Anda di halaman 1dari 7

Kegiatan Belajar

PERAWATAN KOLOSTOMI
(COLOSTOMY CARE)

150 Menit

TINJAUAN TEORI

Kolostomi menurut (Smeltzer,2002) dapat diartikan sebagai berikut:


1. Sebuah lubang buatan yang dibuat oleh dokter ahli bedah pada
dinding abdomen untuk mengeluarkan feses.
2. Pembuatan lubang sementara atau permanen dari usus besar
melalui dinding perut untuk mengeluarkan feses.
3. Lubang yang dibuat melalui dinding abdomen ke dalam kolon iliaka
untuk mengeluarkan feses
Kolostomi sendiri dapat dibedakan dalam beberapa jenis sehingga
kolostomi dibuat berdasarkan indikasi dan tujuan tertentu, sehingga
jenisnya ada beberapa macam tergantung dari kebutuhan pasien itu
sendiri. Kolostomi dapat dibuat secara permanen ataupun dibuat untuk
sementara waktu.

1
Skill of Laboratory Keperawatan Medikal Bedah 2 1
Jenis daripada Kolostomi itu sendiri terbagi menjadi :
1. Kolostomi Permanen.Pembuatan kolostomi permanen biasanya
dilakukan apabila pasien sudah tidak memungkinkan untuk defekasi
secara normal karena adanya keganasan, perlengketan, atau
pengangkatan kolon sigmoid atau rectum sehingga tidak
memungkinkan feses melalui anus. Kolostomi permanen biasanya
berupa kolostomi single barrel ( dengan satu ujung lubang)
2. Kolostomi temporer/sementara.Pembuatan kolostomi biasanya
untuk tujuan dekompresi kolon atau untuk mengalirkan feses
sementara dan kemudian kolon akan dikembalikan seperti semula
dan abdomen ditutup kembali. Kolostomi temporer ini mempunyai
dua ujung lubang yang dikeluarkan melalui abdomen yang disebut
kolostomi double barrel.
Lubang kolostomi yang muncul dipermukaan abdomen berupa mukosa
kemerahan yang disebut STOMA. Pada minggu pertama post kolostomi
biasanya masih terjadi pembengkakan sehingga stoma tampak
membesar.

Peran perawat dalam perawatan kolostomi


1. Pasien dengan pemasangan kolostomi biasanya disertai dengan
tindakan laparotomi (pembukaan dinding abdomen). Luka
laparotomi sangat beresiko mengalami infeksi karena letaknya
bersebelahan dengan lubang stoma yang kemungkinan banyak
mengeluarkan feses yang dapat mengkontaminasi luka laparotomi,
perawat harus selalu memonitor kondisi luka dan segera merawat
luka dan mengganti balutan jika balutan terkontaminasi feses.
2. Perawat harus segera mengganti kantong kolostomi jika kantong
kolostomi telah terisi feses atau jika kontong kolostomi bocor dan
feses cair mengotori abdomen.
3. Perawat juga harus mempertahankan kulit pasien disekitar stoma
tetap kering, hal ini penting untuk menghindari terjadinya iritasi pada
kulit dan untuk kenyamanan pasien.

2 Skill of Laboratory Keperawatan Medikal Bedah 2


4. Kulit sekitar stoma yang mengalami iritasi harus segera diberi zink
salep atau konsultasi pada dokter ahli jika pasien alergi terhadap
perekat kantong kolostomi. Pada pasien yang alergi tersebut
mungkin perlu dipikirkan untuk memodifikasi kantong kolostomi agar
kulit pasien tidak teriritasi.

Berbagai hal yang harus dikomunikasikan serta diajarkan pada


pasien :
1. Teknik penggantian / pemasangan kantong kolostomi yang baik dan
benar.
2. Teknik perawatan stoma dan kulit sekitar stoma.
3. Waktu penggantian kantong kolostomi.
4. Teknik irigasi kolostomi dan manfaatnya bagi pasien.
5. Jadwal makan atau pola makan yang harus dilakukan untuk
menyesuaikan.
6. Pengeluaran feses agar tidak mengganggu aktifitas pasien.
7. Berbagai jenis makanan bergizi yang harus dikonsumsi.
8. Berbagai aktifitas yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh pasien.
9. Berbagi hal / keluhan yang harus dilaporkan segera pada dokter
( jika pasien sudah dirawat dirumah / home care).
10. Berobat / kontrol ke dokter secara teratur.
11. Makanan yang tinggi serat.

PERALATAN DAN BAHAN

1. Set Ganti Balut meliputi : pinset anatomis dan sirurgis, kom kecil,
gunting
2. Kapas dalam kom
3. Kantong kolostomi / colostomy bag
4. Kasa steril
5. Larutan sublimat / NaCl
6. Zinc salep / zinc oil

3
Skill of Laboratory Keperawatan Medikal Bedah 2 3
7. Betadin sol (k/p)
8. Plester (k/p)
9. Handscoen
10. Bengkok
11. Perlak
12. Kantong plastik dan tempat sampah

PROSEDUR KETERAMPILAN

A. Tahap Pra Interaksi


1. Melakukan verifikasi data sebelumnya bila ada.
2. Mengidentifikasi pasien dengan tepat.
3. Mencuci tangan.
4. Menempatkan alat didekat pasien dengan benar.
B. Tahap Orientasi
1. Mengucapkan salam, menyapa nama pasien dan
memperkenalkan diri.
2. Melakukan kontrak untuk tindakan yang akan dilakukan.
3. Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan pada pasien.
4. Menanyakan kesiapan pasien sebelum kegiatan dilakukan.
C. Tahap Kerja
1. Menjaga privasi pasien.
2. Mengajak pasien membaca basmalah dan berdoa.
3. Memberikan posisi terlentang yang nyaman
4. Memakai handscoen bersih.
5. Letakkan perlak pengalas di kanan/kiri pasien sesuai letak stoma
6. Letakkan bengkok diatas perlak dan dekatkan ke tubuh pasien
7. Mengobservasi produk stoma (warna, konsistensi dll)
8. Membuka kantong kolostomi dengan hati-hati menggunakan
tangan dan tangan lainnya menekan kulit pasien kemudian
buang kantong kolostomi ke bengkok/kantong sampah
9. Melepas handscoen yang kotor

4 Skill of Laboratory Keperawatan Medikal Bedah 2


10. Menyiapkan peralatan steril
11. Memakai handscoen steril
12. Membersihkan stoma dan kulit di sekitarnya dengan hati-hati
menggunakan kapas dengan NaCl 0,9%, hindari adanya
perdarahan
13. Mengeringkan kulit sekitar stoma dengan sangat hati-hati
menggunakan kasa steril
14. Observasi stoma dan kulit sekitar stoma
15. Memberikan zinc salep / zinc oil tipis-tipis jika terjadi iritasi pada
kulit sekitar stoma
16. Mengukur kantong stoma dan membuat lubang pada kantong
kolostomi sesuai ukuran stoma
17. Membuka salah satu sisi (sebagian) perekat kantong kolostomi
18. Memasukan stoma melalui lubang kantong kolostomi.
19. Menempelkan kantong kolostomi dengan posisi vertikal/
horizontal/miring sesuai kebutuhan pasien.
20. Membuka sisi perekat dan pasang kantong kolostomi dengan
tepat, hindari masuknya udara pada kantong kolostomi
21. Melepas handscoen
D. Tahap Terminasi
1. Melakukan evaluasi tindakan yang dilakukan.
2. Menyampaikan rencana tindak lanjut / RTL
3. Merapikan pasien dan lingkungan.
4. Mengajak pasien membaca Hamdalah dan berdoa kepada Allah.
5. Berpamitan dengan pasien dan menyampaikan kontrak yang
akan datang.
6. Membereskan dan mengembalikan alat ke tempat semula.
7. Mencuci tangan.
8. Mencatat kegiatan dalam lembar catatan keperawatan.

5
Skill of Laboratory Keperawatan Medikal Bedah 2 5
CHECK LIST PENILAIAN (TOOLS)

BO SKOR
NO ASPEK YANG DINILAI
BOT 0 1 2
Tahap Pra Interaksi
1. Mengecek program terapi 1
2. Mencuci tangan 1
3. Mengidentifikasi pasien dengan benar 1
4. Menyiapkan dan mendekatkan alat ke pasien 1
Tahap Orientasi
1. Salam, sapa, perkenalkan diri 1
2. Melakukan kontrak 1
3. Menjelaskan tujuan 1
4. Menjelaskan prosedur 1
5. Menanyakan kesiapan dan kerjasama pasien 1
Tahap Kerja
1. Menjaga privacy 1
2. Mengajak pasien membaca Basmalah 1
3. Memberikan posisi terlentang yang nyaman 1
4. Memakai handscoen bersih 1
5. Letakkan perlak pengalas sesuai letak stoma 1
6. Meletekan bengkok di atas perlak 1
Mengobservasi produk stoma (warna,
7. 2
konsistensi dll)
Membuka kantong kolostomi dengan hati-hati
menggunakan tangan dan tangan lainnya
8. menekan kulit pasien kemudian buang 2
kantong kolostomi ke bengkok/kantong
sampah
9. Melepas handscoen yang kotor
10. Menyiapkan peralatan steril
11. Memakai handscoen steril
Membersihkan stoma dan kulit di sekitarnya
12. dengan hati-hati menggunakan kapas dengan 4
NaCl 0,9%
Mengeringkan kulit sekitar stoma dengan
13. 3
sangat hati-hati menggunakan kasa steril
14. Observasi stoma dan kulit sekitar stoma 2
15. Memberikan zinc salep tipis-tipis pada kulit 2

6 Skill of Laboratory Keperawatan Medikal Bedah 2


sekitar stoma
Mengukur kantong stoma dan membuat
16. lubang pada kantong kolostomi sesuai ukuran 2
stoma
Memasukan stoma melalui lubang kantong
17. 3
kolostomi
Menempelkan kantong kolostomi sesuai
18. 2
kebutuhan pasien
Membuka sisi perekat dan pasang kantong
19. kolostomi dengan tepat, hindari masuknya 2
udara pada kantong kolostomi
20. Melepas handscoen 1
Tahap Terminasi
1. Mengevaluasi Tindakan yang di Lakukan 1
2. Menyampaikan rencana tindak lanjut / RTL 1
3. Mengajak pasien membaca Hamdalah 1
Berpamitan dan menyampaikan kontrak akan
4. 1
datang
5. Membereskan dan mengembalikan alat 1
6. Mencuci tangan 1
Mencatat kegiatan dalam lembar catatan
7. 1
keperawatan
Penampilan selama tindakan
1. Ketenangan Selama Tindakan 1
2. Melakukan komunikasi yang terapiutik 1
3. Menjaga keamanan dan kenyamanan pasien 1
TOTAL SCORE

DAFTAR PUSTAKA

7
Skill of Laboratory Keperawatan Medikal Bedah 2 7