Anda di halaman 1dari 51

SEMINAR &WORKSHOP

ADVANCED ENGINEERING IN BUILDING STRUCTURE


DESIGN AND AUTO-GENERATED DRAWING FEATURES

Make Your Drawing Perfect and Reduce the Manpower

ANALISA SEQUENTIAL
PADA STRUKTUR RANGKA PEMIKUL MOMEN
BALOK PRECAST

Dr. -Ing Josia Irwan Rastandi


Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Indonesia
UMUM
Struktur gedung dengan dengan luasan yang sangat besar dan bentang
panjang tipikal dan elevasi lantai yang cukup tinggi (15m), sehingga
sangat mempengaruhi pengunakan bekisting dan skafolding.
Untuk menekan pengunaan bekisting dan skafolding diusulkan
pengunaan precast U beam yang nantinya akan dicor sebagai balok
solid.
Dalam pengunaan Precast U Beam ini, tahapan konstruksi menjadi
factor yang penting. Terutama dalam kondisi perletakan balok, kekakuan
element, kekuatan beton, dimensi penampang (Komposit), dan beban
yang bekerja. Yang berbeda dalam tiap tahapan
3D Structure
PLAN
BP2
BPA
8@18
10@9

BP1
ELEVATION VIEW

8@18

Elevation View (Long)

10@9
Elevation View (Transversal)
MATERIAL MODELLING
MATERIAL DATA CREEP/SHRINKAGE

COMP. STRENGTH
Tahapan Konstruksi
Stage Description
Stage 1 Kolom
Stage 2 Erection Balok U Cell BPI-1 Dan BPI-2
Stage 3 Pengecoran Void BPI-1 Ujung Dan BPI-2
Stage 4 Composite 1 Balok BPI-1 Ujung Dan BPI-2
Stage 5 Erection Balok Anak 1
Stage 6 Erection Balok Anak 2
Stage 7 Cor Void Balok Anak Dan BPI 1 Tengah
Stage 8 Komposit Balok Anak Dan BPI 1 Tengah
Stage 9 Cor Plat 12 cm
Stage 10 Cor Plat 12 cm
Stage 11 Komposit Full
Stage 12 Pelaksaan struktur atap
PENAMPANG BALOK PRECAST

BP1 TUMPUAN, BP2, BPA

BP1 TENGAH BENTANG (COAK)


RENCANA BALOK PRECAST BP1
BALOK TEGAK LURUS BALOK ANAK
RENCANA BALOK PRECAST BP2
BALOK SEJAJAR BALOK ANAK
RENCANA BALOK PRECAST BPA
STAGE 1

Stage 1
• Pelaksaan konstruksi kolom
STAGE 2

Stage 1
• Pemasangan balok induk BP1 (U
Beam) dan BP2 (U Beam), dengan
asumsi balok sebagai simple beam
STAGE 3

Stage 3
• Pengecoran BP1 (U Beam) menjadi
balok solid sampai bottom slab
sepanjang bentang kecuali area coak.
• Pengecoranan BP2 Menjadi solid
sampai bottom slab
• Beton basah diasumsikan sebagai
beban
STAGE 4

Stage 4
• Balok precast BP1 dan BP2 Menjadi
balok solid (Komposit)
STAGE 5

Stage 5
• Pemasangan balok Precast BPA
(segment 1)
STAGE 6

Stage 6
• Pemasangan balok Precast BPA
(segment 2)
STAGE 7

Stage 7
• Pengecoran balok BPA dan BP1 Coak
sampai bottom slab
STAGE 8

Stage 8
Balok BPI1 coak dan BPA menjadi
komposit
STAGE 9

Stage 9
Pengecoran slab tahap 1 (12 Cm)
STAGE 10

Stage 10
Pengecoran slab tahap 2 (12 Cm)
STAGE 11

Stage 10
Balok menjadi komposit full
STAGE 12

Stage 12
• Pelaksanaan struktur atap
OUTPUT BP1
(DALAM)
MOMENT BP1 DALAM
(STAGE 3 DAN STAGE 6)

STAGE 3
STAGE 6
MOMENT BP1 DALAM
(STAGE 7 DAN STAGE 10)

STAGE 7
STAGE 10
MOMENT BP1 DALAM
(STAGE 11 DAN SERVICE)

STAGE 11
SERVICE
OUTPUT BP1
(PERIMETER)
MOMENT BP1 PERIMETER
(STAGE 3 DAN STAGE 6)

STAGE 3
STAGE 6
MOMENT BP1 PERIMETER
(STAGE 7 DAN STAGE 10)

STAGE 7
STAGE 10
MOMENT BP1 PERIMETER
(STAGE 11 DAN SERVICE)

STAGE 11
SERVICE
OUTPUT BP2
(DALAM)
MOMENT BP2 DALAM
(STAGE 6 DAN STAGE 10)

STAGE 6
STAGE 10
MOMENT BP2 DALAM
(STAGE 11 DAN SERVICE)

STAGE 11
SERVICE
OUTPUT BP2
(PERIMETER)
MOMENT BP2 DALAM
(STAGE 6 DAN STAGE 10)

STAGE 6
STAGE 10
MOMENT BP2 DALAM
(STAGE 11 DAN SERVICE)

STAGE 11
SERVICE
OUTPUT BPA
MOMENT BPA
(STAGE 6 DAN STAGE 7)

STAGE 6
STAGE 7
MOMENT BPA
(STAGE 10 DAN STAGE 11)

STAGE 10
STAGE 11
MOMENT BPA
(KONDISI SERVICE)

SERVICE
PERBANDINGAN
MOMEN
BPA

TAHAPAN KONSTRUKSI

TANPA TAHAPAN KONSTRUKSI


BPI PERIMETER

TAHAPAN KONSTRUKSI

TANPA TAHAPAN KONSTRUKSI


BPI DALAM

TAHAPAN KONSTRUKSI

TANPA TAHAPAN KONSTRUKSI


BP2 PERIMETER

TAHAPAN KONSTRUKSI

TANPA TAHAPAN KONSTRUKSI


BP2 DALAM

TAHAPAN KONSTRUKSI

TANPA TAHAPAN KONSTRUKSI


2000
4000
6000
8000

0
10000
12000

2000
4000
6000
8000

0
10000
12000
BPA EXTERIOR BPA EXTERIOR

BPA INTERIOR
BPA INTERIOR

BPI1 PERIMETER
BPI1 PERIMETER
EXTERIOR
EXTERIOR

BPI1 PERIMETER
BPI1 PERIMETER INTERIOR
INTERIOR

BPI1 DALAM
BPI1 DALAM EXTERIOR
CS

EXTERIOR

CS
Non CS

Non CS
Momen Positif (kN.m)

BPI1 DALAM
BPI1 DALAM
Momen Negatif (kN.m)

INTERIOR
INTERIOR

BP2 PERIMETER
BP2 PERIMETER EXTERIOR
EXTERIOR

BP2 PERIMETER
BP2 PERIMETER INTERIOR
INTERIOR

BP2 DALAM
BP2 DALAM EXTERIOR
EXTERIOR
PERBANDINGAN GAYA GALAM

BP2 DALAM
BP2 DALAM INTERIOR
INTERIOR
0%
5%
10%
15%
20%
25%

-25%
-20%
-15%
-10%
-5%
BPA EXTERIOR

BPA INTERIOR

BPI1 PERIMETER
EXTERIOR

BPI1 PERIMETER
INTERIOR

BPI1 DALAM EXTERIOR

Positif
Axis Title

Negatif

BPI1 DALAM INTERIOR


PERBEDAAN MOMEN

BP2 PERIMETER
Perbedaan momen CS dan Non CS

EXTERIOR

BP2 PERIMETER
INTERIOR

BP2 DALAM EXTERIOR

BP2 DALAM INTERIOR

Axis Title
KESIMPULAN
• Program Midas dapat memodelkan tahapan
konstruksi dengan baik dan juga dapat
mengakomodir time dependent material. Program
Midas dapat juga memodelkan struktur komposit lebih
dari 2 tahap. (Dalam pekerjaan ini struktur komposit
dimodelkan 3 tahap)
• Dalam pekerjaan ini tahapan konstruksi sangat
penting mengingat perbedaan pemodelan dengan
tanpa tahapan konstruksi perbedaannya mencapai
24% pada bentang panjang
• Pengunaan midas ini sangat membantu meningkatkan
produktivitas dalam pekerjaan, karena perhitungan
secara manual membutuhkan waktu yang lama.
TERIMA KASIH