Anda di halaman 1dari 4

MANAJEMEN PROMOSI KESEHATAN

“FUNGSI – FUNGSI MANAJEMEN PROMOSI


KESEHATAN”

Oleh
Kelompok 7

Afifah Salsabila (186110731)


Dinda Wahyuni (186110740)
Reza Mahendra (186110759)
Sella Rahayu Saputri (186110763)
Vivi Muslinawati (186110767)

DOSEN PEMBIMBING :
John Amos, SKM, M.Kes

PRODI S1 TERAPAN PROMOSI KESEHATAN


JURUSAN PROMOSI KESEHATAN
POLTEKKES KEMENKES PADANG
TAHUN 2019

FUNGSI – FUNGSI MANAJEMEN PROMOSI KESEHATAN

1. PLANNING/PERENCANAAN
Perencanaan adalah memilih sebuah tujuan dan mengembangkan sebuah
strategi untuk mencapai tujuan tersebut. Perencanaan adalah fungsi yang
menentukan apa yang sebaiknya dikerjakan, untuk mencapai tujuan. Perencanaan
dilakukan disemua level (top, middle and supervisory). Perencanaan yang baik
dapat membantu organisasi mengarahkan semua sumber daya yang dimiliki untuk
mencapai tujuan dan dibuat dengan strategis terutama dalam pengambilan
keputusan dan meningkatkan kinerja.
Fungsi Perencanaan dalam Promosi Kesehatan :
a. Memusatkan perhatian pada tujuan promosi kesehatan yang ingin
dicapai. Perencanaan yang baik memungkinkan penggunaan sumber
daya yang efisien sehingga dapat menangani beberapa kegiatan secara
simultan dan memberikan kegiatan yang cukup pada masing-masing
kegiatan.
b. Mengurangi resiko ketidak pastian terhadap proses pelaksanaan
kegiatan promosi kesehatan. Organisasi yang kompleks dan lingkungan
yang kompleks dan lingkungan yang selalu berubah memerlukan
perencanaan yang baik karena semakin beragamnya persoalan yang
dihadapi dengan cara yang rasional seorang perencana dapat
mengurangi resiko ketidakpastian yang dihadapi.
c. Mencegah pemborosan sumberdaya dan mengoptimalkan
penggunaan sumber daya secara efektif dan efisien untuk mencapai
tujuan promosi kesehatan
d. Jangkauan promosi kesehatan lebih luas dan terorganisir dengan
baik
e. Mencegah terjadinya tumpang tindih dalam pelaksanaan
f. Menjadi dasar bagi pelaksanaan, pengawasan, pemantauan, dan
penilaian upaya promosi kesehatan. Dengan perencanaan
memungkinkan untuk mengukur keberhasilan pelaksaaan tugas dengan
cara membandingkan hasil dengan rencana. Dapat dikatakan bahwa
pelaksanaan proses manajemen yang efektif harus diawali dengan
perencanaan yang baik.

2. ORGANIZING/PENGORGANISASIAN
Pengorganisasian sangat penting dalam rangka mencapai tujuan organisasi
yang telah tertuang dalam fungsi perencanaan organisasi. Dalam pengorganisasian
ditentukan tugas yang dilakukan, siapa yang melakukan, bagaimana tugas tersebut
dikelola dan dikoordinasikan agar segala sesuatu sesuai fungsinya.
Pengorganisasian dibagi menjadi dua yaitu pengorganisasian manusia dan
pengorganisasian material yang mana pada staffing, manajer berusaha untuk
menemukan orang yang tepat untuk setiap pekerjaan yang tepat.
Fungsi pengorganisasian merupakan alat untuk memadukan (sinkronisasi)
dan mengatur semua kegiatan yang ada kaitannya dengan personil, finansial,
material, dan tata cara untuk mencapai tujuan organisasi yang telah disepakati
bersama organisasi bersifat statis wadah kerja sama sekelompok orang organisasi
bersifat dinamis proses kerjasama staf yang berisi uraian tugas untuk mencapai
tujuan.
Fungsi pengorganisasian dalam promosi kesehatan :
a. Menciptakan kerjasama yang lebih efisien
b. Mengembangkan kemampuan dan ketrampilan staf
c. Menumbuhkan rasa memilki dan menyukai pekerjaan
d. Mengusahakan suasana lingkungan kerja yang meningkatkan
motivasi dan kerja staf
e. Membuat berkembang secara dinamis

3. ACTUATING/DIRECTING/LEADING
Setelah staffing langkah selanjutnya adalah mendefinisikan tujuan, seorang
manajer harus menjelaskan kepada stafnya apa yang yang harus dikerjakan,
bagaimana cara mengerjakan sesuai kemapuannya. Pada directing ini mencakup
komunikasi, kepemimpinan, motivasi.

Kegiatan dalam Fungsi Pengarahan dan Implementasi :


a. Mengimplementasikan proses kepemimpinan, pembimbingan, dan
pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar dapat bekerja secara
efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan
b. Memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan
c. Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan

4. CONTROLLING/KONTROL
Kontrol diidentikan dengan pengawasan maupun pengendalian, karena
merupakan salah satu fungsi manajemen yang penting untuk memonitor aktivitas-
aktivitas organisasi serta memastikan apakah kinerja organisasi tersebut telah
sesuai dengan perencanaan atau mungkin diperlukan koreksi terhadap
penyimpangan yang terjadi. Kegiatan ini berupa monitoring dan evaluasi.

Fungsi Monitoring Fungsi Evaluasi


 Untuk mengadakan perbaikan  Untuk menunjukkan dampak
perubahan orientasi, atau desain daripada komunikasi kesehatan
 Untuk menentukan tingkat
dari system pelayanan, bila perlu
 Untuk menyesuaikan strategi adopsi perilakunya
 Untuk menentukan dampak
komunikasi dan pesan - pesannya
program terhadap status
bila dianggap perlu, berdasarkan
kesehatan
temuan - temuan dalam
monitoring