Anda di halaman 1dari 5

TUGAS

STRATEGIC MANAGEMENT

OLEH :
ANDHIKA O.P
KUSUMO WIBOWO
ROHMAD BUDIARTO
YUNIAN ASIH A.

PROGRAM MAGISTER MANAJEMEN


FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS
UNIVERSITAS GAJAH MADA
YOGYAKARTA
2018
DESKRIPSI KASUS
Carmelite merupakan sebuah nama dari kelompok masyarakat religius dari gereja katolik
yang ada di Wyoming. Masyarakat ini hidup dalam nuansa yang religius dibawah biara
Carmelite yang didirikan oleh Pastor Daniel Mary.
Pastor Daniel memiliki keinginan membangun area untuk ibadah umat kristen katolik
Carmelite di Wyoming. Area ibadah tersebut akan dibangun dengan membeli lahan peternakan
seluas 500 hektar. Dalam area ibadah tersebut akan mengakomodasi 30 biarawan, gereja yang
bertema Gothic, gedung biara untuk para biarawati Carmelite, tempat Retret bagi pengunjung,
dan tempat pertapaan untuk orang-orang yang mengalami tekanan berat.
Pastor Daniel Mary membutuhkan dana sebesar US$ 8.9 juta untuk membangun area
ibadah bagi komunitas Carmelite tersebut di wilayah Rocky Mountains. Dalam rangka
mengumpulkan dana tersebut, Pastor Daniel Mary bekerjasama dengan beberapa pastor
kemudian membuka kedai kopi bernama Mystic Monk Coffee di Wyoming. Mystic Monk
Coffee dibuat dengan tujuan menjual kopi berkualitas sebanyak mungkin dan keuntungan yang
didapatkan dari kedai ini bisa digunakan untuk mewujudkan rencana dan kebutuhan amal Pastor
Daniel Mary.

ANALISA KASUS
Analisa O dan T (Oppurtunities & Treat)
• Oppurtunity
Pasar kopi di Amerika Serikat sangat besar. Sekitar 150 Juta warga amerika merupakan
konsumen kopi.
Pasar kopi premium dengan bahan berkualitas sangat besar dan konsumen tidak terlalu
sensitive dengan harga.
• Thread
Besarnya konsumen kopi di Amerika dapat memicu banyaknya pelaku bisnis baru (New
Entrants) yang ingin bersaing merebut konsumen.
Terdapat banyak competitor dengan kekuatan kompetitif yang hamper sama seperti
starbuck, dunkin donuts, mc donalds, dll.SIS KASUS
Analysis of External Environment:
1. Competitive Pressures from Potential Entrants: Ancaman yang muncul dari new entrant
bisa dibilang cukup tinggi. Mengingat kondisi industri kopi di U.S. yang terus meningkat
dalam 7 tahun terakhir, dan pertumbuhan penjualan industri kopi di Amerika yang
semula $8.3 Milyar hingga $13.5 Milyar dalam 7tahun terakhir, memungkinkan adanya
pemain baru yang masuk kedalam industri kopi sejenis, hal ini bisa menjadi Peluang
sekaligus ancaman bagi MMC.
2. Buyers:Ancaman dari aspek buyyers bisa dibilang lemah, dikarenakan ada 150 juta
konsumen kopi dan 89% adalah penikmat kopi brewing rumahan(sekitar 133.5 juta
konsumen, seta kebiasaan konsumen yang lebih memilih premium-quality speciality
coffees dan tidak keberatan untuk membayar lebih mahal, menjadikan segmen pasar dari
MMC semakin besar, dan ini merupakan potensi yang baik.
3. Supplier: Tekanan yang berasal dari aspek Supplier bisa dikatakan lumayan rendah,
mengingat Mystic Monk Coffee tidak terlalu kesulitan dalam memasok persediaan bahan
utamanya, yaitu high quality fair trade Arabica & fair trade/organic Arabica bean.
4. Firms in Other Industries Offering Substitute Products: Tekanan dari perusahaan lain
penghasil barang substitusi kopi bisa dikatakan kuat, mengingat tidak hanya kopi yang
bisa menjadi teman bersantai warga Amerika, kecenderungan konsumen memulai pagi
dengan teh atau minuman berkarbonasi (cola) juga lumayan tinggi.
5. Rivalry among Competing Sellers: Tekanan yang dihasilkan dari industri sejenis
penghasiil kopi, bisa dibilang cukup kuat, walaupun ada kecenderungan masyarakat
amerika lebih memilih premium-quality coffe yang menjadi spesialisasi produk MMC,
namun ada kemungkinan konsumen beralih ke jenis kopi standard yang ditawarkan oleh
perusahaan retail dan minimarket, belum lagi persaingan dari industri kopi ready-to-
drink yang bisa saja merebut pasar konsumen pecinta kopi yang memiliki rutinitas yang
tinggi.

Competitor Analysis
Current Strategy
Kompetitor dari MMC melakukan strategi bisnis dengan menaruh produknya di toko
kelontong dan minimarket yang tersebar di seluruh Amerika, ada pula kompetitor yang lebih
memilih bergerak dalam industri ready-to-drink coffe. Untuk memenangkan hati konsumen
Katolik yang merupakan agama mayoritas warga Amerika, MMC bahkan membuat slogan
“use their Chatolic coffee dollar for Christ and his Chatolic church.”
Promosi juga dilakukan dalam bentuk pembelian diatas $45, akan mendapat gratis biaya
pengiriman. Dan juga ada profit sharing untuk reseller (3% broker fees)
Berfokus pada pasar produk whole-bean, caffeinated, and decaffeinated coffe dibandingkan
bersaing dalam industri ready-to-drink coffee layaknya coffeee shop seperti Starbucks.
Sehingga dapat menghindari persaingan langsung dengan pemimpin coffee shop yang sudah
terlebih dahulu bermain dalam pasar tersebut (aplikasi dari blue ocean strategy.)

Resources and Capability


Sumber daya yang dimiliki oleh kompetitor mungkin lebih kompeten dalam bidang kopi,
baik itu sumber daya manusia yang mengolah kopi, mesin mesin terbaru yang dapat
dioptimalkan, serta bahan baku yang bisa dibilang lebih berkualitas. Sementara sumber daya
yang dimiliki oleh MMC diantaranya:
1. 30 Biarawan yang memiliki disiplin tinggi yang siap melakukan proses brewing,
packaging dan operasional MMC. Namun, karena kedisiplinan-nya yang tinggi pula,
tujuan utama para biarawan adalah untuk beribadah, sehingga tidak dapat 100%
mengabdikan diri untuk profitibilitas MMC.
2. Mesin operasional yang masih terbilang sedikit kuno, sehingga ada batasan dalam proses
sehari-hari, bahkan dengan jam kerja para biarawan yang terbentur dengan kegiatan
ibadah, semakin tidak dapat memenuhi target $8.9 billion untuk akusisi lahan.
3. Ada rencana untuk membeli mesin dengan kapasitas produksi yang lebih besar, dengan
harga investasi $35.000. hanya saja rencana ini perlu dikaji ulang, mengingat
keterbatasan sumber daya manusia, dan pertimbangan depresiasi sehingga investasi untuk
mesin justru akan menjadi bumerang di kemudian hari.

Objectives
Sasaran utama dari kompetitor pada umumnya adalah profit, merekapun mengincar pasar
yang lebih luas, yaitu pasar penikmat kopi Amerika dengan mentagline Produk Coffee Shop
yang dapat bersumbangsug pada kegiatan keagamaan.

KESIMPULAN
Tujuan dibentuknya Mystic Monk Coffe adalah untuk menjadikan MMC sebagai unit bisnis
yang membantu kegiatan biara. Untuk saat ini MMC dituntut untuk dapat menghasilkan
profit untuk pembelian lahan senilai $8.9 milyar, sehingga sasaran pasarnya pun terbatas,
yaitu penikmat kopi dari komunitas katolik di Amerika. Saat ini langkah MMC sebagai unit
bisnis biara yang dibentuk untuk keperluan umat sudah tepat, sasaran customer mereka jelas,
yaitu umat katolik yang ingin ikut andil dalam kegiatan biara, namun sekaligus mendapatkan
benefit berupa pengalaman menikmati kopi yang diracik oleh para biarawan. Karena MMC
memilih untuk fokus pada pasar produk whole-bean, caffeinated, and decaffeinated coffe
dibandingkan bersaing dalam industri ready-to-drink coffee, maka MMC perlu menetapkan
berbagai strategi untuk mem-boosting penjualan mereka dengan cara peningkatan kualitas
roosting dengan pembelian roaster dan menambah tenaga ahli non biara.

Anda mungkin juga menyukai