Anda di halaman 1dari 32

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN (LPJ)

SIMULASI MANAGEMENT BENCANA

Sebagai Praktikum Dari Mata Ajar Keperawatan Gawat Darurat Dan Bencana

Pada Tingkat III Semester V Dilaksanakan Pada 30 November 2019

Disusun Oleh :

Tim I

Ketua Tim : Muhammad Abu Tauhid

Anggota Tim I

PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAH KLATEN
2019/2020

i
KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum.Wr.Wb

Puji syukur kami panjatkan atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan segala
limpahan Rahmat dan Hidayah-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan Laporan
Pertanggungjawaban (LPJ) Simulasi Management Bencana yang Merupakan Praktikum dari
Mata Ajar Keperawatan Gawat Darurat dan Bencana Pada Tingkat III Semester V yang
dilaksanakan Pada 30 November 2019 dengan waktu yang tepat. Terimakasih kami ucapkan
kepada Bapak Romadhani Tri Purnomo,S.Kep.Ns.,M.Kep selaku dosen Penanggung Jawab
dalam kegiatan simulasi, yang telah membimbing dan mendukung kami dalam proses
pelaksanaan Simulasi tersebut. Terimakasih kami ucapkan kepada seluruh Mahasiswa
Tingkat III Prodi D3 Keperawatan atas segala kerjasama yang baik dalam upaya
mensukseskan Kegiatan Simulasi Management Bencana. Semoga Laporan
Pertanggungjawaban yang kami susun ini sebagai bentuk Pertanggungjawaban kami selaku
Panitia Pelaksana Simulasi Management Bencana yang Merupakan Praktikum dari Mata
Ajar Keperawatan Gawat Darurat dan Bencana Pada Tingkat III Semester V, sehingga dapat
menambah ilmu pengetahuan dan kemampuan tindakan dalam Keperawatan Gawat Darurat.

Kami menyadari bahwa Laporan Pertanggungjawaban ini belum sempurna dan


kemungkinan masih terdapat kekurangan ataupun kesalahan dalam penyusunan maupun
ketepatan informasi. Maka kami menerima saran dan kritik secara terbuka dari pembaca
yang bersifat membangun guna memperbaiki penyusunan di masa mendatang.
Terimakasih.

Wassalamu’alaikum.Wr.Wb.

Klaten, 02 Maret 2020

Tim Penulis

ii
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR................................................................................................................i

DAFTAR ISI..............................................................................................................................ii

DAFTAR LAMPIRAN.............................................................................................................iii

SUSUNAN PANITIA TIM 1.....................................................................................................1

DAFTAR PESERTA PELAKSANA SIMULASI.....................................................................2

DENAH LOKASI......................................................................................................................4

JENIS BENCANA.....................................................................................................................5

NASKAH SCRIBT & KOMUNIKASI.....................................................................................6

NASKAH KOMUNIKASI........................................................................................................7

EVALUASI KEGIATAN SIMULASI....................................................................................16

LAMPIRAN.............................................................................................................................17

PENUTUP………………………………………………………………………………….. 27

iii
DAFTAR LAMPIRAN

Gambar 1.1 Kecelakaan Lalu Lintas...................................................................................17

Gambar 1.2 Kebakaran........................................................................................................17

Gambar 1.3 Korban Bencana Kecelakaan Lalu Lintas, Kebakaran dan Gempa Bumi

Gambar 1.4 Polisi Mengamankan Area TKP......................................................................18

Gambar 1.5 Tim RHA Memasuki Area TKP Melakukan Assesment Awal Pada

Korban Bencana................................................................................................19

Gambar 1.6 Proses Evakuasi Korban Bencana Untuk Dibawa Ke Area Greenzone .........19

Gambar 1.7 Tindakan di Area Greenzone...........................................................................20

Gambar 1.8 Transfer Pasien ke Rumah Sakit Lapangan.....................................................21

Gambar 1.9 Tindakan di Rumah Sakit Lapangan................................................................23

Gambar 2.0 Tindakan di Rumah Sakit Rujukan..................................................................24

RincianBiaya……………………………………………………………………………..26

iv
SUSUNAN PANITIA TIM I

Ketua : Muhammad Abu Tauhid

Wakil Ketua : Muhammad Ihsan Dwi N.

Sekertaris : 1. Ratna Puspita Sari

2. Nesa Putri K

3. Niken Sulasri

Bendahara : 1. Ayu Melania R

2. Umi Arifah

3. Kismi Handayani

Sie Konsumsi: 1. Ananda Anggi

2. Ersa Septi

3. Lufia Vebriyana

Sie Humas : 1. M. Taufiqurrahman

2. Ronaldo Meydianto

3.Anwar Sahida

4. Ody Gumelar

5. Tri Sekti Aji

6. Tony Hanggara

7. Fahry Adi N

8. Adimas Cahya B.

9. Yudi Kristanto

Sie Dekdok : 1.Sulistya Pratama

2. Iskandar Prasetyo

1
DAFTAR PESERTA PELAKSANA SIMULASI

A. Masyarakat merangkap Dinkes : Alfiyan


B. MC : Arma
C. BPBD : Farida
D. Polisi : 1. Tony
2. Ayu
E. Damkar : 1. Asri
2. Wahyu

F. RS Rujukan (Code Blue) : 1. Vebryan


2. Prima
3. Kismi
4. Rudi
5. Evi
6. Ihsan
7. Adi

G. RHA : 1. Retno
2. Annisa Santika
3. Ersa
4. Yudi
5. Puspa

H. SAR : 1. Siska
2. Sekar
3. Dewi
4. Nur
5. Kiki

I. PMI : 1. Ratna
2. Prifal
3. Dinda
4. Niken
5. Taufiq
6. Putri
7. Cindi

J. Puskesmas : 1. Wulan
2. Iskandar
3. Amin
4. Sakka

2
5. Anwar
6. Firda
7. Meli
K. Ambulance : 1. Etika
2. Sasa
3. Liszet
4. Ardina
5. Desy
6. Ayu
7. Wulandari
8. Mufidah
9. Armel
10. Aprilia

L. RS. Lapangan (Initial Assesment) : 1. Qodariyah


2. Yeni
3. Khotimah
4. Bagas
5. Fahry
6. Diah
7. Rafif
8. Hanifah

M. Green Zone : 1. Evita


2. Annis
3. Ali
4. Aji

N. Probandus : 12 orang.

3
DENAH LOKASI

1 4

B 2 7 5 c
3 6

8 9 10

KETERANGAN:
A : Gedung A Stikes Muhammadiyah
B : Gedung B Stikes Muhammadiyah
C : Gedung C Stikes Muhammdiyah
1 : BPBD
2 : RHA
3 : DinKes
4 : Damkar
5 : Tim SAR
6 : PMI
7 : Lapangan Stikes Muhammadiyah Klaten
8 : Ambulance

4
9 : WiFi Area Green Zone
10 : RS Lapangan & RS Rujukan

JENIS BENCANA

1. Gempa Bumi
2. Kecelakaan Lalu Lintas
3. Kebakaran

5
NASKAH SCRIBT & KOMUNIKASI

1. Sirine berbunyi pada pukul 08.00 WIB menandakan terjadinya bencana di daerah Buntalan,
Kabupaten Klaten.
2. Lokasi Bencana Jl.Ir. Soekarno No.110 Klaten.
3. Narasi:
Terjadi gempa bumi di Daerah Buntalan Kabupaten Klaten pada pukul 08.00 WIB. Gempa
bumi terjadi selama ±7 menit sehingga diikuti dengan adanya kecelakaan lalu lintas akibat
goncangan yang begitu hebat. Kecelakaan terjadi di Jl.Ir Soekarno antara mobil dan motor.
Banyak warga yang lari kesana-kemari di area jalan raya. Disaat yang bersamaan terjadi
kebakaran besar di Stikes Mall yang diakibatkan oleh korsleting listrik di lantai 3. Banyak
pengunjung yang berhamburan akibat guncangan yang masih berlangsung dan asap
kebakaran yang semakin menebal. Terjadi kerusakan bangunan rumah warga dan gedung-
gedung, sehingga menyebabkan korban yang cukup banyak.

6
NASKAH KOMUNIKASI

1. Warga segera lapor kepada BPBD untuk meminta bantuan evakuasi korban bencana gempa
bumi, kecelakaan dan kebakaran.

Warga : “BPBD Kabupaten Klaten, monitor.”

BPBD : “BPBD Kabupaten Klaten, monitor. Ada yang bisa dibantu? Ganti.”

Warga : “Pak, lapor bahwa di Buntalan, Jl.Ir Soekarno telah terjadi bencana gempa
bumi, kecelakaan dan kebakaran di Stikes Mall. Apakah bisa dikirimkan
bantuan Pak? Ganti.”

BPBD : “ Siap 86. Akan kami kirim tim evakuasi ke lokasi bencana. Ganti.”

Warga : “ Siap, terimakasih Pak. Ganti.”

BPBD : “Siap 86”

2. BPBD segera menghubungi Polisi untuk mengamankan area bencana di Buntalan, Jl.Ir
Soekarno dan Stikes Mall.

BPBD : “ Polsek Buntalan monitor.”

Polisi : “ Polsek Buntalan monitor. Ada yang bisa dibantu?”

BPBD : “Kami dari BPBD Kabupaten Klaten Pak, menurut informasi yang kami dapat
dari warga, telah terjadi bencana gempa bumi di daerah Buntalan, diikuti dengan
kecelakaan di Jl.Ir Soekarno dan kebakaran di Stikes Mall. Apakah bisa
dikondisikan untuk dikirim bantuan guna keamanan TKP Pak? Ganti.”

7
Polisi : “Siap 86. Terimakasih atas informasinya. Kami akan kirim anggota kami untuk
mengamankan TKP. Ganti.”

BPBD : “Terimakasih atas bantuannya Pak. Siap 86. Ganti.”

Polisi : “Siap 86.”

3. Setelah menghubungi BPBD menghubungi Polisi untuk mengamankan area TKP, segera
BPBD lapor kepada petugas DAMKAR untuk menangani kebakaran yang terjadi di Stikes
Mall.

BPBD : “ Damkar Kabupaten Klaten, monitor.”

Damkar : “Damkar Kabupaten Klaten, monitor. Ada yang bisa kami bantu?”

BPBD : “Kami dari BPBD Kabupaten Klaten Pak, menurut informasi yang kami dapat
dari warga, bahwa telah terjadi gampa bumi di daerah Buntalan, yang
menyebabkan korsleting listrik di Stikes Mall. Sehingga terjadi Jaya 65 Pak.
Mohon Pak untuk dikirimkan tim bantuan, untuk memadamkan api. Ganti.”

Damkar : “Terimakasih atas Informasinya Pak. Siap 86, akan kami kirimkan tim ke daerah
Stikes Mall. 15 menit lagi sampai di area TKP. Ganti.”

BPBD : “Terimakasih Pak. Ganti.”

Damkar : “Siap 86.”

(Saat Tim Damkar telah tiba di Area kebakaran, Stikes Mall. Maka petugas Damkar segera
menghubungi BPBD bahwa telah sampai di Area TKP dan akan memadamkan kebakaran)

Damkar : “BPBD Kabupaten Klaten, monitor.”

BPBD : “ BPBD Kabupaten Klaten, monitor. Ada yang bisa dibantu?”

Damkar : “ Kami tim Damkar telah sampai di Area TKP Stikes Mall. Kami akan segera
padamkan api. Ganti.”

BPBD : “Siap 86. Lanjutkan. Ganti.”

8
Damkar : “ Siap 86.”

4. BPBD segera menghubungi Tim RHA untuk meminta bantuan guna Assesment awal
korban gempa bumi, kebakaran dan kecelakaan di Area Buntalan.

BPBD : “ Tim RHA, monitor.”

RHA : “ Tim RHA, monitor. Ada yang bisa dibantu?”

BPBD : “Kami dari BPBD Kabupaten Klaten Pak, menurut informasi dari warga bahwa
telah terjadi bencana gempa bumi di daerah Buntalan diikuti dengan kecelakaan
lalu lintasi di Jl.Ir Soekarno dan kebakaran akibat korsleting listrik di Stikes Mall.
Mohon dikirimkan bantuan tim untuk assessment awal korban Pak/Bu. Ganti.”

RHA : “Siap 86. Terimakasih atas informasinya Pak. Akan kami kirim 1 tim ke lokasi
bencana. Ganti.”

BPBD : “ Siap 86. Terimakasih atas bantuannya Pak/Bu. Ganti.”

RHA : “ Siap 86. Iya sama-sama Pak. Tim evakuasi 10 menit lagi tiba di lokasi TKP.
Ganti.”

BPBD : “Siap 86.”

(Saat Tim RHA telah tiba di Area TKP, segera hubungi Polisi di Area TKP bahwa akan
melakukan Assessment Awal pada Korban)

RHA : “Polisi, monitor.”

Polisi : “Siap. Kepolisian area TKP, monitor.”

RHA : “Kami dari Tim RHA, Lapor Pak. Bahwa Tim RHA siap melakukan
Assesment Awal pada korban bencana di daerah Buntalan. Ganti.”

Polisi : “Siap 86. Lanjutkan Pak/Bu. Ganti.”

9
RHA : “Siap,86.”

(Setelah melakukan Assesment Awal pada korban bencana, maka Tim RHA menghubungi
BPBD Kabupaten Klaten untuk meminta bantuan dari Tim SAR guna evakuasi korban
bencana.)

RHA : “BPBD Kabupaten Klaten, Monitor.”

BPBD : “Siap, BPBD Kabupaten Klaten, Monitor.”

RHA : “ Lapor kami dari Tim RHA Lokasi bencana Buntalan Pak. Kami telah
melakukan Assessment awal pada korban. Berhubung ini banyak korban yang
mengalami berbagai cedera, sehingga Mohon bantuan dari Tim SAR. Mohon
bisa dikirimkan bantuan Tim SAR untuk proses evakuasi korban Pak? Ganti.”

BPBD : “Siap Pak/Bu. Akan kami hubungi Tim SAR guna mempercepat evakuasi
korban Pak/Bu. Ganti.”

RHA : “Siap 86. Terimakasih Pak. Ganti.”

BPBD : “Siap Pak/Bu, sama-sama. semoga kerjasama berjalan dengan baik dan sukses.
Tetap semangat Pak/Bu. Ganti.”

RHA : “Siap 86. Semangat Semangat, Siap Pak.”

5. Setelah menghubungi Tim RHA, BPBD Kabupaten Klaten segera menghubungi Dinas
Kesehatan Klaten untuk meminta dikirim tim medis dari Puskesmas, tim PMI dan
ambulance untuk evakusasi korban lanjutan.

BPBD : “Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, monitor.”

Dinkes : “Siap, Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, monitor.”

BPBD : “Kami dari BPBD Kabupaten Klaten Pak, menurut info dari warga bahwa telah
terjadi bencana gempa bumi di daerah Buntalan, diikuti kecelakaan lalu lintas di

10
Jl.Ir Soekarno dan kebakaran di Stikes Mall Bu. Mohon bisa dikirimkan tim medis
Puskesmas, tim PMI dan Ambulance untuk evakuasi korban Bu. Ganti.”

Dinkes : “Siap 86. Terimakasih informasinya Pak. Akan kami kirim tim medis
Puskesmas, tim PMI dan Ambulance ke lokasi TKP. Ganti.”

BPBD : “Iya sama-sama Bu. Siap 86. Kami tunggu Bu. Terimakasih. Ganti.”

Dinkes : “Siap 86. Tim akan segera ke area bencana secepatnya Pak. Ganti.”

BPBD : “Siap 86.”

6. Setelah mendapat informasi bencana dan permohonan bantuan untuk evakuasi korban
bencana, Dinas Kesehatan segera menghubungi Puskesmas Klaten Tengah, Tim PMI
Kabupaten Klaten dan Ambulance.
a. Dinkes menghubungi Puskesmas Klaten Tengah
Dinkes : “Puskesmas Klaten Tengah, monitor.”
Puskesmas : “Puskesmas Klaten Tengah, monitor.”
Dinkes : “Kami dari Dinkes Kabupaten Klaten mendapat informasi dari BPBD
bahwa telah terjadi bencana gempa bumi di Daerah Buntalan diikuti
kecelakaan lalu lintas di Jl.Ir Soekarno dan kebakaran di Stikes Mall.
Mohon dikirimkan tim untuk perawatan korban Pak/Bu. Ganti.”
Puskesmas : “Siap 86. Terimakasih atas informasinya. Akan kami kirim 1 tim ke
lokasi bencana. Ganti.”
Dinkes : “Siap 86. Terimakasih Pak/Bu. Ganti.”
Puskesmas : “Siap 86. Iya sama-sama Bu. Tim akan tiba di TKP 10 menit lagi,
ganti.”
Dinkes : “Siap 86.”
b. Dinkes menghubungi tim PMI Kabupaten Klaten.
Dinkes : “PMI Kabupaten Klaten, monitor.”
PMI : “PMI Kabupaten Klaten, monitor. Ada yang bisa kami bantu?”
Dinkes : “Kami dari Dinkes Kabupaten Klaten mendapat informasi dari BPBD
bahwa telah terjadi bencana gempa bumi di Daerah Buntalan diikuti

11
kecelakaan lalu lintas di Jl.Ir Soekarno dan kebakaran di Stikes Mall.
Mohon dikirimkan tim medis ke TKP Pak/Bu. Ganti.”
PMI : “Siap. Akan kami kirim 2 Tim ke TKP Bu. Ganti.”
Dinkes : “Siap 86. Terimakasih atas bantuannya Pak/Bu. Ganti.”
PMI : “Siap, iya sama-sama Bu. Tim akan segera meluncur ke TKP. Ganti.”
Dinkes : “Siap 86.”

c. Dinkes menghubungi Ambulance


Dinkes : “Ambulance Kabupaten Klaten, monitor.”
Ambulance : “Ambulance Kabupaten Klaten, monitor. Ada yang bisa kami bantu
Bu?”
Dinkes : “Kami dari Dinkes Kabupaten Klaten mendapat informasi dari BPBD
bahwa telah terjadi bencana gempa bumi di Daerah Buntalan diikuti
kecelakaan lalu lintas di Jl.Ir Soekarno dan kebakaran di Stikes Mall.
Mohon dikirimkan Ambulance ke TKP Pak/Bu untuk proses evakuasi
korban bencana. Ganti.”
Ambulance : “Siap 86. Terimakasih atas informasinya Bu. Akan segera kami kirim 3
unit Ambulance ke area TKP. Ganti.”
Dinkes : “Siap Pak/Bu. Terimakasih atas bantuannya. Ganti.”
Ambulance : “Iya sama-sama Bu. Ambulance akan segera tiba di Lokasi bencana 10
menit lagi. Ganti.”
Dinkes : “Siap 86.”

7. Setelah mendapat permohonan bantuan dari RHA untuk menghubungi Tim SAR, maka
BPBD segera menghubungi Tim SAR untuk proses evakuasi korban bencana.
BPBD : “SAR Kabupaten Klaten, monitor.”
SAR : “SAR Kabupaten Klaten, monitor.”
BPBD : “Kami dari BPBD Kabupaten Klaten, Lapor Pak. Bahwa telah terjadi bencana
di Daerah Buntalan, terjadi gempa bumi diikuti kecelakaan lalu lintas dan
kebakaran di Stikes Mall. Mohon dikirim tim untuk melakukan evakuasi korban.
Ganti.”

12
SAR : “Siap Pak. Terimakasih atas informasinya. Akan segera kami kirim 2 tim untuk
evakuasi korban bencana di area TKP. Tim akan secepat mungkin meluncur ke
area TKP. Ganti.”
BPBD : “Siap 86. Terimakasih Pak, atas kerjasamanya. Ganti.”
SAR : “Sama-sama Pak. 86. Ganti.”
BPBD : “Oke, siap 86.”

8. Setelah melakukan evakuasi korban, segera RHA menghubungi Lokasi Aman atau Green
Zone untuk korban bencana.
RHA : “Koordinator GreenZone, monitor.”
GreenZone : “Siap, GreenZone monitor. Ada yang bisa kami bantu?”
RHA : “Posisi terdekat dimana Pak/Bu? Ganti.”
GreenZone : “Posisi WiFi Area Pak,Bu. Ganti.”
RHA : “Kami akan mengirim korban sejumlah 12 orang, apakah
memungkinkan Pak? Berapa kapasitas disana Pak? Apakah korban bisa
diterima Pak/Bu? Ganti.”
GreenZone : “Siap, kapasitas 100 korban. Silakan korban segera dibawa ke tempat
ini. Kami Siap. Ganti.”
RHA : “Siap, terimakasih Pak/Bu. Korban akan segera kami pindah kesana.
Ganti.”
GreenZone : “Siap 86. Ganti”
RHA : “Siap 86.”

9. Setelah korban masuk ke GreenZone area, terdapat beberapa pasien yang memerlukan
perawatan lanjutan akibat trauma yang dialami. Maka segera Koordinator GreenZone segera
menghubungi Rumah Sakit Lapangan, untuk dilakukan transfer pasien dengan perawatan
lanjut.
GreenZone : “Rumah Sakit Lapangan, monitor.”
RS.Lap : “Siap, Rumah Sakit Lapangan monitor. Ada yang bisa kami bantu
Pak/Bu?”

13
GreenZone : “Kami dari GreenZone area Lokasi Bencana Buntalan akan mengirim
pasien sejumlah 10 korban. Apakah bisa diterima Pak/Bu? Ganti.”
RS.Lap : “Siap 86. Kami akan segera menyiapkan tempat dan alat Pak/Bu.
Ganti.”
GreenZone : “Siap 86. Korban akan segera tiba di rumah sakit. Terimakasih Pak/Bu.
Ganti.”
RS.Lap : “Siap 86. Iya sama-sama Pak/Bu. Ganti.”
GreenZone : “Siap 86.”

10. Setelah dilakukan perawatan di Rumah Sakit Lapangan, terdapat 3 pasien yang
membutuhkan penanganan lebih lanjut. Sehingga harus segera ditransfer ke Rumah Sakit
Stikes Mukla sebagai rumah sakit rujukan.
RS.Lap : “Rumah Sakit Stikes Mukla, monitor.”
RS.Stikes : “Rumah Sakit Stikes Mukla, monitor. Ada yang bisa kami bantu Pak/Bu?
Ganti.”
RS.Lap : “Kami dari Rumah Sakit Lapangan area Buntalan, akan kami kirimkan 3
korban bencana dengan spesifikasi CKS, combutio 50% diikuti, Fraktur
Servical, Apakah bisa diterima Pak/Bu? Ganti.”
RS.Stikes : “Siap 86. Kami akan siapkan tempat dan alat. Ganti.”
RS.Lap : “Siap 86. Terimakasih Pak/Bu. Ganti.”
RS.Stikes : “Iya sama-sama Pak/Bu. Siap 86.”

14
Pelaksanaan Simulasi Management Bencana Yang Merupakan Praktikum Dari Mata Ajar
Keperawatan Gawat Darurat Dan Bencana Pada Tingkat III Semester V

A. Waktu Pelaksanaan
Hari/Tanggal : Senin, 30 November 2019
Waktu : 08.00 - 11.30 WIB
Tempat : Stikes Muhammadiyah Klaten
B. Kegiatan
08.00 WIB : Semua Peserta Pelaksana berkumpul di Stikes Muhammadiyah
08.15-08.45 WIB : - Review Ulang tugas masing-masing peran untuk seluruh Peserta
Pelaksana Simulasi di Ruang Progsus.
- Panitia Simulasi mempersiapkan alat dan setting tempat Simulasi.
08.45-09.30 WIB : - Semua Peserta Pelaksana berkumpul di Lapangan sesuai peran
masing-masing untuk persiapan ulang simulasi.
-Sambutan dari Ketua Prodi oleh Ibu Esri
Rusminingsih.,S.Kep.Ns.,M.Kep.
-Sambutan dari Bapak Romadhani Tri Purnomo,S.Kep.Ns.,M.Kep
selaku Pembimbing kegiatan Simulasi Management Bencana Yang
Merupakan Praktikum Dari Mata Ajar Keperawatan Gawat Darurat
Dan Bencana Pada Tingkat 3 Semester 5.
- Berdo’a bersama untuk mengawali kegiatan Simulasi.
09.30 -10.30 : - Persiapan alat keseluruhan.
- Apersepsi koordinator Peran dengan Panitia.
- Make Up Probandus.
10.30-11.30 : Kegiatan Simulasi berlangsung.

15
EVALUASI KEGIATAN SIMULASI

1. Aras Idealita
a. Probandus diambil dari mahasiswa tingkat 1 D III Keperawatan
b. Kegiatan di mulai jam 08.00 WIB-11.30 WIB
c. Setiap petugas paham tugasnya masing-masing
2. Aras realita
a. Probandus diambil dari mahasiswa tingkat 1 D III Keperawatan
b. Kegiatan dimulai jam 08.30 WIB-12.00 WIB
c. Masih terjadi miskomunikasi antar petugas
d. Tim SAR dan BPDB kewalahan karena jumlah korban lebih banyak daripada jumlah
Tim SAR atau BPBD
e. Pembagian tugas di Green Zone kurang koordinasi antar petugas sehingga korban
kurang penanganan dengan cepat.

16
LAMPIRAN

1. Kecelakaan Lalu Lintas

17
Gambar 1.1 Kecelakaan Lalu Lintas

2. Kebakaran

18
Gambar 1.2 Kebakaran

3. Korban bencana kecelakaan lalu lintas, kebakaran dan gempa bumi

19
Gambar 1.3 Korban Bencana Kecelakaan Lalu Lintas, Kebakaran Dan Gempa Bumi

4. Polisi mengamankan area TKP

Gambar 1.4 Polisi Mengamankan Area TKP

5. Tim RHA memasuki area TKP melakukan Assesment Awal pada korban bencana
Gambar

20
1.5 Tim RHA Memasuki Area TKP Melakukan Assesment Awal Pada Korban Bencana

6. Proses evakuasi korban bencana untuk dibawa ke area Greenzone

21
Gambar 1.6 Proses Evakuasi Korban Bencana Untuk Dibawa Ke Area Greenzone

22
7. Tindakan di area Greenzone

Gambar 1.7 Tindakan


di Area
Greenzone
8. Transfer pasien ke
Rumah Sakit Lapangan

23
Gambar 1.8 Transfer pasien ke Rumah Sakit Lapangan

9. Tindakan di Rumah Sakit Lapangan

24
Gambar 1.9 Tindakan di Rumah Sakit Lapangan

10. Tindakan di Rumah Sakit Rujukan

25
Gambar 2.0 Tindakan di Rumah Sakit Rujukan

26
RINCIAN BIAYA

Iuran Perorang : Rp 25.000

Kelas A 38 x Rp 25.000 Rp 950.000


Kelas B 41 x Rp 25.000 Rp 1.025.000
Kelas C 42 x Rp 25.000 Rp 1.050.000
Jumlah Rp 3.025.000

NO BARANG SATUAN JUMLAH


1 Snack
Mahasiswa 123 x Rp 8.000 Rp 984.000
Dosen 5 x Rp 8.000 Rp 40.000
Probandus 15 x Rp 8.000 Rp 120.000
Jumlah Rp 1.144.000
2 Makan besar 20 x rp 17.500 Rp 350.000
3 Minum
Le mineral 6 x Rp 39.000 Rp 234.000
Le mineral 2 x Rp 44.000 Rp 88.000
Jumlah Rp 322.000
4 Perlengkapan
Pertalite Rp 22.950
Dexlite Rp 30.600
Jumlah Rp 53.500
Masker 4 xRp 25.000 Rp 100.000
Handscone 2x Rp 47.000 Rp 94.000
Jumlah Rp 194.000
Smoke 1 set x Rp 55.000 Rp 55.000
Petasan 2 pack x Rp 5.000 Rp 10.000
Plastisin ( malam ) 4x Rp 6.000 Rp 24.000
5 Sewa HT 3 x Rp 15.000 Rp 45.000
TOTAL Rp 2. 197.500

Uang Masuk Rp 3.025.000


Uang Keluar Rp 2. 197.500
Sisa Rp 827.500

 NB: mitella hilang 6 (harga satuan 11.900) => 6 x 11.900 = 71.400 + parkir
= 71.400 + 2.000
= 73.400
 Sisa uang – 73.400
 827.500 – 73.400 = Rp 754.100

27
PENUTUP

Demikian Laporan Pertanggungjawaban ini kami buat sesuai dengan Simulasi


Management Bencana yang Merupakan Praktikum dari Mata Ajar Keperawatan Gawat Darurat
dan Bencana Pada Tingkat III Semester V yang Dilaksanakan Pada 30 November 2019 telah
terlaksana dengan baik, sesuai dengan tujuan dan dapat memberikan manfaat serta mendapat
dukungan dari semua pihak.

Klaten, 02 Maret 2020


Panitia Simulasi Manajement
Bencana Tim 1

Ketua Tim 1 Sekretaris Tim 1

Muhammad Abu Tauhid Ratna Puspita Sari

Mengetahui,

Penanggung Jawab
Pelaksana Simulasi Manajement Bencana

Romadhani Tri P.,S.Kep.Ns.,M.Kep


NPP. 129.119

28