Anda di halaman 1dari 3

1.

Dewi Kusumatuti (010117A018)


2. Dini Unita Sari (010117A019)
3. Eva Noviyanti (010117A027)
4. Fenni Dwi Kurniasari (010117A028)
5. Hamzah Fida Nur Arifah (010117A036)

KONSEP ETIKA RISET


1. Pengertian :
Etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan yang buruk (KBBI online). Etika
merupakan kebutuhan dalam setiap perilaku manusia termasuk riset. Etika riset
merupakan pedoman perilaku periset dalam melakukan aktivitas penulisan proposal,
pelaksanaan, pelaporan, dan publikasi hasil riset.

2. Tujuan :
Untuk mendidik dan memantau pada ilmuan (periset) dalam melakukan
kegiatan riset menggunakan standar etika yang tinggi.

3. Perkembangan :
a. Periode trial and error
Ilmu pengetahuan masih dalam keadaan embrional, orang tidak
menggunakan dalil-dalil deduksi yang logis sebagaimana diperlukan untuk
menyusun suatu ilmu pengetahuan.
b. Periode authority and tradition
Pendapat-pendapat dari pemimpin dimasa yang lampau masih dikutip
kembali, pendapat-pendapat itu dijadikan doktrin yang harus diikuti dengan
tertib tanpa sesuatu kritik.
c. Periode speculation and argumentation
Doktrin-doktrin yang disodorkan dengn penih semangat dan keyakinan
oleh tokoh-tokoh penguasa mulai diragukan, dengan ketajaman dialektika dan
ketangkasan bicara prang mulai berkelompok-lkelompok diskusi dan debat
untuk mecari kebenaran.
d. Periode hipotesis and eksperimentation
Orang mulai berusaha sekeras-kerasnya untuk mencari rangkaian pola-
pola itu untuk menerangkan suatu kejadian, mula-mula orang menggunakan
ketajaman pikirannya untuk membuat dugaan-dugaan kemudian ia
mengumpulkan fakta dan dari fakta itulah ditarik kesimpulan-kesimpulan ini
yang menguasai fakta- fakta itu.

4. Jenis :
a. Riset eksperimental
Sebuah prosedur yang diatur sedemikian rupa dengan ada 1 atau lebih
faktor yang dianggap memiliki pengaruh terhadap perilaku objek penelitian
sementara faktor lainnya akan dianggap konstan.
b. Studi korelasional
Sebuah studi yang dilakukan dengan cara mengubah salah satu
variabel penelitian untuk kemudian akan dilihat pengaruhnya terhadap
variabel lain, dalam studi ini peneliti akan melihat perubahan-perubahan
apa adanya untuk mempelajari keterkaitan antara variabel-variabel tersebut.
c. Riset deskriptif
Yaitu berupa survey atau wawancara terhadap kelompok yang diteliti
tidak hanya terbatas pada survey dan wawancara research deskriptif juga
bisa dilakukan dengan etnografi yaitu pengamatan terhadap lingkungan
sosial dalam jangka waktu lama.
d. Observasi
Melihat dan memperhatikan, observasi tidak hanya ada dalam
penelitian kuantitatif, melainkan juga sering dilakukan dalam penelitian
kualitatif.

e. Obsevasi alamiah
Observasi ini dilakukan dikehidupaan real, alih-alih tempat lain yang
dibuat sengaja untuk penelitian, contohnya lapangan, museum, tempat
bermain, dll.
f. Observasi laboratorium
Dilakukan ditempat yang real, observasi laboratorium ini dilakukan
disebuah laboratorium yang sudah dikontrol memuat faktor-faktor yang ada
didunia real.
g. Observasi partisipan
Observasi ini para peneliti akan terlibat secara langsung sebagai
peserta aktivitas atau tempat tertentu.
h. Wawancara
Dengan wawancara, peneliti akan tanya jawab sistematis dan
melandaskannya pada tujuan penyelidikan melalui wawancara peneliti akan
bisa lebih memahami objek penelitian dan bisaa memahaminya secara
khusus dalam hal tertentu.
i. Test standar
Dengan tes ini akan dilakukan prosedur dan cara penelitian yang sama
terhadap semua objek penelitian, misalnya kita akan menilai sikap dan
keahlian siswa dengan domain yang berbeda lalu menggunakan beberapa
tes standar kita akan membandingkan kinerja antara siswa yang memiliki
usia atau level yang sama contohnya tes IQ.

5. Prosedur :
a. Tahap persiapan
Menentukan masalah, rumusan masalah, studi kepustakaan, studi
pendahuluan, penyusunan proposal penelitian dan instrumen, mengajukan
proposal pada dosen pembimbing, seerta permohonan izin penelitian
kepada pihak yang terkait dan izin pengambilan data pada pihak terkait.
b. Tahap pelaksanaan penelitian
Peneliti terlebih dahulu menunjuk 1 orang asisten penelitian, untuk
selanjutnya dilakukan penyamaan presepsi mengenai tujuan penelitian dan
teknik pengambilan data selanjutny dilakukan kontrak waktu dengan para
responden, pembagian kuisioner, pengumpulan kuisioner, dan penecekan
kelengkapan lebar jawaban responden.
c. Tahap teknik pengambilan data
Pengumpulan data dilakukan dengan cara membagikan butir soal
kepada responden dengan memilih alternatif jawaban atas pertanyaan yang
disediakan. Pengambilan data dilakukan setelah responden diberi
penjelasan terlebih dahulu mengenai tujuan dan tata kerja penelitian serta
bersedia untuk dijadikan sampel penelitian. Responden kemudian diminta
untuk mengisi lengkap kuisioner yang telah disediakan.
d. Tahap pengolahan dan analisa data
1. Pengolahan data dan hasil kuisioner
2. Menganalisis data
3. Membuat kesimpulan

DAFTAR PUSTAKA

BPDP SDM, (2016). Pengantar Riset Keperawatan. Jakarta Selatan.

Prof.Drs.Sutrisni Hadi,(2010) . metodeologi Research. Jogjakarta

Ramadhanti Dewi,(2016). Gambaran Pengetahuan Perawat Tentang Manajemen


Pelayanan Hospital Home Care di RSUD Al-Ihsan. Jawa Barat.