Anda di halaman 1dari 5

Hasil wawancara dengan umat non muslim

tentang kebhinekaan

DISUSUN OLEH :

TONY HANGGARA (1702079)

PROGRAM STUDI D3 KEPERAWATAN

STIKES MUHAMMADIYAH KLATEN

TAHUN AJARAN

2019/2020
I. Deskripsi lengkap hasil kegiatan
          Pada tanggal 26 oktober 2019, saya Tony hanggara menemui teman saya dengan
kepercayaan atau beragama non muslim.saya menjelaskan maksud saya melakukan
wawancara. kemudian saya memberikan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan toleransi
antar umat beragama di indonesia,dengan pertanyaan dan beliau menjawab semua pertanyaan
itu selama 100 menit. kemudian saya meminta foto bersama untuk pendoumentasian dan
mengucapkan terima kasih atas waktu yang telah disiapkan beliau untuk saya wawancarai.

II . Hasil kegiatan
Adapun beberapa hasil wawancara yang telah saya lakukan, yaitu:

1. Menurut anda apa itu kerukunan antar umat beragama ?


Kerukunan umat beragama itu tidak hanya dalam permbicaraan, tapi lebih
terarah pada pelaksanaan dan perwujudan nyata bahwa kita semua saling
menghargai satu agama satu sama lain. Menghargai itu termasuk didalamnya
saling mengasihi dan berfikir bahwa semua agama tidak ada yang buruk, yang
buruk itu mungkin penganutnya.
2. Menurut anda pemimpin seperti apa yang layak dalam menjaga keutuhan dan
pembangunan NKRI?
           - Yang dapat menghargai perbedaan
           - Berpikiran luas
           - Menghargai martabat manusia
           - Menghargai pancasila itu yang utama

3. Menurut yang anda tahu apakah masyarakat Indonesia sudah memiliki


kerukunan antar umat beragama?
           Sudah, mungkin hanya sebagian kecil saja yang tidak rukun. Bukan salah
Agamanya, tetapi individunya
4. Menurut anda seberapa penting untuk menjaga kerukunan antar umat beragama?
    Saya mengatakan bahwa sangat amat penting, karena di Indonesia memiliki
banyak perbedaan, jadi kita perlu menghargai. Jikalau ada unsur menghargai
maka disitu ada kerukunan. Karena menghargai tidaklah hanya kata-kata, tetapi
juga melaksanakannya.
5. Bagaimana cara menjaga kerukunan menurut anda?
           - Menerapkan budi-budi dari pancasila
           - Tokoh-tokoh agama berperan untuk mengajak agar umatnya untuk saling
menghargai
6. Jika ada kasus yang memojokkan salah satu kelompok agama di Indonesia,
bagaimana menurut anda akan hal ini?
Kita melihat dulu motivasi apa yang dia miliki untuk memojokkan suatu agama.
7. Sekarang ini pemerintah sedang mengejar peninggalan pembangunan nasional
kita, banyak tempat ibadah yang dirubuhkan karena berada ditanah negara dan
untuk keperluan pembangunan nasional, namun akan dibangun kembali di
tempat yang lebih layak dan strategis. Bagaimana menurut anda akan hal ini?
     tidak apa-apa, asal dibangun kembali.
8. Apa itu dialog antar umat beragama?
            Dialog antar umat beragama merupakan sarana yang efektif menghadapi
konflik antar umat beragama. 
9. Apa saja manfaat untuk melakukan dialog antar umat beragama?
            Pentingnya dialog sebagai sarana untuk mencapai kerukunan, karena banyak
konflik agama yang anarkis atau melakukan kekerasan.
10. Apakah dialog antar umat beragama merupakan hal yang sangat penting dalam
kehidupan Sangat penting, perlu dilakukan setiap saat atau momen-momen
penting misalnya seminari, kunjungan pesantren.
11. Bagaimana umat beragama di Indonesia saling membangun kerukunan
bangsa?
           - Menjaga toleransi antar sesama
           - Menjalin hubungan persaudaraan yang erat antar umat
12. Adakah cara efektif untuk berdialog sehingga umat beragama di
Indonesia terhindar dari permasalahan?
           Ada, namun harus ada pemerintah yang berperan sebagai penengah dialog
tersebut. Pemerintah harus memfasilitasi dialog ini. Karena, permasalahan
agama merupakan isu yang cukup sensitif di Indonesia. Sangat mungkin terjadi
perselisihan pendapat atau bahkan konflik di dalam dialog.    Oleh karena itu,
harus ada figur ada institusi yang mempunyai pengaruh, otoritas, yang cukup
besar agar bisa menjadi penengah di dalam dialog tersebut, dalam hal ini
adalah pemerintah.
13. Sebaiknya sesering apakah dialog Bergama harus dilakukan?
           Sesering mungkin, semakin seringkan semakin bagus.Agar masyarakat dapat
memahami perbedaan dan dapat saling menjaga dan menghargai.