Anda di halaman 1dari 16

Laporan Rekayasa Ide

MK. Hukum Pidana

SKOR NILAI :

Laporan Rekayasa Ide

“ Pemberantasan dan Penanggulangan Perjudian Online”

Disusun Oleh:

Nama :Bintang Rumondang Tampubolon (3173111005)

Kelas : Reg C 2017

Dosen pengampu : Dr. Reh Bungana Beru Parangin-angin, S.H., M.H.

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

FAKULTAS ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan yang Maha Esa yang senantiasa memberkati Penulis dalam

menyelesaikan Rekayasa Ide (RI). Adapun tugas ini dikerjakan untuk memenuhi mata kuliah

“Hukum Pidana”. Saya telah menyusun RI ini dengan sebaik-baiknya tetapi mungkin masih ada

kekurangan-kekurangan untuk mencapai kesempurnaan. Saya selaku penulis menerima berbagai

kritik yang sifatnya membangun agar RI ini menjadi lebih baik lagi.

Penyusun juga berterima kasih kepada Dosen Pengampu Mata kuliah “Hukum Pidana”,

dimana yang telah membantu Penulis menyelesaikan tugas ini dengan memberikan pengarahan

yang tepat untuk bisa menyelesaikan Rekayasa ide ini tepat waktu. Dengan adanya tugas

Rekayasa ide ini mahasiswa memperoleh pengetahuan baru melalui rekayasa ide serta

memperoleh keterampilan baru tentang bagaimana cara membuat solusi atas permasalahan

hokum pidana.

Dalam penulisan Rekayasa ide ini, saya selaku penulis merasa masih banyak kekurangan.

Untuk itu penulis membutuhkan kritik dan saran dari semua pihak yang membaca, demi

mencapai kesempurnaan pembuatan makalah berikutnya.

Semoga Rekayasa ide ini dapat bermanfaat bagi saya dan pembaca untuk menambah

pengetahuan dan keterampilan kita. Akhir kata penyusun ucapkan terima kasih.

Medan, 01 September2019

Bintang Tampubolon
Daftar Isi

KATA PENGANTAR...................................................................................................................2
Daftar Isi.........................................................................................................................................3
BAB I...............................................................................................................................................4
PENDAHULUAN..........................................................................................................................4
A. Latar Belakang..................................................................................................................4
B. Tujuan Rekayasa Ide.........................................................................................................6
C. Manfaat Rekayasa Ide.......................................................................................................6
BAB II.............................................................................................................................................7
IDENTIFIKASI PERMASALAHAN..........................................................................................7
A. Permasalahan Umum Perjudian Online............................................................................7
BAB III...........................................................................................................................................9
SOLUSI DAN PEMBAHASAN....................................................................................................9
BAB IV..........................................................................................................................................12
PENUTUP....................................................................................................................................12
A. Kesimpulan.....................................................................................................................12
B. Saran................................................................................................................................14
Daftar Pustaka.............................................................................................................................15
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Dalam pergaulan sehari-hari, manusia tidak bisa lepas dari norma dan aturan yang

berlaku di masyarakat. Apabila semua angota masyarakat mentaati norma dan aturan

tersebut, niscaya kehidupan masyarakat akan tentram, aman, dan damai. Namun dalam

kenyataannya, sebagian dari anggota masyarakat ada yang melakukan pelanggaran-

pelanggaran terhadap norma dan aturan tersebut. Pelanggaran terhadap norma dan aturan

yang berlaku dalam masyarakat dikenal dengan istilah penyimpangan sosial atau istilah yang

sering digunakan dalam perspektif psikologi adalah patologi sosial (social pathology). Akibat

penyimpangan sosial ini, memunculkan berbagai permasalahan kehidupan masyarakat yang

selanjutnya dikenal dengan penyakit sosial. Seiring dengan perkembangan teknologi dan

informasi yang kian pesat, kegiatan berjudi pun mengalami peralihan ke judi online yang

lebih praktis dan lebih aman dilakukan. Perjudian bukan merupakan hal baru bagi

masyarakat indonesia, karena permainan judi sudah ada sejak dulu dan berkembang seiring

dengan perkembangan jaman.1

Persoalan perjudian dari dulu sampai sekarang banyak menimbulkan pertentangan

dengan norma-norma dan nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat. Seiring dengan

kemajuan–kemajuan masyarakat dewasa ini, baik kemajuan di bidang teknologi ataupun

bidang lainnya, Kemajuan-kemajuan tersebut membuat orang semakin pandai dalam

1
Purplenitadyah, “Patologi social, Perjudian” (https://purplenitadyah.wordpress.com/2012/05/05/patologi-sosial-
perjudian-2/, Diakses pada 1 September 2019)
melakukan suatu tindak pidana, khususnya tindak pidana perjudian. Perjudian dalam proses

sejarah dari generasi ternyata tidak mudah untuk diberantas. Oleh karena itu pemerintah dan

aparat hukum terkait harus mengambil tindakan tegas agar masyarakat menjauhi dan

akhirnya berhenti melakukan perjudian.2

Salah satu kemudahan yang ditemukan dalam judi online adalah dapat dimainkan

kapan saja dan dimana saja sebab bandar-bandar judi online yang tersebar di internet

beroperasi selama 24 jam, selain itu permainan ini dajalankan di warnet, tempat-tempat

berwifi, atau melalui smartphone.Dalam pembayaran transaksi juga sudah menggunakan

sarana onlinedengan mengirimnya lewat M-Banking. Pelaku perjudian onlinememanfaatkan

teknologi informasi dan komunikasi sebagai sarana perjudian modern.5Dengan adanya

komputer dalam jaringan skala yang luas, hal ini tentunya akan menjadikan keuntungan yang

besar daripada judi konvensional.3

Berdasarkan latar belakang di atas untuk memperoleh pemahaman dalam pembahasan

tentang bagaimana pemberantasan dan penanggulangan perjudian online, sehingga norma

dan aturan yang berlaku di masyarakat dapat berjalan dengan baik.

B. Tujuan Rekayasa Ide

Tujuan penulisan rekayasa ide ini adalah untuk membantu menemukan ide dan

menemukan solusi untuk permasalahan yang dihadapi tindak pidana perjudian online.

2
Karolina Sitepu, “Pemberantasan dan Penanggulangan Tindak Pidana Perjudian Togel Di wilayah Hukum
Polresta Medan”, Jurnal Ilmiah “RESEARCH SAINS” Vol. 1 No. 1 Januari 2018

3
Marcy Marlando, “Tinjauan Yuridis Pembuktian Kasus Perjudian Sepak Bola Via Internet,” DIH, Jurnal Ilmu
Hukum”, Vol.7, No. 14, (Agustus, 2011), hlm. 96
C. Manfaat Rekayasa Ide

Adapun manfaat dari penulisan makalah ini adalah untuk lebih memahami dan

menambah wawasan serta sebagai bahan bacaan terkait dengan pemberantasan dan

penanggulangan perjudian online.


BAB II

IDENTIFIKASI PERMASALAHAN

A. Permasalahan Umum Perjudian Online

Pengertian perjudian menurut Dali Mutiara, dalam tafsiran KUHP yang dikutip oleh

Dr. Kartini Kartono dalam bukunya Patologi Sosial menyatakan sebagai berikut: Permainan

judi ini harus diartikan dengan arti yang luas, juga termasuk segala pertaruhan tentang kalah

menangnya suatu pacuan kuda atau lain-lain pertandingan, atau segala pertaruhan dalam

perlombaan-perlombaan itu, misalnya totalisator dan lain sebagainya.4

Perjudian menjadi salah satu pilihan yang dianggap sangat menjanjikan keuntungan

tanpa harus bersusah payah bekerja, judi dianggap sebagai pilihan yang tepat bagi rakyat

kecil untuk mencari uang dengan lebih mudah. Mereka kurang menyadari bahwa akibat

judi jauh lebih berbahaya dan merugikan dari keuntungan yang akan diperolehnya dan yang

sangat jarang dapat diperolehnya.

Judi internet merupakan bentuk perjudian yang menggunakan internet. Meningkatnya

popularitas berbagai bentuk perjudian internet seperti online poker, bingo dan casino online

sangat mempengaruhi masyarakat. Eksposur berlebihan ke situs perjudian online dapat

menyebabkan kecanduan. Perjudian adalah tentang menang dan kalah. Kehilangan uang

dalam jumlah besar dapat menyebabkan depresi. Taruhan dengan uang dalam jumlah besar

dapat menyebabkan kebangkrutan. Beberapa tahun terakhir ini pengembangan peluang judi

online telah sampai untuk anak-anak dan remaja. Situs-situs perjudian online sudah mulai

menargetkan banyak kawula muda dari masyarakat, karena lebih mudah untuk memikat

4
Martin Teguh Prakoso, Skripsi: “Peran Penegak Hukum Dalam Pemberantasan Perjudian Di Masyarakat”
(Semarang: UINW, 2018)
mereka dengan hadiah gratis dan diskon. Survei telah mengungkapkan bahwa anak-anak dan

remaja adalah yang paling terkena dampak perjudian online.5

Kurangnya regulasi menimbulkan penyebaran praktek-praktek ilegal dan penggunaan

sumber daya yang tidak adil. Praktek perjudian yang tidak diatur dapat mengakibatkan

pengeluaran uang yang tidak beralasan dan buang waktu. Selain itu, judi internet melibatkan

transfer dana online yang memerlukan pertukaran informasi melalui internet. Hacker dapat

dengan mudah mengakses rincian pengguna tersebut dari situs-situs perjudian online.

Gangguan judi patologis memiliki gejala yang mirip dengan kecanduan. Hal ini

menggambarkan dimana seseorang terkait dengan perjudian sehingga perilakunya

menghambat kehidupan sosialnya. Korban gangguan judi patologis tetap sibuk dengan

pikiran perjudian. Mereka merasa perlu untuk berjudi dengan uang dalam jumlah tinggi.

Mereka cenderung mengambil risiko dalam jumlah besar dan gagal untuk menahan godaan

perjudian.

Kerugian dari perjudian internet adalah membuang waktu berharga dan uang. Waktu

yang berharga dan uang yang dapat diinvestasikan untuk tujuan konstruktif daripada

terbuang untuk taruhan.

5
Andreymahdison, “Dampak Judi Online (http://andreymahdison.blogspot.com/2014/01/dampak-judi-online.html/
diakses pada 1 september 2019)
BAB III

SOLUSI DAN PEMBAHASAN

Perjudian merupakan salah satu permainan tertua di dunia hampir setiap negara

mengenalnya sebagai sebuah permainan untung-untungan. Judi juga merupakan sebuah

permasalahan sosial dikarenakan dampak yang ditimbulkan amat negatif bagi kepentingan

nasional teruama bagi generasi muda karena menyebabkan para pemuda cenderung malas

dalam bekerja dan dana yang mengalir dalam permainan ini cukup besar sehingga dana yang

semula dapat digunakan untuk pembangunan malah mengalir untuk permainan judi, judi juga

bertentangan dengan agama, moral dan kesusilaan.

Di Indonesia terdapat beberapa yang mengatur tentang perjudian seperti Pasal 303

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan untuk perjudian online diatur dalam

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (“UU

ITE”). Pasal 303 bis ayat (1) KUHP, berbunyi: “(1) Diancam dengan kurungan paling lama

empat tahun atau denda paling banyak sepuluh juta rupiah: ke-1 barangsiapa menggunakan

kesempatan untuk main judi, yang diadakan dengan melanggar ketentuan–ketentuan 11

tersebut pasal 303; ke-2 barangsiapa ikut serta permainan judi yang diadakan di jalan

umumatau di pinggirnya maupun di tempat yang dapat dimasuki oleh khalayak umum,

kecuali jika untuk mengadakan itu, ada izin dari penguasa yang berwenang. ”Sementara

dalam UU ITE, pengaturan mengenai perjudian dalam dunia siber diatur dalam Pasal 27,

yang berbunyi “Setiap orang sengaja dan tanpa hak mendistribusikan, mentransmisikan, atau
membuat dapat diaksesnya Informasi atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan

perjudian.” Ancaman pidana dari pasal di atas yakni disebutkan dalam Pasal 45 UU ITE yaitu

pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan / atau denda paling banyak Rp 1 miliar.6

Pemerintah sudah melakukan pengawasan sendiri tetapi pemerintah belum dapat berbuat

banyak, upaya pemerintah terkendala pergerakan perjudian online yang terjadi dalam dunia

maya. Sejauh ini yang dapat dilakukan oleh pemerintah hanya sebatas pem-blokiran situs-situs

judi online yang terjadi dalam dunia maya.

Mengurangi atau bahkan menghilangkan perjudian online merupakan kerja keras yang

harus melibatkan seluruh elemen masyarakat. Langkah yang diambil pemerintah terkait dengan

perjudian online antara lain: mengadakan kajian tentang dampak yang ditimbulkan oleh

perjudian online, melakukan sosialisasi bentuk-bentuk judi online; bahaya judi online bersama

dengan instansi yang terkait, menggalang organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, generasi

muda, aparat penegak hukum, dan pemerintah terkait untuk menyamakan persepsi tentang

perlunya pengendalian/ pemblokiran situs judi online; melakukan monitoring secara berkala dan

terus menerus terkait aktivitas judi online & melaporkan kepada pihak berwajib untuk segera

ditindak serta mendorong kepada pihak berwajib untuk proaktif melakukan penindakan perjudian

online.7

Menurut saya sebagai penulis Langkah yang harus dilakukan untuk memberantas dan

menanggulangi perjudian online adalah dengan sosialisasi mengenai perjudian online dan

tentang UU ITE yang dilakukan terhadap masyarakat diharapkan dapat dijadikan sebagai kick-

off kampanye stop judi online di dunia maya. Bahkan jangan hanya seminar nasional saaja ,

6
William Dwi K.P Marbun, “Tinjauan Yuridis Terhadap Aktifitas Perjudian Online
Di Indonesia Serta Pengawasan Dan Penerapan Sanksi”
7
Andeymahdison, “Dampak Judi online”, (http://andreymahdison.blogspot.com/2014/01/dampak-judi-online.html/,
diakses pada 1 september 2019)
tetapi juga perlu pemerintah melalukan sosialisasi mengenai dampak buruk perjudian online bagi

kejiwaan pelaku perjudian online.

Upaya penanggulangan terhadap tindak pidana haruslah senantiasa dilakukan, kebijakan

hukum pidana yang selama ini ditempuh selama ini tidak lain merupakan langkah yang terus

menerus digali dan dikaji agar upaya penanggulangan kejahatan tersebut mampu mengantisipasi

secara maksimal tindak pidana yang secara faktual terus meningkat.

Maka didalam pemberantasan tindak pidana judi online di dalam masyarakat sangat

dibutuhkan adanya kebijakan hukum pidana (penal policy) dan upaya non penal (diluar hokum

yang berlaku). Kebijakan tersebut harus dikonsentrasikan pada dua arah, yang pertama mengarah

pada kebijkan aplikatif yaitu kebijakan untuk bagaimana mengoperasionalisasikan peranturan

perundang-undangan huku m pidana yang berlaku pada saat ini dalam rangka mengenai masalah

perjudian melalui jaringan internet (online). Sedangkan yang kedua adalah kebijakan formulatif

atau kebijakan yang mengarah pada pembaharuan hukum pidana (penal law enforcement) yaitu

kebijakan untuk bagaimana merumuskan peraturan pada undang-undang hukum pidana yang

baru.8

Menurut saya pengaturan terhadap kejahatan tindak pidana perjudian online di Indonesia

ini perlu diberlakukan undang-undang yang lebih tepat, yakni undang-undang yang khusus

mengatur tentang tindak pidana perjudian online itu sendiri, yakni sesuai dengan Undang-undang

No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

8
Rizky Dwi Putra Siregar, Skripsi (Kajian Hukum Mengenai Upaya PolriDalam Menanggulangi Tindak
PidanaPerjudian Online (Cybercrime Gambling) (Studi Kasus KepolisianDaerah Sumatera Utara): (Sumatera Utara,
USU), hal 9
BAB IV

PENUTUP

A. Kesimpulan

Keadaan perekonomian masyarakat yang sulit dan memperihatinkan merupakan

salah satu penyebab rendahnya tingkat penghasilan masyarakat yang merupakan beban

yang dialami sebagian besar mesyarakat. Saat ini.berbagai hal tersebut menyebabkan

terjadinya peningkatan judi di masyarakat kerena mereka berusaha untuk menutupi

kekurangan uang dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Berbagai cara ditempuh baik yang

sah atau legal menurut hukum maupun yang ilegal atau bertentangan dengan hukum. Salah

satu cara yang banyak ditempuh adalah melalui permainan judi, salah satunya adalah

bermain judi online.

Pemerintah sudah melakukan pengawasan sendiri tetapi pemerintah belum dapat

berbuat banyak, upaya pemerintah terkendala pergerakan perjudian online yang terjadi dalam

dunia maya. Sejauh ini yang dapat dilakukan oleh pemerintah hanya sebatas pem-blokiran

situs-situs judi online yang terjadi dalam dunia maya.

Langkah yang harus dilakukan untuk memberantas dan menanggulangi perjudian online

adalah dengan sosialisasi mengenai perjudian online dan tentang UU ITE yang dilakukan

terhadap masyarakat diharapkan dapat dijadikan sebagai kick-off kampanye stop judi online di

dunia maya. Bahkan jangan hanya seminar nasional saaja , tetapi juga perlu pemerintah

melalukan sosialisasi mengenai dampak buruk perjudian online bagi kejiwaan pelaku perjudian

online.
B. Saran
Dalam upaya pemberantasan dan penanggulangan judi online perlu ditempuh

berbagai cara yang bersifat persuasive dan juga melibatkan masyarakat untuk berpartisipasi

mengatasi maraknya perjudian yang terjadi dengan melaporkan kepada pihak berwajib kalau

mengetahui adanya perjudian. Pemerintah dan instansi terkait diharapkan agar

memperhatikan dan memberikan sarana dan prasarana yang lengkap serta anggaran yang

cukup untuk melakukan suatu kegiatan operasi atau terhadap tindak pidana perjudian online.
Daftar Pustaka

Andeymahdison, “Dampak Judi online”,

(http://andreymahdison.blogspot.com/2014/01/dampak-judi-online.html/, diakses pada 1

september 2019)

Marlando, Marcy, 2011. “Tinjauan Yuridis Pembuktian Kasus Perjudian Sepak Bola Via

Internet,” DIH, Jurnal Ilmu Hukum”, Vol.7, No. 14, hlm. 96

Marbun, William Dwi K.P, 2018. “Tinjauan Yuridis Terhadap Aktifitas Perjudian Online Di

Indonesia Serta Pengawasan Dan Penerapan Sanksi”

Prakoso, Martin Teguh, 2018. “Peran Penegak Hukum Dalam Pemberantasan Perjudian Di

Masyarakat” (Semarang: UINW)

Purplenitadyah, “Patologi Sosial, Perjudian”(https://purplenitadyah.wordpress.com/patologi-

sosial-perjudian-2/, Diakses pada 1 September 2019

Sitepu, Karolina, “Pemberantasan dan Penanggulangan Tindak Pidana Perjudian Togel Di

wilayah Hukum Polresta Medan”, Jurnal Ilmiah “RESEARCH SAINS” Vol. 1 No. 1

Januari 2018

Siregar, Rizky Dwi Putra, (Kajian Hukum Mengenai Upaya PolriDalam Menanggulangi Tindak

Pidana Perjudian Online (Cybercrime Gambling) (Studi Kasus KepolisianDaerah

Sumatera Utara): (Sumatera Utara, USU), hal 9

Marbun, William Dwi K.P, 2018. “Tinjauan Yuridis Terhadap Aktifitas Perjudian Online Di

Indonesia Serta Pengawasan Dan Penerapan Sanksi”