Anda di halaman 1dari 2

Nilai ini menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha

dapat diterima, sehingga dapat dikatakan organisasi itu


Variabel budaya memiliki pengaruh positif dan signifikan
variabel kinerja karyawan. Semakin baik dan banyak lagi
konsisten dengan budaya organisasi yang ada saat ini,
itu akan dapat meningkatkan kinerja PT. Bank
Mandiri (Persero), Tbk Medan Imam Bonjol Business
Area Perbankan.
Dengan demikian penelitian ini mendukung penelitian yang dilakukan
oleh (Syauta, et. Al, 2012; Hakim, 2015 dan Burhan Arif, et
al., 2013) secara empiris membuktikan budaya organisasi itu
secara signifikan mempengaruhi kinerja karyawan.
Budaya organisasi yang kondusif dan menyenangkan dan
komitmen organisasi yang baik akan mampu menjadi
kekuatan yang mampu mengarahkan perilaku karyawan terhadap
mencapai kinerja untuk mencapai
tujuan organisasi. Dukungan perilaku ini akan menjadi
dasar bagi karyawan untuk dapat melakukan pekerjaan dengan baik.
Budaya organisasi dianggap sebagai aset
yang dapat meningkatkan kinerja organisasi melalui
meningkatkan kinerja karyawan. Organisasi
Budaya dalam hal ini selalu memiliki dampak positif pada
kehidupan perusahaan, serta organisasi
komitmen kepada karyawannya.

Dengan demikian penelitian ini memiliki hasil yang berbeda dengan


penelitian yang dilakukan oleh Seno Sumowo (2016)
secara empiris membuktikan bahwa interaksi antara pekerjaan
Kepuasan dan budaya organisasi memiliki signifikan
efek positif pada
kinerja karyawan.
Budaya organisasi sebagai nilai yang membantu
anggota organisasi memahami tindakan yang dapat diterima
dan yang tidak dapat diterima di organisasi atau
sistem nilai organisasi dan akan mempengaruhi jalannya
pekerjaan yang dilakukan dan cara karyawan berperilaku baik, dalam
kata-kata lain yang mendorong kepemimpinan
karyawan untuk aktif membuat ide atau ide baru
perkembangan organisasi telah membentuk sebuah
minat karyawan dalam mengejar bidang pekerjaan itulah
sedang dilakukan sehingga dengan pertumbuhan
sikap aktif dan
minat karyawan dalam pekerjaan akan berkontribusi pada
pelaksanaan visi dan misi dalam suatu
organisasi dan mendukung keberadaan pekerjaan
program yang ada dalam suatu organisasi.