL 0,2 3 0,6


No Analisa Swot Seruni Rating Seruni Bt x
Bt Rating
1 3,3
WEAKNESS
(1) Model MAKP modular yang 0,4 4 1,6
diterapkan di ruangan belum
dapat optimal dikarenakan
berdasarkan hasil wawancara
didapatkan hasil bahwa
jumlah tenaga perawat belum 0,6 3 1,8
sesuai dengan rumus douglas.
Sehingga terjadi peran ganda
dan tidak sesuai dengan peran
dalam MAKP primer 1 3,4
(modifikasi)
S-W = 3,3-3,4 =
-0,1

TOTAL
2. External factor (EFAS)
OPPORTUNITY
(1) Terdapat mahasiswa yang 0,5 3 1,5
praktik profesi manajemen
yang mengelola klien
kelolaan sehingga dapat
bekerjasama dengan
perawat pelaksana atau
perawat primer untuk
melaporkan kondisi klien
pada saat itu.
0,5 3 1,5
TOTAL

1 3
THREATENED
(1) Adanya tuntutan yang lebih
tinggi dari masyarakat 0,3 2 0,6
untuk mendapatkan
pelayanan keperawatan yang 0,4 2 0,8
profesional.
(2) Hukum dan peraturan
tentang profesionalisme
perawat semakin banyak. 1 2,4
TOTAL O-T = 3-2,4= 0,6
No Analisa Swot Seruni Rating Seruni Bt x
Bt Rating

TIMBANG TERIMA
1. Internal factor (IFAS)
STRENGTH
(1) Timbang terima selalu 0,3 4 1,2
dilakukan dalam setiap
pergantian shift yaitu pagi,
sore, dan malam.
(2) Kepala ruangan memimpin 0,2 3 0,6
kegiatan timbang terima
setiap pagi dan siang.
(3) Adanya laporan jaga setiap 0,1 2 0,2
shift dan isi pelaporan
menggunkan prinsip SBAR 0,3 2 0,6
(4) Ada interaksi dengan pasien
saat timbang terima
berlangsung. 1 2,8
TOTAL
WEAKNESS
(1) Tidak ada masalah 1 2 2

TOTAL

1 2
S-W= 2,8-2
= 0,8
2. External Factor (EFAS)
OPPORTUNITY
(1) Adanya mahasiswa S1 0,5 4 2,0
keperawatan yang praktik
manajemen keperawatan.
(2) Adanya kerja sama yang 0,5 3 1,5
baik antara mahasiswa S1
Keperawatan yang praktik
dengan perawat ruangan.
TOTAL 1 3,5
THREATENED
(1) Keluarga pasien memiliki 0,6 3 1,8
kepercayaan yang tinggi
kepada perawat sehingga
menuntut perawat untuk
memberikan pelayanan
keperawatan yang
profesional
(2) Meningkatnya kesadaran 0,4 3 1,2
masyarakat tentang
tanggung jawab dan
tanggung gugat perawat
No Analisa Swot Seruni Rating Seruni Bt x
Bt Rating
sebagai pemberian asuhan 1 3
keperawatan. O-T= 3,5-3= 0,5
TOTAL

PENERIMAAN PASIEN BARU


1. Internal Factor (IFAS)
STRENGTH
(1) 100% perawat memahami 0,3 3 0,9
proses penerimaan pasien
baru. 0,3 3 0,9
(2) 100 % perawat setelah selesai
melakukan Penerimaan
Pasien Baru melakukan
pendokumentasian. 0,1 3 0,3
(3) 100% Kepala
Ruangan/Penanggung Jawab 1 3
shift memberitahu bahwa
akan ada pasien baru.

TOTAL
WEAKNESS
(1) Terda 0,5 2 1,0
pat beberapa perawat yang
mengatakan bahawa belum
ada pembagian tugas yang
jelas tentang penerimaan
pasien baru (23,1%) 0,5 3 1,5
(2) Pengg
unaan media untuk 1 S-W= 3,3-2,5=
pengenalan ruangan dan 0,8
penerimaan pasien baru
belum optimal (7,7%)
TOTAL
2. External Factor (EFAS)
OPPORTUNITY
(1) Adanya mahasiswa S1 1 3 3
keperawatan yang
melakukan praktik
manajemen.
1 3
TOTAL
THREATENED
(1) Tuntutan yang tinggi dari 0,5 3 1,5
masyarakat dalam
pelayanan keperawatan
profesional
(2) Keluarga pasien tidak patuh 0,5 2 1,5
No Analisa Swot Seruni Rating Seruni Bt x
Bt Rating
terhadap peraturan rumah
sakit berkaitan berlaitan
dengan jumlah dan jam 1 2,5
berkunjung O-T= 3-2,5= 0,5
TOTAL

SENTRALISASI OBAT
1.
STRENGTH
(1) Tersedianya ruangan khusus 0,4 4 1,6
dalam sentralisasi obat
(2) Penerapan system UDD 0,2 3 0,6
(Unit Dose Dispensing)
(3) Ada lembar 0,1 2
pendokumentasian obat 0,2
(oral dan parenteral) yang
diterima di setiap status
pasien (medication chart). 0,1 3 0,3
(4) Sudah ada format
persetujuan sentralisasi obat
antara perawat dengan 0,1 2 0,4
pasien/keluarga pasien.
(5) Tersedianya etiket pada 0,1
obat-obat pasien.

TOTAL 1 3,1
WEAKNESS
(1) Tidak 1 2 1
ada masalah
TOTAL
1 2 2

1 S-W= 3,1-2=1,1
1 External Factor (EFAS)
OPPORTUNITY
(1) Adanya optimalisasi 1 3 1,5
pelayanan keperawatan
terkait penggunaan
sentralisasi obat

TOTAL 2 1

1 2,5
THREATENED
(1) Adanya tuntutan pasien 1 2 1
untuk mendapatkan
No Analisa Swot Seruni Rating Seruni Bt x
Bt Rating
pelayanan yang profesional.
TOTAL 1 2 2

2,5
O-T= 2,5-2= 0,5
RONDE KEPERAWATAN
1.
STRENGTH
(1) Sebanyak 13 perawat 0,5 3 1,5
(100%) yang menjadi
responden mengerti adanya
ronde keperawatan, namun
pada penggunaanya di 0,3 4 1,2
ruangan ini menggunakan
diskusi refleksi kasus

0,2 3 0,6
TOTAL

1 3,8
WEAKNESS
(1) Belum dibentuknya tim
dalam pelaksanaan ronde 0,5 4 2
keperawatan (diskusi
refleksi kasus) (23,1%)
(2) Keluarga tidak dilibatkan 0,5 4 2
dalam prosesronde
keperawatan (diskusi
refleksi kasus) (76,9%)
1 4
TOTAL S-W= 3,8-4
= - 0,2
2.
OPPORTUNITY
(1) Adanya mahasiswa praktik 0,5 4 2
manajemen yang akan
menerapkan ronde
keperawatan dan diskusi
refleksi kasus. 0,5 3 1,5
(2) Adanya kesempatan dari
kepala ruangan untuk
mengadakan ronde
keperawatan dan diskusi
refleksi kasus. 1 3,5
TOTAL
No Analisa Swot Seruni Rating Seruni Bt x
Bt Rating
THREATENED
(1) Adanya tuntutan yang lebih 0,5 3 1,5
tinggi dari pasien dan
keluarga untuk
mendapatkan pelayanan
keperawatan yang 0,5 3 1,5
profesional.
(2) Meningkatnya kesadaran
pasien dan keluarga tentang
tanggung jawab dan
tanggung gugat perawat 1 3
sebagai pemberi asuhan O-T= 3,5-3= -0,5
keperawatan.
TOTAL
SUPERVISI
1. Internal Factor (IFAS)
STRENGTH
(1) Perawat sudah mengerti 0,1 3 0,3
tentang pelaksanaan
supervisi 0,3 4 1,2
(2) 92,3% perawat mengatakan
terdapat format baku 0,3 3 0,9
supervisi
(3) 100% perawat sudah pernah 0,3 4 1,2
dilakukan supervisi

TOTAL 1 3,6
WEAKNESS
1) Tidak ada masalah 1 2 2,0

TOTAL

1 2,0
S-W= 3.6-2.0=
1,6
2. External Factor (EFAS)
OPPORTUNITY
(1) Hasil supervisi keperawatan 0,6 3 1,8
dapat digunakan sebagai
pedoman untuk menilai
kinerja perawat.
(2) Dengan danya supervisi 0,4 2 0,8
dapat meningkatkan kinerja
dari perawat
TOTAL

1 2,6
THREATENED
No Analisa Swot Seruni Rating Seruni Bt x
Bt Rating
(1) Tuntutan klien sebagai 1 2 2
konsumen untuk
mendapatkan pelayanan
yang profesional setiap saat
TOTAL 1 2
0-T=2,6-2= 0,6
DISCHARGE PLANNING
1. Internal Factor (IFAS)
STRENGTH
(1) Adanya kemauan untuk 0,3 4 1,2
memberikan pendidikan
kesehatan kepada pasien dan
keluarga pasien.
(2) Discharge planning yang 0,3 3 0,9
dilakukan saat pasien
pertama kali masuk yaitu
informasi mengenai
penyakitnya, tindakan medis
yang akan dilakukan,
rehabilitasi, penjelasan
komplikasi yang mungkin
terjadi, dan informasi
pengobatan dan sudah
terdokumentasikan di rekam
medis pasien. 0,4 3 1,2
(3) Adanya format dicharge
planning yang berisi jadwal
pasien kontrol, obat-obatan
pasien, aturan diet dan hasil
laboratorium serta foto-foto 1 3,3
(73,4%).
TOTAL
WEAKNESS
(1) Discharge planning belum 1 3 3
dilakukan secara optimal
dikarenakan tidak adanya
media yang mendukung
kegiatan (26,6%)

TOTAL
1 3
S-W=3,3-3=0,3
2. Eksternal Factor (EFAS)
OPPORTUNITY
(1) Adanya mahasiswa S1 yang 0,5 4 2
melaksanakan praktik
manajemen dan kerja sama
No Analisa Swot Seruni Rating Seruni Bt x
Bt Rating
yang baik antara mahasiswa
dan perawat klinik.
(2) Kemauan pasien dan 0,5 3 1,5
keluarga terhadap anjuran
perawat.
(3) 1 3,5
TOTAL
THREATENED
(1) Masyarakat semakin sadar 0,5 3 1,5
akan pentingnya kesehatan.
(2) Tuntutan yang tinggi dari 0,5 3 1,5
masyarakat untuk
melaksanakan pelayanan
keperawatan yang
profesional. 1 3
TOTAL O-T=3,5-3=0,5

DOKUMENTASI
KEPERAWATAN
1. Internal Factor (IFAS)
STRENGTH
(1) Tersedianya sarana dan 0,3 3 0,9
prasarana dokumentasi
untuk tenaga kesehatan
(sarana administrasi
penunjang). 0,3 4 1,2
(2) Penggunaan sistem
pendokumentasian SBAR
dan SOAPI. 0,2 3 0,6
(3) Format pendokumentasian
dengan model integration
sheet. 0,2 2 0,4
(4) Adanya kesadaran perawat
tentang tanggung jawab dan
tanggung gugat. 1 3,1
TOTAL
WEAKNESS
(1) Kerapian dalam merawat 0,5 2 1
rekam medik pasien
(2) Kelengkapan barcode pasien 0,5 2 1

1 2
TOTAL
S-W=3,1-2=1,1
External Factor (EFAS)
OPPORTUNITY
(1) Kerjasama yang baik antara 1 3 1,2
perawat dan mahasiswa
No Analisa Swot Seruni Rating Seruni Bt x
Bt Rating
sehingga dapat membantu
kinerja perawat dalam
kelengkapan
pendokumentasian pasien

TOTAL 1 3
THREATENED
(1) Tingkat kesadaran 0,6 3 1,8
masyarakat (pasien dan
keluarga) akan
tanggungjawab dan
tanggung gugat. 0,4 2 0,8
(2) Tuntutan yang tinggi dari
akreditasi rumah sakit
dalam pendokumentasian

1 2,6
TOTAL O-T= 3-2,6
= 0,4

4 M4 (MONEY)
1. Internal Factor (IFAS)
STRENGTH
(1) Penggajian pegawai sesuai 1 4 4
dengan taraf UMR
Surabaya.
1 4
TOTAL
WEAKNESS
Tidak ditemukan masalah 1 3 3

TOTAL 1 S-W = 4-3 = 1


2. External Factor (EFAS)
OPPORTUNITY
(1) Merupakan rumah sakit
rujukan tipe A di wilayah 1 4 4
Jawa timur.

TOTAL 1 4
THREATENED
(1) Tuntutan yang tinggi dari
masyarakat untuk 1 3 3
mendapatkan pelayanan
kesehatan yang murah dan
tetap berkualitas.

TOTAL 1 3
No Analisa Swot Seruni Rating Seruni Bt x
Bt Rating

O-T= 4-3= 1

5. M5 (MUTU)
STRENGTH
1) Penggunaan komunikasi SBAR 0,3 2 0,6
sudah diterapkan secara
optimal 0,3 4 1,2
2) Angka kejadian infeksi (ILO,
plebitis, ISK) dalam bulan
Januari – Februari
menunjukkan angka 0% 0,4 3 1,2
3) Rata-rata BOR Ruangan
Seruni B adalah pada bulan
November 2019 (68,78%),
Desember 2019 (72,75%) dan
Januari 2020 (73,25%) Dengan
total kapasitas ruangan Seruni
B sebanyak 24 bed.
1 3,0
TOTAL
WEAKNESS
1) Adanya penurunan kepatuhan 0,2 3 0,6
petugas kesehatan (perawat)
dalam mengobservasi
kejadian resiko jatuh pada
bulan Januari dan Februari
2020 sebesar 4,06%
2) Adanya penurunan kepatuhan 0,3 2 0,6
petugas kesehatan (perawat)
dalam mengobservasi keluhan
nyeri klien pada bulan 0,3 2 0,6
Januari dan Februari 2020
sebesar 2,8%
3) Kepatuhan petugas kesehatan
dalam melaukan five moment
cuci tangan masih rendah
(65%) pada bulan februari 0,2 3 0,6
2020.
4) Sebagai tempat praktek
mahasiswa baik D3 dan S1
profesi 1 2,4
5) S-W = 3,0 – 2,4
= 0,6
No Analisa Swot Seruni Rating Seruni Bt x
Bt Rating
TOTAL

1. Eksternal Faktor (EFAS)


OPPORTUNITY
1) Adanya peningkatan penilaian 1 3 3
terhadap komponen mutu
yang lain

TOTAL 1 3
THREATENED
(1) Adanya peningkatan standar 0,5 3 1,5
masyarakat yang harus
dipenuhi
(2) Sebagai RS rujukan utama
bagian Indonesia Timur, 0,5 2 1
sehingga pasien melebihi
kapasitas ruangan dan SDM
yang ada

TOTAL 1 2,5
O-T= 3-2,5= 0,5
Gambar 2.1 Diagram Layang

Keterangan:
M1 : Man (-0.2 , 0.2)
M2 : Material (0.6 , 0.7)
M4 : Money (0.6 , 0.3)
M5 : Mutu (0.6 , 0.5)
TT : Timbang Terima (0.8 , 0.5)
PPB : Penerimaan Pasien Baru (0.8 , 0.5)
SO : Sentralisasi Obat (3.1 , 0.5)
DRK : Diskusi Refleksi Kasus (-0.2 , -0.5)
SV : Supervisi (1.6 , 0.6)
DP : Discharge Planning (0.3 , 0.5)
D : Dokumentasi (1.1 , 0.4)