Anda di halaman 1dari 17

CRITICAL BOOK REPORT

Mata Kuliah : Konsep Dasar IPS

Dosen Pengampu : Husna Tambunan, S.Pd, M.Pd

Disusun Oleh :

Nama : Annisa Listia Nazli

NIM : 1193311089

Kelas : I Ekstensi 2019

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

2020
Kata Pengantar

Syukur Alhamdulillah penulis ucapkan kepada Allah swt, yang telah memberikan rahmat
dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas critical book report (CBR) yang
berjudul “Konsep Dasar IPS”. CBR ini penulis ajukan guna memenuhi mata kuliah konsep dasar
IPS. Penulis mengucapkan terimakasih terutama kepada dosen pengampu yakni Bapak Husna
Tambunan, S,Pd, M.Pd. Dan kepada semua pihak yang telah membantu penulis sehingga CBR
ini dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Penulis menyadari bahwa
CBR ini masih jauh dari kesempurnaan, baik materi maupun teknik penulisannya. Untuk itu,
penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun, sehingga CBR ini bisa
mencapai kesempurnaan sebagaimana mestinya. Semoga CBR ini dapat memberikan manfaat
bagi yang membaca khususnya kepada penulis. Atas kritik dan saran yang diberikan penulis
ucapkan terimakasih.

Medan, 5 Maret 2020

Annisa Listia Nazli

Penulis
DAFTAR ISI

Kata Pengantar …………………………………………………………………..

Daftar Isi …………………………………………………………………………

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang ………………………………………………………..


1.2 Tujuan ………………………………………………………………...
1.3 Manfaat………………………………………………………………...
1.4 Identitas Buku …………………………………………………………

BAB II ISI BUKU

2.1 Ringkasan Isi Buku ……………………………………………..........

BAB III PEMBAHASAN

3.1 Perbedaan Buku …………………………………………………..

3.2 Kelemahan dan Kelebihan Buku ………………………………….

BAB IV PENUTUP

4.1 Kesimpulan ………………………………………………………

4.2 Saran …………………………………………………………….

DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………


BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Ilmu pengetahuan sosial merupakan suatu program pendidikan yang mengintegrasikan


konsep-konsep dasar terpilih dari ilmu- ilmu sosial dan humaniora, untuk tujuan pembinaan
warga negara yang baik. Melalui mata pelajaran IPS di sekolah dasar para siswa diharapkan
dapat memiliki pengetahuan dan wawasan tentang konsep – konsep dasar ilmu sosial dan
humaniora, memiliki kepekaan dan kesadaran terhadap masalah sosial di lingkungannya.
Serta memiliki keterampilan mengkaji dan memecahkan masalah – masalah sosial tersebut.
Melalui mata pelajaran IPS diharapkan para siswa dapat terbina menjadi warga negara yang
baik dan bertanggung jawab
Untuk dapat mengajarkan IPS dengan baik maka bagi calon guru/mahasiswa diharapkan
dapat menguasai konsep – konsep dasar ilmu sosial. Oleh karena itu sebagai calon guru,
mahasiswa diharapkan untuk mempelajari buku bahan ajar konsep dasar IPS ini dengan baik.

1.2 Tujuan
Critical Book Report (CBR) ini bertujuan:
1. Membahas lebih dalam isi sebuah buku pelajaran konsep dasar IPS untuk sekolah dasar;
2. Mengetahui informasi tentang materi apa saja yang harus diajarkan;
3. Untuk menambah wawasan tentang konsep dasar IPS.

1.3 Manfaat
Adapun manfaat dari Critical Book Report (CBR) ini yaitu:
1. Untuk memenuhi tugas mata kuliah konsep dasar IPS;
2. Untuk menambah ilmu pengetahuan lebih banyak tentang konsep dasar IPS;
Lebih mengetahui tentang apa itu konsep dasar IPS untuk anak SD.
1.4 Identitas Buku
- Buku Utama (Buku Satu)
1. Judul Buku : Konsep Dasar IPS
2. Pengarang : Husna Parluhutan Tambunan, S,Pd, M. Pd
3. Penerbit : -
4. Tahun Terbit : -
5. Kota Terbit : -
6. Tebal Buku : 169 halaman

- Buku Pembanding
BAB II

ISI BUKU

2.1 Ringkasan Buku

Buku Utama ( Buku Satu )

BAB 1 : KONSEP DASAR ILMU-ILMU SOSIAL

Sejarah perkembangan ilmu ilmu pengetahuan menunjukkan bahwa semua hanya dikenal
satu macam ilmu yaitu filsafat. Dari induk ilmu inilah kemudian timbul berbagai cabang disiplin
ilmu seperti yang kita kenal sekarang ini. Misalnya, kita mengenal cabang ilmu pengetahuan
alam yang terdiri dari biologi, ilmu kimia, dan ilmu fisika.

Di samping itu kita mengenal pula cabang ilmu matematika dengan berbagai ilmu yang
bernaung dibawahnya seperti aritmatika, geometri, dan aljabar. Dan yang sedang dalam kawasan
pembahasan kali ini adalah cabang ilmu sosial yang terdiri dari sosiologi, antropologi, geografi,
ekonomi, ilmu politik dan fsikologi.

BAB 2 : KETERAMPILAN DASAR ILMU-ILMU SOSIAL

Ilmu-ilmu sosial dapat diartikan sebagai bahagian ilmu pengetahuan mengenai manusia
dengan konteks sosialnya atau sebagai anggota masyarakat. Seperti yang dikemukakan oleh
Maekenzie. Norman 1968 : 7 bahwa social sciences are all the academic disiplines which wit
men in their social konteks. Manusia adalah suatu dinamika. Dinamika ini tidak pernah berhenti,
melainkan tetap aktif. Dinamika manusia merupakan ungkapan hakekat jiwa manusia sebagai
makhluk social. Hakekat inilah yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya di
permukaan bumi.

BAB 3 : INDIVIDU, PROSES SOSIAL BUDAYA, DAN MASYARAKAT

Manusia selaku individu adalah seorang atau manusia secara utuh. Utuh diartikan sebagai
suatu sifat yang tidak dapat dibagi bagi. Setiap individu memiliki ciri khas yang berbeda dengan
individu lainnya, seperti bentuk fisik, kecerdasan, bakat, keinginan, perasaan dan memiliki
tingkat pemahaman atau arti tersendiri terhadap suatu objek.

Dalam proses sosial budaya yaitu dalam kehidupan dan kenyataan sehari hari, kita
mengenal banyak kelompok kelompok sosial yang lain, kelompok kelompok sosialisasi atau
sosial demikian merupakan aspek “ Struktural” dari masyarakat.

Yang dimaksud dengan masyarakat atau warga negara ialah mereka ( seseorang) yang
telah memenuhi atau memiliki syarat syarat yang telah ditentukan oleh suatu negara atau yang
ditetapkan oleh peraturan negara yang bersangkutan diperkenankan mempunyai tempat tinggal
pokok ( domisili ) dalam wilayah negara itu.

BAB 4 : MASYARAKAT SEBAGAI UNSUR NEGARA

Negara merupakan organisasi terpenting dan utama dalam suatu masyarakat tertentu.
Artinya, di samping Negara terdapat pula organisasi lain dalam masyarakat. Negara merupakan
alat atau wewenang yang mengatur atau mengendalikan persoalan persoalan bersama atas nama
masyarakat. Dalam pengertian mempunyai wewenang yang bersifat memaksa lebih kuat dari
individu atau kelompok yang bersifat memaksa lebih kuat dari individu atau kelompok yang
merupakan bagian dari masyarakat. Negara merupakan integrasi dari kekuasaan politik,
sekaligus sebagai organisasi pokok dari kekuasaan politik.

BAB 5 : FENOMENA FISIK ( LINGKUNGAN ALAM ) MANUSIA DAN


LINGKUNGANNYA

Pada lingkungan alam terjadi adanya interaksi antara makhluk hidup dengan
lingkungannya. Termasuk di dalamnya manusia, hewan, tumbuhan dengan segala unsur unsur
abiotic, seperti tanah/batu batuan, air, udara dan lain sebagainya.

Adanya interaksi tersebut dirasakan sebagai kebutuhan dasar bagi makhluk hidup dan
makhluk tak hidup. Kita pasti mengenal hal ini melalui rantai makanan yang ada dilingkungan
alam. Saling makan memakan antara makhluk hidup dicirikan dengan adanya produsen,
konsumen, dan pengurai. Seperti ekosistem sawah, kita dapat melihat rantai makanan tersebut
misalnya burung pipit sebagai pemakan padi-dimangsa ular- di mangsa burung elang- pengurai
( bakteri ) dan menghasilkan zat hara yang dibutuhkan untuk tanaman padi atau tanaman lain.

BAB 6 : PENGARUH KEBUDAYAAN DARI LUAR TERHADAP KEBUDAYAAN


INDONESIA

Sebelum masuknya pengaruh kebudayaan India ( Hindi – Budha ), bangsa Indonesia


sudah memiliki kebudayaan yang cukup tinggi. Pembentukan kebudayaan Indonesia pra Hindu –
Budha sangat dipengaruhi oleh lingkungan alam, sehingga timbulah pola kebudayaan di daratan
dan pola kebudayaan Maritim. Keadaan politik tidak memungkinkan waktu itu, demikian juga
keadaan ekonomi, demikian juga kontak antar bangsa juga tidak banyak mempengaruhi
pembentukan kebudayaan Indonesia pada saat itu.

BAB 7 : PERJUANGAN BANGSA INDONESIA DALAM MENCAPAI DAN


MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN

Seperti kita ketahui bahwa kemerdekaan yang dicapai oleh bangsa Indonesia tidak
semudah kita membalikkan telapak tangan. Kemerdekaan yang kita nikmati sekarang ini,
ditempuh oleh para pendiri negara ini melalui rintangan yang berat dan dengan waktu yang
sangat panjang. Perjuangan kemerdekaan Indonesia dicapai dengan sifat kedaerahan yang
diperoleh oleh para pejuang yang termasuk dalam kategori pahlawan nasional dan perjuangan
yang bersifat nasional dikategorikan sebagai pahlawan kemerdekaan serta gugur
mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara dikategorikan sebagai pahlawan
revolusi.

BAB 8 : PEREKONOMIAN INDONESIA

Suatu sistem muncul karena adanya usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan
hidupnya. Kebutuhan hidup manusia tidak ada batasnya dan sangat bervariasi, oleh karena itu,
dalam upaya memenuhi kebutuhan hidupnya selalu akan menimbulkan berbagai sistem kegiatan
dalam kehidupan manusia. Misalnya kehidupan manusia untuk berhubungan dengan orang lain
akan menimbulkan sistem sosial, upaya untuk memenuhi kebutuhan primer hidupnya akan
memunculkan sistem ekonomi, dan sebagainya.

Suatu sistem mempunyai ciri ciri yaitu :

a. Mempunyai tujuan yang akan dicapi


b. Mempunyai batas yang memisahkan dari lingkungannya, misalnya kelas merupakan
suatu sistem, di mana didalamnya terdapat guru, siswa, sarana belajar.
c. Bersifat terbuka dengan lingkungannya, artinya dapat menerima masukan dari luar
sistem.
d. Dapat terdiri dari beberapa sistem
e. Ada mekanisme kontrol

BAB 9 : PEMBANGUNAN DI INDONESIA

Setiap pemerintah di negara mana pun di dunia, secara formal menyatakan bahwa
eksistensi suatu negara dengan segala perangkatnya, dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan
akhir dari negara yang bersangkutan. Dengan gaya dan bahasa yang beraneka ragam, tujuan
akhir tersebut biasanya mengandung berbagai hal seperti kesejahteraan, keadilan, kemakmuran,
kententraman dan lainnya.

Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang termasuk kedalam kategori itu, juga telah menyatakan
secara formal yang tertuang dalam garis garis besar haluan negara. Kenyataan demikian
menunjukkan bahwa pada dasarnya, usaha mencapai masyarakat Indonesia yang ideal yang
dicita citakan itu merupakan usaha bangsa Indonesia yang berlangsung terus menerus tanah air
tercinta ini.

BUKU PEMBANDING ( Buku Dua )

A. RINGKASAN BAB I

PENGERTIAN DAN CARA MERUMUSKAN KONSEP IPS


Pengertian dan Cara Merumuskan Konsep IPS.
A. Pengajaran masa kini
Akhir abad kedua puluh ditandai oleh perkembangan pesat di segala segi kehidupan manusia.
Perkembangan ini juga meliputi bidang pendidikan yang mengakibatkan pembaharuan dalam pro
ses mengajar belajar. Pembaharuan tersebut antara lain menyang.kut penyajian bahan
pelajaran.Bahan pelajaran bersumber dari masyarakat dan alam sekali ling kita. Perkembangan
penduduk yang sangat cepat menimbul kan kehidupan bermasyarakat yang sangat kompleks.
Pengetahuan Dan dan teknologi berlipatganda dalam waktu yang sangat singkat.Pada mulanya
perkembangan tersebut amat lambat. Kemudian berturut-turut berlipat dua dalam jarak waktu
yang kian lama kian cepat.
B. Konsep
Konsep adalah pengertian yang disimpulkan dari sekum pulan data yang memiliki
kesamaan ciri-ciri. Ia merupakan pengenal bagi sesuatu benda atau obyek. Bola tanda pengen
bundar. Semua yang dinamakan bola tentu bundar. Dengan miliki pengertian tentang bola, anak
didik dengan mudah akan dapat mengetahui dan memahami pengertian atau konsep lain yang
ada sangkut pautnya dengan pengertian bola. Misalnya : kelereng.globe, dunia, kubah dan
sebagainya.
Konsep merupakan dasar bagi tingkah laku berfikir anak didik mengenai hal-hal yang
ada sangkut pautnya dengan konsep itu. Bola mendasari tingkah laku berfikir tentang globe,
kelereng, ku bah dan sebagainya. Jadi memahami satu konsep dapat mendo rong dan
mempermudah pemahaman konsep-konsep lain. Konsep merupakan abstraksi dari kejadian,
merupakan ide ten tang sesuatu di dalam fikiran. Ia mengandung penafsiran dan peni laian,
bukan hanya fakta yang berdiri sendiri. Konsep membantu kita mengadakan pembedaan,
penggolongan, penggabungan dari fakta-fakta di sekeliling kita.
Ada konsep yang sederhana seperti bola, rumah, keluarga, su ngai dan sebagainya. Tetapi
ada pula konsep yang kompleks se perti agama, kebahagiaan, demokrasi, kemerdekaan, dan
sebagai nya.

C. Konsep IPS
a. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
Bahan pelajaran IPS bersumber pada konsep-konsep dasardari berbagai cabang ilmu
seperti Sejarah, Geografi, Sosiologi, Antropologi. Psikologi, Ekonomi, Politik dan Ekologi. Di
sami itu lingkungan alam dan masyarakat sekeliling juga memberi bahan berupa fakta-fakta.
Karena itu guru IPS wajib menu konsep dasar ilmu-ilmu sosial dan fakta-fakta sekitar dengan
bait Ruang lingkup IPS ialah keseluruhan lapangan ilmu sosial.
IPS adalah bidang studi yang merupakan paduan dari sejumlah disiplin ilmu-ilmu sosial.
Diagram berikut menjelaskan hal tersebut :

geografi
sosiologi
sejarah
antrop. bud.
psikologi sosial
ilmu politik
falsafah
ekonomi
ips pengetahuan tentang manusia dan saling hubungannya lingkungan fisik dan sosial.

Setiap cabang ilmu sosial mempunyai titik berat, perhatian yang berbeda-beda. Misalnya
sejarah sangat memperhatikan aspek waktu, Geografi aspek ruang, sosiologi aspek masyarakat,
Antro pologi aspek kebudayaan, ekonomi aspek kelangkaan sumber ke perluan hidup. Psikologi
aspek kejiwaan perorangan dan kelompok.kelompok, Politik aspek kekuasaan dan kekuatan, dan
Ekologi aspek in teraksi antara kehidupan dengan lingkungan. Dengan adanya titik berat
perhatian yang berbeda-beda itu, maka setiap cabang ilmu sosial mengembangkan konsep dan
generalisasi masing-masing sesuai dengan titik berat perhatiannya. Karena itu setiap siswa perlu
sekali menguasai pengertian tentang konsep dasar dan generalisasi berbagai cabang ilmu sosial
yang dapat dipergunakan untuk mempelajari persoalan kemasyarakatan, mencoba menyelami
prosesnya dan mencoba ikut memecahkannya.
Mempelajari konsep dan generalisasi IPS itu penting benar agar :
a. Siswa mudah memahami proses-proses yang terjadi di dalam masyarakat
b. Konsep dan generalisasi tidak akan mudah dilupakan, karena diperoleh melalui pemahaman
dan bukan melalui hafalan.
c. Konsep dan generalisasi yang dipahami membuat sesuatu peris tiwa menjadi lebih jelas
kaitannya satu dengan lainnya. Bagi pengajaran IPS sifat menyeluruh penting untuk diketahui
dan difahami, karena IPS menangani bahan pelajaran dalam hitung an kait berkait atau
"integrated".

Program IPS harus mengembangkan pengertian, sikap dan ke keterampilan. Pengertian


menyangkut perkembangan fakta, konsep. dan generalisasi yang merupakan isi dasar IPS. Hal ini
dapat diam bil dari ilmu-ilmu sosial dan dari pengalaman dalam masyarakat sendiri. 'Sikap
menyangkut nilai, apresiasi, dan ide-ide yang di peroleh anak didik melalui program IPS.
Sedangkan keterampilan menyangkut kemampuan teknis dan fisik. Ketiga aspek tersebut saling
berkaitan dan perlu dikembangkan pada setiap program IPS sesuai dengan tujuannya. Setiap
program IPS hendaknya berorien tasi kepada negara, bangsa dan masyarakat Indonesia sendiri.
Ada lah sangat wajar bila Indonesia ditempatkan sebagai fokus dan menjadi unit utama di dalam
setiap program.

Rangkuman Proses belajar tradisional mengutamakan penyajian fakta dan nama melalui
hafalan dan ingatan. Proses ini kini tidak dapat ber laku lagi. Proses belajar masa kini
mengutamakan penyajian kon sep dan generalisasi melalui pemahaman dan pengertian.
Pengajaran IPS menuntut penguasaan atas konsep-konsep dasar berbagai cabang ilmu sosial dan
fakta-fakta dari masyarakat serta lingkungan alam sekitar. Bahan tersebut diolah dan disintegrasi
menjadi generalisasi yang bermanfaat bagi hidup bermasyarakat. Pengembangan konsep bagi
anak didik harus mengikuti prin sip-prinsip kebutuhan, ketepatan, kemudahan, dan kegunaan.
Pengalaman terdahulu merupakan modal yang sangat berharga bagi pengembangan konsep-
konsep baru.

B.RINGKASAN BAB II

LINGKUNGAN GEOGRAFIS INDONESIA DAN PENGARUHNYA TERHADAP


KEHIDUPAN MANUSIA
B. Lingkungan Geografis Indonesia dan Pengaruhnya Terhadap Lingkungan Hidup Manusia.

1. Letak Indonesia dan pengaruhnya terhadap kehidupan manusia.


a. Lingkungan Geografis Indonesia.
Letak suatu tempat di permukaan bumi tidak ada arti nya apabila kita tidak melihat bagaimana
hubungannya, tempat itu dengan tempat-tempat lain, atau juga dengan hal-hal lain yang ter dapat
pada permukaan bumi kita ini. Faktor letak merupakan sua tu unsur yang sangat penting dan
menentukan, baik dalam bidang politik, ekonomi dan industri, maupun dalam bidang sosial dan
bu daya. Dapat dikemukakan sebagai contoh bahwa pemusatan tem pat tinggal penduduk dan
letak daerah-daerah industri ditentukan oleh sumber air, sumber mineral atau bahan mentah,
sumber tena ga, dan keadaan topografi daerah (yang sangat berpengaruh terhadap kemungkinan
lalu lintas.

2. Relief dan pengaruhnya terhadap kehidupan manusia.


Permukaan bumi kita, termasuk dasar lautannya, sesung guhnya tidak rata. Ada
bagiannya yang tinggi, ada yang rendah dan ada pula yang datar. Perbedaan tinggi rendah ini
disebut relief Relief yang terdapat di darat disebut relief darat, dan yang terda pat di laut disebut
relief laut.Perbedaan tinggi rendah ini disebabkan oleh tenaga yang berasal dari dalam bumi,
tenaga-endogen, dan juga tenaga yang berasal dari luar, tenaga eksogen. Kedua tenaga tersebut
bekerja sama dalam membentuk relief bumi. Angin, air sungai, air laut, gletser, air yang
mengandung garam-garaman, dan sinar matahari termasuk tenaga eksogen. Tenaga ini
mempunyai sifat merusak, sedang tenaga endogen bersifat membangun, umpamanya terjadi
gunung berapi, dan pengangkatan permukaan bumi di atas permu kaan laut, sehingga terbentuk
daratan-daratan baru. Kepulauan Indonesia dilalui oleh lipatan pegunungan muda. Bentuk seperti
yang ada sekarang terjadi pada akhir zamantertier, masa, ketiga dalam sejarah umur geologis.
Pegunungan-pe gunungan itu masih banyak yang belum tenang. Sering terjadi gempa bumi dan
peristiwa-peristiwa kegunungapian (vulkanisme),

Pegunungan-pegunungan ini merupakan salah satu unsur yang membentuk relief


kepulauan Indonesia baik relief daratan maupun relief dasar laut. Keadaan relief tersebut sangat
mempengaruhi kehidupan manusia, antara lain yang menyangkut pola pemukim an, jaring-jaring
lalu lintas, pemusatan tempat tinggal, jenis peng angkutan, ongkos atau biaya dan usaha di
bidang pertanian di pengaruhi sekali oleh faktor-faktor relief ini.

Negara yang luas dapat memberikan keuntungan yang le besar dalam usaha
pembangunan kemakmuran ekonomi dan ahteraan penduduknya dari pada negara yang kecil dan
sem Tetapi hal ini tergantung kepada pendidikan, kemauan yang keras dan kerajinan rakyatnya.
Luas keseluruhan Indonesia 5176800 km2Luas daratan 37.3% atau 1904340 km2 Luas perairan
Indonesia 62.7% atau 3272160 km2. Pulau-pulau yang telah bernama 6.044 buah, sedangkan
jumlah yang telah didiami 931 buah, pada hal jumlah seluruh ke kepulauan Indonesia 13.677
buah. Pelayaran dan penerbangan sangat penting artinya sebagi an alat perhubungan lalu lintas
dan perdagangan antar pulau, bah kan juga untuk hubungan dengan dunia internasional.
Kekayaan laut Indonesia, ialah tiara, teripang, garam, minyak tanah, agar-agar laut, dan tumbuh
tumbuhan serta binatang laut lainnya. ikan, udang, tiram, Pemusatan tempat tinggal penduduk
dan letak daerah daerah industri ditentukan oleh sumber air, sumber bahan mentah, sumber
tenaga dan topografi daerah. Letak astronomi Indonesia adalah di antara 95° B.T. 1410 B.T. dan
6° L.U. - 110 L.S. Indonesia terletak di daerah.

RINGKASAN BAB III

PERKEMBANGAN MASYARAKAT INDONESIA SELA PRASEJARAH SAMPAI


RUNTUHNYA KERAJAAAN MAJAPAHIT.

1. Nenek moyang kita berasal dari Asia Tenggara daratan.


Mereka datang dalam beberapa gelombang. Pada waktu pengaruh kebudayaan dari anak-benua
India datang ke kepulauan Indonesia sia, nenek moyang kita berada dalam Zaman Perunggu
setelah me Lalui Zaman Batu Tua, Zaman Batu Tengah dan Zaman Batu Baru.
2. Sebelum kedatangan orang Eropa pada abad ke XVI telah terdapat hubungan antara
Indonesia dengan daerah-daerah di Asia Tenggara, dengan India dan dengan Negeri Cina.
Pedagang-peda gang Arab juga telah mengunjungi Indonesia. Hubungan itu dimulai sebagai
hubungan perdagangan dan kemudian meluas menjadi hubungan kebudayaan dan Diplomatik,
perlu diingat bahwa walaupun terdapat hubungan perdagangan dan diplomatik yang intensif
dengan negeri Cina, pengaruh kebu dayaan Cina di Indonesia tipis sekali. Pengaruh kebudayaan
India melekat pada agama Hindu dan Buddha, tulisan-tulisan yang ber asal dari tulisan Pallawa
dan kata-kata yang berasal dari bahasa sansekerta.
3. Pada abad ke 8 di Jawa Tengah terdapat kerajaan Mata ram; kerajaan itu banyak
meninggalkan prasasti dan candi Agama yang dianut di kerajaan Mataram ialah agama Hindu
dan agama Buddha. Candi Borobudur mungkin melambangkan ajaran menu rut agama Buddha
dan mungkin pula melambangkan keturunan ra ja Syailendra di Jawa bagian Tengah memerintah
keturunan raja Sanjaya di Mataram dan wangsa Syailendra. Perdagangan di Ma taram cukup
maju.
Letak Sriwijaya di Selat Malaka' menyebabkannya men jadi kerajaan laut. Perdagangan
diadakan dengan negara-negara lain. Agama Buddha berkembang dengan pesat. Kerajaan itu
men jadi suatu pusat kegiatan agama Buddha. Banyak musafir datang dari negeri Cina. Sriwijaya
meluaskan daerahnya ke Malaya, Jawa Barat, Bangka, Malaysia dan sebagian kepulauan
Pilipina. Usaha pengluasan daerah itu ada hubungannya dengan usaha menguasai jalan
perdagangan. Dalam hal ini Selat Malaka penting artinya, Sejak abad ke 13 Sriwijaya mengalami
banyak kesulitan dan dalam abad ke 14 Sriwijaya runtuh.Dalam kekacauan yang disebabkan
serangan antara Cina kerajaan Mataram terbentuk Tanahnya mbur Pengangkutan dan pedalaman
mudah dilakukan melalui sungungai besar D K Majapahit pada jalan pelayaran dan perdagangan
depgan bangsa bangsa lain. Perdagangan Majapahit maju, tentaranya kuat. Dalam abad ke 14
Majapahit mengalami banyak pemberontakan. Dalam menumpas pemberontakan. Gajah Mada
mulai menonjol dan ber peran. la bercita-cita mempersatukan seluruh Indonesia. Cila cita
diungkapkan dalam sumpah palapa wujudkan cita-cita itu Pakaian rakyat Majapahit
menunjukkan kemakmuran. Mereka juga menikmati hiburan Majapahit corak Indonesia timbul
lagi dalam kebudayaan. Sejak abad ke 14 di Majapahit timbul perebutan kekuasaan, antara lain
terjadi perang Paregreg: Dalam abad ke 16 Majapahit telah runtuh.
BAB III

PEMBAHASAN

3.1 Kelebihan dan Kelemahan Buku


Kelebihan dan kekurangan buku I
- Kelebihan
1. Cover pada buku I lebih menarik karena menggunakan warna yang cerah,
2. Menggunakan bahan kertas yang baik
3. Bahasa yang digunakan mudah dipahami
- Kekurangan
1. Identitas buku I kurang lengkap
2. Subbab pada buku I kurang jelas
3. Buku ini tidak terdapat karakter yang harus dikembangkan

Kelebihan dan kekurangan buku II


- Kelebihan
1. Bahasa yang digunaka mudah dipahami
2. Susunan bab terstruktur
3. Penjelasan yang disajikan sudah cukup lengkap

- Kekurangan
1. Cover pada buku II kurang menarik
2. Tulisan judul buku sudah pudar
3. Kertas yang terdapat dalam buku memiliki kualitas yang buruk

BAB IV

KESIMPULAN

4.1 Kesimpulan

4.2 Saran

Anda mungkin juga menyukai