Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH

KENAKALAN REMAJA

Guna memenuhi tugas Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

Disusun oleh:

Haerul Adnan

    

______________________________________________________________________

SMP 2 PATOK BEUSI


TAHUN PELAJARAN 2012 / 2013
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat ,


karunia dan hidayahNya kepada kita semua sehingga akhirnya tugas karya
tulis ini dapat terselesaikan.Shalawat serta salam  senantiasa tercurah pada
Nabi Muhammad SAW beserta para pengikutnya yang setia menemani
hingga akhir zaman.
Tugas karya tulis yang diberi judul “ Kenakalan Remaja ” ini ialah
suatu karya tulis yang terbentuk dari hasil kerja sama kelompok dimana
tugas ini merupakan prasyarat dari aspek penilaian mata pelajaran Bahasa
Indonesia.
Dalam penyelesain karya tulis ini , penulis banyak mengalami kesulitan ,
terutama disebabkan oleh kurang spesifiknya informasi yang didapatkan
penulis karena hanya mengandalkan pengamatan dilingkungan sekitar
sebagai bahan penyusun karya tulis.Pada akhirnya karya tulis ini dapat
diselesaikan meskipun masih terdapat banyak kekurangan.
Penyusun karya tulis ini tak lepas dari dukungan dan bantuan dari
berbagai pihak, oleh karena itu pada kesempatan ini penulis ingin
mengucapkan terima kasih kepada:
1.      Ibu Syarofis, S.Pd selaku guru pengampu mata pelajaran bahasa Indonesia.
2.      Teman-teman seperjuangan kelompok 2
3.      Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah banyak
membantu,baik selama penyusunan tugas ini maupun di luar itu.
Semoga Allah SWT selalu mencurahkan rahmat dan karunia-Nya serta
keridhoan-Nya kepada kita semua , amin.
Penulis menyadari bahwa tugas karya tulis ini masih banyak memiliki
kekurangan.Oleh karena itu segala saran dan kritik yang membangun ,
penulis harapkan untuk kemajuan masa-masa mendatang.
Harapan penulis semoga penulis tugas karya tulis ini dapat diambil
manfaatnya oleh pembaca.

                                                                           Penulis

                                                       
DAFTAR ISI

                                                                                           

Halaman Judul.
Kata Pengantar
Daftar Isi     

BAB I.    Pendahuluan
1.1        Latar Belakang 
1.2        Tujuan Penulis
1.3        Ruang Lingkup
1.4        Sumber Data
1.5        Metode

BAB II.  Pembahasan dan Isi 


2.1.      Pengertian Kenakalan Remaja
2.2.   Jenis-jenis kenakalan remaja
2.3.      Penyebab terjadinya kenakalan remaja
2.4.      Gejala-gajala yang dapat memperlihatkan hal-hal yang
         mengarah kepada kenakalan remaja.
2.5.      Hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi kenakalan remaja 
BAB III.  Penutup
a.            Simpulan
b.           Saran

Daftar  Pustaka

 
BAB I
PENDAHULUAN

1.1        Latar Belakang Permasalahan


                  Tumbuh kembang remaja pada zaman sekarang sudah tidak bias lagi
dibanggakan. Perilaku kenakalan remaja saat ini sulit diatasi. Baru-baru ini
sering kita dengar berita ditelevisi maupun di radio yang disebabkan oleh
kenakalan remaja  diantaranya tawuran , pemerkosaan yang dilakukan oleh
pelajar SMA , pemakain narkoba dan lain-lain.
         Kehidupan remaja pada masa kini mulai memprihatinkan. Remaja yang
seharusnya menjadi kader-kader penerus bangsa kini tidak bias lagi menjadi
jaminan untuk kemajuan Bangsa dan Negara. Bahkan perilaku mereka
cenderung merosot. Oleh karena itu , kami sebagai remaja berpendidikan
yang sadar bahwa kenakan remaja harus segera dihilangkan , mengangkat
permasalahan ini sebagai bahan karya tulis kami.

1.2        Tujuan Penulisan


         Pada dasarnya tugas ini dibuat sebagai wujud dari pertanggung
jawaban kami atas tugas yang diberikan oleh guru pengampu sebagai 
syarat untuk memenuhi aspek penilaian mata pelajaran Bahasa Indonasia.
Selain itu tugas ini juga ditujukan untuk :
1.      Memahami pengertian kenakalan remaja
2.      Mengetahui penyebab kenakalan remaja dan gejala-gejala yang dapat
memperlihatkan hal-hal yang mengarah pada kenakalan remaja serta untuk
memahami hal-hal yang perlu diperhatikan untuk menanggulangi kenakalan
remaja.

1.3        Ruang Lingkup


         Dari hasil pengamatan terhadap lingkungan sekitar mulai dari siswa –
siswa yang ada disekolah.,dan sisw-siswa yang tinggal di sekitar lingkungan
rumah.

1.4        Sumber Data 


            1.4.1.     Tinjauan pustaka tentang kenakalan remaja melalui web internet
            1.4.2.     Pengamatan langsung terhadap perilaku kenakalan remaja.

1.5        Metode
               Dalam menulis Karya Tulis Ilmiah ini penulis menggunakan metode
pengamatan di lingkungan sekitar dan kajian pustaka untuk mendapatkan
data informasi.
.            
BAB II
PEMBAHASAN DAN ISI

               Masa kanak-kanak, remaja, dewasa, dan kemudian menjadi


orangtua, tidak lebih hanyalah merupakan suatu proses wajar dalam hidup
yang berkesinambungan dari tahap-tahap pertumbuhan yang harus dilalui
oleh seorang manusia. Setiap masa pertumbuhan memiliki ciri-ciri tersendiri.
Masing-masing mempunyai kelebihan dankekurangan. Demikian pula
dengan masa remaja. Masa remaja sering dianggap sebagai masa yang
paling rawan dalam proses kehidupan ini. Masa remaja sering menimbulkan
kekuatiran bagi para orangtua. Masa remaja sering menjadi pembahasan
dalam banyak seminar. Padahal bagi si remaja sendiri, masa ini adalah masa
yang paling menyenangkan dalam hidupnya. Oleh karena itu, para orangtua
hendaknya berkenan menerima remaja sebagaimana adanya. Jangan terlalu
membesar-besarkan perbedaan. Orangtua para remaja hendaknya justru
menjadi pemberi teladan di depan, di tengah membangkitkan semangat, dan
di belakang mengawasi segala tindak tanduk si remaja.
               Remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak ke dewasa. Para
ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia
antara 13 tahun sampai dengan 18 tahun. Seorang remaja sudah tidak lagi
dapat dikatakan sebagai kanak-kanak, namun masih belum cukup matang
untuk dapat dikatakan dewasa. Mereka sedang mencari pola hidup yang
paling sesuai baginya dan inipun sering dilakukan melalui metoda coba-coba
walaupun melalui banyak kesalahan. Kesalahan yang dilakukan sering
menimbulkan kekuatiran serta perasaan yang tidak menyenangkan bagi
lingkungan dan orangtuanya. Kesalahan yang diperbuat para remaja hanya
akan menyenangkan teman sebayanya. Hal ini karena mereka semua
memang sama-sama masih dalam masa mencari identitas. Kesalahan-
kesalahan yang menimbulkan kekesalan lingkungan inilah yang sering
disebut sebagai kenakalan remaja.
2.1.   Pengertian Kenakalan Remaja
                        Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari
norma-norma hokum pidana yang dilakukan oleh remaja.Perilaku tersebut
akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya.

Definisi kenakalan remaja menurut para ahli :


·         Kartono,ilmuan sosiologi
      Kenakalan remaja atau dalam bahasa inggris di kenal dengan istilah
juvenile  delinquency merupakan gejala patologis pada remaja di sebabkan
oleh satu bentuk pengabaian social.
·         Santrock
      “kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai perilaku remaja
yang tidak dapat di terima secara social hingga terjadi tindakan criminal.”

2.2.   Jenis-jenis kenakalan remaja


1.      Kenakalan remaja di sekolah
      Misal :
a.       Tidak masuk sekolah tanpa keterangan.
b.      Meninggalkan sekolah pada saat jam pelajaran.
c.       Membawa senjata tajam ketika sekolah.
2.      Kenakalan remaja di luar sekolah(masyarakat)
      Misal :
a.       Ikut balapan tiar antar geng.
b.      Ikut tawuran antar geng.
c.       Minum minuman keras.
d.      Mengkonsumsi obat-obatan terlarang seperti narkoba dan lain
sebagainya.
3.      Kenakalan remaja di lingkungan keluarga
      Misal :
a.       Tidak mendengarkan nasehat orang tua.
b.      Tidak mentaati perintah orang tua.
c.       Melanggar  norma yang telah di sepakati bersama keluarga.
                                      
2.3.   Penyebab terjadinya kenakalan remaja
         Perilaku nakal remaja bias di sebabkan oleh factor dari remaja itu sendiri
(internal)maupun dari luar (eksternal)
·         faktor internal :
1)      Krisis identitas
      Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan
terjadinya dua bentuk intregasi.pertama,terbentuknya persaan akan
konsistensi dalam kehidupannya.ke dua,tercapainya identitas
peran.kenakalan remaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa
intregasi ke dua.
2)      Kontrol diri yang lemah
            Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang
dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada
perilaku “nakal”.
·         Factor eksternal :
1)      Keluarga
            Percerain orang tua , tidak adanya komunikasi antar anggota keluarga ,
atau perselisian antar anggota keluarga bisa memicu perilaku negatif pada
remaja.pendidikan yang salah di keluarga juga bisa mempengaruhi seperti
terlalu memanjakan anak , tidak memberikan pendidikan agama , atua
penolakan terhadap eksistensi anak , bisa menjadi penyebab terjadinya
kenakalan remaja.
2)      Teman sebaya yang kurang baik.
3)      Komunitas / lingkungan tempat tinggal yang kurang baik.

2.4.   Gejala-gajala yang dapat memperlihatkan hal-hal yang mengarah


kepada kenakalan remaja
1.      anak-anak tidak disukai oleh taman-temannya sehingga anak tersebut
menyendiri.
2.      Anak-anak yang saring menghindarkan diri dari tanggung jawab di rumah
atau sekolah.
3.      Anak-anak yang sering mengeluh dalam arti bahwa mereka mengalami
masalah yang oleh dia sendiri tidak sanggup mencari permasalahannya.
4.      Anak-anak yang suka berbohong.
5.      Anak-anak yang tidak sanggup memusatkan perhatian.
6.      Anak-anak yang mengalami phobia dan gelisah dalam melewati batas
yang berbeda dengan ketakutan anak-anak normal.
7.      Anak-anak yang suka menyakiti / mengganggu teman-temannya disekolah
atau dirumah.

2.5.   Hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi kenakalan


remaja.
1.      Kegagalan yang mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri bisa
dicegah atau diatasi dengan prinsip keteladana.
2.      Adanya motifasi dari keluarga , guru , teman sebaya untuk melakukan
point pertama.
3.      Kemauan orang tua untuk membenahi kondisi keluarga sehingga tercipta
keluarga yang harmonis , komunikatif , dan nyaman bagi remaja.
4.      Remaja pandai memilih teman dan lingkungan yang baik serta orang tua
member arahan dengan siapa dan dikomunitas mana remaja harus bergaul.
5.      Remaja membentuk ketahanan diri agar tidak terpengaruh jika ternyata
teman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan.

BAB III
SIMPULAN dan SARAN
3.1       Simpulan
1)     Pada dasarnya kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang
menyimpang dari norma-norma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja.
Perilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang
disekitarnya.
2)     Kenakalan remaja pada zaman sekarang ini disebabkan oleh beberapa
factor. Perilaku nakal remaja disebabkan oleh factor remaja itu sendiri
(internal) maupun factor dari luar (eksternal).
3)     Remaja harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang
dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka
yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap ini.
4)     Adanya motivasi dari keluarga , guru , teman sebaya merupakan hal-hal
yang bisa dilakukan untuk mengatasi kenakalan remaja.
5)     Anak-anak yang tidak disukai oleh teman-temannya anak tersebut
menyendiri. Anak yang demikian akan dapat menyebabkan kegoncangan
emosi.

3.2        Saran
1)     Perlu adanya tindakan-tindakan dari pemerintah untuk mengawasi
tindakan remaja di Indonesia agar tidak terjerumus pada kenakalan remaja.
2)     Perlunya penanaman nilai moral , pendidikan dan nilai religious pada diri
seorang remaja.