Anda di halaman 1dari 2

Nama/Nim : Nadhia Nurul Atika Hubu/442 418 006

Kelas : Kimia B

A. Pengertian Ekstraksi

Ekstraksi adalah pemisahan suatu zat dari sampel berdasarkan kelarutannya pada pelarut tertentu.
Prinsip dasar ekstraksi adalah melarutkan senyawa polar dalam pelarut polar dan senyawa non-polar
dalam pelarut non-polar.

B. Tujuan Ekstraksi
1. Senyawa kimia telah diketahui identitasnya untuk diekstraksi dari organism
2. Bahan diperiksa untuk menemukan kelompok senyawa kimia tertentu misalnya alkaloid, flavonoid,
atau saponin, meskipun struktur kimia sebetulnya dari senyawa ini bahkan keberdaannya belum
diketahui.
3. Organisme (tanaman atau hewan) digunakan dalam pengobatan tertentu
4. Sifat senyawa yang akan diisolasi belum ditentukan sebelumnya dengan cara apapun
C. Macam-macam Ekstraksi
1. Ekstraksi secara dingin
a. Metode maserasi
Maserasi istilah aslinya adalah macerare (merendam) adalah sediaan cair yang dibuat
dengan cara mengekstrasi bahan nabati yaitu direndam menggunakan pelarut bukan air (pelarut
non-polar)atau setengah air misalnya etanol encer,selama periode waktu tertentu.
Prinsip dasar dari maserasi yaitu cairan penyaring akan menembus dinding sel dan masuk
kedalam rongga sel yang mengandung zat aktif, zat aktif akan larut karena adanya perbedaan
konsentrasi antara larutan zat aktif didalam sel dengan yang diluar sel, maka larutan yang
terpekat akan didesak keluar.
- Kelemahan dari metode maserasi adalah :
1. Proses penyaringan tidak sempurna, karena zat aktifnya hanya mampu terekstraksi
sebesar 50% saja
2. Prosesnya lama, butuh waktu beberapa hari
3. Penyaringannya kurang sempurna (dapat terjadi kejenuhan cairan penyaring sehingga
kandungan kimia yang tersaring terbatas).
- Kelebihan dari metode maserasi adalah :
1. Alat yang dipakai sederhana, hanya dibutuhkan bejana perendam
2. Biaya opresionalnya relative rendah
3. Tanpa pemanasan
4. Prosesnya relative hemat
b. Metode perkolasi
Perkolasi merupakan ekstraksi dengan pelarut yang selalu baru sampai sempurna
umumnya dilakukan pada suhu kamar.
- Kelemahan dari metode perkolasi adalah :
1. Cairan penyari lebih banyak
2. Resiko cemaran mikroba untuk penyari air karena dilakukan secara terbuka
- Kelebihan dari metode perkolasi adalah :
1. Tidak terjadi kejenuhan
2. Pengaliran meningkatkan difusi

2 Ekstraksi secara panas

a. Metode Refluk
Ekstrasi dengan pelarut pada temperature titik didinya, selama waktu tertentu dan jumlah
pelarut yang relative konstan dengan adanya pendingin balik. Ekstraksi refluks digunakan untuk
mengekstrasi bahan-bahan yang tahan terhadap pemanasan.
- Kelemahan metode refluk adalah :
1. Butuh volume total pelarut yang besar dan sejumlah menipulasi operator
- Kelebihan metode refluk adalah :
1. Mengekstrasi sampel-sampel yang memiliki tekstur kasar
b. Metode soxhlet
Proses yang menghasilkan ekstrak cair yang dilanjutkan dengan proses penguapan. Pada
cara ini pelarut dan simplisia ditempatkan secara terpisah. Soxhletasi digunakan untuk simplisia
dengan khasiat yang relative stabil dan tahan terhadap pemanasan.
- Kelemahan metode soxhlet adalah :
1. Waktu yang dibutuhkan untuk ekstraksi cukup lama, sehingga kebutuhan energinya
tinggi, dan bahan terekstraksi dalam labu mengalami beban panas dalam waktu yang
cukup lama
2. Memerlukan energy listrik
3. Jumlah bahan terbatas
- Kelebihan metode soxhlet adalah :
1. Serbuk simplisia disaring oleh penyaring yang murni sehingga dapat menyaring zat aktif
lebih banyak.
2. Penyaring dapat diteruskan sesuai dengan keperluan tanpa menambah volume cairan
pnyaring