Anda di halaman 1dari 12

1. Bacalah kalimat resensi berikut dengan seksama!

Banyak buku lain yang memuat tulisan para anggota Forum Lingkar Pena (FLP), baik di pusat maupun di
daerah-daerah. Buku ini bahasanya halus dan lancar. Pengarang berdakwah lewat cerita. Kekuatan
visinya jelas. Yusakh Ananda, seorang yang sudah renta, tetapi masih setia menulis sambil berjualan di
kantin sekolah, akan menerima seluruh royalti buku yang diterima para penulis sebagai sebuah dedikasi
untuknya.

Dalam resensi tersebut, keunggulan buku dijelaskan dalam kalimat …

A. Yusakh Ananda merupakan penulis renta yang tetap berkarya sambil berjualan di kantin sekolah.

B. Bahasa yang digunakan halus dan lancar, kekuatan visi cerita disampaikan melalui dakwah.

C. Para penulis yang tergabung dalam Forum Lingkar Pena telah membuat banyak buku di pusat dan
daerah.

D. Seluruh royalti yang diterima penulis anggota FLP akan disumbangkan kepada Yusakh Annada.

E. Para penulis anggota FLP sangat peduli terhadap pemakaian bahasa yang halus dalam karya mereka.

2. Bacalah kutipan esai berikut dengan seksama!

Beberapa tahun belakangan ini kesenjangan di Indonesia cenderung naik. Kesenjangan tersebut terlihat
dengan adanya berbagai perubahan di negeri ini. Pertama, adanya peningkatan kesenjangan pemilikan
lahan dalam sektor pertanian. Kedua, adanya kesenjangan akses untuk bergabung dalam aktivitas
ekonomi sebagai sumber pendapatan. Misalnya saja di sektor pertanian, banyak petani kecil yang
merasa kesulitan untuk mendapatkan kredit. Ketiga, adanya kesenjangan untuk mendapatkan akses
pelayanan dasar bagi masyarakat, contohnya seperti mendapatkan pendidikan dan kesehatan.

Hal yang diungkapkan dalam esai di atas adalah …

A. Kesenjangan merupakan salah satu pokok persoalan ekonomi kita akhir-akhir ini.

B. Pendidikan dan kesehatan semakin tidak dijangkau oleh petani.

C. Petani kecil selalu mendapatkan kesulitan untuk memperoleh kredit dari pemerintah.

D. Kesenjangan yang terjadi antara petani dengan pemerintah Indonesia.


E. Petani semakin sulit hidupnya sehingga lahan pertaniannya semakin menipis.

3. Bacalah kutipan esai berikut dengan seksama!

Antibiotik merupakan substansi yang dihasilkan organisme hidup yang dalam konsentrasi rendah dapat
membunuh organisme lain nya. Dengan kata lain, antibiotik adalah obat yang berfungsi untuk
menanggulangi infeksi bakteri. Antibiotik memiliki peran yang sangat penting untuk melindungi tubuh
dari penyakit karena infeksi bakteri dapat menyerang di bagian tubuh mana pun. Jika infeksi bakteri
sampai menyerang otak, maka akan menjadi penyakit meningitis, sedangkan jika terkena paru-paru,
maka akan menjadi penyakit bronkitis.

Hal yang diungkapkan dalam kutipan esai tersebut adalah …

A. Infeksi yang mengenai paru-paru manusia

B. Infeksi yang menyerang otak manusia

C. Kegunaan antibiotik bagi tubuh manusia

D. Antibiotik yang diproduksi dari tumbuhan tingkat tinggi

E. Infeksi bakteri yang menyerang bagian tubuh tertentu

4. Cermati penjelasan berikut!

Para penyair jujur dalam mengungkapkan realita kehidupan. Namun, kejujuran tersebut hanyalah
pantulan untuk orang lain semata. Seperti dalam puisi MAJOI karya Taufik Ismail. Jujur saja apakah
pengarang telah mengumpulkan fakta? Bagaimana jika kata “aku” dalam puisi tersebut digunakan kata
“kita” agar terdegar lebih faktual.

Kalimat kritik yang sesuai dengan isi penjelasan di atas adalah …

A. Dalam puisi MAJOI, Taufik Ismail sebaiknya menggunakan kata ganti “kita”.

B. Menciptakan karya sastra yang bernilai dan bermutu tidaklah mudah.


C. Menjadi seorang penyair berarti harus berani mengungkapkan fakta kehidupan.

D. Puisi MAJOI salah satu puisi pemberani untuk mengungkapkan fakta.

E. Ungkapan sindiran dalam sebuah karya puisi dirasakan paling tepat.

5. Cermati penjelasan buku sastra berikut!

Kalimat pembuka cerpen “Dadu” diikuti oleh kalimat-kalimat lain yang bernasib sama. Puitis, imajinatif,
dan berlarut-larut dalam majas. Akibatnya, cerpen agak panjang karya Nirwan Dewanto ini terbata-bata
dalam membentuk cerita. Padahal, di situ ada cerita. Sebuah interpretasi ulang dari kisah Mahabarata
dan Ramayana. Pasalnya, uraian Nirwan gagal menampilkan kejernihan peristiwa. Ada kabul tebal pada
tiap kalimat Nirwan. Kabut yang menutupi peristiwa.

Kalimat kritik yang sesuai dengan penjelasan tersebut adalah …

A. Cerpen “Dadu” sedikit kurang menarik karena banyak menggunakan kalimat yang puitis, imajinatif,
dan bermajas.

B. Kalimat-kalimat yang ditampilkan dalam cerpen “Dadu” karya Nirwan Dewanto ini berbelit-belit
sehingga tidak menarik.

C. Kalimat yang berlarut-larut dengan majas dalam cerpen “Dadu” karya Nirwan Dewanto membuat
cerita menjadi indah.

D. Cerpen “Dadu” karya Nirwan Dewanto mengandung kabut tebal berupa majas, tetapi peristiwa yang
disajikan menjadi jelas sehingga menjadikan suatu karya yang menarik.

E. Kalimat pembuka cerpen “Dadu” diikuti kalimat-kalimat puitis, imajinatif, dan berlarut-larut dengan
majas yang berakibat cerpen agak panjang dan terbata-bata dalam membentuk cerita.

6. Bacalah penjelasan novel berikut dengan seksama!

Dalam novel Tahta Mahamer karya Azzura Dayana ini, saya sangat menyukai narasi perjalanan, narasi
pendakian Semeru, kutipan-kutipan lirik lagu dan nasyid untuk Tanjung Bira. Sudut pandang yang
digunakan pengarang pun merupakan sudut pandang kesukaan saya, yaitu sudut pandang orang
pertama, bergantian untuk setiap tokoh. Memberikan banyak wawasan serta tema yang sangat
menghibur. Hanya saja, saya agak kurang suka dengan penggunaan bahasa “gue” dalam narasi yang
diperuntukkan bagi Mareta.
Kalimat resensi yang mengungkapkan kelemahan sesuai dengan penjelasan tersebut adalah …

A. Bahasa yang digunakan dalam novel Tahta Mahamer karya Azzura Dayana ini adalah bahasa
keseharian yang kurang baik.

B. Novel Tahta Mahamer karya Azzura Dayana ini menggunakan kata “gue” kepada lawan bicara
membuat situasi santai.

C. Sudut pandang orang pertama “aku” dalam Tahta Mahamer karya Azzura Dayana ini dalam setiap
tokohnya kurang pas.

D. Penggunaan kata “gue” yang ditujukan kepada tokoh Mareta dalam novel Tahta Mahamer karya
Azzura Dayana ini kurang cocok.

E. Penjelasan narasi pada novel Tahta Mahamer karya Azzura Dayana ini menarik, namun sedikit kurang
pas dalam menggunakan bahasa.
Kunci Jawaban:

1. B

2. A

3. C

4. C

5. E

6. D

Materi terkait resensi, esai, dan kritik ini merupakan salah satu materi kisi – kisi UN Bahasa Indonesia.
Oleh karena itu, penting bagi teman – teman untuk sering berlatih mengerjakan soal terkait materi
tersebut. Smeoga bermanfaat
1.Pemerintah akan memantau harga – harga kebutuhan bahan pokok di pasaran pada saat menjelang
dan selama bulan ramadhan. Hal ini dilakukan untuk mencegah tindakan – tindakan nakal para
pedagang yang menjual dengan harga yang sangat tinggi. Jika harga bahan pokok di pasaran melonjak,
maka pemerintah akan bertindak dengan melakukan operasi pasar.

Kalimat kritik yang tepat pada isi paragraf di atas adalah ?

a. Pemerintah seharusnya memantau harga barang pokok tidak hanya selama bulan Ramadhan

b. Pemerintah harus menurunkan harga bahan pokok selama bulan ramadhan

c. Pemerintah seharusnya menindak para pedagang yang berlaku curang

d. Pemerintah harus mengadakan operasi pasar salama bulan Ramadhan

2. Pemerintah akan menunggu turunnya harga minyak mentah dunia sampai Maret 2009. Keputusan
menunggu ini dilakukan sebelum memutuskan harga premium dan solar yang dilepas sesuai harga
pasar. Jika harga minyak pada saatnya tetap rendah, pemerintah segera melepas harga premium dan
solar.

Kritikan terhadap isi paragraf tersebut adalah ...

A. Pemerintah hendaknya menunggu bulan Maret

B. Pemerintah hendaknya segera melepas harga

C. Pemerintah hendaknya tidak melepas premium dan solar.

D. Pemerintah hendaknya tidak terlalu lama dalam mengambil keputusan.

E. Pemerintah hendaknya segera menurunkan harga

3. Kalimat yang merupakan kritik adalah ....

a. Santi anak yang sangat baik.

b. Maya selalu sukses dalam pelajaran

c. Endah anak yang rajin belajar.

d. Seharusnya kamu rajin belajar.

e. Belajarlah dengan tekun


4. Pemerintah ingin tetap konsekuen menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Bila harga BBM di
tingkat internasional menurun, pemerintah baru akan mengambil kebijakan menurunkan harga BBM
bersubsidi di dalam negeri sesuai tingkat yang wajar. Langkah ini ditempuh untuk meringankan beban
masyarakat.

Kritik terhadap isi paragraf tersebut adalah ...

a. Sudah kewajiban pemerintah untuk menurunkan harga.

b. Pemerintah harus konsekuen menurunkan harga.

c. Pemerintah tak perlu menunggu untuk menurunkan harga

d. Sudah sewajarnya pemerintah menurunkan harga

e. Pemerintah harus cepat mengambil tindakan

5. Cermati teks berikut!

Dokter Sukartono yang beristrikan Sumartini, rumah tangganya dilanda krisis. Keduanya sudah tidak ada
lagi komunikasi yang baik. Tini seorang wanita cantik, lincah, sibuk dengan keorganisasiannya.
Sedangkan Tono sebagai dokter sibuk mengurusi pasiennya. Bila Tono pulang ke rumah, tidak pernah
mendapatkan sambutan ramah dan istrinya (Tini). Tono menuduh Tini sebagai seorang istri yang tidak
setia, Tini dianggap angkuh, tidak mau menuruti perintah suami. Keduanya sama-sama egois tidak ada
yang mau mengalah.

Kalimat kritik yang sesuai dengan penjelasan tersebut adalah....

a. Cerita ini tidak lagi sesuai dengan perkembangan zaman, karena dalam rumah tangga yang
harmonis harus ada saling pengertian.

b. Tema cerita berkisar krisis sosial manusia golongan intelektual yaitu seorang dokter tidak dapat
mengatasi kehidupan rumah tangganya.

c. Pelukisan ceritanya sedemikian realistis cenderung kepada ekspresionisme, ini terlihat pada
pelukisan keadaan secara blak-blakan antara tokoh Tono dan Tini.

d. Dalam novel ini dijelaskan bagaimana sikap tokoh aku yang selalu berusaha mencintai istrinya
dengan baik, lemah lembut, sabar.

e. Seharusnya kaum intelektual memberikan contoh yang baik kepada generasi muda bukan
memberikan contoh yang negatif.
6. Siapa yang tidak ingin bekerja? Orang tua membiayai anaknya sekolah sampai tingkat tinggi, bahkan
kalau mampu, hingga bertitel profesor doktor. Tujuannya agar dapat bekerja dan mencari nafkah. Akan
tetapi, jika si anak sekolahnya gagal, orang tua pasti marah dan kecewa. Bukankah orang tua rela
membiayai pendidikan agar anaknya hidup bahagia?

Hal yang diungkapkan dalam kutipan esai tersebut adalah....

a. Para orang tua menginginkan anak mereka bersekolah agar mudah mendapat pekerjaan.

b. Orang tua pasti marah dan kecewa jika anaknya gagal sekolah.

c. Setiap orang tua pasti ingin anaknya bersekolah dan bertitel.

d. Orang tua rela membiayai pendidikan anaknya agar mencapai gelar yang tinggi.

e. Salah satu upaya untuk mencapai kebahagiaan dengan bersekolah dan bekerja.

7. Bacalah petikan esai berikut ! Pasca maraknya sajak – sajak sosial , sejak awal tahun 2000 hingga kini ,
perpuisian Indonesia kembali pada kemerdekaan masing – masing penyair dalam mencipta . Gaya dan
tema sajak – sajak Indonesia mutakhir , seperti dapat kita amati pada rubrik sastra surat kabar ,
majalah , jurnal puisi serta sebagai kumpulan antologi puisi kembali beragam . Heterogenitas tema dan
gaya pengucapan kembali mewarnai perpuisian Indonesia Akhir – akhir ini muncul sajak – sajak naratif
yang panjang , seperti banyak dimuat di harian umum . Tetapi sajak – sajak pendek juga tetap muncul di
rubik – rubik sastra . selain itu , masih ada kesan yang kuat bahwa tradisi perpuisian Indonesia mutakhir
kembali terperangkap dalam orientasi kuantitatif , seperti yang diungkap Budi Darma ketika melihat
maraknya buku – buku antologi puisi yang diterbitkan oleh komunitas sastra di tanah air sejak awal 1990
– an .

Kesimpulan teks esai di atas adalah ...

a. Kebebasan gaya dan keberagaman tema puisi Indonesia mutakhir .

b. Sajak- sajak naratif yang panjang mewarnai dunia perpuisian Indonesia saat ini

c. Antologi puisi semakin marak di Indonesia

d. Awal tahun 2000 hingga kini dunia perpuisian mengalami perubahan tren

e. Heterogenitas tema dan gaya cerita mewarnai perpuisian Indonesia.

8. Cermatilah kutipan esai berikut!


Membaca cerita-cerita yang ditulis oleh Hary B. Koriun, kita pasti akan menemukan gaya penulisan dan
tema yang khas. Baik dalam cerita pendek maupun novel, tema kepenulisan Hary tidak jauh dari
persoalan asmara yang dikerucutkan lagi kepada kesetiaan. Bukan tema perselingkuhan yang kini
banyak disergap beberapa novelis terkemuka. Namun karena arus cerita mengalir dengan indah maka
pembaca akan menemukan kekuatan narasi, sehingga pembaca akan terbuai dengan menjelajahi alinea
demi alinea. Satu hal lagi yang akhir-akhir ini mewarnai cerita-cerita Hary, adalah persoalan lingkungan,
terutama hutan dan sungai.

Masalah yang diungkapkan dalam esai tersebut adalah…

a. Tema penulisan Hary berkisar pada persoalan Asmara, kesetiaan atau perselingkuhan yang sedang
yang sedang marak digandrungi para penulis terkemuka.

b. Cerita yang ditulis oleh Hary B. Koriun, memiliki gaya penulisan dan tema yang khas dan disukai
berbagai kalangan, terutama dalam sajiannya.

c. Bila cerita mengalir dengan indah maka pembaca akan menemukan kekuatan narasi.

d. Kepenulisan Hari B. Koriun berkisar pada persoalan asmara baik dalam cerita pendek maupun novel
dan persoalan lingkungan.

e. Yang penting, akhir-akhir ini yang mewarnai cerita-cerita Hary adalah persoalan lingkungan terutama
hutan, sungai, dan sebagainya.

9. Bacalah kutipan esai berikut dengan saksama!

Antibiotik merupakan substansi yang dihasilkan organisme hidup yang dalam konsentrasi rendah dapat
membunuh organisme lainnya, Secara sederhana, antibiotik adalah obat untuk menanggulangi infeksi
bakteri. Antibiotik ini sangat penting karena infeksi bakteri dapat menyerang di bagian tubuh mana pun.
Apabila infeksi ini menyerang otak, akan menjadi meningitis, terkena paru-paru, dan akan menjadi
bronkitis.

Hal yang diungkapkan dalam kutipan esai tersebut adalah . . . .

a. infeksi yang menyerang otak manusia

b. infeksi yang mengenai paru-paru manusia

c. kegunaan antibiotik bagi tubuh manusia

d. infeksi bakteri yang menyerang bagian tubuh tertentu

e. antibiotik yang diproduksi dari tumbuhan tingkat tinggi


10. Esai yang dapat melukiskan subjek atau objek apa saja yang dapat menarik perhatian pengarang.

Tipe esai jenis ini yaitu…

a. Esai deskriptif

b. Esai tajuk

c. Esai cukilan watak

d. Esai kritik

e. Esai pribadi

11. Cermatilah kutipan cerpen berikut!

Akulah Jibril, yang angin adalah aku, yang embun adalah aku, yang asap adalah aku, yang gemerisik
adalah aku, yang menghantarkan panas dan angin. Aku mengirimkan kesejukan, pikiiran segar yang
mengajak giat belajar. Aku adalah yang menyodorkan keheranan dan sekaligus jawaban. Aku di kebuun
rimbun, aku di padang pasir, aku di laut, aku di gunung, aku di udara, kukirimkan laying-layangku
kepadamu, kepada kalian… (Mereka Toh Tidak Mungkin Menjaring Malaikat: Danarto)

Kalimat kritik yang sesuai dengan isi kutipan cerpen tersebut adalah ….

A. Danarto dikenal sebagai penulis cerpen yang religius, tercermin dalam tokoh cerpen yang telah
ditulisnya.

B. Menuntut pembaca harus lebih cermat untuk memahami isi cerita karena banyak menggunakan
kata-kata lambing.

C. Penggunaan kalimat-kalimat yang unik membuat cerpen ini diminati pembacanya.

D. Cerpen Danarto pada umumnya beraliran religius sesuai dengan latar belakang pendidikan beliau.

E. Penggunaan kalimat yang sederhana memudahkan pembaca untuk memahami isi cerpen.

12. Bacalah kuitpan esai berikut ini dengan cermat!

Perlu sekali kita mengembangkan apa yang disebut sebagai sastra kontekstual. Dalam jenis sastra ini,
para sastrawan sadar benar bahwa dia mencipta untuk kelompok konsumen tertentu. Dia tidak
berpotensi bahwa karya sastranya akan dinikmati oleh seluruh umat manusia, karena dia sadar dia
bukan seorang superman yang dapat terbang keluar dari kenyataan konteks sejarah. Dia tidak kecewa
kalau dia tidak berhasil memenangkan hadiah Nobel.

Hal yang diungkapkan dalam kutipan esai adalah

A. Sastra kontekstual adalah jenis sastra tertentu

B. Sastra kontekstual memiliki konsumen tertentu

C. Penulis sastra kontekstual bukanlah superman

D. Sastra kontekstual saat ini perlu dikembangkan

E. Penulis tidak kecewa bila tidak mendapat hadiah

13. Bacalah paragraf esai berikut!

Jika saya katakan penyair membebaskan diri dari kata-kata ialah sikap penyair yang tidak atau kurang
mengacuhkan kata-kata. Berbeda dengan kecermatan dan hiraunya Amir hamzah dan Chairil Anwar
terhadap kata-kata. Bebas dari kata-kata cenderung menyebabkan kata-kata menjadi kurang penting.
Penyair tidak lagi memedulikan apakah kata yang ditampilkannya itu terlalu denotatif, kurang puitis,
kurang imajinatif, berlebihan (kurang hemat), dan semacamnya. Ia bebas terhadap kata-kata....

Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf esai tersebut adalah....

A. Kata-kata sangat dipentingkan dalam proses kreatif pembuatan puisinya.

B. Kata-kata tidak lagi menjadi taruhan bagi kepenyairannya.

C. Penyair kurang cermat terhadap kata-kata atau daya seleksinya kurang.

D. Penyair cenderung menulis prosa dalam puisinya.

E. Puisi yang dihasilkan penyair disebut puisi kontemporer.

14.

Pemerintah ingin tetap konsekuen menyesuaikan harga bahan bakar minyak(BBM). Bila harga BBM di
tingkat internasional menurun, pemerintah baruakan mengambil kebijakan menurunkan harga BBM
bersubsidi di dalamnegeri sesuai tingkat yang wajar. Langkah ini ditempuh untuk meringankanbeban
masyarakat.

Kritik terhadap isi paragraf tersebut adalah ...

a. Sudah kewajiban pemerintah untuk menurunkan harga.

b. Pemerintah harus konsekuen menurunkan harga.

c. Pemerintah tak perlu menunggu untuk menurunkan harga.


d. Sudah sewajarnya pemerintah menurunkan harga.

e. Sudah saatnya pemerintah memakai harga BBM internasional.

15. Begitulah maka aku pun pernah jadi buah harap mereka. Buah cakap yang manisdidengar dari gadis
dan ibu-ibu di kampong. Tiap kali kalau kebetulan aku lewatdi muka rumah mereka, dari celahcelah
kerai menjeling beberapa mata jelita. Dan tak jarang aku dapat gangguan ibu-ibu yang suka menyindir.
Tapi, akuyang masih terlalu muda, tak mungkin sanggup memikirkan hal-hal yang sulit itu.Lagi pula
ayahku (pentolan Serikat Islamnya Tjokroaminoto yang tergolongprogresif) tak suka pada fiil macam itu.

Sumber : Djamil Suherman, “Jadi Santri”

Kalimat kritik yang sesuai dengan kutipan cerpen tersebut adalah…

a. Cerpen sulit dipahami karena bahasanya berbelit-belit dan mementingkankeindahan.

b. Penyajian konflik dalam cerita dilakukan secara tersirat, yaitu melalui pikiran-pikiran tokoh.

c. Cerpen itu kurang menarik karena menggunakan “akuan‟ yang jarang ditemukandalam cerita lain.

d. Cerpen tersebut sulit dipahami karena memakai kata progresif dan banyak kataasing lainnya.

e. Latar yang tidak jelas membuat cerpen tersebut tidak menarik si pembaca dantidak bermakna.