Anda di halaman 1dari 5

TUGAS ETIKA POLITIK

DEFINISI ETIKA, POLITIK DAN ETIKA POLITIK

DISUSUN OLEH:
ROIDA HALILAH FALIH ICHSAN
E041181023
ILMU POLITIK
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS HASANUDDIN
2019
A. Definisi Etika
o Menurut Fagothey, etika adalah studi tentang kehendak manusia yang berhubungan
dengan benar dan salah dalam bertindak.
o Menurut Kattsoff, etika sebenarnya lebih banyak bersangkutan dengan prinsip-prinsip
dasar pembenaran dalam hubungan tingkah laku manusia.
o Menurut Drs. O.P. Simorangkir, etika atau etik sebagai pandangan manusia dalam
berperilaku menurut ukuran dan nilai yang baik.
o Menurut KBBI, etika adalah ilmu yang mempelajari baik dan buruk, hak dan kewajiban
moral. Selain itu etika adalah kumpulan asas/nilai yang berkenaan dengan akhlak. Etika
juga diartikan nilai mengenai benar dan salah yang dianut masyarakat.
o Menurut W. J. S. Poerwadarminto, etika adalah ilmu pengetahuan tentang asas-asas
akhlak (moral).
o Menurut Franz Magnis Suseno, etika adalah ilmu yang mencari orientasi atau ilmu
yang memberikan arah dan pijakan pada tindakan manusia.
o Menurut Drs. Sidi Gajalba, menjelaskan etika sebagai teori tentang tingkah laku atau
perbuatan manusia yang dilihat dari sisi baik & buruknya sejauh mana bisa ditetapkan
oleh akal manusia.
o Menurut Ramali dan Pamuncak, etika adalah pengetahuan tentang perilaku yang benar
dalam satu profesi.
o Menurut H. A. Mustafa, etika adalah ilmu yang menyelidiki mana baik dan buruk
dengan memperhatikan amal perbuatan manusia sejauh yang dapat diketahui oleh akal
pikiran.
o Menurut Saya, etika adalah ilmu yang mempelajari tentang kebiasaan/tingkah laku
manusia yang berkaitan dengan baik atau buruk sikap manusia tersebut.

B. Definisi Politik
o Menurut Max Weber, politik adalah sarana perjuangan untuk sama-sama melaksanakan
politik atau perjuangan untuk mempengaruhi pendistribusian kekuasaan baik diantara
negara-negara maupun diantara hukum dalam suatu negara.
o Menurut Harold Laswell, politik merupakan suatu ilmu yang mempelajari ruang
lingkup negara diantaranya seperti pembentukan dan pembagian kekuasaan.
o Menurut A Robson, politik merupakan ilmu yang mempelajari kekuasaan di dalam
masyarakat, yakni diantaranya berupa sifat hakiki, dasar, proses-proses, ruang lingkup
dan hasil.
o Menurut Robert, politik adalah ilmu pemerintah serta mengatur masyarakat manusia
didalamnya.
o Menurut Aristoteles, politik merupakan usaha yang dijalankan oleh warga negara
bertujuan untuk mewujudkan kebaikan bersama.
o Menurut Adolf Grabowsky, menjelaskan politik adalah suatu kegiatan dalam
menyelidiki negara dalam keadaan bergerak.
o Menurut Kartini Kartolo, politik adalah kegiatan perilaku atau bisa diartikan suatu
proses yang menggunakan kekuasaan bertujuan menegakkan peraturan serta berbagai
keputusan yang sah kemudian diberlakukan kepada masyarakat.
o Menurut Prof. Miriam Budiardjo, politik adalah bermacam-macam kegiatan dalam
suatu sistem politik (negara) yang menyangkut proses menentukan dari tujuan-tujuan dari
sistem itu dan melaksanakan tujuan-tujuan itu.
o Menurut Ibnu Aqil, politik adalah hal-hal praktis yang mendekati kemaslahatan bagi
manusia dan lebih jauh dari kerusakan meskipun tidak digariskan oleh Rasulullah SAW.
o Menurut Saya, politik merupakan permainan siapa mendapat apa, bagaimana, dan
kapan.

C. Definisi Etika Politik


o Menurut Paul Ricoeur, etika politik perlu untuk hidup bersama dan orang lain,
memperluas lingkup kebebasan dan membangun institusi-institusi yang adil.
o Menurut Suseno, etika politik tidak dapat dipisahkan dengan subjek sebagai pelaku etika
yaitu manusia. Oleh karena itu, etika politik sangat berkaitan erat dengan bidanh
pembahasan moral.
o Menurut Telchman, etika politik menjelaskan tentang bagaimana tingkah laku baik dan
sebaliknya. Dalam konteks politik, standar baik adalah bagaimana politik diarahkan
untuk memajukan kepentingan umum.
o Menurut Darma Setyawan Salam, etika politik adalah hal mutlak diperlukan bagi
perkembangan politik disetiap negara karena merupakan prinsip pedoman dasar yang
dijadikan fondasi pembentukan dan perjalanan roda pemerintahan yang biasanya
dinyatakan dalam konstitusi negara.
o Menurut Widjaja H. A. W., etika politik merupakan prinsip moral tentang baik buruk
dalam tindakan atau perilaku dalam berpolitik.
o Menurut Sunardjo, etika politik adalah cabang dari filsafat politik yang membicarakan
perilaku atau perbuatan-perbuatan politik untuk dinilai dari segi baik dan buruknya.
o Menurut Giardin, etika politik didalamnya terdapat empat nilai-nilai etika yang
mendasar untuk diwujudkan pembatasan kekuasaan efektivitas, akuntabilitas, dan
keadilan.
o Menurut Franklyn Haiman, etika politik mensyaratkan adanya peningkatan kapasitas
rasional manusia. Upaya persuasi seperti kampanye politik, komunikasi pemerintah,
periklanan, dan lain lain, adalah suatu teknik untuk mempengaruhi penerima dengan
menghilangkan proses berfikir sadarnya dan menanamkan sugesti atau penekanan pada
kesadaran, agar menghasilkan perilaku otomatis yang tidak reflektif.
o Menurut Haryatmoko, etika politik merupakan sikap kritis terhadap politik dan
penyelenggaraan kekuasaan.
o Menurut Saya, etika politik adalah tingkah laku manusia tentang baik buruknya suatu
kekuasaan di suatu negara dalam konteks politik.
DAFTAR PUSTAKA

Zakky, 2018. Pengertian Etika Secara Umum dan Menurut Para Ahli
(diakses pada tanggal 15 September 2019 di https://www.zonareferensi.com/pengertian-
etika/)

Budiardjo, M. 2008. Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama

Es, Mitha. 2014. Etika Politik (diakses pada tanggal 15 September 2019 di
https://www.slideshare.net/mithys/etika-politik-39640001)