Anda di halaman 1dari 26

Materi Inti : 9

Basic Trauma and Cardiac Life Support


LP2TK Indonesia
Out line Pembejaran
Tujuan Umum : telah Mengikuti materi ini peserta mampu melakukan
penatalaksanaan dengan keracunan

Tujuan Khusus :
setelah mengikuti materi ini peserta mampu :
1. Mengidentifikasikeracuanan
2. Melakukan penanganan komplikasi keracunan
3. Penatalaksanaan keracunan

JUMLAH JAM: 2 JPL, @45 menit METODE :


Teori: 1 ,Penugasan : 1 , Penugasan Ceramah, Tanya Jawab, Curah
Lapangan : 0 Pendapat, Simulasi (Skill
Station)
RACUN ?

KERACUNAN ?
Dicurigai mengalami keracunan bila :

1. Mendadak sakit
2. Gejalanya menjadi cepat karena dosis yang
besar
3. Hasil anamnesa mendukung
4. Pemakaian obat dalam jangka waktu yang lama
(keracunaan kronik)
Macam-macam keracunan
• Bahan-bahan kimia beracun
• Racun yang terdapat pada tumbuh-tumbuhan
• Racun binatang
• Racun yang terdapat pada bahan-bahan makanan fermentasi,
dll
Racun dapat masuk ke dlm tubuh
dengan cara :

1.Melalui mulut
2.Terhisap ( inhalasi )
3.Terserap melalui kulit
4.Sengatan / luka
Sifat racun
 Korosif (asam klorida, asam sulfat, bensin )
 Non Korosif ( makanan, obat , gigitan hewan)
Bentuk racun
Padat
Gas
Cair
Seseorang mengalami keracunan
Dikarenakan :

1. Sengaja Bunuh Diri / Attempted Suicide


2. Diracuni / Homicide
3. Tidak sengaja / Accidental Poisoning, food poisening
4. Berlebihan / Overdosis
5. Sengaja untuk maksud tertentu, tapi tahu ukuran yg
mematikan / Poisoning for kicks
6. Keracunan pabrik / limbah
PENANGGULANGAN KERACUNAN
Umum: A.B.C………………
 Symptomatis / menghilangkan gejala
 Antidotum / Penawar yg dapat melawan reaksi keracunan
 Muntah Paksa
Khusus :
 Cuci lambung
 Antidotum / Penawar spesifik
 Diuresis / obat yang menambah volume urine
 Dialisa / Cuci Darah
PRINSIP PENATALAKSANAAN
Mencegah / menghentikan penyerapan racun.
A. Bila racun ditelan.
 Encerkan racun yang ada dalam lambung, sekaligus menghalangi
penyerapannya. Cairan yang dipakai : air susu
 Rangsang muntah
Efektif bila dilakukan dalam 4 jam
setelah racun ditelan.
Cara mekanik  merangsang dinding faring dengan jari
 Bilas lambung /pemasangan NGT
 Bilas usus besar dengan pencahar, klisma

Kontra Indikasi Rangsang Muntah :


 Keracunan zat korosif : asam / basa kuat
 Keracunan minyak tanah, bensin
 Penurunan kesadaran
B. Bila racun melalui kulit / mata :
 Cuci / bilas bagian yang terkena dengan air
 Pakaian yang terkontaminasi dilepas
 Perhatikan jangan sampai penolong ikut terkena
C. Bila racun melalui inhalasi :
 Pindahkan penderita ketempat yang aman
 Pernafasan buatan penting untuk mengeluarkan
udara yang terhisap
 Jangan lakukan pernafasan dari mulut ke mulut
Penyebab dan jenis keracunan
1. Keracunan Makanan

Jenis Tanda Gejala Tindakan

1. Usahakan muntah
1. Badan Lemas
dengan pemberian Na
2. Penglihatan kabur/Ganda
bicarbonat
Keracunan Botolinum 3. Kelumpuhan saraf mata dan saraf-
(Clostridium Botolinum) 2. Kuras lambung
saraf lainnya
3. Periksa laborat
4. Kesulitan berbicara
4. Antidot ABE dosis 1
5. Susah menelan
vial setiap 4 jam
Jenis Tanda Gejala Tindakan

1. Tidak ada muntah,


rangsang, muntah.
1. Sakit perut yang hebat 2. Bilas lambung dgn
kalium permanganat
Keracunan Jamur
2. Muntah, mencret, haus, 1 gram dlm 2 ltr air
(dgn putih telur
3. berkeringat banyak campur susu)
3. Bila perlu beri napas
buatan dan rujuk
Jenis Tanda Gejala Tindakan

1. Muntahkan
1. Mual dan muntah
2. Bilas lambung
Keracunan ikan laut 2. Kesemutan di daerah mulut
3. Pernafasan Buatan
3. Badan lemas dan susah bernafas
4. Anti Histamin

1. Mual dan muntah


1. Bilas lambung
Keracunan Singkong 2. Sesak Napas
(Asam Sianida) kurang dari 4 Jam
3. Sianosis
2. Oksigen
4. Koma dan Meninggal
2. Keracunan Hidrokarbon

Jenis Tanda Gejala Tindakan

1. Nyeri Kepala 1. Jangan lakukan


2. Mual muntah buata
Bensin 2. Beri Minum Air
3. Lemah Hangat
3. Norit
4. Sesak Napas

1. Netralisir dengan
1. Diare cairan biasa
2. Terapi
Minyak Tanah 2. Muntah Simtomatik
3. Sesak Napas 3. Jangan Lakukan
muntah
3. Keracunan Organofosfat

Jenis Tanda Gejala Tindakan


1. Mual 1. A.B.C
2. Muntah 2. Aspirasi
3. Sakit Kepala 3. Bilas lambung
Baygon
4. Tachikardi 4. Terapi Suportif
5. Hipotensi 5. Cegah kontak
6. Kesadaran Menurun lebih lanjut

1. Mual 1. Oksigenasi
Paration 2. Muntah 2. Aspirasi
3. Sakit Kepala 3. Bilas lambung

1. Mual 1. Oksigenasi
Malaion 2. Sesak Napas 2. Aspirasi
3. Keringat 3. Bilas lambung
3. Keracunan Inhalasi

Jenis Tanda Gejala Tindakan

1. Dekontaminasi
1. Hipoksia saluran napas
2. Sakit Kepala 2. Observasi paralisis,
3. Kelamahan Otot ataksia, dan
Monoksida 4. Koma gangguan visual
5. Bibir dan berwarna merah 3. Obeservasi SSP
jambu, dan sesak nafas dan 4. Pindahkan ke area
berlawanan mata
syock
angin, beri o2 tinggi

1. Sesak Napas
1. Dekontaminasi
CO (Karbondioksida) 2. Mengigil saluran napas
2. Longgarkan pakaian
3. Sakit Kepala 3. Jangan napas Buatan
Keracunan akibat gigitan hewan
Gejala Klinis :
Sakit Kepala
Demam
Kejang
Kemungkinan terkena
rabies
…….………………………………………GIGITAN ANJING
TINDAKAN :
A.Amankan penderita dari lingkungan Sekitar
B. Debridement luka
C. Istirahatkan bagian yang terkena gigitan
D.Berikan Serum Anti Rabies, jika bkn rabies berikan ATS, Antibiotik
E. Jika mungkin Tangkap binatang yang menggigit untuk dilakukan
pemeriksaan.
2. Gigitan Ular

Gejala klinis :
Tergantung dari jenis
ular yang menggigit
1. Famili Elapiade
2. Famili Viperids
3. Famili Hydropoid
(berbisa atau tidak)
Perubahan lokal
(edema, perdarahan)
 Bengkak, nyeri,
demam
………………………………………………….Gigitan ular

Tindakan :
Sifat bisa ular : A. A, B, C,
A.Neurotoksik B. Tenangkan penderita
B.Myotoksik C. Bebat (hanya vena & nadi msh
C.Vaskulotoksik teraba) proksimal dr luka gigitan &
istirahatkan
D.Hemolitik
D. Debridement luka
E. Infus RL, sebelumnya dilakukan
premedikasi dgn adrenalin 0,25 mg
sc
F. Sirkulasi udara harus cukup
G. Siapkan alat penghisap
3. Sengatan Arthropoda

Gejala klinis :
Bengkak
Kemerahan
Gatal – gatal
Nyeri dan panas
Menggigil sampai syok
………………………………………….Sengatan Arthropoda

Tindakan :
A.A, B, dnan C
B.Buang kelenjar bisa yg masih
menempel
C.Berikan antihistamin jika reaksi
ringan
D.Berikan adrenalin 0,5 mg IM, jika
reaksi berat
PENANGANAN DEKOMENTAMINASI
JENIS DEKONTAMINASI TEKNIK
DEKONTAMINASI MATA 1. ISI BASKOM
2. CELUPKAN MUKA KE BASKOM
3. TETESKAN ANESTESI LOKAL
4. SUHU 15-35 DERAJAT CELCIUS

DEKONTAMINASI KULIT 1. BASAHI KULIT DENGAN AIR MENGALIR


2. LEPASKAN PAKAIAN DGN TETAP MENGALIRKAN AIR
3. BERIKAN BILAS AIR HANGAT YANG BANYAK
4. BERIKAN PENANGANAN STANDART LUKA BAKAR
PENANGANAN DEKOMENTAMINASI
JENIS DEKONTAMINASI TEKNIK
DEKONTAMINASI SALURAN CERNA 1. BERI MINUM AIR/SUSU (ANAK =100CC,
DEWASA=250 CC
2. PASEIN SADAR PENUH
3. KUMBAH LAMBUNG
4. RANGSANG MUNTAH
5. DILAKUKAN 12 JAM SETELAN MENELAN

DEKONTAMINASI SALURAN NAPAS 1. TEMPATKAN DI RUANG TERBUKA


2. BUKA SEMUA PAKAIAN YANG YANG
MENGENCANGKAN
3. NILAI 02 BILA PERLU
4. BILA TIDAK BERNPAS BERI NAPAS BUATAN
ATAU BVM