Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI

Nama : Bunga Mutiara Putri

Kelas : XI IPA 1

SMA NEGERI 8 KOTA BOGOR


TUJUAN

Laporan praktikum biologi ini saya buat berdasarkan praktek yang

saya lakukan bersama anggota kelompok saya. Adapun praktek yang

dilakukan adalah melakukan pengamatan terhadap satu butir bawang

merah dan selembar daun rhoeodiscolor (adam hawa).

Tujuan saya melakukan praktek ini adalah karena saya ingin

mengamati dan melihat bagaimana bentuk dan gambaran dari epidermis

yang dimiliki oleh kedua bahan yang saya gunakan. Mengetahui secara

langsung bagaimana perubahan bentuk dan warna epidermis jika diberi

suatu larutan. Serta menambah pengetahuan saya mengenai epidermis

bawang merah dan daun rheodiscolor melalui praktik yang saya lakukan

sendiri.
KAJIAN PUSTAKA

Pengertian Sel

Sel merupakan unit organisasi terkecil yang menjadi dasar

kehidupan dalam arti biologis. Semua fungsi kehidupan diatur dan

berlangsung di dalam sel. Karena itulah, sel dapat berfungsi secara

autonom asalkan seluruh kebutuhan hidupnya terpenuhi.

BEBEBERAPA TEORI MENGENAI SEL

Beberapa ahli telah mencoba menyelidiki tentang struktur dan

fungsi sel, dan kemudian muncullah beberapa teori tentang sel. Sejarah

ditemukannya teori tentang sel diawali penemuan mikroskop yang

menjadi sarana untuk mempermudah melihat struktur sel. Berbagai

penelitian para ahli biologi, antara lain seperti berikut.

1. Robert Hooke (1635-1703)

Ia mencoba melihat struktur sel pada sayatan gabus di bawah mikroskop.

Dari hasil pengamatannya diketahui terlihat rongga-rongga yang dibatasi

oleh dinding tebal. Jika dilihat secara keseluruhan, strukturnya mirip

sarang lebah. Satuan terkecil dari rongga tersebut dinamakan sel.

2. Schleiden (1804-1881) dan T. Schwann (1810-1882)

Mereka mengamati sel-sel jaringan hewan dan tumbuhan. Schleiden

mengadakan penelitian terhadap tumbuhan. Setelah mengamati tubuh

tumbuhan, ia menemukan bahwa banyak sel yang tubuh tumbuhan.


Akhirnya ia menyimpulkan bahwa satuan terkecil dari tumbuhan adalah

sel. Schwann melakukan penelitian terhadap hewan. Ternyata dalam

pengamatannya tersebut ia melihat bahwa tubuh hewan juga tersusun

dari banyak sel. Selanjutnya ia menyimpulkan bahwa satuan terkecil dari

tubuh hewan adalah sel. Dari dua penelitian tersebut keduanya

menyimpulkan bahwa sel merupakan unit terkecil penyusun makhluk

hidup.

3. Robert Brown

Pada tahun 1831, Brown mengamati struktur sel pada jaringan tanaman

anggrek dan melihat benda kecil yang terapung-apung dalam sel yang

kemudian diberi nama inti sel atau nukleus. Berdasarkan analisanya

diketahui bahwa inti sel selalu terdapat dalam sel hidup dan kehadiran

inti sel itu sangat penting, yaitu untuk mengatur segala proses yang

terjadi di dalam sel.

4. Felix Durjadin dan Johannes Purkinye

Pada tahun 1835, setelah mengamati struktur sel, Felix Durjadin dan

Johannes Purkinye melihat ada cairan dalam sel, kemudian cairan

itu diberinya nama protoplasma.

5. Max Schultze (1825-1874)

Ia menegaskan bahwa protoplasma merupakan dasar-dasar fisik

kehidupan. Protoplasma merupakan tempat terjadinya proses hidup. Dari


pendapat beberapa ahli biologi tersebut akhirnya melahirkan beberapa

teori sel antara lain:

a. sel merupakan unit struktural makhluk hidup;

b. sel merupakan unit fungsional makhluk hidup;

c. sel merupakan unit reproduksi makhluk hidup;

d. sel merupakan unit hereditas.

Beberapa teori sel itu menunjukkan betapa pentingnya peranan sel

karena hampir semua proses kehidupan dan kegiatan makhluk hidup

dipengaruhi oleh sel.


ALAT DAN BAHAN

Alat : Bahan :

1. cutter 1. satu butir bawang merah

2. mikroskop 2. selembar daun rheodiscolor

3. kaca objek 3. air putih

4. kaca penutup 4. larutan glukosa

Cara Kerja :

>Bawang merah

1. Potong umbi bawang merah

2. Ambil lapisan dalam dari bawang merah

3. Simpan di object glass, kemudian tetesi dengan air

4. Amati di bawah mikroskop

5. Gambarkan hasil pengamatan di buku kelompok

Pada daun diamati dengan 2x pengamatan, yaitu dengan air putih dan

cairan glukosa.

>Daun rhoeodiscolor

1 .Ambil epidermis bawah dari daun rhoeodiscolor (bagian yang berwarna

ungu)

2. Simpan di object glass, kemudian tetesi dengan air

3. Amati di bawah mikroskop

4. Gambarkan hasil pengamatan di buku kelompok


GAMBAR HASIL PENGAMATAN

Berikut adalah gambar hasil pengamatan pada bawang merah yang

ditetesi air putih :

Berikut adalah gambar hasil pengamatan pada daun rhoeo discolor

yang ditetesi air putih :

Berikut adalah gambar hasil pengamatan pada daun rhoeo discolor

yang ditetesi cairan glukosa :


JAWABAN PERTANYAAN

Perubahan apakah yang terjadi pada daun Rhoeodiscolor yang

ditetesi larutan gula ?

Pada saat ditetesi air bentuk penampang melintang pada daun yaitu segi

enam, berwarna ungu pekat, dan setelah ditetesi larutan gula warna

keunguannya menjadi sedikit pudar. Jadi, yang terjadi adalah perubahan

warna.

Jelaskan peristiwa apakah yang terjadi pada daun rheodiscolor !


Peristiwa yang terjadi adalah osmosis dan plasmosilis.

PEMBAHASAN
Pada saat ditetesi air berwarna ungu pekat, dan setelah ditetesi larutan

gula warna keunguannya menjadi sedikit pudar. Peristiwa perubahan

warna itu adalah osmosis dan plasmosilis dimana osmosis adalah

perpindahan air dari bagian yang lebih encer ke bagian yang lebih pekat.

osmosis merupakan suatu fenomena alami, tapi dapat dihambat secara

buatan dengan meningkatkan tekanan pada bagian dengan konsentrasi

pekat menjadi melebihi bagian dengan konsentrasi yang lebih encer. Dan

plasmolisis adalah contoh kasus transportasi sel secara osmosis dimana

terjadi perpindahan larutan dari kepekatan yang rendah ke larutan yang

pekat.

KESIMPULAN
Jadi,kesimpulan yang dapat saya ambil adalah, bentuk epidermis

pada bawang merah dan daun rhoeodiscolor sangat berbeda. Epidermis

pada daun rhoeo discolor yang ditetesi air dan yang ditetesi larutan gula

pun berbeda, perbedaannya terlihat pada warnanya. Pada saat ditetesi

air warna epidermis daun yaitu ungu pekat, namun setelah ditetesi

cairan gula warna ungunya berubah menjadi pudar dan samar-samar.

Perubahan tersebut disebabkan karena peristiwa osmosis dan plasmolisis.

DAFTAR PUSTAKA

Jati,Wijaya.2007.Aktif Biologi Pelajaran Biologi untuk SMA/MA.Ganeca


exact,Jakarta.

http://www.sentra-edukasi.com/2010/04/pengertian-sel-dan-teori-
mengenai-sel.html

http://biologigonz.blogspot.com/2010/02/krenasi-plasmolisis.html