Anda di halaman 1dari 15

BAB I

PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang

Dalam kebutuhan sehari-hari banyak sekali aktivitas yang dijalani oleh setiap orang.
Dengan aktivitas yang semakin padat, membuat banyak orang membutuhkan asupan
makanan tambahan yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Masyarakat saat ini berusaha
mengkonsumsi makanan sehat harus menjadi kebiasaaan agar kesehatan badan terjaga. Salah
satu makanan sehat yang aman dikonsumsi adalah salad, baik salad sayuran atau buah-
buahan. Salad buah adalah makanan alternatif yang menyehatkan. Bahkan bisa mencegah
dan mengobati beberapa jenis penyakit. Sayuran dan buah dalam salad kaya akan nutrisi,
kandungan gizi, mengandung serat tinggi, juga mengandung berbagai vitamin dan mineral
yang sangat berguna bagi kesehatan tubuh.

Salad memberikan kepada tubuh begitu banyak serat yang pada gilirannya akan
menurunkan kolesterol dan mengurangi sembelit. Dengan hal tersebut, maka saya ingin
membuat usaha makanan sehat, yaitu usaha makanan “Salad buah” untuk dikembangkan
menjadi usaha besar agar masyarakat mendapatkan manfaat yang terkandung dalam berbagai
buah-buahan tersebut.

1.2. Rumusan Masalah


1. Bagaimana aspek finansial (berapa lama tingkat pengembalian modal) pada
pembukaan Kedai Salad Buah?
2. Apakah bisnis usaha untuk pembukaan kedai salad buah layak dijalankan atau tidak?
Untuk mengetahui kelayakan rencana investasi pada usaha ini, penelitian ini
menggunakan metode penganggaran modal diantaranya yang akan dilakukan oleh
dengan menggunakan metode Payback Period (PP), Net Present Value (NPV),
Internal Rate of Return (IRR), dan Profitability Index (PI).

1.3. Tujuan Penelitian


1. Untuk mengetahui lamanya tingkat pengembalian investasi pada bisnis Kedai Salad
Buah
2. Untuk mengetahui pembukaan Kedai Salad Buah layak dijalankan atau tidak
1.4. Manfaat Penelitian
a. Akademis
Bagi perguruan tinggi, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan
perbandingan dan referensi untuk penelitian selanjutnya juga dapat menambah khasanah
ilmu studi kelayakan bisnis.
b. Penulis
Dapat menambah ilmu dalam bidang wirausaha ataupun studi kelayakan bisnis.
Dan penulis dapat mengaplikasinyanya dalam kehidupan sehari-hari.
c. Praktisi
Dapat memberikan masukan kepada pengusaha untuk mengetahui tingkat
kelayakan usaha yang dijalankan guna menghindari kegagalan usaha yang dijalankan
dimasa datang.

1.5. Metode Penelitian


Metode penelitian yang dilakukan memiliki beberapa bagian antara lain adalah sebagai
berikut :

1.5.1. Objek Penelitian    


Objek penelitian pada penulisan ilmiah ini adalah pembukaan Kedai Salad
Buah yang berlokasikan di Surabaya, sebagai penelitian untuk mengetahui gambaran
usaha yang akan digunakan untuk perbandingan dalam menentukan kelayakan
investasi.
1.5.2. Data Variable
Data yang digunakan merupakan data primer dengan menggunakan data dari
komponen investasi berupa biaya-biaya, bentuk produksi, harga-harga, volume
penjualan dan estimasi penjualan. 
1.6. Alat Analisis
Dalam penulisan ilmiah ini alat analisis yang digunakan adalah:

1. Payback Period (PP)


2. Net Present Value (NPV)
3. Internal Rate of Return (IRR)
4. Profitability Index (PI)
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Aspek-Aspek
2.1.1. Aspek Pasar dan Pemasaran
Untuk mendirikan usaha mie ayam ini memerlukan beberapa hal yang menunjang untuk
berdiri dan berjalannya usaha Salad Buah ini.
a. Pasar Potensial
Target pasar dari Salad Buah adalah masyarakat di daerah sekitar dari
semua golongan baik anak-anak, remaja, dewasa maupun orang tua.
b. Harga
Bila dilihat dari harga, ini memberikan harga yang cukup terjangkau bagi
konsumennya.

c. Promosi
 Dengan memasang papan nama di depan tempat usaha.
 Dari mulut ke mulut yang dilakukan oleh konsumen yang pernah
mengkonsumsi.
 Menyebarkan brosur kepada masyarakat.
 Memasang iklan melalui media sosial.
d. Lokasi
Menjual di kedai Salad Buah yang termasuk lokasi strategis, karena
mempunyai letak lokasi di sebuah rumah yang padat penduduk. Sehingga
menjadi tempat yang pas untuk warga sekitar membelinya.
e. Pesaing
Diberbagai jenis usaha pasti mempunyai pesaing, begitu juga dengan
usaha Salad Buah. pesaing Salad Buah ini tidak memiliki arti yang signifikan
karena usaha yang sama tetapi jarak antara usaha Salad Buah ini dengan
pesaingnya cukup berjauhan.
2.1.2. Aspek Manajemen
Usaha Salad Buah memiliki struktur organisasi yang sangat sederhana, pada awal
berdirinya usaha Salad Buah ini semua kegiatan dilakukan oleh pemiliknya sendiri. Namun,
dengan adanya peningkatan usaha maka pada saat ini, Kedai Salad Buah telah
memperkerjakan tiga orang karyawan dengan keahlian yang sama atau setara.
2.1.3. Aspek Ekonomi dan Sosial
Pada aspek ini yaitu aspek ekonomi dan sosial dapat memberikan hasil yang positif
dengan cara melihat tingkat manfaat yang dihasilkan secara umum untuk daerah sekitar
lokasi pembukaan cabang baru Mie Pandawa. Sedangkan disisi lain dengan adanya kegiatan
usaha ini juga bisa dikatakan ikut serta dalam program pemerataan tenaga kerja pemerintah
meskipun dalam jumlah yang kecil dan dapat menggurangi pengangguran.
2.1.4. Aspek Keuangan
Berdasarkan informasi data yang telah diperoleh oleh penulis, berikut adalah data rencana
pembukaan investasi pada usaha Kedai Salad Buah. Untuk menganalisa investasi pada Kedai
Salad Buah mencoba menganalisa usaha tersebut dengan modal aliran investasi Kedai Salad
Buah. Dalam aspek ini akan dibahas mengenai:
2.1.5. Investasi Awal
Investasi awal dibutuhkan untuk memulai usaha Kedai Salad Buah akan
dijabarkan dalam tabel antara lain sebagai berikut :
Investasi Awal Kedai Salad Buah

Investasi Awal (pembukaan Kedai


Salad Buah) Jumlah biaya yang dikeluarkan
Kedai Rp. 18.000.000
Peralatan Rp. 2.000.000
   
Total Rp. 20.000.000

2.1.6. Aspek Produksi


1. Harga Pokok Penjualan
a. Bahan baku dan kemasan
Bahan                      Jumlah     Harga
Melon                      1 buah    Rp 15.000
Apel                         2 buah    Rp    8.000
Papaya                    1 kg         Rp    12.000
Bengkoang             ½ kg        Rp    5.000
Nanas                      1 buah     Rp    5.000
Susu putih              1 kaleng  Rp    7.500
Mayonase               2 bungkus   Rp    4.000
Keju                         ½ kg         Rp 10.000
Wadah gelas         1 bngks    Rp  8.500
Sendok plastik      1 bngks    Rp  5.000

Jumlah Total                            Rp  80.000


b. Biaya Tenaga Kerja 5 pegawai Rp 5.000.000
c. Biaya Overhead Pabrik (BOP)
Listrik 1 bulan Rp 115.000

Biaya Iklan Rp110.000


Biaya Sewa Rp2.000.000
Bop Lainnya Rp 200.000
Total Harga Pokok Penjualan Rp7.500.000
2. Laporan Laba Rugi Produksi salad buah
Harga jual                 : Rp 15.000/mangkok x 30 bungkus = Rp 450.000/hari =
Rp 13.500.000/bulan
b.  Keuntungan (Laba Bersih) = Harga Jual – HPP
Keuntungan (Laba Bersih) = Rp 13.500.000 – Rp7.500.000
Keuntungan (Laba Bersih) = Rp6.000.000/bulan atau Rp72.000.000/tahun
2.1.7. Depresiasi/Penyusutan
Alokasi sistematis jumlah yang dapat disusutkan dari suatu aset selama umur
manfaatnya atau satu konsekuensi akibat dari penggunaan aktiva tetap dimana aktiva
tetap akan cendrung mengalami penurunan fungsi. Kedai Salad Buah memperkirakan
nilai sisa sebesar 5.000.000 selama 5 tahun.
Depresiasi
Harga Perolehan – Nilai sisa
Umur Ekonomis
Kedai Salad Buah = Rp20.000.000 – Rp5.000.000            = Rp3.000.000
5 Tahun
Keterangan :

Harga perolehan = adalah harga beli ditambah biaya-biaya yang dikeluarkan


sampai dengan aktiva siap digunakan.

Nilai sisa = perkiraan nilai aktiva tetap setelah dipakai sesuai umur ekonomisnya.

Umur ekonomis = batas waktu penggunaan barang atau perkiraan usia barang.

*penyusutan menggunakan metode garis lurus

2.1.8. Laporan Arus Kas


Laporan arus kas merupakan laporan keuangan yang menunjukan jumlah
penerimaan dan pengeluaran yang lainnya berupa kas saja. Arus kas sangatdiperhatikan
untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaan yang sebenarnya karena seringkali
perusahaan yang tampak bagus apabila dilihat dari laporan laba ruginya ternyata
memiliki performa likuiditas yang buruk.

Tabel 2.1.8.
Laporan Arus Kas Perusahaan
Total
Laba Bersih Penyusutan Hasil Investasi
Periode (EAT) (Depresiasi) Baru (Proceed)
Tahun 1 Rp. 72.000.000 Rp. 3.000.000 Rp.75.000.000
Tahun 2 Rp. 72.500.000 Rp. 3.000.000 Rp.75.500.000
Tahun 3 Rp. 73.000.000 Rp. 3.000.000 Rp.76.000.000
Tahun 4 Rp. 73.800.000 Rp. 3.000.000 Rp.76.800.000
Tahun 5 Rp. 74.200.000 Rp. 3.000.000 Rp.77.200.000
Total Rp.365.500.000 Rp. 15.000.000 Rp.380.500.000
Keterangan :

Diasumsikan peningkatan laba bersih per tahun meningkat berdasarkan permintaan konsumen
terhadap produk-produk yang dibuat oleh bisnis Salad Buah.

2.2. Analisis Kelayakan Bisnis


Penelitian layak atau tidaknya suatu bisnis dijalankan.
2.2.1. Payback Period
Dalam melakukan suatu investasi terhadap suatu usaha, pasti akan ada waktu
dimana pengembalian investasi tersebut, seperti halnya investasi yang dilakukan pemilik
Kedai Salad Buah sebesar Rp. 20.000.000  sedangkan laba bersih selama 1 tahun yang
terhitung sebesar Rp. 72.000.000. Maka, tingkat pengembaliannya akan diperhitungkan
sebagai berikut:

Tabel 2.2.1.
Laporan Arus Kas Proceed/investasi Baru
Besarnya investasi dalam usaha Kedai Salad Buah selama 1 tahun sebesar 80.000.000
Total
Laba Bersih Penyusutan Hasil Investasi Pengembalian
Periode (EAT) (Depresiasi) Baru (Proceed) Investasi
Tahun 0 Rp. 80.000.000
Tahun 1 Rp. 72.000.000 Rp. 3.000.000 Rp.75.000.000 Rp. 5.000.000
Tahun 2 Rp. 72.500.000 Rp. 3.000.000 Rp.75.500.000
Tahun 3 Rp. 73.000.000 Rp. 3.000.000 Rp.76.000.000
Tahun 4 Rp. 73.800.000 Rp. 3.000.000 Rp.76.800.000
Tahun 5 Rp. 74.200.000 Rp. 3.000.000 Rp.77.200.000
Total Rp.365.500.000 Rp. 15.000.000 Rp.380.500.000

Payback Periode (PP)= Rp5.000.000 x 12 bulan


Rp75.500.000
Payback Periode (PP)= 0,79 bulan dibulatkan menjadi 1 bulan

Jadi pengembalian investasi pada usaha Kedai Salad Buah adalah 1 tahun 1 bulan, karena waktu
pengembaliannya kurang dari yang diisyaratkan yaitu 5 tahun maka investasi diterima.

2.2.2. Profitability Index (PI)


Dengan menghitung melalui perbandingan antara nilai sekarang (present value)
dari rencana penerimaan-penerimaan kas bersih di masa yang akan datang dengan nilai
sekarang (present value) dari investasi yang telah dilaksanakan. Profitability Index
sebagai berikut.

Tabel 2.2.2.

Total
Laba Bersih Penyusutan Hasil Investasi PVIFn
Periode (EAT) (Depresiasi) Baru (Proceed) (10%) NPV
Tahun 0
Tahun 1 Rp. 72.000.000 Rp. 3.000.000 Rp.75.000.000 0,909 Rp68.175.000
Tahun 2 Rp. 72.500.000 Rp. 3.000.000 Rp.75.500.000 0,826 Rp62.353.000
Tahun 3 Rp. 73.000.000 Rp. 3.000.000 Rp.76.000.000 0,751 Rp57.076.000
Tahun 4 Rp. 73.800.000 Rp. 3.000.000 Rp.76.800.000 0,683 Rp52.454.400
Tahun 5 Rp. 74.200.000 Rp. 3.000.000 Rp.77.200.000 0,620 Rp47.864.000
Total Rp.365.500.000 Rp.15.000.000 Rp.380.500.000 Rp287.932.400
Profitability Index (PI)
 

PI = NPV = Rp287.932.400 = 3,599 dibulatkan menjadi 3,6


Investasi Awal Rp.80.000.
000 karena Profitability Index > 1 = 3,6 > 1.
Jadi, Investasi layak diterima

2.2.3. Net Present Value (NPV)


Net Present Value (NPV) yaitu selisih antara Present Value dari investasi dengan
nilai sekarang dari penerimaan-penerimaan kas bersih Kedai Salad Buah di masa yang
akan datang dan dengan tingkat suku bunga 10% bank BRI. Sebagai berikut :
Tabel 2.2.3.
Net Present Value (NPV)

Total
Laba Bersih Penyusutan Hasil Investasi PVIFn
Periode (EAT) (Depresiasi) Baru (Proceed) (10%) PV. Proceed
Tahun 0
Tahun 1 Rp. 72.000.000 Rp. 3.000.000 Rp.75.000.000 0,909 Rp68.175.000
Tahun 2 Rp. 72.500.000 Rp. 3.000.000 Rp.75.500.000 0,826 Rp62.353.000
Tahun 3 Rp. 73.000.000 Rp. 3.000.000 Rp.76.000.000 0,751 Rp57.076.000
Tahun 4 Rp. 73.800.000 Rp. 3.000.000 Rp.76.800.000 0,683 Rp52.454.400
Tahun 5 Rp. 74.200.000 Rp. 3.000.000 Rp.77.200.000 0,620 Rp47.864.000
Total Rp.365.500.000 Rp.15.000.000 Rp.380.500.000 Rp287.932.400

PVIFn = 1/(1+i)n
PV = PVIFn x FV

NPV    = PV. Proceed – PV. Outlays (Investasi Awal)

= Rp.287.932.400 – Rp.80.000.000

= Rp. 207.932.400

Karena NPV bersifat positif , maka investasi diterima

2.2.4. Interest Rate of Return (IRR)


Interest Rate of Return pada dasarnya merupakan menggunakan metode yang
digunakan untuk Net Present Value (NPV) Positif.
Menghitung besarnya rate of return yang sebenarnya dengan menggunakan tingkat suku
bunga dasar dan tingkat suku bunga yang dilakukan dengan perkiraan.

Total
Laba Bersih Penyusutan Hasil Investasi PVIFn
Periode (EAT) (Depresiasi) Baru (Proceed) (10%) PV. Proceed
Tahun 0
Tahun 1 Rp. 72.000.000 Rp. 3.000.000 Rp.75.000.000 0,909 Rp68.175.000
Tahun 2 Rp. 72.500.000 Rp. 3.000.000 Rp.75.500.000 0,826 Rp62.353.000
Tahun 3 Rp. 73.000.000 Rp. 3.000.000 Rp.76.000.000 0,751 Rp57.076.000
Tahun 4 Rp. 73.800.000 Rp. 3.000.000 Rp.76.800.000 0,683 Rp52.454.400
Tahun 5 Rp. 74.200.000 Rp. 3.000.000 Rp.77.200.000 0,620 Rp47.864.000
Total Rp.365.500.000 Rp.15.000.000 Rp.380.500.000 Rp287.932.400

NPV = PV. Proceed – PV. Outlays (Investasi Awal)

= Rp.287.932.400 – Rp.80.000.000

= Rp. 207.932.400

Keterangan :

Tigkat suku bunga sebesar 10%

Perkiraan tingkat suku bunga dalam 5 tahun sebesar 50%

10% x 5 Tahun = 50%


Net Present Value (NPV) Negatif

Total
Laba Bersih Penyusutan Hasil Investasi PVIFn
Periode (EAT) (Depresiasi) Baru (Proceed) (50%) PV. Proceed
Tahun 0
Tahun 1 Rp. 72.000.000 Rp. 3.000.000 Rp.75.000.000 0,666 Rp49.950.000
Tahun 2 Rp. 72.500.000 Rp. 3.000.000 Rp.75.500.000 0,444 Rp33.522.000
Tahun 3 Rp. 73.000.000 Rp. 3.000.000 Rp.76.000.000 0,296 Rp22.496.000
Tahun 4 Rp. 73.800.000 Rp. 3.000.000 Rp.76.800.000 0,197 Rp15.129.600
Tahun 5 Rp. 74.200.000 Rp. 3.000.000 Rp.77.200.000 0,131 Rp10.113.2000
Total Rp.365.500.000 Rp.15.000.000 Rp.380.500.000 Rp131.210.800
 

NPV = PV. Proceed – PV. Outlays (Investasi Awal)

NPV = Rp131.210.800 – Rp80.000.000

NPV = Rp51.210.800

IRR = i1 + NPV1 x (i2 –i1)


NPV1 – NPV2

IRR = 10% + Rp. 207.932.400 x (50% – 10%)


(Rp207.932.400-131.210.800)

IRR = 118,4%

Dari hasil perhitungan diatas dengan menggunakan analisis Internal Rate of Return  (IRR)


diketahui jumlahnya 118,4% lebih besar dari tingkat bunga yang telah di tetapkan yaitu 10%.
 

 
2.3. Rangkuman Penelitian dan Perhitungan
2.3.1. Rangkuman Penelitian dari beberapa aspek
Tabel 2.3.1.

No. Aspek – Aspek Hasil Kesimpulan


1. Aspek Pasar dan LAYAK
Pemasaran
a)    Pasar Potensi
Target pasar dari Kedai Salad Buah ini
adalah para masyarakat di daerah sekitar
dari semua golongan baik anak-anak,
remaja, dewasa maupun orang tua.

b)   Harga

Bila dilihat dari harga, Kedai Salad


Buah ini memberikan harga yang cukup
terjangkau bagi konsumennya.

a)   Proses Produksi


Dalam proses produksi usaha ini dapat
dilihat jenis teknologi yang digunakan,
untuk pemakaian teknologi usaha Kedai
Salad Buah hanya menggunakan
peralatan dapur, mesin pengaduk
otomatis, mesin penyatu adonan, mesin
press, pemotong adonan.

b)        Jam Kerja

Aspek Tenik Usaha Kedai Salad Buah, penjualannya


Dan Teknologi dari jam 06.00 sampai jam 17.00 pagi
2.   LAYAK perhari.
3. Aspek LAYAK Usaha Kedai Salad Buah memiliki
Manajemen struktur organisasi yang sangat
sederhana, tetapi seluruh usahanya
dipegang oleh pemilik. Namun, dengan
adanya peningkatan usaha maka pada
saat ini Kedai Salad Buah telah
memperkerjakan 5 orang karyawan
No. Aspek – Aspek Hasil Kesimpulan
dengan keahlian yang sama atau setara.

Pada aspek ini yaitu aspek ekonomi dan


sosial dapat memberikan hasil yang
positif dengan cara melihat tingkat
manfaat yang dihasilkan secara umum
untuk daerah sekitar lokasi Kedai Salad
Buah. Sedangkan disisi lain dengan
adanya kegiatan usaha ini juga bisa
dikatakan ikut serta dalam program
pemerataan tenaga kerja pemerintah
Aspek Ekonomi meskipun dalam jumlah yang kecil dan
4. Dan Sosial LAYAK dapat menggurangi pengangguran.

Payback Period (PP) = 1 tahun, 1 bulan


Probability Index (PI)  = 3,6
Net Present Value (NPV) =
Aspek Rp207.932.400
5. Keuangan LAYAK Internal Rate of Return (IRR) = 118,4%

2.3.2. Rangkuman Hasil Perhitungan


Tabel 2.3.2.
No Metode Penelitian Hasil Penelitian Keterangan
Dengan
metode Payback
Payback Period  adalah Period (PP) Layak
suatu periode yang di karena investasi yang
perlukan untuk dapat dilakukan oleh Mie
menutup kembali Pandawa dapat
 
pengeluaran investasi dikembalikan 1 tahun 1
 
dengan menggunakan bulan  lebih cepat dari
proceed atau aliran kas waktu yang di syaratkan
1 netto. yaitu 5 tahun. Layak
2 Profitability Index dalam Dengan  
metode ini menghitung metode Profitability  
perbandingan antara nilai Index (PI) Dari hasil
arus kas bersih yang perhitungan dapat
Layak
akan datang dengan nilai diketahui PI > 1 yaitu
investasi yang sekarang. sebesar 3,6 maka
investasi dapat diterima.
Net Present Dengan metode Net
Value adalah selisih Present Value (NPV)
antara Karena hasil nya positif
PV Proceed dengan PV sebesar Rp207.932.400,
Outlays selama umur maka usulan investasi  
3 investasi. dapat diterima. Layak
Internal Rate of Dengan metode Internal
Returm  adalah mencari Rate of Return (IRR)
tingkat bunga yang Karena IRR 118,4%
menyamakan niali lebih besar dari bunga
sekarang dari arus kas yang di syaratkan yaitu
yang diharapkan di masa 10% maka usulan Kedai  
4 mendatang. Salad Buah diterima. Layak
 

BAB III

PENUTUP

3.1. Kesimpulan
Setelah pada bab-bab sebelumnya dikemukakan berbagai konsep, teori, data dan
analisisnya maka dapat mengambil kesimpulan bahwa dalam usaha Kedai Salad Buah ini layak
untuk dilanjutkan dengan menggunakan modal awal atau investasi sebesar Rp80.000.000  dan
PV Proceed sebesar Rp.207.932.400. Hasil perincian sebagai berikut untuk NPV hasil yang
diperolehnya yaitu sebesar Rp Rp.287.932.400, karena hasilnya positif maka dari perhitungan
NPV ini menunjukkan bahwa usaha  tersebut layak untuk dilanjutkan atau diterima.

Dapat kita lihat dari analisa PP yaitu usaha Kedai Salad Buah ini mengembalikan
investasinya yaitu selama 1 tahun, 1 bulan maka usaha ini layak untuk dilaksanakan.

Perhitungan untuk IRR menggunakan suku bunga bank 10% dan 50% sehingga diketahui
IRR > dari bunga pinjaman yaitu sebesar 118,4% maka ini layak untuk dilaksanakan.

PI adalah perbandingan antara nilai sekarang penerimaan kas bersih dimana yang akan
datang dengan nilai sekarang investasi. Kalau Profitability Index nya lebih besar dari 1 maka
proyek yang dikatakan menguntugkan dan perhitungan yang telah dilakukan adalah sebesar 3,6%
itu menunjukkan bahwa proyek tersebut menguntungkan.

DAFTAR PUSTAKA
https://www.tokomesin.com/peluang-usaha-salad-buah-dan-analisa-usahanya.html

https://rizkiaulianabila.blogspot.com/2019/09/proposal-usaha-salad-buah-kata.html

https://pungkiindriyonoblog.wordpress.com/2015/11/21/proposal-bisnis-atau-usaha/