Anda di halaman 1dari 1

disajikan oleh Program SAP 2000.

Tentukan jumlah tingkat, jumlah bentang


arah X dan Y, tinggi kolom lantai ke lantai, panjang bentang baik arah X dan
Y, sehingga pola struktur yang disajikan oleh Program SAP 2000 sesuai
dengan yang kita kehendaki. Untuk selanjutnya pola yang sudah tampak
dilayar dapat dimodifikasi agar bentuk geometris betul-betul sesuai dengan
ketentuan yang dibutuhkan. Selanjutnya ditentukan jenis material, masukkan
kualitas bahan. Apabila kualitas bahan dalam satuan MPa, ubah dahulu kotak
satuan dengan N-mm.

Gambar 1. Menentukan spesifikasi material beton (concrete)

Perlu diingat 1 MPa = 1 N/mm2 Selanjutnya untuk menggambarkan geometris


struktur kotak dialog kita ganti dengan satuan Ton-m apabila kita
menggunakan satuan metrik. Menggambar struktur dapat juga menggunakan
editor milik SAP seperti disampaikan seperti langkah di atas, atau dapat pula
menggunakan program pengolah gambar yang lain misalnya Autocad yang
selanjutnya dapat ditransfer ke program SAP. Hal ini sangat menguntungkan
sehingga dimungkinkan kerja sama antara konstruktor dengan drafter yang
selanjutnya menggambar detail konstruksi berdasarkan konsep yang diberikan
oleh konstruktor.
Karena menggunakan metode elemen hingga, dimana elemen dapat
diasumsikan sebagai elemen garis (frame), elemen lempeng (shelf) atau
elemen-elemen lain yang dikenal oleh program SAP. Metode elemen hingga
merupakan metode analisis struktur tercanggih saat ini, hal ini berbeda dengan
metode kekakuan yang hanya mengenal elemen garis (frame), yang banyak
dibahas dalam buku teks untuk memperkenalkan metode analisis struktur
berdasarkan metode matrik.
Untuk penomoran baik untuk nama joint (buhul) maupun nama elemen

Tahun ke 5 Edisi IV/Desember 2008/ Hal 27 of 90