Anda di halaman 1dari 11

Definisi APGAR Keluarga

APGAR keluarga adalah suatu instrument pemeriksaan singkat guna mengkaji fungsi
social pasien. APGAR keluarga secara eksklusif tidak hanya untuk penerapan terhadap lansia
tetapi bisa untuk anggota keluarga yang lain (Stanhope, 2007).

APGAR Keluarga merupakan kuesioner skrining singkat yang dirancang untuk


merefleksikan kepuasan anggota keluarga dengan status fungsional keluarga dan untuk
mencatat anggota-anggota rumah tangga. APGAR ini merupakan singkatan dari ; Adaptation,
Partnership, Growth, Affection dan Resolve (Gallo, 1998).

Bagi seorang lansia yang memiliki hubungan-hubungan sosial yang lebih intim
dengan kawan-kawan atau anggota-anggota keluarga, nilai APGAR untuk kawan-kawan,
tampak lebih cocok digunakan.

Berdasarkan pengertian beberapa pengertian di atas, maka dapat disimpulkan


bahwa APGAR Keluarga adalah intrumen singkat berupa kuesionar untuk menkaji fungsi
social keluarga dan kepuasan keluarga.

Kegunaan APGAR Keluarga

Menurut Maryam, Ekasari, & Rosidawati (2008), APGAR keluarga sangat bermanfaat


untuk :

a. Mengetahui tingkat intelektual klien, tingkat pengetahuan klien, dan pendidikan klien
b. Mengetahui seberapa besar tingkat hubungan klien dengan keluarga atau teman-
temannya.
c. Mengukur level kepuasan hubungan dalam keluarga.
d. Menghasilkan informasi tentang jaringan pendukung.
e. Mengkaji persepsi pemberi perawatan kecukupan dukungan emosional dan sosial
yang tersedia sebagai penyerta dari hal-hal tertentu, contoh, suatu diagnosa penyakit
Alzheimer’s baru dalam basis yang masih bersifat relatif.

Indikasi APGAR Keluarga

a. Saat mewawancarai pasien baru.


b. Saat mewawancarai sosok-sosok yang akan merawat anggota keluarga yang sakit
kronis.
c. Setelah terjadinya suatu peristiwa yang berat (seperti kematian atau diagnosa kanker)
atau,
d. Saat riwayat pasien memperkirakan disfungsi keluarga sebagai masalah yang ada.

Check List APGAR Keluarga

Metode yang dilakukan untuk penilsisn terhadap lima fungsi pokok keluarga (Stanhope,
2007) yaitu :

No. Definisi Fungsi yang Diukur Pertanyaan terbuka

1. Adaptasi (Adaption) Adalah Yang dinilai adalah tingkat Bagaimana anggota Keluarga
Penggunaan sumber-sumber kepuasan anggota keluarga saling membantu satu sama
intra dan ekstra keluarga dalam menerima bantuan lain disaat membutuhkan
untuk menyelesaikan masalah yang diperlukannya dari sesuatu?, dengan cara apa
jika keseimbangan keluarga anggota keluarga lainnya anggota keluarga menerima
tertekan selama krisis pertolongan atau bantuan dari
teman dan lembaga komunitas?

2. Kemitraan (Partnership) Yang dinilai adalah tingkat Bagaimana anggota keluarga


adalah pembagian kepuasan anggota keluarga berkomunikasi satu sama lain
pengambilan keputusan dan terhadap berkounikasi, tentang masalah-masalah
memupuk tanggung jawab musyawarah dalam tertentu seperti liburan,
anggota keluarga mengambil suatu finansial, pengeluaran yang
keputusan atau besar dan masalah pribadi?
menyelesaikan suatu
masalah dengan anggota
keluarga lainnya

3. Pertumbuhan (Growth) Yang dinilai adalah tingkat Bagaimana perubahan anggota


adalah Kematangan fisik dan kepuasan anggota keluarga keluarga selama tahun-tahun
Emosional dan Pemenuhan terhadap kebebasan yang terakhir, Bagaimana perubahan
diri sendiri yang dicapai oleh diberikan keluarga dalam ini diterima oleh anggota
anggota keluarga melalui mematangkan keluarga, Dengan cara apa
dukungan dan panduan yang pertumbuhan dan anggota keluarga saling
mutual kedewasaan anggota membantu dalam pertumbuhan
keluarga atau pengembangan gaya hidup
yang mandiri, Bagaimana
reaksi anggota keluarga pada
keinginan untuk berubah?

4. Kasih Sayang (Affection) Yang dinilai adalah tingkat Bagaimana respon anggota
adalah hubungan saling kepuasan anggota keluarga keluarga anda terhadap
peduli atau saling mencintai terhadap kasih saying, ekspresi emosional seperti
yang terdapat diantara serta interaksi emosional kasih sayang, cinta,
anggota keluarga yang berlangsung dalam penderitaan atau marah
keluarga

5. Kebersamaan (Resolve) Yang dinilai adalah tingkat Bagaimana anggota Keluarga


adalah komitmen untuk kepuasan angggota anda berbagi waktu, ruang, dan
memberikan kesempatan keluarga terhadap uang?
pada anggota keluarga untuk kebersamaan dalam
perawatan fisik dan membagi waktu, kekayaan
emosional. Hal ini juga dan ruang antar anggota
biasanya melibatkan suatu keluarga
keputusan untuk bberbagi
kekayaan dan ruang

APGAR keluarga dapat dituangkan dalam satu formulir isian sebagai berikut (Stanhope,
2007) :

No Pertanyaan Hampir Kadang- Tidak


. selalu kadang pernah
(2) (1) (0)

1. A : Adaptasi

Saya merasa puas karena saya dapat meminta


bantuan keluarga saya saat ada sesuatu yang
mengganggu saya.

2. P : Patnership

Saya merasa puas karena keluarga saya


membicarakan setiap hal dan berbagai  masalah
dengan saya.

3. G : Growth

Saya merasa puas karena keluarga saya menerima


dan mendukung keinginan saya untuk terlibat
dalam aktivitas atau kegiatan baru.

4. A : Afek

Saya merasa puas karena keluarga saya


memperlihatkan kasih sayang dan berespons
terhadap emosi saya, seperti rasa marah,
penderitaan, dan kasih sayang.

5. R : Resolve

Saya merasa puas dengan cara keluarga saya dan


saya meluangkan waktu bersama-sama.

Jumlah

Penilaian :

Pertanyaan-pertanyaan yang dijawab:

Selalu : Skore 2

Kadang-kadang : Skore 1

Hampir tidak pernah : Skore 0


Cara Pemakaian APGAR Keluarga

Pertanyaan yang diajukan telah dirancang untuk membantu klien agar lebih dapat


memahami lansiadalam keluarga. Setiap pertanyaan yang diberikan harus dijawab. Setelah
pertayaan di jawab maka dilakukan penilaian. Dan setiap skore dalam pertanyaan harus
dijumlah dan ditentukan hasilnya (Nugroho, 2006).

Kolom untuk komentar sebaiknya digunakan apabila ingin memperoleh informasi tambahan
atau apabila ingin mendiskusikan bagaimana cara menerapkan pertanyaan tersebut dalam
keluarga. Upayakan untuk menjawab semua pertanyaan (Nugroho, 2006).

Keluarga didefinisikan sebagai individu yang tinggal bersama. Apabila tinggal sendiri,
“keluarga” terdiri dari indvidu yang saat ini memiliki ikatan emosional paling kuat (Nugroho,
2006).

Interpretasi APGAR Keluarga

APGAR mencakup lima aspek fungsional keluarga untuk pengkajian yaitu sebagai berikut :


adaptasi, rekanan, pertumbuhan, afeksi dan perubahan (Stanhope, 2007). Dalam pertanyaan
APGAR klien memberi tanda di kotak yang mewakili pilihannya, dan kemudian dinilai
sebagai berikut :

a. Hampir selalu mendapat nilai 2.
b. Kadang-kadang mendapat nilai 1.
c. Tidak pernah mendapat nilai 0.

Nilai untuk setiap pertanyaan di atas kemudian dijumlahkan dan mendapatkan hasil sebagai
berikut(Stanhope, 2007):

a. Nilai 7 sampai 10 mengidentikasikan bahwa keluarga memiliki fungsi yang baik.


b. Nilai 4 sampai 6 menunjukkan bahwa keluarga tersebut mengalami disfungsi tingkat
menengah.
c. Nilai 0 sampai 3 menunjukkan bahwa keluarga tersebut mengalami disfungsi tingkat
tinggi

CONTOH
Skenario 1

Tn. A (65 tahun) tinggal di rumah sederhana di sebuah desa dengan penduduk lumayan padat.
Sejak 5 tahun yang lalu, kedua anaknya meninggalkan Tn. A sendiri di rumah, karena harus
pergi merantau mencari pekerjaan. Tn.A banyak menghabiskan waktunya di rumah. Untuk
memenuhi kebutuhan sehari-hari, Tn.A dibantu oleh tetangganya, karena merasa kasihan
terhadap Tn.A.

Hubungan Tn. A, juga tidak terlalu baik dengan tetangganya. Tn.A hanya mau menerima
bantuan, namun enggan untuk berinteraksi terlalu lama dengan tetangganya. Tn.A hanya mau
menjawab pertanyaan dan berbicara seperlunya saja. Tn.A tampak menarik diri dari
lingkungan sekitarnya. Tn.A hanya mau banyak bercerita pada tetangga yang memiliki
hubungan paling dekat dengannya. Tn.A mengaku lebih nyaman berkomunikasi dengan
anak-anaknya.

Di dalam rumah Tn. A terdapat sebuah TV, Namun TV tersebut tidak pernah difungsikan.
Tidak ada fasilitas telepon di rumah Tn.A, Tn.A biasanya mendapat kabar tentang anaknya
dari tetangga yang juga merantau dan sedang pulang kampung. Tn.A biasanya menggunakan
jasa tukang becak untuk berpergian sekedar membeli kebutuhan sehari-hari setiap satu
minggu sekali. Tn.A mengaku tidak terbiasa menggunakan jasa kendaraan bermotor paada
saat bepergian, karena takut jatuh.

Perawat pada tahap ini harus mengkaji faktor-faktor :

Nama Klien : Tn A Tanggal : 21 Maret 2017

Jenis Kelamin : Laki-Laki TB/BB : - cm/- Kg

Umur : 65 Tahun Gol Darah : -

Agama : Islam

Pendidikan : SD

Alamat :-
Hampir Kadang- Tidak
No selalu kadang pernah
Pertanyaan
.
(2) (1) (0)

Saya merasa puas karena saya dapat meminta


1. bantuan keluarga saya saat ada sesuatu yang
mengganggu saya.

Saya merasa puas karena keluarga saya


2. membicarakan setiap hal dan berbagai  masalah
dengan saya.

Saya merasa puas karena keluarga saya menerima


3. dan mendukung keinginan saya untuk terlibat
dalam aktivitas atau kegiatan baru.

Saya merasa puas karena keluarga saya


memperlihatkan kasih sayang dan berespons
4.
terhadap emosi saya, seperti rasa marah,
penderitaan, dan kasih sayang.

Saya merasa puas dengan cara keluarga saya dan


5.
saya meluangkan waktu bersama-sama.

Jumlah 3

Hasil :

Setelah dilakukan penilaian dengan pertanyaan APGAR keluarga, dapat disimpulkan bahwa
keluarga Tn. A mendapat nilai 3 dan termasuk keluarga yang mengalami disfungsi keluarga
tingkat tinggi karena keluarga tidak mempedulikan Tn. A yang sudah lansia dan
membutuhkan keluarga yang menemani dan mendukung. Keluarga Tn. A meninggalkan Tn.
A sendiri di rumah dan membuat Tn. A jarang beraktivitas.

Skenario 2
Nupiah umur 90 tahun, agama islam, penampilan bersih, memakai sarung dan kebaya, sudah
bungkuk dan menggunakan tongkat. Nupiah tinggal bersama anak laki-lakinya. Suami kedua
Ny. N sudah meninggal, mereka memiliki anak pertama laki-laki yang sudah meninggal dan
yang kedua laki-laki masih hidup dan sudah menikah serta memiliki anak perempuan enam
orang sedangkan laki-laki satu orang, sehingga Ny. N memiliki cucu 6 orang.

Sejauh ini selama di rumah Ny. N belum pernah melakukan perjalanan jauh dengan alasan
tidak tahu tujuan dan tidak punya tenaga karena sudah tua. Ny. N mengaku lebih banyak
tinggal didalam rumah dan ngobrol dengan anak serta cucunya.

Anak laki-laki Ny. N sibuk kerja begitupun istrinya. Sehingga jarang waktu luang untuk Ny.
N. Tetapi ketika Ny. N ada masalah anaknya selalu mendengarkan apa yang dikeluhkan dan
mencari solusi.

Perawat pada tahap ini harus mengkaji faktor-faktor :

Nama Klien : Ny. N Tanggal : 22 Maret 2017

Jenis Kelamin :P TB/BB : - cm/ - Kg

Umur : 90 Tahun Gol Darah : -

Agama : Islam

Pendidikan : SD

Alamat :-

No Pertanyaan Hampir Kadang- Tidak


. selalu kadang pernah
(2) (1) (0)

Saya merasa puas karena saya dapat meminta


1. bantuan keluarga saya saat ada sesuatu yang
mengganggu saya.

Saya merasa puas karena keluarga saya


2. membicarakan setiap hal dan berbagai  masalah
dengan saya.

Saya merasa puas karena keluarga saya menerima


3. dan mendukung keinginan saya untuk terlibat
dalam aktivitas atau kegiatan baru.

Saya merasa puas karena keluarga saya


memperlihatkan kasih sayang dan berespons
4.
terhadap emosi saya, seperti rasa marah,
penderitaan, dan kasih sayang.

Saya merasa puas dengan cara keluarga saya dan


5.
saya meluangkan waktu bersama-sama.

Jumlah 6

Hasil :

Setelah dilakukan penilaian dengan pertanyaan APGAR keluarga, dapat disimpulkan bahwa
keluarga Ny. N mendapat nilai 6 dan termasuk keluarga yang mengalami disfungsi keluarga
tingkat menengah karena keluarga kurang membagi waktu dengan Ny. N yang sudah lansia
dan membutuhkan keluarga yang menemani dan mendukung. Ny. N hanya di rumah bersama
cucu-cucunya. Anak Ny. N hanya membagi waktu ketika Ny. N ada masalah saja ketika tidak
ada masalah Ny. N tidak diajak bicara.

Skenario 3

Supatmi adalah seorang lansia usia 75 tahun. Supatmi mengaku berasal dari Malang. Dia
tinggal bersama anak perempuannya. Anak perempuannya sudah menikah dan tinggal
bersama suami serta dua anaknya.
Supatmi menderita penyakit DM. Salah satu penyebab dia sakit karna kondisi tubuh yang
semakin menurun. Supatmi jarang aktivitas yang berat. Dia hanya duduk, makan, dan
berkumpul keluarga. Anak perempuannya sering mengingatkan supatmi untuk minum obat,
makan, dan beraktivitas. Anak perempuannya selalu menemani supatmi disetiap masalah dan
kegiatan sehari-hari. Supatmi jarang bicara ketika di rumah. Anak perempuannya mencoba
mengajak bicara tiap ada kesempatan. Namun semua hanya sia-sia sampai anak
perempuannya bingung harus berbuat apa.

Perawat pada tahap ini harus mengkaji faktor-faktor :

Nama Klien : Ny. S Tanggal : 20 Maret 2017

Jenis Kelamin : Perempuan TB/BB : - cm/ - Kg

Umur : 75 Tahun Gol Darah : -

Agama : Islam

Pendidikan : SD

Alamat : Malang

Hampir Kadang- Tidak


No selalu kadang pernah
Pertanyaan
.
(2) (1) (0)

Saya merasa puas karena saya dapat meminta


1. bantuan keluarga saya saat ada sesuatu yang
mengganggu saya.

Saya merasa puas karena keluarga saya


2. membicarakan setiap hal dan berbagai  masalah
dengan saya.
Saya merasa puas karena keluarga saya menerima
3. dan mendukung keinginan saya untuk terlibat
dalam aktivitas atau kegiatan baru.

Saya merasa puas karena keluarga saya


memperlihatkan kasih sayang dan berespons
4.
terhadap emosi saya, seperti rasa marah,
penderitaan, dan kasih sayang.

Saya merasa puas dengan cara keluarga saya dan


5.
saya meluangkan waktu bersama-sama.

Jumlah 8

Hasil :

Setelah dilakukan penilaian dengan pertanyaan APGAR keluarga, dapat disimpulkan bahwa
keluarga Ny. S mendapat nilai 8 dan termasuk keluarga dengan fungsi baik karena keluarga
mempedulikan Ny S. yang sudah lansia dan membutuhkan keluarga yang menemani dan
mendukung. Keluarga Ny. S sudah baik dalam memperhatikan Ny. S, hanya saja keluarga
mungkin belum memahami apa yang diinginkan Ny. S. Jadi keluarga harus lebih sabar dan
tetap memberi perhatian supaya Ny. S mampu untuk bercerita.

DAFTAR PUSTAKA

Gallo, J. J. (1998). Buku saku gerontologi. Jakarta: EGC.

Maryam, R. S., Ekasari, M. F., & Rosidawati. (2008). Mengenal Usia Lanjut dan
Perawatannya. Jakarta: Salemba Medika.

Nugroho, W. (2006). Keperawaan Gerontik & Geriatric. Jakarta: EGC.

Stanhope, M. (2007). Buku saku keperawatan komunitas. Jakarta: EGC