Anda di halaman 1dari 3

NAMA : ABD.

ROHIM
NIM : 20170703042042

1. Konsep Audit Laporan Keuangan


Audit dilakukan berdasarkan asumsi bahwa data laporan keuangan dapat diteliti untuk
pembuktian.Data dikatakan dapat diteliti untuk pembuktian apabila data ada dua atau lebih
orang yang memiliki kualifikasi dapat memberikan kesimpulan yang serupa dari data yang
diperiksa. Dalam audit laporan keuangan terdapat pedoman untuk pelaksanaannya. Azas-
azas Audit Laporan Keuangan yaitu hubungan antara Akuntansi dan Auditing yang
memerlukan pertimbangan professional, sehingga auditor mencari dasar yang memadai
untuk menyatakan pendapat atas kewajaran (fairness) laporan keuangan. Dalam melakukan
pemeriksaan auditor melakukan pemeriksaan bukti-bukti untuk meyakinkan validitas
(validity) dan ketepatan (propriety) berarti sesuai dengan aturan-aturan akuntansi yang
ditetapkan serta kebiasaan yang ada.
2. Manfaat Audit Keuangan
a. Akses ke Pasar Modal
Sebuah perusahan jika ingin memasarkan sahamnya dipasar modal maka harus memenuhi
ketentuan hukum persyaratan audit terlebih dahulu terhadap laporan keuangannya,
contohnya dipasar modal Amerika Serikat sesuai dengan federal securities act, dan pasar
modal sendiri dapat menambahkan persyaratan lainnya selain ketentuan audit. Jika suatu
perusahaan tidak diaudit terlebih dahulu maka akan ditolak untuk mencatatkan sahamnya di
pasar modal.
b. Biaya Modal yang Lebih Rendah
Perusahan-perusahaan kecil sering meminta laporan keuangannya diaudit agar dapat
memperoleh pinjaman dari bank atau dapat mendapat persyaratan pinjaman yang lebih baik.
Karena penurunan risiko informasi terkait dengan laporan keuangan yang telah diaudit,
maka kreditor dapat menawarkan tingkat bunga yang lebih rendah, dan investor akan setuju
untuk mendapatkan tingkat pengembalian bunga yang lebih rendah dan investor akan setuju
untuk mendapatkan tingkat pengembalian yang lebih rendah atas investasi mereka.
c. Penangguhan Inefisien dan Kecurangan
Penelitian menunjukan bahwa pegawai jika mengeahui akan diadakan audit mereka akan
lebih berhati-hati dan berusaha sedikit mungkin melakukan kesalahan atau kekeliruan dalam
menjalankan fungsi akuntansi dan menyalahgunakan asset perusahaan.
d. Pengendalian dan Operasional
Auditor independen melakukan observasi terhada entitas atau perusahaan sehingga dapat
memberikan saran untuk meningkatkan pengendalian serta mencapai efisiensi operasi yang
lebih tinggi, sehingga sangat bernilai bagi perusahaan kecil maupun menengah.
3. Tanggung Jawab Manajamen dan Auditor
Tanggung jawab manajemen adalah menyusun laporan keuangan sesuai dengan kerangka
pelaporan keuangan berlaku, menetapkan dan menjalankan pengendalian internal agar
laporan keuangan bebas dari kesalahan penyajian material.
Tanggung jawab auditor
tanggung jawab auditor adalah:
a. Perencanaan, pengendalian dan pencatatan.
b. Sistem Akuntansi dan Bukti Audit yang relevan dan reliable.
c. Pengendalian Intern.
d. Meninjau Ulang Laporan Keuangan yang Relevan.
4. Standar Auditing
Standar Auditing yang Berlaku Umum (GAAS)
Standar Umum
a. Audit harus dilaksanakan oleh seorang atau lebih memiliki keahlian dan pelatihan
teknis yang memadai sebagai seorang auditor.
b. Dalam semua hal yang berkaitan dengan perikatan,auditor harus senantiasa menjaga
sikap menta independen.
c. Dalam pelaksanaan audit dan penyusunan laporan,auditor wajib menggunakan
kemahiran profeisonalnya cermat dan seksama.
Standar Pekerjaan Lapangan
a. Pekerjaan harus direncanakan dengan matang dan apabila digunakan asisten harus
disupervisi dengan semestinya.
b. Pemahaman yang memadai atas struktur pengendalian intern harus diperoleh agar
dapat meencanakan audit dan menetukan sifat,saat,dan lingkup pengujian yang akan
dilakukan.
c. Bukti audit kompeten yang cukup harus diperoleh sebagai dasar yang memadai
untuk menyatakan pendapat atas laporan keuangan yang diaudit.
Standar Pelaporan
a. Laporan auditor harus menyatakan apakah laporan keuangan telah disajikan sesuai
dengan prinsip akuntansi yan berlaku umum.
b. Laporan auditor harus menunjukkan keadaan di mana prinsip akuntansi tidak
diterapkan secara konsisten dalam penyusunan laporan keuangan periode berjalan
dibandingkan dengan prinsip akuntansi yang diterapkan pada periode sebelumnya.
c. Pengungkapan informative dalam laporan keuangan harus dipandang
memadai,kecuali dinyatakan lain dalam laporan auditor.
d. Laporan audior harus memuat suatu pernyataan pendapat mengenai laporan
keuangan secara menyeluruh,atau suatu asersi bahwa penyataan demikian tidak
dapat diberikan.

5. Laporan Audit dan Jenin Pendapat


Laporan auditor harus menyatakan apakah laporan keuangan telah disusun sesuai dengan
prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. Laporan auditor harus menunjukkan
atau menyatakan, jika ada, ketidakkonsistenan penerapan prinsip akuntansi dalam
penyusunan laporan keuangan periode berjalan dibandingkan dengan penerapan prinsip
akuntansi tersebut dalam periode sebelumnya. Pengungkapan informatif dalam laporan
keuangan harus dipandang memadai, kecuali dinyatakan lain dalam laporan auditor.
Laporan auditor harus memuat suatu pernyataan pendapat mengenai laporan keuangan
secara keseluruhan atau suatu asersi bahwa pernyataan demikian tidak dapat diberikan. Jika
pendapat secara keseluruhan tidak dapat diberikan, maka alasannya harus dinyatakan.Dalam
hal nama auditor dikaitkan dengan laporan keuangan, maka laporan auditor harus memuat
petunjuk yang jelas mengenai sifat pekerjaan audit yang dilaksanakan, jika ada, dan tingkat
tanggung jawab yang dipikul oleh auditor.
Jenis Pendapat
- Pendapat wajar tanpa pengecualian (Unqualified Opinion) --WTP
- Opini Wajar Tanpa Pengecualian dengan Paragraf Penjelasan (Modified Unqualified
Opinion)-- WTP-DPP
- Pendapat wajar dengan pengecualian (qualified opinion) --WDP
- Pendapat tidak wajar (Adverse Opinion) --TW
- Pernyataan tidak memberikan pendapat (Disclaimer of Opinion) –TMP

REFERENSI :
Manfaat.co. Manfaat Laporan Audit. Diakses di
https://www.google.com/amp/s/manfaat.co.id/manfaat-laporan-audit/amp.
Fuad rahardi. Tiga Standart Auditing. Diakses di http://risalahakuntansi.blogspot.com/2014/03/tiga-
standar-auditing.html?m=1.
Ayu. Opini Audit. Di akses di https://ukirama.com/en/blogs/5-jenis-opini-audit-dalam-laporan-
keuangan-beserta-penjelasannya.