Anda di halaman 1dari 22

KJI & KBGI

2019

INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA (ITERA)


Email: pusat@itera.ac.id
Tel: (0721) 8030188
Website: www.itera.ac.id
Lampung Selatan
2

DAFTAR ISI
Latar Belakang __________________________________________________ 4
Umum __________________________________________________________________ 4
Institut Teknologi Sumatera _________________________________________________ 4
Mahasiswa ______________________________________________________________ 4

Tujuan ________________________________________________________ 5
Umum __________________________________________________________________ 5
Khusus _________________________________________________________________ 5

Sejarah KJI-KBGI _______________________________________________ 6


Rangkaian Kompetisi _____________________________________________ 8
Jembatan Model Pejalan Kaki Menggunakan Canai Dingin (KJI) ____________________ 8
Jembatan Model Busur Pejalan Kaki Menggunakan Rotan (KJI) ____________________ 8
Kompetisi Model Jembatan Rangka Baja Jalan Raya (KJI) ________________________ 9
Kompetisi Bangunan Gedung (KBGI) ________________________________________ 10

Rencana Anggaran Biaya (RAB) ___________________________________ 11


Kegiatan Pre-Kompetisi ___________________________________________________ 11
Jembatan Model Pejalan Kaki Menggunakan Canai Dingin (KJI) ___________________ 12
Jembatan Model Busur Pejalan Kaki Menggunakan Rotan (KJI) ___________________ 14
Kompetisi Model Jembatan Rangka Baja Jalan Raya (KJI) _______________________ 17
Kompetisi Bangunan Gedung (KBGI) ________________________________________ 19
Rekapitulasi Harga Rencana KJI-KBGI _______________________________________ 21

Timeline Kegiatan ______________________________________________ 22


Sosialisasi Lomba _______________________________________________________ 22
Seleksi Internal__________________________________________________________ 22
Penyempurnaan Proposal _________________________________________________ 22
Pembuatan Prototype ____________________________________________________ 22
Pengiriman Proposal _____________________________________________________ 22
Pelaksanaan Lomba _____________________________________________________ 22
3

KOMPETISI JEMBATAN INDONESIA (KJI)


KOMPETISI BANGUNAN GEDUNG INDONESIA (KBGI)
2019

Program Studi Teknik Sipil


Jurusan Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan (JTIK)
Institut Teknologi Sumatera (ITERA)
Lampung Selatan, 35365.
4

LATAR BELAKANG
Umum
Sebagai infrastruktur dari jaringan jalan, jembatan merupakan bagian dari alat peningkatan
aktifitas perekonomian baik dalam skala daerah maupun nasional. Pembangunan jembatan
sangat membutuhkan pertimbangan ekonomis, teknis termasuk metode konstruksinya. Di sisi lain
kebutuhan untuk membangun infrastruktur jembatan selalu meningkat sejalan dengan
meningkatnya kebutuhan dan perkembangan tingkat perekonomian bangsa. Variasi infrastruktur
jembatan sangat luas, baik ditinjau dari fungsi, material, bentang maupun tipe strukturnya.
Dengan kompleksitas tersebut seorang professional di bidang pembangunan jembatan harus
mampu mengetahui dan memahami secara komprehensif proses dan komponennya agar
jembatan yang dirancang dan kemudian dibangun dapat berfungsi optimal serta dapat relatif
mudah dikerjakan sampai pada tahap perawatannya nanti.

Institut Teknologi Sumatera


Institut Teknologi Sumatera (ITERA) sebagai institusi pendidikan di wilayah Sumatera pada
bidang teknologi yang mampu berkompetisi dengan institut dan universitas bergengsi di
Indonesia.

Mahasiswa
ITERA mendidik mahasiswa yang dapat menerapkan Tri Dharma perguruan tinggi yaitu
dengan menciptakan teknologi insfrastruktur yang kokoh dan efisien untuk masyarakat.
Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) dan Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI)
adalah ajang bergengsi tahunan yang diadakan oleh Kemenristek-Dikti. Mahasiswa ITERA
adalah mahasiswa yang dididik untuk dapat berkompetisi dengan perkembangan teknologi,
dengan adanya kompetisi ini diharapkan akan mengasah keterampilan mahasiswa dalam
mengaplikasikan teori dan pengetahuan yang didapatkan dalam perkuliahan dalam
pembuatan prototip semi riil jembatan dan bangunan dalam bentuk yang sesungguhnya.
5

TUJUAN
Umum
Mendorong dan menumbuhkembangkan kreatifitas mahasiswa dalam bidang perancangan,
pelaksanaan konstruksi, serta perawatan jembatan dan bangunan.

Khusus
a. Menumbuhkan kesadaran mahasiswa untuk terbiasa menggunakan alat pelindung diri
(APD) dan alat pelindung kerja (APK) dalam pelaksanaan konstruksi.

b. Menumbuhkan daya tarik bagi mahasiswa untuk lebih mendalami perancangan dan
pelaksanaan jembatan;

c. Memperdalam pemahaman proses perancangan/ rekayasa jembatan sebagai bentuk


aplikasi dari ilmu dasar dan teknologi jembatan, dalam rangka menghasilkan suatu
rancangan jembatan yang kuat, Inovatif, Ringan, Efisien, dan berestetika;

d. Meningkatkan kepekaan mahasiswa dalam bidang pengembangan teknologi jembatan;

e. Mempelajari rekayasa jembatan melalui tindakan realistik, pengalaman menganalisis


masalah secara langsung (hands onexperience);

f. Membuat model jembatan inovatif yang akan dinilai kekuatannya, ringan, efisien, dan
berestetika; serta

g. Membudayakan iklim kompetisi di lingkungan Perguruan Tinggi.


6

SEJARAH KJI-KBGI
Pada tahun 2019 ini, akan diselenggarakan kembali ajang Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI)
ke-15. Kompetisi ini merupakan rangkaian kegiatan tahunan dari kompetisi serupa dengan nama
semula ”Kompetisi Jembatan Baja Indonesia (KJBI)” yang diawali pada tahun 2005 oleh
Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). Kategori jembatan yang dilombakan pada KJBI 2005 hanya
jembatan jalan raya rangka baja. Kegiatan ini pada awalnya merupakan gagasan ini muncul dari
dosen konstruksi jembatan PNJ. Pada tahun-tahun berikutnya kegiatan ini dilanjutkan dan
berubah nama menjadi ”Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI)”. Kegiatan KJBI 2005 (pertama) dan
KJI tahun selanjutnya telah diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan
Kemahasiswaan (DITLITABMAS) bekerjasama dengan Politeknik Negeri Jakarta. Kegiatan KBGI
(2005) dan KJI 2006-2007-2008 tersebut telah diselenggarakan dengan mengikutsertakan 12
(dua belas) tim terseleksi dan mengambil tempat di Balairung Universitas Indonesia dan Kampus
Politeknik Negeri Jakarta. KJI ke-5 tahun 2009 dikembangkan dengan melombakan Kategori
Jembatan Bentang Panjang dengan menyertakan total 24 (dua puluh empat) tim terseleksi dan
pelaksanaan di Kampus Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Depok.

Berturut-turut, KJI ke-6 diselenggarakan di Politeknik Negeri Jakarta, KJI ke-7 diselenggarakan di
Universitas Indonesia, KJI ke-8 di Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, KJI ke-9 di
Universitas Brawijaya, KJI ke-10 Universitas Muhammadiyah Malang, KJI ke-11 Universitas
Kristen Maranatha, KJI ke-12 Politeknik Negeri Sriwijaya, KJI ke-13 Politeknik Negeri Malang.

Pada KJI ke-10, konstruksi jembatan dibuat dengan 3 (tiga) jenis bahan, yang pertama jembatan
berbahan baja, dengan berbentuk struktur rangka, jembatan berbahan beton ringan, dengan
bentuk struktur jembatan gelagar, dan untuk model jembatan bentang panjang pejalan kaki
menggunakan model jembatan busur Vierendeel dengan material rotan. Fungsi Jembatan Baja
adalah untuk lalu-lintas umum dan dibuat dua lajur, sedangkan Jembatan Gelagar dan Jembatan
Bentang Panjang (Jembatan Busur) berfungsi sebagai jembatan pejalan kaki.

KJI ke-11 tahun 2015 diselenggarakan di Universitas Kristen Maranatha, Bandung, diikuti
sejumlah 10 tim peserta kategori model jembatan busur rotan pejalan kaki, 8 tim peserta kategori
jembatan rangka baja, dan 8 tim peserta kategori jembatan canai dingin.

Pada KJI ke-12, diperlombakan kategori jembatan berbahan baja canai dingin dan pembuatan
jembatan akan dilakukan dengan ukuran sebenarnya. Sedangkan untuk Jembatan Bentang
Panjang tetap menggunakan konfigurasi struktur Vierendeel dengan material rotan dan dirakit di
tempat.
7

Pada KJI ke-13, diselenggarakan di Politeknik Negeri Malang, diikuti 22 tim peserta yang meliputi
7 tim pada kategori Jembatan Rangka Baja jalan raya, 7 tim pada kategori Jembatan Rangka
Baja Canai Dingin Pejalan Kaki, dan 8 tim pada kategori model Jembatan Bentang Panjang
(Jembatan Busur) Pejalan Kaki.

Pada Kompetisi Jembatan Indonesia ke empatbelas (KJI ke-14) tahun 2018 diselenggarakan di
Politeknik Negeri Ujung Pandang Makassar pada 30 November s/d 2 Desember 2018. Pada KJI
ke-14 yang diselenggarakan di Politeknik Negeri Ujung Pandang.
8

RANGKAIAN KOMPETISI
Jembatan Model Pejalan Kaki Menggunakan Canai Dingin (KJI)

Jembatan model pejalan kaki adalah replika dari jembatan struktur rangka baja yang
memodelkan jembatan pejalan kaki dengan skala 1:3 terbuat dari canai dingin dan tripleks
sebagai pelat lantai jembatan.
Deck Type Truss adalah jembatan rangka yang mempunyai lantai terletak di bagian atas
konstruksi pemikul utama. Jembatan model yang dikompetisikan adalah model jembatan rangka
baja pejalan kaki sebenarnya dengan bentang 12 m, dan memiliki lebar lantai jembatan 2,7 m.
Jembatan model merupakan representasi yang dibuat lebih kecil dari ukuran jembatan yang
sebenarnya dengan skala 1:3.

Untuk kategori Jembatan model pejalan kaki menggunakan canai dingin, satu tim dari perguruan
tinggi maksimum 5 (lima) orang, terdiri dari 4 (empat) mahasiswa dan 1 (satu) orang Dosen
Pembimbing. Perancangan model jembatan dilaksanakan di Perguruan Tinggi masing-masing
sesuai dengan jadwal perancangan. Perancangan struktur jembatan sebenarnya sesuai dengan
peraturan/standar jembatan yang berlaku dengan beban pejalan kaki 500 kg/m2.

Kekokohan jembatan meliputi kesesuaian lendutan riil maksimum dibandingkan dengan lendutan
rencana dan tidak melampaui lendutan ijin. Inovatif merupakan bentuk kreatifitas dalam
konfigurasi struktur, metode penyambungan, dan metode pelaksanaan.

Jembatan Model Busur Pejalan Kaki Menggunakan Rotan (KJI)

Model Jembatan Bentang Panjang (Jembatan Busur) pejalan kaki adalah replika dari Jembatan
Busur dengan skala 1:100 yang terbuat dari Rotan dan Tripleks atau kombinasi dari material-
material tersebut. Jembatan Busur yang dikompetisikan adalah prototype Jembatan Busur
sebenarnya dengan bentang 132 m, dan memiliki lebar lantai jembatan 7 m. Model jembatan
merupakan representasi yang dibuat lebih kecil dari ukuran jembatan yang sebenarnya dengan
skala 1:100. Beban untuk perancangan jembatan sebenarnya adalah sebesar 500 kg/m2.

Untuk kategori Jembatan Bentang Panjang (Jembatan Busur), satu tim dari Perguruan Tinggi
maksimum 4 (empat) orang, terdiri dari 3 (tiga) mahasiswa dan 1 (satu) orang Dosen
Pembimbing.
9

Perancangan model jembatan dilaksanakan di Perguruan Tinggi masing-masing sesuai dengan


jadwal perancangan. Perancangan struktur jembatan sebenarnya sesuai dengan
peraturan/standar jembatan yang berlaku dengan beban pejalan kaki 500 kg/m2. Setelah
jembatan tersebut selesai dikonstruksi maka jembatan tersebut dipamerkan untuk dinilai oleh
para Juri dan akan dilakukan pengujian beban vertikal yang diberikan secara bertahap. Perakitan
dan pengonstruksian jembatan dilaksanakan maksimal selama 4 (empat) jam dengan toleransi
waktu selama 45 (empat puluh lima) menit. Setelah proses perakitan selesai, dilakukan
penimbangan dan uji beban jembatan.

Kriteria penilaian didasarkan atas unsur kekokohan/kinerja struktural, terindah, dan kesesuaian
antara implementasi dengan rancangan awal. Kekokohan/kinerja struktural jembatan didasari
atas lendutan terkecil dengan berat jembatan teringan. Nilai tertinggi adalah jembatan teringan
dengan kemampuan menahan beban 5 kg dengan lendutan yang terjadi di bawah lendutan
maksimum 4 mm (lendutan ijin). Estetika jembatan dengan bentuk struktur yang indah akan
memperoleh nilai tertinggi untuk katagori ini. Nilai estetika adalah nilai seni dari tampak jembatan
serta kelengkapan yang memberi keindahan yang kreatif.

Kompetisi Model Jembatan Rangka Baja Jalan Raya (KJI)

Jembatan rangka baja adalah suatu struktur rangka yang melintaskan alur jalan melewati
rintangan yang ada di bawahnya. Through Type Truss adalah jembatan yang mempunyai lantai
kendaraan terletak di bagian bawah konstruksi pemikul utama.

Untuk kategori jembatan rangka baja jalan raya, satu tim dari perguruan tinggi maksimum 4
(empat) orang, terdiri dari 3 (tiga) mahasiswa dan 1 (satu) orang dosen pembimbing.
Perancangan model jembatan dilaksanakan di perguruan tinggi masing-masing sesuai dengan
jadwal kompetisi.

Kekokohan jembatan meliputi kesesuaian lendutan riil maksimum dibandingkan dengan lendutan
rencana dan tidak melampaui lendutan ijin. Inovatif merupakan bentuk kreatifitas dalam
konfigurasi struktur, metode penyambungan, dan metode pelaksanaan.

Pembebanan akan dilakukan secara statik bertahap dengan beban uji maksimum 300 kg (sudah
termasuk beban spreader plate). Proses pembebanan dibagi menjadi 4 tahap, yaitu Tahap 1
adalah 100 kg di tengah bentang, kemudian ditambahkan pada tahap 2 sebesar 100 kg di ¼
10

bentang, selanjutnya ditambahkan beban pada tahap 3 sebesar 50 kg di tengah bentang, dan
pada akhirnya ditambahkan beban pada tahap 4 sebesar 50 kg di ¼ bentang. Kriteria penilaian
didasarkan atas unsur-unsur kekokohan/kinerja struktural, kesesuaian implementasi terhadap
rancangan, kreatif, terindah dan waktu perakitan tercepat dengan memperhatikan persyaratan K3
(Kesehatan dan Keselamatan Kerja).

Kompetisi Bangunan Gedung (KBGI)

Uji pembebanan dilakukan dengan kendali gaya (force-controlled loading test). Hal ini sesuai
dengan konsep bangunan tahan gempa modern bahwa bangunan atau rumah tidak perlu “kuat”
terhadap gempa bumi tapi harus “tahan” terhadap gempa bumi. Artinya, bangunan “boleh tidak
kuat” menerima gempa bumi besar (gempa desain), namun “harus tetap bertahan” selama
gempa bumi besar tersebut terjadi dan “tidak boleh roboh” sampai gempa bumi besar tersebut
selesai. Agar bangunan, meskipun “tidak kuat” tapi “bertahan tidak roboh”, bangunan wajib
didesain bukan untuk memenuhi “persyaratan kekuatan” terhadap gempa besar, namun lebih
kepada pemenuhan “persyaratan daktilitas” dimana bangunan mempunyai kemampuan untuk
mendissipasi (menyerap) energi gempa bumi (sebagai energi perusak) yang besar (respons
inelastik) tanpa mengalami kegagalan fatal (roboh).

Setiap Tim Peserta Kompetisi dari Perguruan Tinggi terdiri dari 3 (tiga) orang Mahasiswa/i dan 1
(satu) orang Dosen Pembimbing. Setiap Perguruan Tinggi dapat mengajukan lebih dari 1 (satu)
Tim untuk setiap desain bangunan rumah tinggal atau gedung yang akan dikompetisikan.

Peserta yang lolos/terpilih pada Tahap Seleksi akan menjadi Finalis dan diharuskan untuk
membuat model bangunan rumah tinggal atau gedung, yang merupakan miniatur dari bangunan
rumah tinggal atau gedung bertingkat dari ukuran sebenarnya (riil) untuk dapat maju
(melanjutkan) pada tahap penilaian selanjutnya.

Keindahan/estetika bangunan gedung dan kesesuaian/kehandalan fungsi dari bangunan rumah


tinggal atau gedung, yang menyangkut antara lain: aspek operation (peruntukan/fungsi,
keselamatan, kesehatan, kenyamanan, kemudahan akses ke dalam rumah tinggal atau gedung),
dan aspek arsitektural, seni dan etnik/budaya daerah. Beban/Gaya horizontal model bangunan
akibat penerapan siklus kendali simpangan/rasio drift horizontal 4 (empat) siklus penuh bolak-
balik (4 kali dorong dan tarik) yang merepresentasikan perpindahan (displacement) rumah atau
gedung akibat beban gempa.
11

RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)


Kegiatan Pre-Kompetisi
Sosialisasi dan Seleksi Internal
NO KEBUTUHAN JML SAT HARGA SATUAN TOTAL
1 Copy Booklet Peraturan 100 eks Rp 5,000.00 Rp 500,000.00
2 Print Booklet Peraturan 1 eks Rp 10,000.00 Rp 10,000.00
3 Konsumsi 100 box Rp 5,000.00 Rp 500,000.00
4 Air Mineral 5 botol Rp 3,000.00 Rp 15,000.00
5 Air Mineral 3 box Rp 50,000.00 Rp 150,000.00
Total Rp 1,175,000.00
Penulisan dan Pengiriman Proposal
NO KEBUTUHAN JML SAT HARGA SATUAN TOTAL
1 Print Proposal Lomba 16 Eks Rp 100,000.00 Rp 1,600,000.00
2 Jilid Spiral 16 Eks Rp 10,000.00 Rp 160,000.00
3 Biaya Pengiriman 4 Paket Rp 50,000.00 Rp 200,000.00
Total Rp 1,960,000.00
Total Pengeluaran Rp 3,135,000.00
12

Jembatan Model Pejalan Kaki Menggunakan Canai Dingin (KJI)


13
14

Jembatan Model Busur Pejalan Kaki Menggunakan Rotan (KJI)


15
16
17

Kompetisi Model Jembatan Rangka Baja Jalan Raya (KJI)


18
19

Kompetisi Bangunan Gedung (KBGI)


20
21

Rekapitulasi Harga Rencana KJI-KBGI


NO KEGIATAN TOTAL HARGA
1 KEGIATAN PRE KOMPETISI Rp 3,135,000.00
2 JEMBATAN MODEL PEJALAN KAKI MENGGUNAKAN CANAI DINGIN Rp 43,400,000.00
3 JEMBATAN BUSUR PEJALAN KAKI MENGGUNAKAN ROTAN Rp 31,600,000.00
4 JEMBATAN RANGKA BAJA JALAN RAYA Rp 43,500,000.00
5 BANGUNAN GEDUNG Rp 37,200,000.00
TOTAL Rp 158,835,000.00
22

TIMELINE KEGIATAN

Sosialisasi Lomba
Penyuluhan dan pengenalan tentang kompetisi jembatan dan kompetisi bangunan gedung
KJI-KBGI kepada mahasiswa Prodi Teknik Sipil khususnya dan mahasiswa JTIK pada
umumnya. Kegiatan sosialisasi lomba akan dilaksanakan pada bulan Juni 2019.

Seleksi Internal
Tahapan pertama akan diadakan seleksi internal oleh dosen pengampu kompetisi kepada
mahasiswa untuk selanjutnya dipilih tim terbaik untuk didelegasikan ke tempat perakitan.
Kegiatan seleksi internal akan dilaksanakan pada bulan Juli 2019.

Penyempurnaan Proposal Pengiriman Proposal


Proposal terpilih akan disempurnakan Proposal yang disempurnalan akan dikirim ke
dibawah bimbingan dosen pembimbing lomba panitia KJI-KBGI pusat untuk selanjutnya
sebelum pengiriman ke panitia KJI-KBGI dilakukan penyeleksian untuk pembuatan
pusat. Penyempurnaan proposal akan prototype. Pengiriman proposal akan
dilaksanakan pada bulan Agustus 2019. dilaksanakan pada bulan September 2019.

Pembuatan Prototype Pelaksanaan Lomba


Model jembatan dari proposal yang lolos Mahasiswa beserta prototype jembatan yang
seleksi oleh panitia pusat akan direalisasikan telah lolos berangkat ke tempat kompetisi
dengan model semi riil sesuai spesifikasi untuk perakitan dan pengujian prototype.
dalam proposal, Pembuatan prototype Pelaksanaan lomba akan dilaksanakan pada
dilaksanakan di universitas masing-masing, bulan November 2019.
dan akan dirakit di tempat lomba. Pembuatan
prototype akan dilaksanakan pada bulan
Oktober 2019.