Anda di halaman 1dari 10

NAMA : DEWI RATNA SUNDANI

NPM : C1C018125
KELAS : B S1 AKUNTANSI 2018
MATKUL : AKUNTANSI KEUANGAN 3
KODE : WIIM 2018

No Ya Tida N/A Keterangan


k
A Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
A.1. Jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan;  - - Catatan 19
A.2. Deskripsi umum mengenai jenis program imbalan  - - Catatan 19
pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan;
A3. Kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui  - - Catatan 2.l
keuntungan dan kerugian aktuarial;

A.4. Pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment  - - Catatan 2.l


dan penyelesaian.
B Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
B.1. Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek - - 
B.1.1 Jenis
B.1.2 Jumlah
B.2. Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
B.2.1 Imbalan Pasti
B.2.1.1. Gambaran umum mengenai jenis program  - - Catatan 19
B.2.1.2. Rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini  - - Catatan 19
kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara
terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:
(a) biaya jasa kini;
(b) biaya bunga;
(c) iuran oleh peserta program;
(d) keuntungan dan kerugian aktuarial;
(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang
diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata
uang penyajian;
(f) imbalan yang dibayarkan;
(g) biaya jasa lalu;
(h) kombinasi bisnis;
(i) curtailment; dan
(j) penyelesaian.
B.2.1.3 Analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang - - 
dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai
dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanai
B.2.1.4 Rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset - - 
program serta saldo awal dan akhir dari setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK
menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode
yang dapat diatribusikan pada setiap
(a) hasil yang diharapkan dari aset program;
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial;
(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang
diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata
uang penyajian;
(d) iuran oleh pemberi pekerja;
(e) iuran oleh peserta program;
(f) imbalan yang dibayarkan;
(g) kombinasi bisnis; dan
(h) penyelesaian;
B.2.1.5 Rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti dan Nilai - - 
Wajar aset program atas Aset dan Liabilitas yang diakui
dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak
diakui dalam laporan posisi keuangan;
(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi
keuangan;
(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset,
dikarenakan oleh batasan dalam SAK;
(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap
hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai
dengan SAK; dan
(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi
keuangan
B.2.1.6 Total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal
berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk:
(a) biaya jasa kini;  - - Catatan 19
(b) biaya bunga;  - - Catatan 19
(c) hasil yang diharapkan dari aset program; - - 
(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian - - 
yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK; 
(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan -
memilih metode koridor 10% (sepuluh per seratus);  Catatan 19
(f) biaya jasa lalu;  - Catatan 19
(g) dampak dari curtailment terutama terkait dengan Catatan 19
penyelesaiannya; dan  - -
(h) dampak dari batasan dalam SAK
B.2.1.7 Jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif - - 
lain yang akan diakui segera dalam saldo laba, meliputi:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial; dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK;
B.2.1.8 Jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial - - 
yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam
hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam
pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK
B.2.1.9 Persentase atau jumlah setiap kategori utama yang - - 
merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap
kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun
tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang,
properti, dan seluruh aset lain
B.2.1.1 Jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: - - 
0 (a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan;
dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh
Perusahaan
B.2.1.1 Penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan - - 
1 tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara
keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset
program
B.2.1.1 Imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil - - 
2 aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai
Aset
B.2.1.1 Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada  - - Catatan 19
3 akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran
yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara
persentase dan variabel lainnya, termasuk:
(a) tingkat diskonto;
(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset
program untuk periode yang disajikan dalam laporan
keuangan;
(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap
hak penggantian yang diakui sebagai Aset;
(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan
dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam
masa program formal atau konstruktif sebagai dasar
untuk kenaikan imbalan masa depan);
(e) tingkat tren biaya kesehatan; dan
(f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria
B.2.1.1 Dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase - - 
4 dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan
pada:
(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga
dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto;
(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya
kesehatan.
(c) dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan
inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak
persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya
kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa
dengan satu angka persentase dalam lingkungan
inflasi yang rendah
B.2.1.1 Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun  - -
5 sebelumnya dari:
(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset Catatan 19
program dan surplus atau defisit pada program; dan
(b) penyesuaian yang timbul pada: Catatan 19
(i) liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah
atau persentase dari liabilitas program pada
akhir periode pelaporan; dan
(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau
persentase dari asset program pada akhir periode
pelaporan
B.2.1.1 Estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat - - 
6 ditentukan secara andal, dari iuran yang diharapkan akan
dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai
setelah periode pelaporan
B.2.2 Iuran Pasti - - 
B.2.2.1 Jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran
pasti
B.2.3 Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya - - 
B.2.3.1 Jumlah
B.2.3.2 Jenis
B.2.4 Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja - - 
B.2.4.1 Iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak
kerja;
B.2.4.2 penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada)
PT WISMILAK INTI MAKMUR TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2018 dan 2017
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING


PENTING (lanjutan) POLICIES (continued)

l. Imbalan Kerja l. Employee Benefits

Grup mengakui liabilitas imbalan kerja yang The Group recognized unfunded employee
tidak didanai sesuai dengan Undang-undang benefits liabilities in accordance with Labor
No. 13/2003 tanggal 25 Maret 2003 (“Undang- Law No. 13/2003 dated March 25, 2003 (the
undang”). Grup menerapkan PSAK No. 24 “Law”). The Group adopted PSAK No. 24
(Revisi 2013), “Imbalan Kerja”. PSAK revisi ini, (Revised 2013), "Employee Benefits". The
antara lain, menghapus mekanisme koridor, revised PSAK, among others, removes the
mengatur pengakuan biaya jasa lalu serta corridor mechanism, stipulates that all past
mengatur beberapa pengungkapan tambahan. service costs are recognized and requires
certain additional disclosures.

Berdasarkan PSAK No. 24 (Revisi 2013), Under PSAK No. 24 (Revised 2013), the
perhitungan estimasi beban dan liabilitas calculation of estimated employee benefits
imbalan kerja berdasarkan Undang-undang expense and liabilities under the Law is
ditentukan dengan metode penilaian aktuaria determined using the “Projected Unit Credit”
“Projected Unit Credit”. valuation method.

Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) Remeasurement on net defined benefit liability
imbalan pasti neto, yang diakui sebagai (asset), which recognized as other
penghasilan komprehensif lain, terdiri dari: comprehensive income, consists of:

i. Keuntungan dan kerugian aktuarial; i. Actuarial gain and losses;


ii. Imbal hasil atas aset program, tidak ii. Return on program asset, excluding the
termasuk jumlah yang dimasukkan dalam amount included in liabilities (asset) net
bunga neto liabilitas (aset); interest;
iii. Setiap perubahan dampak batas aset, iii. Every changes in asset ceiling, excluding
tidak termasuk jumlah yang dimasukkan the amount included in liabilities (asset)
dalam bunga neto atas liabilitas (aset). net interest.

Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) Remeasurement on net defined benefit


imbalan pasti neto, yang diakui sebagai liabilities (asset), which recognized as other
penghasilan komprehensif lain tidak comprehensive income will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi periode berikutnya. subsequently to profit or loss in the next
period.

Keuntungan dan kerugian aktuarial yang Actuarial gain and losses arising from
timbul dari penyelesaian dan perubahan experience adjustments and changes in
asumsi aktuaria dibebankan atau dikreditkan actuarial assumptions are charged or credited
ke ekuitas pada penghasilan komprehensif to equity in other comprehensive income in
lainnya pada periode/tahun di mana terjadinya period/year in which they arise.
perubahan tersebut.

Keuntungan atau kerugian atas kurtailmen Gains or losses on the curtailment or


atau penyelesaian suatu program imbalan settlement of a defined benefit plan are
pasti diakui ketika kurtailmen atau recognized when the curtailment or settlement
penyelesaian terjadi. occurs.

19. LIABILITAS IMBALAN KERJA 19. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY

Program Manfaat Karyawan Employee Benefits Program

Grup menghitung dan membukukan beban The Group calculated and recorded the employee
imbalan kerja berdasarkan Undang-undang benefits expense based on Labor Law No. 13 Year
Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003. Liabilitas 2003. The employee benefits liability as of
imbalan kerja pada tanggal 31 Desember 2018 dan December 31, 2018 and 2017 is calculated by
2017 dihitung oleh PT Sigma Prima Solusindo, PT Sigma Prima Solusindo, independent actuary,
aktuaris independen masing-masing dalam in its report dated March 8, 2019 and
laporannya tertanggal 8 Maret 2019 dan February 27, 2018, respectively.
27 Februari 2018.

Asumsi aktuaria yang digunakan dalam Actuarial assumptions used in determining the
menentukan beban dan liabilitas imbalan kerja employee benefits expense and liability are as
adalah sebagai berikut: follows:
Usia Pensiun Normal 55 Tahun/Years Normal Pension Age
Tingkat Diskonto 9% (2017: 7%) Discount Rate
Estimasi Kenaikan Estimated Future
Gaji di Masa Datang 6% Salary Increase
Tabel Mortalita Tabel Mortalita Indonesia/Indonesian MortalityTable (TMI-3) MortalityTable
Tingkat Cacat 5% dari Tabel Mortalita/of Mortality Table Disability Rate
Tingkat Pengunduran Diri 1-39 tahun/years old : 5% Resignation Rate
menurun secara linear dari 5% hingga 0%/
linearly decreased from 5% to 0%
Di atas 55 tahun/ Above 55 years old : 0%
Metode Projected Unit Credit Method

Mutasi liabilitas imbalan kerja di laporan posisi Movement of employee benefits liability in the
keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut: consolidated statements of financial position is as
follows:
2018 2017

Saldo awal tahun 86.830.036.062 68.278.805.967 Balance at the beginning of the year
Beban imbalan kerja tahun berjalan 13.873.296.160 13.547.757.004 Current year employee benefit expense
Pembayaran imbalan kerja tahun Current year employee
berjalan (32.204.105.865) (24.283.070.750) benefit payments
Beban komprehensif Current year other comprehensive
lain tahun berjalan 31.635.507.825 29.286.543.841 expense

Saldo Akhir Tahun 100.134.734.182 86.830.036.062 Balance at End of the Year

Perubahan atas nilai kini liabilitas imbalan pasti Changes in the present value of defined benefit
sebagai berikut: obligation are as follows:

2018 2017

Saldo awal tahun 86.830.036.062 68.278.805.967 Balance at the beginning of the year
Beban jasa kini 7.674.140.623 7.806.834.869 Current service cost
Beban bunga 6.199.155.537 5.740.922.135 Interest cost
Pembayaran manfaat (32.204.105.865) (24.283.070.750) Benefits paid
Perubahan asumsi aktuaria 3.203.846.645 (20.782.440.136) Change in actuarial assumption
Dampak penyesuaian pengalaman 28.431.661.180 50.068.983.977 Effect of experience adjustment

Saldo Akhir Tahun 100.134.734.182 86.830.036.062 Balance at End of the Year


PT WISMILAK INTI MAKMUR TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2018 dan 2017
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 19. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY (continued)

Rincian beban imbalan kerja adalah sebagai The details of employee benefits expense are as
berikut: follows:

2018 2017
Beban jasa kini 7.674.140.623 7.806.834.869 Current service cost
Beban bunga 6.199.155.537 5.740.922.135 Interest cost
Neto 13.873.296.160 13.547.757.004 Net

Analisis umur liabilitas imbalan kerja pada tanggal The maturity analysis of employee benefit liabilities
31 Desember 2018 adalah sebagai berikut: as of December 31, 2018 is as follows:

Lebih dari
Sampai dengan 10 tahun/
1 tahun/ 1 - 5 tahun/ 5 - 10 tahun/ More than Total/
Up to 1 year years years 10 years Total

Liabilitas imbalan kerja 12.130.443.642 10.869.204.178 28.479.988.325 48.655.098.037 100.134.734.182 Employee benefits liability

Sensitivitas dari liabilitas imbalan pasti terhadap The sensitivity of employee benefit liability to
perubahan asumsi aktuarial utama adalah sebagai changes in the principal assumptions is as follows:
berikut:

Dampak atas kewajiban imbalan pasti/

Impact on employee benefit liabilities

Perubahan Kenaikan Penurunan


Asumsi/ Asumsi/ Asumsi/
Change in Increase in Decrease in
Assumption Assumption Assumption
Tingkat diskonto Tingkat kenaikan gaji
1% (92.182.486.476) 109.314.787.389 Discount rate

1% 109.458.141.436 (91.932.840.834 Salary income rate


di masa depan )

Manajemen Grup telah mereviu asumsi yang The management of the Group has reviewed the
digunakan dan berpendapat bahwa asumsi assumptions used and agreed that these
tersebut sudah memadai. Manajemen assumptions are adequate. Management believes
berkeyakinan bahwa liabilitas imbalan kerja that the liability for employee benefits is sufficient
tersebut telah memadai untuk menutupi liabilitas to cover the Group’s liability for its employee
imbalan kerja Grup. benefits.

Beri Nilai