Anda di halaman 1dari 19

MAKALAH

PELUANG BERWIRAUSAHA DI BIDANG


PERNIAGAAN/PERDAGANGAN

Disusun Oleh:

Kelompok 2

ANNISATUL ULFIATI RIFA’I (201701006)


ERISA BEKTI PRATIWI (201701016)
HERLIN YULI ASTUTI (201701022)
HERLINA DIKA SETYARINI (201701023)
JUNAIDI MAHENDRA (201701026)
MUTIARANI RAGIL (201701027)
TRIA NURFITASARI (201701034)
YOLA OKTARINA (201701039)
ZULFA FADILA ZAHRA (201701040)

KEMENTERIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN


KEMENKES MALANG JURUSAN KEPERAWATAN

PRODI D-III KEPERAWATAN PONOROGO

2020
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT. yang telah
memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan
Makalah Kewirausahaan yang berjudul “peluang wirausaha” dengan baik.
Shalawat serta salam kami sampaikan kepada junjungan kita Nabi Muhammad
SAW, keluarga dan sahabat beliau, serta orang-orang mukmin yang tetap
istiqamah di jalan-Nya.

Makalah ini kami rancang untuk memenuhi tugas kelompok mata kuliah
Kewirausahaan dan agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang Penerapan
peluang wirausaha, yang disajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber.

Kami sangat berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu


dalam pembuatan makalah ini. Kami menyadari bahwa penyusunan makalah ini
tidaklah sempurna. Kami mengharapkan adanya sumbangan pikiran serta
masukan yang sifatnya membangun dari pembaca, sehingga dalam penyusunan
makalah yang akan datang menjadi lebih baik.

Terima kasih

Ponorogo, 23 Februari 2020

Penyusun

ii
DAFTAR ISI

Halaman Judul................................................................................................ i

Kata Pengantar............................................................................................... ii

Daftar Isi......................................................................................................... iii

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang................................................................................. 1
B. Rumusan Masalah ........................................................................... 1
C. Tujuan Penulisan.............................................................................. 1

BAB II KONSEP MASALAH

A. Pengertian Peluang Usaha................................................................ 2


B. Sumber – Sumber Peluang Usaha ................................................... 3
C. Pemanfaatan Peluang Usaha............................................................ 5
D. Masalah Dan Solusi.......................................................................... 10
E. Manfaat Berwirausaha dan Karakteristik......................................... 11
F. Peluang Bisnis di Bidang Perniagaan............................................... 12

BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan..................................................................................... 15

3.2 Saran ............................................................................................. 15

DAFTAR PUSTAKA

iii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Dalam dunia usaha yang telah berkembang pesat dari tahun ke tahun ini,
daya saing semakin tinggi. Hal ini dipicu oleh semakin berkembangnya
kebutuhan akan barang dan jasa. Setiap pengusaha bersaing untuk
menghasilkan produk terbaru dan terbaik yang dibutuhkan oleh konsumen.
Sehingga sebagai pengusaha, haruslah mampu untuk berpikir kreatif agar
usahanya tetap berkembang.Tingginya persaingan dan banyaknya muncul
pengusaha-pengusaha baru, membuat beberapa pengusaha yang tidak bisa
bertahan memilih untuk berhenti.
Hal ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran dan rasa percaya diri untuk
membuka sebuah usaha sendiri. Sebagian besar masyarakat cenderung
memiliki pola pikir untuk hidup nyaman dengan bekerja sebagai
pegawai/karyawan. Mereka tidak sadar mengenai potensi apa yang dapat
dikembangkan dan menghasilkan pendapatan. Mereka kurang memahami
bagaimana melahirkan sebuah peluang usaha, karena mereka cenderung
berpikir akan mengalami kerugian. Sehingga mereka takut untuk memulai
usaha sendiri.
Oleh karena itu, kita dituntut untuk mengenali bagaimana itu dunia usaha,
hal-hal apa saja yang harus dipersiapkan sebelum memulai usaha. Seorang
pengusaha harus mampu melihat dan memanfaatkan peluang-peluang yang
ada, serta harus berpikir kreatif agar usaha yang dirintisnya dapat bersaing pada
pasar
B. Rumusan Masalah
Apa Saja Peluang Dari Kewirausahaan Dalam Bidang
Perniagaan/Perdagangan?
C. Tujuan Penulisan
Untuk Mengetahui Dan Dapat Menjelaskan Peluang Dari Kewirausahaan Dalam
Bidang Perniagaan/Perdagangan

1
BAB II
PELUANG USAHA

A. Pengertian peluang usaha


Pengertian Peluang Usaha Dalam Kewirausahaan Menurut Para Ahli
Peluang usaha terdiri dari dua kata yaitu " peluang " dan " usaha ". Peluang
yang dalam bahasa Inggris di sebut dengan opportunity memiliki arti sesuai
dengan KBBI adalah kesempatan. Secara sederhana peluang di artikan sebagai
kesempatan muncul atau terjadi pada satu peristiwa. Sementara itu, usaha
memiliki pengertian berbagai daya untuk mendapatkan apa yang di inginkan.
Sehingga secara terminologis pengertian peluang usaha adalah kesempatan
yang dapat dimanfaatkan seseorang untuk mendapatkan apa yang di
inginkannya ( keuntungan - kekayaan - uang ) dengan memanfaatkan berbagai
faktor baik faktor eksternal maupun internal.
Peluang usaha adalah sebuah kesempatan untuk kita dalam
mengembangkan usaha dengan melihat hal-hal positif yang ada untuk dapat
dimanfaatkan dalam pengmbangan usaha yang dimiliki. Dengan adanya
peluang berarti adanya hal-hal positif yang mengarah pada kemajuan atau
perkembangan suatu usaha yang sedang di bangun atau yang baru mulai di
bangun dengan melihat prospek ke depan usaha nantinya akan menjadi lebih
baik dan meningkatnya pendapatan usaha tersebut.
 Ciri-ciri peluang usaha yang baik :
1) Peluang itu orisinil dan tidak meniru.
2) Peluang itu harus dapat mengantisipasi perubahan, persaingan, dan
kebutuhan pasar dimasa yang akan datang.
3) Benar-benar sesuai dengan keinginan agar peluang bisa bertahan lama.
4) Tingkat visibilitas (kelayakkan usaha) benar-benar teruji untuk
dilakukan riset dan trial.
5) Bersifat ide kreatif dan inovatif bukan tiruan dari orang lain.
6) Ada keyakinan untuk mewujudkannya.

2
7) Ada rasa senang dalam menjalankannya.
B. Sumber – Sumber Peluang Usah
Peluang usaha dapat muncul dari hobi kita sendiri, yang sebelumnya
mungkin Anda tidak sadar bahwa hobi Anda bisa dijadikan sebagai usaha.
Kalau hobi atau bidang yang Anda kuasai saat ini belum layak untuk dijadikan
peluang usaha, anda membutuhkan ide-ide yang menimbulkan peluang usaha.
Ide yang berpeluang usaha bisa didapatkan dari hal-hal seperti berikut ini :
1. Cita-cita
Peluang bisa muncul dari cita-cita Anda sendiri. Bila keinginan Anda untuk
menjadi seorang pengusaha sangat kuat, maka Anda akan melihat peluang-
peluang di hampir semua bidang. Hampir setiap apa yang dilihat adalah
peluang usaha. Atau setidaknya, Anda secara naluri akan berupaya mencari
peluang di suatu jenis usaha. Hal ini tidak akan terjadi pada orang yang
tidak memiliki cita-cita menjadi seorang pengusaha.
2. Tekanan
Bila seseorang menghadapi tekanan maka banyak gagasan yang mucul.
Tekanan bisa datang dari luar, bisa pula diciptakan oleh diri sendiri. Ketika
seseorang mendapatkan tekanan untuk bisa hidup dan menghidupi
keluarganya, biasanya dia akan banyak berpikir untuk mendapatkan
solusinya.
3. Kecenderungan pasar
Mengamati kebutuhan konsumen di pasar dapat menimbulkan peluang
usaha. Contoh, kecenderungan sebagian orang akan belanja langsung ke
pabrik dengan harga murah. Maka muncullah factory outlet di mana-mana.
Dengan berbagai promosi maka FO menawarkan barang dengan harga
murah dengan kualitas barang yang dapat dijamin.
4. Inovasi baru
Gagasan untuk menciptakan produk baru timbul karena adanya kebutuhan,
sementara produk itu belum ada di pasaran. Apabila kita berhasil
menciptakan produk tersebut dan dibutuhkan konsumen maka kita dapat
menjadi yang pertama dan menguasai usaha tersebut (leader).

3
5. Komplemen dari produk yang ada
Sebuah produk dapat memberikan peluang usaha dengan membuat produk-
produk yang melengkapinya, biasanya berupa aksesori. Produk otomotif
seperti mobil biasanya disertai dengan produk aksesori yang menyertainya.
Seperti diketahui, aksesori semacam ini bisa menjadi peluang bagi si
pembuat produk maupun perusahaan.
6. Peristiwa yang digemari atau munculnya tokoh
Suatu peristiwa bisa menimbulkan peluang baru. Contoh, adanya musim
kompetisi sepak bola, muncul produk-produk seperti t-shirt yang
bergambar piala, pemain sepak bola favorit, dan lain-lain.
7. Wawasan
Orang yang wawasannya luas, pergaulannya luas dan dia mau berpikir,
maka akan menemukan peluang usaha. Misalnya seseorang yang sering
melihat usaha yang dilakukan di luar negeri (bisa didapatkan dari media
massa atau berkunjung) dan usaha tersebut belum ada di negaranya, ini
merupakan cara untuk mendapatkan peluang usaha.
8. Bahan bacaan
Membaca, selain menambah wawasan dan pengetahuan, juga bisa
menimbulkan gagasan yang mengandung peluang usaha. Bahan bacaan bisa
dari berbagai media. Bila Anda memang sedang berpikir keras mencari
peluang, ketika Anda membaca iklan produk barang atau jasa, ada
kemungkinan Anda mendapatkan peluang usaha.
9. Ide yang muncul tiba-tiba
Kadang kala gagasan bisa muncul tiba-tiba, di mana saja dan kapan saja.
Hampir setiap orang mengalaminya. Tetapi tidak banyak orang yang bisa
mewujudkan gagasan menjadi usaha nyata yang membawa keuntungan.
Kebanyakan orang melupakan ide-ide yang tiba-tiba muncul, dia tidak bisa
melihat bahwa idenya bisa menjadi suatu peluang usaha.

4
C. Pemanfaatan Peluang Usaha
"Peluang Adalah EMAS", istilah itu memang bukan mengada-ngada,
peluang memang di ibaratkan sebagai emas yang bernilai yang sayang jika
harus dilewatkan. Apakah yang dimaksud dengan peluang usaha?, peluang
usaha merupakan suatu kesempatan atau waktu yang seharusnya diambil atau
dimanfaatkan bagi seorang wirausahawan agar mereka mendapatkan
keuntungan.
Jika anda ingin menjadi seorang pengusaha sukses,maka jangan sekali-
sekali mengabaikan peluang usaha yang ada yang sebenarnya banyak disekitar
kita. Namun sayangnya peluang itu sering kali kita abaikan karena kita serasa
bingung untuk memanfaatkannya,serta harus dimulai dari mana padahal
peluang itu hanya datang satu kali saja.bisa saja jika kita melewatkan peluang
tersebut yang menurut kita itu peluang usaha yang niche atau bagus lantas
keburu diambil oleh orang lain.
Memang tidak lah mudah bagi seseorang untuk bisa memanfaatkan peluang
usaha dengan cara memanfaatkannya atau mempraktekannya dalam dunia
wirausaha yang sesungguhnya.Ini akan terasa berat karena selain
membutuhkan ketekunan, tenaga juga modal yang jumlahnya relatif.
Banyak peluang usaha yang tersia-siakan,sehingga berlalu begitu saja hal itu
terjadi karena tidak semua orang atau manusia dapat melihat peluang dan jika
mereka melihatpun belum tentu berani untuk memanfaatkan peluang tersebut.
hanya seorang wirausahawan yang bisa berfikir kreatif serta berani dalam
mengambil risiko dengan tanggap dan cepat untuk memanfaatkan peluang itu.
Peluang usaha yang telah di ambil tentu akan terdapat konsekuensi oleh
pengambil keputusan itu. namun jika berhasil dapat dikatakan mendapat
keuntungan, dan jika gagal maka itu adalah bagian dari risiko yang harus
dihadapi, meskipun demikian, hal itu dapat dijadikan pengalaman yang
berharga bagi seorang wirausahawan agar dapat bekerja lebih baik sehingga
mendapatkan keuntungan dari hasil kerja dan peluang yang telah ia manfaatkan
tersebut.

5
Peluang berarti juga pasar. Jika seseorang ingin berhasil, apalagi berhasil
sebagai entrepreneur, dia harus bisa secara cerdik menangkap dan
memanfaatkan peluang, kemudian mengambil keputusan yang tepat agar
memenangkan persaingan di pasar.Dengan kreativitas berarti seseorang bisa
secara bersama-sama menciptakan atau menangkap peluang dan
memaksimalkan resources lain yang bisa mendukung agar peluang-peluang
dan kreativitas itu menjadi berhasil.
Dan agar peluang-peluang dan kreativitas itu berhasil dibutuhkan
komunikasi yang baik. Bagi seorang entrepreneur, keterampilan berkomunikasi
itu sangat penting. Segala ide dan kreativitas yang ada pada diri seorang
entrepreneur harus bisa dikomunikasikan dengan baik ke pasar.
Seorang entrepreneur harus rajin pergi ke mana saja, untuk
mengkomunikasikan ide dan kreativitasnya. Dengan komunikasi yang baik,
seorang entrepreneur harus punya keyakinan bahwa ide dan kreativitasnya itu
bisa diterima pasar,Memang tidak lah mudah bagi seseorang untuk bisa
memanfaatkan peluang usaha dengan cara memanfaatkannya atau
mempraktekannya dalam dunia wirausaha yang sesungguhnya.Ini akan terasa
berat karena selain membutuhkan ketekunan, tenaga juga modal yang
jumlahnya relatif.Berikut tips cara memanfaatkan peluang usaha :
1) melakukan riset pasar 
2) Mempersiapkan dan menyusun rencana 
3) Patuh terhadap aturan
4) Strategi Pemasaran yang tepat sasaran
Jika ke empat poin dasar diatas sudah kita lakukan, maka hal yang paling
penting adalah mempraktekannya. Anda harus berani memulai wirausaha atas
ide-ide anda  sehingga anda akan tahu peluang usaha yang sedang dijalankan
adalah peluang usaha yang benar-benar bagus. , kita harus yakin menentukan
jenis usaha yang akan kita tekuni. Jika kita merasa tidak yakin dengan jenis
usaha yang kita dapatkan, cobalah temukan jenis usaha yang lain. Lebih baik
Anda membuat jurnal atau sekedar membuat coret-coretan untuk
membandingkan jenis-jenis usaha. Dan juga kita harus melihat peluang pasar
dalam pemanfaatan peluang usaha.

6
Peluang pasar adalah suatu bidang kebutuhan pembeli dimana perusahaan
dapat beroperasi secara menguntungkan. Potensi pasar adalah batas yang
didekati oleh permintaan ketika pengeluaran pemasaran industri mendekati tak
terhingga untuk lingkungan yang telah ditentukan.
Membaca Peluang pasar merupakan hal yang esensial yang wajib hukumnya
bagi seorang entrepreneur. Membaca peluang pasar tidak hanya dilakukan
untuk bagi seorang entrepreneur yang ingin memulai usahanya, namun sebagai
pondasi saat kita bergelut di dunia bisnis. Karena kelihaian kita dalam
membaca peluang pasar tidak hanya dilakukan untuk memulai suatu usaha,
namun keahlian dalam membaca peluang usaha ini juga harus dimiliki kita kita
ingin mengembangkan usaha kita, melakukan segmentasi pasar, maupun pada
saat melakukan perluasan usaha. Namun seringkali, kemampuan membaca
peluang pasar ini seringkali tidak pas sasaran, sehingga apa yang telah menjadi
ekspektasi pada saat kita memulai usaha seringkali tidak tercapai. Pertama-
tama kita harus teliti dahulu konsep dari melihatpeluang usaha. Apa yang kita
inginkan dari melihat peluang usaha atau peluang bisnis? Jenis bisnis atau
usaha untuk kita tekuni, benar. Apa yang kita cari dari usaha atau bisnis yang
kita tekuni?
a. Melihat
Membaca peluang pasar diibaratkan seperti seorang anak yang ingin
membaca, namun sebelum ia bisa membaca ia harus bisa melihat hal apa
saja yang harus ia baca. Dalam konteks membaca peluang pasar, maksud
dari melihat disini adalah kita melihat apa yang menjadi masalah dari
fenomena-fenomena yang ada di sekitar kita dan siapa yang mengalami
masalah tersebut, yang  kemudian kita cari celah agar kita dapat menembus
peluang di dalam celah-celah kecil tersebut.
b. Mendengar
Mendengar dalam hal ini maksudnya adalah bagaimana kita mengetahui
secara langsung tentang kebenaran masalah yang terjadi di pasar.
Mendengar disini juga memiliki tujuan agar kita mengenal lebih dekat
dengan konsumen, sehingga masalah yang didapatkan lebih tepat sasaran.
c. Membaca

7
Setelah kita melihat dan mendengar mengenai masalah yang terjadi,
kemudian semuanya kita baca perlahan tentang apa yang telah kita lihat dan
dengar. Penting untuk diingat, kita membaca bukan untuk menghafal, tetapi
untuk memahami. Demikian juga yang terjadi pada tahap membaca berikut
ini, usaha kita tidak akan pernah sukses apabila kita terpatok pada teori.
Sebaliknya apabila kita memahami apa yang telah kita lihat dan dengar,
hasilnya akan lebih baik daripada kita menghafal.
Selain itu juga dalam tahap membaca ini, perlu diingat bahwa jangan ada
satupun poin yang terlewatkan untuk dibaca, dipahami, dan dianalisis.
Karena seberapa kecilpun poin yang telah dihasilkan, akan memiliki
peranan yang cukup dapat diperhitungkan dalam kesimpulan akhir yang
dibuat.
d. Menulis
Menulis adalah tahap terakhir dari keempat hal yang dilakukan oleh seorang
anak kecil kita ia akan mempelajari hal baru. Setelah kita melihat,
mendengar, dan membaca , kita perlu untuk menuangkan semua analisis
yang telah diambil dalam tahap membaca. Semua poin harus tertuang baik-
baik di dalam sebuah tulisan  yang kemudian akan menjadi tolak-ukur atau
pegangan yang akan menuntun kita saat kita benar-benar terjun dalam
mengaplikasikan semua itu.
Sebelum anda memulai usaha, anda juga harus mempertimbangkan hal
penting dalam memulai usaha. Seperti :
1) Jenis usaha
2) Jenis produk
3) Target konsumen
4) Lingkungan
5) Legalitas
6) Beresiko kecil
7) Modal
Dan tidak hanya hal tersebut saja tetapi kita harus melihat beberapa aspek
berikut ini:

8
1) Jenis Usaha. sebagai wirausahawan kita harus mempunyai Visi dan Misi.
Jika usaha bersifat tren, usaha itu tidak akan berlangsung lama setelah
bergantinya tren jaman, namun usaha itu akan mempunyai prospek saat
tren itu menjadi top topik jaman itu. Jika usaha bersifat intuisi, atau
dengan kata lain adalah obsesi, cita-cita, sebaiknya pikirkan ulang dan
buat suatu hal yang unik dan berbeda, juga kembangkan bisnis panggilan
jiwa (intuisi) tersebut.
2) Produk .Teliti dan kaji baik-baik, karena itu akan mendapatkan
keuntungan hanya dari produk yang terjual. Apakah produk
tersebut  cepat habis, sehingga pelanggan mempunyai traffic atau
perputaran omzet yang banyak? Apakah produk tersebut  lama habisnya
tetapi keuntungan besar ketika produk terjual? 
3) Target Pasar. Produk bisa terjual jika terdapat pasar yang mana produk
tersebut akan terjual di dalamnya. Tentukan pasar, atau tempat entah itu
kota lain, pulau lain, bahkan ekspor ke negara lain jika perlu agar produk
tersebut terjual.
4) Usaha Di Sekitar kita. Jika kita  sudah menemukan jenis usaha, kita harus
melihat satu aspek lagi, yaitu melihat usaha di sekitar. Banyaknya
pesaing mengakibatkan produk kurang terjual, bahkan yang mengerikan
adalah tidak terjualnya produk kita. Kita harus melihat para pesaing dan
kita harus yakin kita akan berhasil, terlebih kita harus mencobanya!
Jangan takut mencoba, karena kita tahu bahwa langkah yang jauh
dimulai dari langkah pertama.

Pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif sebagai berikut :

1) Make Modification ( melakukan beberapa perubahan)


2) Make it Better (membuat lebih baik)
3) Make it First (menjadi yang pertama)
4) Make it Special Product (membuat produk khusus)
5) Clonning (meniru tapi merk berbeda)
6) Substitute (menjadi produk pengganti)

9
D. Masalah dan Solusi
Setiap usaha yang akan baru dibangun pastinya akan memiliki berbagai
jenis masalah. Dan setiap masalah yang ada juga terdapat solusi yang
ditawarkan. Berikut pembahasan mengenai masalah dan solusi bagi sebuah
usaha baru.
1. Masalah
Masalah dalam Peluang Usaha Baru adalah sebagai berikut :
1) Ketakutan akan kegagalan
2) Terbiasa dengan posisi nyaman
3) Belum bisa fokus
4) Kurangnya obyektivitas
5) Kurangnya kedekatan dengan pasar
6) Pemahaman kebutuhan teknis yang tidak memadai
7) Kurangnya diferensiasi produk
8) Pemahaman terhadap masalah-masalah hukum yang tidak memadai.
Selain masalah masalah diatas terdapat pula beberapa masalah dalam
memulai usaha baru yang biasanya menjadi bahan pertimbangan calon
wirausahawan :
1) Modal
Biasanya orang yang hendak mulai usaha selalu mengkambinghitamkan
modal. “Modalnya dari mana?” Padahal, ada banyak cara mendapatkan
modal. Dan lagi modal itu tidak melulu soal uang, modal itu juga bisa
berupa ide, berupa tenaga, dan lainnya.
Beberapa masalah yang sering ditemui dalam pencarian modal antara
lain :
a) Kurangnya ketajaman bisnis (misal : tidak jeli melihat peluang,
tidak dapat mengadaptasi masalah dengan baik)

10
b) Kurangnya pengalaman bisnis
c) Harus dapat mengidentifikasi lebih dahulu kebutuhan modal
(baik secara finansial maupun berupa mesin)
d) Harus ada proyeksi laba dan proyeksi mengenai tingkat
pengembalian investasi
e) Harus ada identifikasi tujuan dari penggunaan modal usaha
2) Menunda mulai bisnis
Sering kan anda dengar “Wah usaha itu seperti yang sudah saya
pikirkan satu tahun lalu. Tapi sayangnya saya tak segera
mengeksekusinya.”
3) Sepi pelanggan
Saat bisnis sudah mulai, pembeli atau pelanggan tidak kunjung datang.
Ini merupakan masalah bisnis yang serius yang kerap dialami pebisnis
pemula.
4) Kesulitan meningkatkan penjualan
Mungkin bisnis bisa berjalan, tapi untuk meningkatkannya kesulitan.
Sulit untuk memperluas jaringan, sulit untuk meningkatkan penjualan,
sulit untuk menembus pasar baru.
5) Gagal melakukan marketing yang jitu
Sudah mencoba beriklan dan melakukan pemasaran, namun hasilnya
tidak sesuai harapan. Berarti ada masalah pada cara marketing yang
dilakukan.
2. Solusi
1) Mempertahankan sikap obyektivitas dan selalu mencari gagasan bagi
produk atau jasa.
2) Dekat dengan segmen pasar yang ingin dimasuki.
3) Memahami persyaratan teknis dari produk atau proses.
4) Menelusuri secara mendetail kebutuhan finansial bagi pengembangan
dan produksi.
5) Mengetahui kendala hukum yang diterapkan pada produk atau jasa.
6) Menjamin bahwa produk atau jasa menawarkan keuntungan tertentu
yang membedakannya dari pesaing.

11
7) Melindungi gagasan kreatif melalui hak paten, hak cipta, merek dagang
dan merek jasa.
E. Manfaat Berwirausaha Dan Karakteristik
Sebelum mendirikan bisnis, setiap calon wirausahawan harus
mempertimbangkan manfaat mejadi pemilik bisnis, yaitu:
1. Peluang untuk mengendalikan nasib sendiri
Mendirikan sesuatu bisnis memberikan kebebasan dan peluang pada
wirausahawan untuk mencapai sasaran yang penting baginya.
2. Kesempatan melakukan perubahan
Semakin banyak wirausahawan yang memulai bisnis karena melihat
kesempatan untuk membuat perubahan.
3. Peluang untuk menggunakan potensi sepenuhnya
Bisnis yang dimiliki wirausahawan  merupakan alat untuk pernyataan dan
aktualisasi diri.
4. Peluang untuk meraih keuntungan tanpa batas
Meskipun uang bakan daya dorong utama bagi wirausahawan, keuntungan
dari bisnis mereka penting sebagai faktor motivasi.
5. Peluang melakukan sesuatu yang anda sukai
Kebanyakan wirausahawan yang telah berhasil dalam bisnis tertentu karena
mereka tertarik dan menyakai pekerjaan tersebut.
Karakteristik dan kegiatan utama perusahaan dagang adalah sebagai berikut:
a. Melakukan transaksi pembelian barang dagang, baik secara kredit maupun
kredit.
b. Melakukan transaksi penjualan barang dagang, baik kredit maupun kredit.
c. Melakukan pembayaran utang usaha yang terjadi akibat adanya transaksi
pembayaran dalam aktivitas perusahaan.
d. Menerima pembayaran / pelunasan piutang usaha yang terjadi akibat adanya
transaksi dalam kegiatan perusahaan.
e. Melakukan penyimpanan barang selama belum dijual dan diserahakan
kepada pembeli.
F. Peluang Bisnis Di Bidang Perniagaan

12
Peluang Usaha Dan Ide Bisnis Bidang Perdagangan Dan Distribusi Inti
kegiatan usaha ini adalah sebagai perantara produsen dan konsumen, antara
pemilik dengan pembeli, untuk menyebarluaskan, memeratakan atau
memperluas jangkauan pasar suatu barang atau penawaran barang. Berikut ini
adalah contoh bisnis dibidang perdagangan dan distribusi tersebut:
1. Ide Bisnis dan Usaha Perkulakan
2. Minimarket / supermarket
3. Toko grosir
4. Distributor/agen
5. Toko / kios / warung
6. Counter (HP, dll)
7. Pemasaran jaringan (MLM, MultiLevel Marketing)
Peluang Usaha Dagang Modal Kecil merupakan ulasan yang patut di
ketahui terutama bagi kita yang ingin memulai usaha dagang, namun masih
bingung bagaimana cara memulainya serta modal awal yang di butuhkan.
Usaha ini sangat cocok bagi pemilik modal kecil atau modal besar. Selain itu
barang dagangan yang ingin dijual sangat mudah didapatkan dan mudah dijual.
Berikut adalah macam-macam usaha dagang yang dapat menjadi pilihan untuk
memulai sebuah bisnis:
1) Dagang Pakaian Murah - Berarti menjual produk pakaian murah-murah
tapi berkualitas. Anda bisa bekerjasama dengan grosir pakaian besar atau
produsen pembuat pakaian langsung sehingga keuntungan bisa didapatkan
karena harga akan lebih murah.
2) Dagang Pulsa/ Voucher/ Kartu Perdana/ Paket Internet - Menurut kami sih,
usaha ini salah satu jenis bisnis sepanjang masa. Dimana akan terus sangat
dibutuhkan oleh semua orang. Mengingat saat ini hampir setiap kalangan
punya HP, minimal dua per orang.
3) Dagang Gadget - Dulu memang harga HP sangat mahal, tapi kini dengan
munculnya berbagai macam jenis gadget dan smartphone membuat
menjual gadget potensinya masih tinggi.

13
4) Dagang Makanan Ringan - Memang penjual makanan ringan banyak, tapi
kalau anda menyediakan produk yang unik, enak dan menarik tentu anda
masih berpeluang besar mendapatkan keuntungan besar.
5) Dagang Buah dan Sayuran - Menjual buah adalah salah jenis perusahaan
dagang yang bisa dimulai dengan modal dibawah 5 juta. Anda bisa coba
mulai jual dari jenis buah yang paling laris, tidak mudah busuk dan mudah
didapatkan.
Kebaikan-kebaikan dan kelemahan-kelemahan perniagaan tunggal dapat
diringkaskan seperti yang berikut:
a. Keuntungan-keuntungan perniagaan tunggal
- Mudah ditubuhkan
- Pemilik mempunyai kuasa mutlak untuk mengawal perniagaanny
- Sebarang keputusan yang melibatkan perniagaan dapat diputuskan
dengan serta merta kerana pemilik tidak perlu merujuk atau
berbincang dengan orang lain
- Struktur cukai beradasarkan cukai pendapat individu (pemilik)
- Tidak memerlukan laporan kewangan yang kompleks.
b. Kelemahan-kelemahan perniagaan tunggal
- Sukar berkembang kerana keupayaan modal
- Sukar mendapatkan pembiayaan modal kerana pelabur lebih
cenderung melabur dalam institusi yang lebih mantap dan pihak
institusi kewangan pula memerlukan satu jaminan kukuh daripada
perniagaan
- Perniagaan akan dengan sendirinya bubar jika pemiliknya meninggal
dunia.

14
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Peluang usaha baru adalah sebuah ruang kreasi yang independen dan
mandiri. Bukanlah sebuah kegiatan yang ikut- ikutan demi mengikuti sebuah
trend dan gaya hidup semata. Seorang Wirausahawan harus memiliki pemikiran
kreatif dan inovatif untuk mendapatkan hasil yang maksimal supaya tidak ada
kendala dalam membuka usaha dan pemilihan yang tepat dengan modal yang
dimiliki oleh calon wirausaha. Pengusaha adalah seorang yang memiliki ide baru
untuk produk atau jasa dan mengambil tindakan dengan memulai bisnis mereka
sendiri. Mereka ambisius dan bersedia untuk memikul tanggung jawab untuk
usaha, termasuk modal yang dibutuhkan untuk start-up. Peluang Usaha yang telah
diambil tentu akan memiliki konsekuensi bagi pengambil keputusan. Jika berhasil
dapat dikatakan mendapat keuntungan, namun jika gagal maka itu bagian resiko
yang dihadapi. Namun demikian, hal itu dapat dijadikan pengalaman yang sangat
berharga.

B. Penutup

Kembangkan ide dan kreatifitas yang kita miliki agar tercipta sebuah
inovasi baru yang dapat bermanfaat untuk masyarakat. Ide dan Inovasi tersebut

15
dapat memperkerjakan masyarakat. Sehingga pengangguran di Indonesia
umumnya dapat berkurang.

DAFTAR PUSTAKA

Arman, Bustanul dan Muh. Noer, Mengembangkan Spirit Entrepreneur Muda


Indonesia, Jakarta: Raja Grafindo, 2016.

Buchori Alma, Kewirausahaan, Bandung Alfabeta: 2013.

Geoffrey, G., Kewirausahaan: Teori dan Praktek, Jakarta: PPM, 2012.

Justin, Dkk, Kewirausahaan Menajemen Usaha Kecil, (Jakarta: Salemba Empat).


2017

Syuryana, Kewirausahaan :pedoman Praktis, Kiat dan Proses Menuju Sukses,


Jakarta: Salemba Empat, 2013.

Toha, Miftah. 2006. Kepemimpinan Dalam Manajemen, Jakarta : PT Raja


Grafindo

16