Anda di halaman 1dari 6

PEDOMAN PENINGKATAN MUTU KLINIS DAN KESELAMATAN PASIEN 2020

PENINGKATAN MUTU KLINIS DAN KESELAMATAN PASIEN

DI PUSKESMASTEGALSIWALAN

I. PENDAHULUAN
Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, seluruh unit pelayanan yang
ada dan seluruh karyawan berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang bermutu,
terjangkau,dan mengutamakan keselamatan pasien, pengunjung, masyarakat,
dankaryawan yang bekerja di PuskesmasTegalsiwalan.
Program mutu dan keselamatan pasien merupakan program yang wajib
direncanakan, dilaksanakan, dimonitor, dievaluasi dan ditindak lanjuti diseluruh jajaran
yang ada di Puskesmas Tegalsiwalan, mulai dari kepala puskesmas, penanggung jawab
unit pelayanan klinis, dan seluruh karyawan.
Oleh karena itu perlu disusun program peningkatan mutu dan keselamatan pasien
Puskesmas Tegalsiwalan yang menjadi acuan dalam penyusunan program-program mutu
dan keselamatan pasien di unit kerja untuk dilaksanakan pada tahun 2019.

II. LATAR BELAKANG


Mengingat besarnya tanggung jawab untuk meningkatkan mutu klinis dan
keselamatan pasien yang melibatkan banyaknya unit layanan maka perlu ditentukan area
prioritas yang bisa menjadi wajah pelayanan klinis di Puskesmas Tegalsiwalan dengan
pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut:
1. Angka kecelakaan lalu lintas di Tegalsiwalan cukup tinggi mengingat lalu lintas yang
padat karena merupakan jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Leces
dengan wilayah kecamatan Banyuanyar. Dimana medan jalan yang lurus dan sempit
serta berkelok-kelok, naik turun serta banyak tikungan beresiko tinggi menyebabkan
kecelakaan, selain itu UGD Puskesmas Tegalsiwalanyang buka 24 jam dengan
pelayanan yang cepat, tanggap, dan responsive menjadi daya tarik di masyarakat
.sendiri maupun masyarakat luar wilayah untuk mendapatkan penanganan kegawat
daruratan.
2. Jumlah Pasien baru di rawat jalan semakin meningkat dari tahun ketahun. Hal ini
disebabkan oleh perbaikan-perbaikan dari segala aspek puskesmas yang mulai
berkembang, dan juga perawatan di rawat jalan yang ramah, pelayanan oleh dokter,
dan low cost menjadi daya tarik tersendiri bag ipelanggan.
3. Pelayanan obat yang melayani seluruh unit layanan dan menjamin kesinambungan
rencana terapi sehingga perlu pengawasan yang ketat agar pelayanan terpadu tidak
tersia- sia dan agar tidak terjadi insiden keselamatan pasien.
4. Angka penyakit TBC yang tinggi di wilayah Tegalsiwalan yang memerlukan
pemeriksaan laborat yang berkala dan berkesinambungan. Jumlah pasien HIV/
AIDS yang meningkat karena tingginya warga yang menjadi TKW dan bekerja di
kota besar sehingga perlu peningkatan penjaringan pasien dan pemeriksaan laborat
yang terjangkau dan mudah. Kesadaran masyarakat akan gaya hidup sedentary
yang memicu penyakit- penyakit metabolic meningkatkan kebutuhan akan
PEDOMAN PENINGKATAN MUTU KLINIS DAN KESELAMATAN PASIEN 2020

pemeriksaan berkala untuk mengontrolnya. Mengingat begitu tingginya kebutuhan


masyarakat akan laboratorium sehingga perlu peningkatan mutu laboratorium
yangbermutu, mandiri, dekat dengan masyarakat, dan mengutamakan keselamatan
pasien.
5. Pelayanan di loket atau tempat pendaftaran di Puskesmas Tegalsiwalan
menggunakan simpustronik. Petugas pelayanan berjumlah 2 orang.. Petugas
melayani pasien baru dan lama dimana sering kali terjadi penumpukan pasien
Berdasarkan data dan pertimbangan-pertimbangan tersebut di atas, maka
ditentukanlah 5 area prioritas peningkatan mutu klinis dan keselamatan pasien di
Puskesmas Tegalsiwalan, yaitu sebagai berikut:
1. Pelayanan Laboratorium
2. Pelayanan Farmasi
3. Pelayanan Kegawat daruratan
4. Pelayanan Pemeriksaan Umum
5. Pelayanan Loket

III. DASAR PELAKSANAN

SK Kepala Puskesmas Tegalsiwalan tentang kewajiban Tenaga Klinis dalam


Peningkatan Mutu Klinis dan Keselamatan Pasien.

IV. PENGORGANISASIAN DAN TATA HUBUNGAN KERJA


A. PENGORGANISASIAN
Tim Peningkatan Mutu Klinis dan keselamatan Pasien (PMKP) berada dalam bagian
Tim Mutu Puskesmas Tegalsiwalan, yang bertanggung jawab kepada Kepala Puskesmas
Tegalsiwalan

Ketua Tim Peningkatan Mutu dan


Keselamatan Pasien

Sekretaris

Penanggung Jawab Peningkatan Mutu Penanggung Jawab Peningkatan


Layanan Klinis Keselamatan Pasien
PEDOMAN PENINGKATAN MUTU KLINIS DAN KESELAMATAN PASIEN 2020

B. Struktur Organisasi Dan Alur Pelaporan


I. Uraian Tugas PMKP
a. Ketua tim peningkatan mutu dan keselamatan pasien bertugas
- Merencanakan kegiatan peningkatan mutu layanan klinis dan keselamatan pasien
berdasarkan hasil evaluasi kegiatan tahun lalu sebagai pedoman dan petunjuk pelaksanaan
kegiatan yang akan dilaksanakan serta sumber pendanaan kegiatan.
- Melaksanakan sosialisasi dan koordinasi dengan unit kerja terkait dalam rangka penyelarasan
kegiatan yang akan dilaksanakan guna kelancaran pelaksanaan kegiatan.
- Mendistribusikan tugas dan memberi petunjuk pelaksanaan kegiatan peningkatan mutu dan
keselamatan pasien kepada anggotanya.
- Melaksanakan kegiatan monitoring, evaluasi hasil pelaksanaan kegiatan, menyampaikan
saran dan pertimbangan sebagai bahan dalam pengambilan keputusan serta menyusun
laporan secara periodic baik lisan maupun tertulis guna pertanggungjawaban pelaksanaan
tugas.
- Memimpin pelaksanaan kegiatan rapat tim peningkatan mutu dan keselamatan pasien di
Puskemas

b. Sekretaris

- Melaksanakan koordinasi dengan Ketua Tim dalam rangka menyelaraskan kegiatan yang
akan dilaksanakan guna kelancaran pelaksanaan tugas.
- Melaksanakan kegiatan pendokumentasian hasil pengukuran indikator mutu layanan klinis dan
sasaran keselamatan pasien.
- Melaksanakan kegiatan pengolahan data, penyusunan program kerja, monitoring dan
evaluasi, berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan.
- Menyusun laporan hasil kegiatan Tim Peningkatan Mutu Layanan Klinis dan Keselamatan
Pasien.
- Melaksanakan notulensi pada kegiatan rapat Tim Peningkatan Mutu Layanan Klinis dan
Keselamatan Pasien.
- Menyusun perencanaan sumber dana kegiatan.

c. Penanggung jawab peningkatan mutu layanan klinis


- Merencanakan kegiatan peningkatan mutu layanan klinis di puskesmas.
- Menyusun indikator peningkatan mutu layanan klinis di Puskesmas.
- Mengkoordinasikan kegiatan peningkatan mutu layanan klinis di puskesmas dengan unit
terkait di puskesmas
- Melaksanakan pengukuran indikator mutu layanan klinis di Puskesmas.
- Melaksanakan monitoring, evaluasi hasil pelaksanaan kegiatan peningkatan mutu layanan
klinis dan menyampaikan saran dan pertimbangan sebagai bahan dalam pengambilan
keputusan kepada ketua Tim.
- Menyusun laporan secara periodik baik lisan dan tertulis sebagai pertanggungjawaban
pelaksanaan kegiatan.
PEDOMAN PENINGKATAN MUTU KLINIS DAN KESELAMATAN PASIEN 2020

d. Penanggung jawab peningkatan keselamatan pasien


- Merencanakan kegiatan peningkatan keselamatan pasien di puskesmas.
- Menyusun sasaran keselamatan pasien di Puskesmas.
- Mengkoordinasikan kegiatan peningkatan keselamatan pasien di puskesmas dengan unit
terkait di puskesmas
- Melaksanakan pengukuran sasaran keselamatan pasien di Puskesmas.
- Melaksanakan monitoring, evaluasi hasil pelaksanaan kegiatan peningkatan keselamatan
pasien dan menyampaikan saran dan pertimbangan sebagai bahan dalam pengambilan
keputusan kepada ketua Tim.
- Menyusun laporan secara periodik baik lisan dan tertulis sebagai pertanggungjawaban
pelaksanaan kegiatan.

II. Pelaporan
Koordinator unit layanan melakukan koordinasi pelaksanaan dan monitoring kegiatan
peningkatan mutu dan keselamatan pasien pada unit-unit pelayanan yang menjadi tanggung
jawabnya. Ketua pokja PMKP bertanggung jawab terhadap Ketua Tim Manajemen .Tim
Manajemen Mutu bersama dengan pokja PMKP mengadakan rapat koordinasi tiap tiga bulan
untuk memonitor kemajuan dalam pelaksanaan kegiatan dan mengatasi permasalahan
permasalahan di pokja PMKP
Tiap unit pelayanan melaporkan dalam bentuk laporan bulanan. Ketua pokja PMKP
melaporkan kegiatan PMKP kepada Kepala Puskesmas dengan tembusan kepada Wakil
Manajemen Mutu tiap bulan.

IV. TUJUAN

A. Tujuan umum :
Meningkatkan mutu dan keselamatan pasien di Puskesmas Tegalsiwalan

B. Tujuan khusus:
1. Meningkatkan mutu pelayanan klinis
2. Meningkatkan manajemen resiko
3. Meningkatkan pemenuhan sasaran keselamatan pasien

V. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN

Kegiatan Pokok Rincian Kegiatan

A. Penilaian kinerja pelayanan klinis


1. Memilih dan menetapkan indicator mutu pelayanan klinis, Sasaran Keselamatan Pasien dan
menyusun profil indikator
2. Menyusun panduan penilaian kinerja pelayanan klinis
3. Mencatat data melalui sensus 1 bulan sekali
4. Melaksanakan penilaian kinerja pelayanan klinis
5. Melakukan analisis kinerja pelayanan klinis
6. Melaksanakan tindak lanjut hasil analisis kinerja pelayanan klinis
PEDOMAN PENINGKATAN MUTU KLINIS DAN KESELAMATAN PASIEN 2020

B .Sasaran Keselamatan Pasien

1. Membuat panduan system pencatatan dan pelaporan insiden keselamatan pasien


2. Memonitor capaian sasaran keselamatan pasien
3. Melaksanakan pencatatan dan pelaporan KTD, dan KNC
4. Melakukan analisis kejadian KTD dan KNC
5. Melakukan tindak lanjut

VI. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


Secara umum dalam pelaksanaan program mutu dan keselamatan pasien adalah mengikuti
siklus Plan Do Check Action.
1. Penilaian kinerja pelayanan klinis
2. Kinerja pelayanan klinis diukur pada semua unit pelayanan klinis
3. Memilih dan menetapkan indicator mutu pelayanan klinis, Sasaran Keselamatan Pasien dan
menyusun profil indikator
4. Tersusun indicator pelayanan klinis dan profil indikator
5. Pertemuan pembahasan indikator
6. Menyusun panduan penilaian kinerja klinis
7. Tersusunnya panduan penilaian kinerja klinis
8. Pertemuan pembahasan panduan penilaian kinerja klinis
9. Mencatat data melalui sensus 1 bulan sekali
10. Terkumpulnya data melalui sensus bulanan
11. Pencatatan sensus bulanan
12. Melaksanakan penilaian kinerja pelayanan klinis
13. Terkumpulnya data indicator kinerja pelayanan klinis
14. Pertemuan pembahasan capaian indicator pelayanan klinis
15. Melakukan analisis kinerja pelayanan klinis
16. Hasil analisis kinerja pelayanan klinis
17. Melaksanakan tindak lanjut hasil analisis kinerja pelayanan klinis
18. Laporan pelaksanaan tindak lanjut

VII. SASARAN

Sasaran peningkatan mutu layanan klinis:


1. Indikator mutu pelayanan klinis dan indicator perilaku pemberi layanan
2. Perbaikan mutu layanan klinis yang diprioritaskan
Sasaran Keselamatan pasien:
1. Ketepatan Identifikasi Pasien
2. Peningkatan Komunikasi yang Efektif
3. Peningkatan Keamanan Obat yang perlu diwaspadai
4. Kepastian tepat lokasi, tepat prosedur, tepat pasien
5. Pengurangan resiko infeksi terkait layanan kesehatan
6. Pengurangan resiko pasien jatuh
PEDOMAN PENINGKATAN MUTU KLINIS DAN KESELAMATAN PASIEN 2020

VIII. JADWAL KEGIATAN

No Kegiatan 2020

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 Rapat Evaluasi Tim PMKP X X X X

2 Perumusan SOP – SOP X X

3 Program Sosialisasi SOP X X

4 Penentuan indikator PMKP X X

5 Pelaporan Indikator PMKP X X

6 Pelaporan &Analisa kasus Insiden X X X X X X X X X X X X


kepada Kepala Puskesmas Tegalsiwalan
7 Koordinasi dengan tim lain dalam rapat X X
Tim Manajemen Mutu
8 Perencanaan kegiatan tindak lanjut X X X

Keterangan: Jadwal bisa berubah bila ada hal- hal yang perlu ditelaah dan dikaji lebih lanjut.

IX. PENCATATAN, PELAPORAN, DAN EVALUASI

Sensus bulanan indicator mutu, penilaian Indikator perilaku, dan Insiden keselamatan
pasien dilakukan pelaporan setiap akhir bulan kepada Kepala Puskesmas Tegalsiwalan.Evaluasi
terhadap pelaksanaan kegiatan dilakukan tiap bulan sesuai dengan jadwal kegiatan, dengan
pelaporan hasil-hasil yang dicapai pada bulan tersebut.

Evaluasi seluruh kegiatan tim PMKP dilakukan tiap tiga bulan sekali dalam rapat
evaluasi Tim PMKP. Dilakukan evaluasi menyeluruh bersama tim- tim lain tiap 6 bulan dalam
rapat Tim Manajemen Mutu

X. PENUTUP

Demikian pedoman program ini disusun untuk sebagai pedoman monitoring upaya
meningkatkan mutu layanan klinis dan keselamatan pasien di Puskesmas Tegalsiwalan

Ditetapkan di:Tegalsiwalan
Pada tanggal :
Kepala PuskesmasTegalsiwalan

Arif eko trilianto, SKM


NIP.19831003 201001 1 009