Anda di halaman 1dari 7

TUGAS RUTIN MK KEPEMIMPINAN

PRODI: S1 PEND. OTOMOTIF


Pertemuan: 8 LEMBARAN KERJA 7 SKS : 2
Dosen: Dr. Darwin MATA KULIAH KEPEMIMPINAN Kode : 1UMD57001
Hari/ Tanggal: Prodi S1 Pendidikan Teknik Otomotif Paparan : 10’
Selasa/13-11-2018 Fakultas Teknik – Unimed Paraf Dosen
Nama Mhs: Riski Oktora Sitepu Nilai :
Materi: Gaya-gaya kepemimpinan dalam organisasi.
Indikator Capaian: Dapat mendeskripsikan konsep gaya-gaya kepemimpinan dalam organisasi.

Soal:
1. Diskripsikan minimal 3 pendapat ahli tentang Gaya-gaya kepemimpinan dalam
organisasi beserta rujukannya?
2. Simpulkan gaya-gaya kepemimpinan dalam organisasi menurut Saudara berdasarkan
rujukan yang dideskripsikan di atas (no.1)!
Kirim ke darwinspi@unimed.ac.id
Jawaban:
1.-Menurut William H.Newman (1968) dalam Miftah Thoha (2003;262) kepemimpinan adalah kegiatan
untuk mempengaruhi perilaku orang lain atau seni mempengaruhi perilaku manusia baik perorangan
maupun kelompok. Dan satu hal yang perlu diingat bahwa kepemimpinan tidak harus dibatasi oleh
aturan-aturan atau tata karma birokrasi.
-Hersey dan Blanchard (1992) berpendapat bahwa gaya kepemimpinan pada dasarnya merupakan
perwujudan dari tiga komponen, yaitu pemimpin itu sendiri, bawahan, serta situasi di mana proses
kepemimpinan tersebut diwujudkan.
- George R. Terry (Miftah Thoha, 2010: 5) mengartikan bahwa Kepemimpinan adalah aktivitas untuk
mempengaruhi orang-orang supaya diarahkan mencapai tujuan organisasi. Kepemimpinan meliputi
proses mempengaruhi dalam menentukan tujuan organisasi, memotivasi perilaku pengikut untuk
mencapai tujuan, mempengaruhi untuk memperbaiki kelompok dan budayanya. 

2.Kesimpulan saya menurut William H.Newman adalah sebagai seorang pemimpin harus bisa
mempengaruhi orang lain,maksudnya pemimpin tersebut bisa menjiwai perilaku dan mengkontrol
bawahannya baik perorangan maupun kelompok dengan baik.
Kesimpulan saya menurut Hersey dan Blanchard adalah pemimpin muncul dari bawahan yang baik
serta memiliki sifat bertanggung jawab yang tinggi,dan mempunyai wawasan yang tinggi juga.
Kesimpulan saya Menurut George R.Terry adalah pemimpin disuatu organisasi adalah orang yang bisa
mengarahkan bawahan-bawahannya untuk mewujudkan tujuan organisasi tersebut.Jadi,pemimpin
tersebut harus mampu berinteraksi dengan baik dan benar.

Daftar Pustaka:
1. Mangihot Pasaribu.2016.”Pengertian dan Gaya Kepemimpinan Menurut Para
Ahli”,http://mangihot.blogspot.com/2016/10/1-pengertian-kepemimpinan-meburut-
para.html, diakses pada 08 Oktober 2016 pukul09.43
2. Aan Andry.2013.”http://mulairuangcatatan.blogspot.com/2013/01/gaya-kepemimpinan-
dalam-organisasi.html, diakses pada tanggal 11 Januari 2013.

1
Pertemuan: 14 LEMBARAN KERJA 12 SKS : 2
Dosen: Dr. Darwin MATA KULIAH KEPEMIMPINAN Kode : 1UMD57001
Hari/ Tanggal: Prodi S1 Pendidikan Teknik Otomotif Paparan : 10’
Selasa/13-11-2018 Fakultas Teknik – Unimed Paraf Dosen
Nama Mhs: Riski Oktora Sitepu Nilai :
Materi: Peran pemimpin dalam pendelegasian wewenang organisasi.
Indikator Capaian: Dapat mendeskripsikan, mengelaborasi, dan mengidentifikasi peran pemimpin
dalam pendelegasian wewenang dan pendelegasian tangungjawab.

Soal:
1. Diskripsikan minimal 2 pendapat ahli tentang konsep pendelegasian wewenang dalam
organisasi beserta rujukannya?
2. Simpulkan batasan pendelegasian wewenang organisasi menurut Saudara berdasarkan
rujukan yang dideskripsikan di atas (no.1)!
3. Diskripsikan peran kepemimpinan dalam pendelegasian wewenang dalam organisasi
beserta rujukannya?
Kirim ke darwinspi@unimed.ac.id
Jawaban:

1.Menurut Stoner (2000:434)pendegelasian wewenang adalah pelimpahan wewenang formal


dan tanggung jawab kepada seorang bawahan untuk menyelesaikan aktivitas tertentu.

Menurut Ralph C Davis (2001:72)pendelegasian wewenang hanyalah tahapan dari suatu proses
ketika penyerahan wewenang,berfungsi melepaskan kedudukan dengan melaksanakan
pertanggungjawaban.

2.Menurut saya tentang Stoner (2000:434) adalah seorang pemimpin berhak memberikan
perintah kepada bawahannya dan memberikan tanggung jawab kepada bawahannya untuk
membantu pimpinan dalam menyelesaikan aktivitas – aktivitas tertentu.

Menurut saya tentang Ralph C Davis ( 2001:72)adalah sebagai bawahan harus mampu
bertanggung jawab atas aktivitas tertentu.Dan harus mampu berusaha untuk mengerjakan
kedudukan yang dilepaskan dan melaksanakan pertanggungjawaban aktivitas tersebut.

3.a. Bersikap adil (Arbitrating) Dalam kehidupan organisasi apapun, rasa kebersamaan diantara
para anggotanya adalah mutlak.

b. Memberikan sugesti (Suggesting) Sugesti bisa disebut sarana atau anjuran. Dalam rangka
kepemimpinan, sugesti merupakan kewibawaan atau pengaruh yang seharusnya mampu
menggerakan hati orang lain.

c.Mendukung tercapainya tujuan (Supplying Objectives) Tercapainya tujuan organisasi tidak

2
terjadi secara otomatis, melainkan harus didukung oleh berbagai sumber.

d. Pemimpin Adalah Katalisator (Catalyzing) Secara kimiawi, arti kata “Katalis” atau
“Katalisator” ialah saat yang tidak ikut bereaksi, tetapi mempercepat reaksi (kimia).

e. Menciptakan rasa aman (Providing Security) Setiap pemimpin berkewajiban menciptakan rasa
aman bagi para bawahannya.

f. Sebagai wakil organisasi (Representing) Setiap bawahan yang bekerja pada unit organisasi
apapun selalu memandang atasan atau pemimpinnya mempunyai peranan dalam segala bidang
kegiatan.

g. Sumber inspirasi (Inspiring) Seorang pemimpin pada hakekatnya adalah sumber semangat
bagi para bawahannya.

h. Bersikap Menghargai (Praising) Setiap orang pada dasarnya menghendaki adanya pengakuan
dan penghargaan dari orang lain.

Daftar Pustaka:

1.Budi Kho.2018.” Pengertian Pendelegasian Wewenang dan Elemen-elemen Pendelegasian


Wewenang”.https://ilmumanajemenindustri.com/pengertian-pendelegasian-wewenang-
elemennya/ .diakses pada 15 Juni 2018

2.Theo Aisnak.2016.” PERAN KEPEMIMPINAN


DALAM ORGANISASI”.https://thopilusaisnak.wordpress.com/2016/12/02/peran-kepemimpinan-
dalam-organisasi/ .diakses pada 2 Desember 2016

Pertemuan: 15 LEMBARAN KERJA 13 SKS : 2


Dosen: Dr. Darwin MATA KULIAH KEPEMIMPINAN Kode : 1UMD57001
Hari/ Tanggal: Prodi S1 Pendidikan Teknik Otomotif Paparan : 10’
Kamis/15-11-2018 Fakultas Teknik – Unimed Paraf Dosen
Nama Mhs: Riski Oktora Sitepu Nilai :
Materi: Peran pemimpin dalam pengambilan keputusan dan kebijakan organisasi.
Indikator Capaian: Dapat mendeskripsikan, mengelaborasi, dan mengidentifikasi peran pemimpin
dalam pengambilan keputusan dan kebijakan organisasi.

Soal:
1. Diskripsikan minimal 2 pendapat ahli tentang konsep pengambilan keputusan dan
kebijakan dalam organisasi beserta rujukannya?
2. Simpulkan konsep pengambilan keputusan dan kebijakan dalam organisasi menurut
Saudara berdasarkan rujukan yang dideskripsikan di atas (no.1)!
3. Diskripsikan peran kepemimpinan dalam pengambilan keputusan dan kebijakan dalam
organisasi beserta rujukannya?

3
Kirim ke darwinspi@unimed.ac.id
Jawaban:

1.(Ndraha 2003: 492-499) : bahwa kata kebijakan berasal dari terjemahan kata policy, yang mempunyai
arti sebagai pilihan terbaik dalam batas-batas kompetensi actor dan lembaga yang bersangkutan dan
secara formal mengikat.

George R. Terry dalam bukunya Principles of Management adalah suatu pedoman yang menyeluruh,
baik tulisan maupun lisan yang memberikan suatu batas umum dan arah sasaran tindakan yang akan
dilakukan pemimpin (Terry, 1964:278).

2.Menurut saya Ndrahaadalah ini adalah sebagai pilihan yang terbaik karena dalam batas-batas
kompetensi dan actor serta lembaga yang mungkin bersangkutan secara formal mengikat suatu tujuan
ingin dicapai atau ingin diselesaikan.

Menurut saya George R.Terryadalah suatu penyampaian yangmemiliki sasaran suatu tindakan yang
dilakukan seorang pemimpin dan itu memiliki tujuan dalam kemajuan yang menyeluruh bagi yang
dipimpinnya.

3.Peran sebagai pemimpin adalah orang yang bertanggungjawab penuh dalam menggerakkan akitivitas
dan motivasi para anggota organisasi/bawahannya untuk mencapai tujuan dan kepentingan bersama.
Para ahli mengemukakan bahwa peranan pemimpin yang perlu ditampilkan seorang pemimpin adalah :
– Mencetuskan ide
– Memberi informasi
– Sebagai seorang perencana
– Seseorang yang memberi sugesti
– Mengaktifkan anggota organisasi
– Mengawasi kegiatan
– Memberi semangat kepada anggotanya unutk mencapai tujuan

Daftar Pustaka:

1.Muhammad Iqbal.2013.” PENGAMBILAN KEPUTUSAN DAN


KEBIJAKAN”.http://iqbalalbasry.blogspot.com/2013/11/pengambilan-keputusan-dan-
kebijakan.html.diakses pada 29 November 2013

2.Educatewecan.2014.”Peran dan tugas seorang


pemimpin”.https://educatewecan.wordpress.com/2014/11/16/peran-dan-tugas-seorang-
pemimpin/.diakses pada 16 November 2014

Pertemuan: 15 LEMBARAN KERJA 13 SKS : 2

4
Dosen: Dr. Darwin MATA KULIAH KEPEMIMPINAN Kode : 1UMD57001
Hari/ Tanggal: Prodi S1 Pendidikan Teknik Otomotif Paparan : 10’
Kamis/15-11-2018 Fakultas Teknik – Unimed Paraf Dosen
Nama Mhs: Riski Oktora Sitepu Nilai :
Materi: Peran pemimpin dalam pengambilan keputusan dan kebijakan organisasi.
Indikator Capaian: Dapat mendeskripsikan, mengelaborasi, dan mengidentifikasi peran pemimpin
dalam pengambilan keputusan dan kebijakan organisasi.

Soal:
1. Identifikasi Kebijakan Pemerintah yang mengatur tentang Kepala Sekolah dalam bentuk
file pdf, dengan lingkup kebijakan:
a. Undang-Undang
b. Peraturan Pemerintah
c. Peraturan Presiden
d. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
e. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan RB
f. Peraturan Badan Kepegawaian Negara
Kirim ke darwinspi@unimed.ac.id

Jawaban:

a. Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018

Kesepuluh kurikulum yang pernah berlaku di Indonesia tersebut dapat dikelompokkan menjadi tiga
orientasi.

Pertama, kurikulum berorientasi pada Rencana Pelajaran yaitu kurikulum tahun 1947 sampai dengan
1968. Kedua, kurikulum berorientasi pada Pencapaian Tujuan yaitu kurikulum tahun 1975 sampai dengan
1994. Dan ketiga, kurikulum berorientasi pada Kompetensi yaitu kurikulum tahun 2004 sampai dengan
2013.

Pendidikan di sekolah dapat berjalan dengan lancar apabila didukung oleh berbagai faktor. Faktor
tersebut antara lain kurikulum, peserta didik, guru, kepala sekolah, biaya serta sarana dan prasarana.
Komponen tersebut saling kait mengkait tidak dapat dipelaskan satu dengan lainnya.

Sejalan dengan penyempurnaan kurikulum, perhatian pemerintah juga teruju kepada peserta didik.
Menjadi kewajiban Negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa seperti tersurat pada alinea ke-4 UUD
1945.

b.Peraturan Pemerintah

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
4496);

5
c.Peraturan Presiden

.1. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan
Tata Kerja Kementerian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir
dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 94 Tahun 2006;

2. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 187/M Tahun 2004 mengenai Pembentukan Kabinet
Indonesia Bersatu sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Keputusan Presiden Republik
Indonesia Nomor 20/P Tahun 2005;

d. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

1.bahwa Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 17 Tahun 2017 tentang Penerimaan
Peserta Didik Baru pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah
Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, atau Bentuk Lain yang Sederajat sudah tidak sesuai
dengan perkembangan kebutuhan layanan pendidikan sehingga perlu diganti

2.bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Peraturan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman Kanak-Kanak,
Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, atau
Bentuk Lain yang Sederajat;

e. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan RB

1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian (Lembaran Negara


Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 3041),sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 3890);

f. Peraturan Badan Kepegawaian Negara

1. Undang-Undang Nomor8 Tahun1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian (Lembaran Negara


Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
3041), sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
3890);

2.Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
4301);

Daftar Pustaka:

1.Dhililik.2018.”Permendikbud nomor 6 tahunn 2018”.https://bertema.com/permendikbud-


nomor-6-tahun-2018 .

2.Muhadjir Efendi.2018.MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK

6
INDONESIA,https://jdih.kemdikbud.go.id/arsip/Permendikbud_Tahun2018_Nomor14.pdf

3.Edy Topo Ashari.2010.”PERATURAN BERSAMA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL DAN


KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA”.https://luk.staff.ugm.ac.id/atur/PBMendiknas14-
2010KaBKN03-V-PB-2010JuklakJabfungGuru.pdf

4.EE. MANGINDAAN.2010.”MENTERINEGARAPENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARADAN


REFORMASI BIROKRASI”,http://bkd.pemkomedan.go.id/download/peraturan/Pengembangan
%20Karir/JABATAN%20FUNGSIONAL/pengawas%20sekolah/Permenpan%20dan%20RB
%20No.21%20tahun%202010%20tentang%20Jabfung%20Pengawas%20Sekolah%20dan%20Angka
%20Kreditnya.pdf