Anda di halaman 1dari 2

1.

“Bermunajat hanya kepada Allah, jauhkan diri dari maksiat, bertahajjud pada malam hari
dan berpuasalah pada esok hari.” – Muhammad Al Fatih.

2. "Berhati-hatilah, waspadalah jangan sampai engkau tertipu oleh harta benda maupun
banyaknya tentara. Jangan sampai engkau jauhkan ahli syariat dari pintumu. Jangan sampai
engkau sekali-kali melakukan satu hal yang bertentangan dengan hukum Islam karena
sesungguhnya agama itulah tujuan kita, hidayah Allah adalah manhaj hidup kita dan oleh
sebab itulah kita dimenangkan."

3. Ambillah dariku pelajaran ini. Aku hadir ke negeri ini bagaikan seekor semut yang kecil,
lalu Allah memberi nikmat yang demikian besar ini maka berjalanlah seperti yang aku
lakukan. Bekerjalah engkau untuk meninggikan agama Allah ini dan hormatilah ahlinya.
Janganlah engkau hamburkan harta negara, berfoya-foya dan menggunakannya melampaui
batas yang semestinya. Sungguh itu semua adalah sebab-sebab terbesar datangnya
kehancuran.

4. "Tak lama lagi aku akan menghadap Allah SWT. Namun aku sama sekali tidak merasa
menyesal karena aku meninggalkan pengganti sepertimu. Jadilah engkau seorang pemimpin
yang adil, saleh dan penyayang. Rentangkan perlindunganmu untuk seluruh rakyatmu, tanpa
kecuali.

5. Bekerjalah engkau untuk menyebarkan Islam karena itu sesungguhnya itu merupakan
kewajiban para penguasa di muka bumi ini. Kedepankan kepetingan agama di atas
kepentingan lain apapun."

6. Janganlah kamu lemah dan lengah untuk terus menjalaninya. Janganlah sekali-kali
engkau angkat jadi pegawaimu mereka yang tidak peduli dengan agama, yang tidak
menjauhi dosa besar dan yang tenggelam dalam dosa.

  7. Jauhilah olehmu yang sudah yang merusak agama. Jauhi pula mereka yang
menggodamu untuk memasukinya. Lakukan perluasan setiap jengkal tanah Islam dengan
jihad. Lindungi harta Baitul Mal jangan sampai dihambur-hamburkan. Jangan sekali-kali
tanganmu mengambil harta rakytmu kecuali sesuai dengan ketentuan Islam. Pastikan
mereka yang lemah dan fakir mendapatkan jaminan kekuatan darimu dan berikanlah
penghormatanmu untuk siapa yang memang berhak.

8. Ketahuilah sesungguhnya para ulama adalah poros kekuatan di


tengah tubuh negara maka muliakanlah mereka, semangati mereka. Bila
ada dari mereka yang tinggal di tempat lain maka hadirkanlah dan
hormatilah mereka, cukupilah keperluan mereka.
Barang siapa banyak bicara
maka banyak pula kesalahannya
barang siapa banyak kesalahannya
maka berkurang rasa malunya
barang siapa berkurang rasa malunya
berkurang pula rasa wara'nya (menahan diri)
dan barang siapa berkurang wara'nya matilah hatinya
                                                            (Al-Hikmah)