Anda di halaman 1dari 6

Tugas Personal ke-1

Week 2

Sumber: Lawrence J. Gitman, Chad J. Zutter (2012) Principles of Managerial Finance. Pearson.
Global Edition. 13th Edition.

Essay

1. Apakah yang dimaksud dengan agency issue dan bagaimana cara penyelesaiannya?
Jawaban :
Agency Issue atau Agency Problem adalah perbedaan kepentingan antara pihak pengelola
perusahaan (manajemen) sebagai agen dengan pihak pemegang saham (prinsipal) akan
menyebabkan konflik kepentingan yang biasa. Permasalahan yang muncul dari agency issue
atau agency problem mampu diatasi melalui salah satu mekanisme pengawasan yang
dinamakan audit. Watts et al. (1986) berargumen bahwa pengauditan memainkan peranan
penting dalam memonitor kontrak dan mengurangi risiko informasi.
Auditing merupakan suatu proses sistematik yang terdiri atas langkah-langkah yang berurutan
termasuk
1. Evaluasi internal control accounting,
2. Tes terhadap subtansi transaksi-transaksi dan saldo.
Berkaitan dengan auditing, baik prinsipal maupun agen diasumsikan sebagai orang yang
memiliki rasionalitas ekonomi, di mana setiap tindakan yang dilakukan termotivasi oleh
kepentingan pribadi atau akan memenuhi kepentingannya terlebih dahulu sebelum memenuhi
kepentingan orang lain. Oleh karena itu, dibutuhkan adanya pihak yang melakukan proses
pemantauan dan pemeriksaan terhadap aktivitas yang dilakukan oleh pihak-pihak tersebut
diatas. Aktivitas pihak-pihak tersebut, dinilai lewat kinerja keuangannya yang tercermin dalam
laporan keuangan.

FINC6046 - Financial Management


2. Sebut dan jelaskan tentang rasio untuk jenis rasio dibawah ini
Jawaban :
 Current Ratio
Rumus ;
Current Ratio = Curent Assets ÷ Current Liabillities
Penjelasan ;
Current Ratio mengukur kemampuan sebuah perusahaan untuk menutup liabilitas jangka
pendeknya dengan aset yang dimiliki saat ini.
 Quick Ratio
Rumus ;
Quick Ratio = Current Assets – Inventory / Current Liabillities
Penjelasan ;
Quick Ratio adalah indicator posisi likuiditas jangka pendek perusahaan.
 Cash Ratio
Rumus ;
Cash Ratio = Cash Equivalents + Cash / Current Liabillities
Penjelasan ;
Cash Ratio digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar
kewajiban jangka pendek dengan kas yang tersedia dan yang disimpan di bank
 Gross Profit Margin Ratio
Rumus ;
Gross Profit Margin = Sales – COGS / Sales = Gross Profit / Sales
Penjelasan ;
Gross Profit Margin Ratio adalah perbandingan antara laba kotor dengan penjualan atau
pendapatan yang ada.
 Net Profit Margin Ratio
Rumus ;
Net Profit Margin Ratio = Earnings Available for Common Stockholders ÷ Sales

FINC6046 - Financial Management


Penjelasan ;
Net Profit Margin Ratio adalah perbandingan total jumlah laba bersih dengan total jumlah
pendapatan perusahaan.
 Return on Asset Ratio
Rumus ;
Return on Asset = Earnings Available for Common Stockholders ÷ Total Asset
Penjelasan ;
Return on Asset Ratio adalah rasio yang mengukur seberapa efisien suatu perusahaan
dalam mengelola asetnya untuk menghasilkan laba selama suatu periode.
 Return on Equity Ratio
Rumus ;
Return on Equity = Earnings Available for Common Stockholders ÷ Common Stock
Equity
Penjelasan ;
Return on Equity Ratio adalah asio profitabilitas yang mengukur kemampuan perusahaan
untuk menghasilkan laba dari investasi pemegang saham di perusahaan tersebut.
 Debt to Asset Ratio
Rumus ;
Debt Ratio = Total Liabilities ÷ Total Assets
Penjelasan ;
Debt to Asset Ratio adalah rasio hutang yang digunakan untuk mengukur perbandingan
antara total hutang dengan total aktiva.
 Inventory Turnover
Rumus ;
Inventory Turnover = Cost of Goods Sold ÷ Inventory
Penjelasan ;
Inventory Turnover adalah pengukuran berapa kali persediaan terjual dalam periode
tertentu.

FINC6046 - Financial Management


 Days of Account Receivable
Rumus ;
Average Age of Inventory = 365 ÷ Inventory Turnover
Penjelasan ;
Days of Account Receivable adalah rasio untuk mengukur berapa lama waktu yang
dibutuhkan oleh perusahaan dalam menerima seluruh tagihan dari konsumen.
 Days of Account Payable
Rumus ;
Accounts Payable Turnover = Annual Purchases ÷ Accounts Payable
Penjelasan ;
Days of Account Payable menunjukkan rata-rata hari yang dibutuhkan perusahaan untuk
membayar hutang dagang dari pembelian yang dilakukan.

3. Hasil perhitungan rasio sebuah Perusahaan sebagai berikut:


Current ratio > 2
Quick ratio > 1
Cash ratio < 1
Days of AP 30 hari
Days of AR 45 hari
Menurut Anda, apa yang terjadi di Perusahaan tersebut?
Jawaban :
Menurut pendapat saya, pada dasarnya semakin tinggi rasio cepat ini maka akan semakin baik
likuiditas perusahaan yang bersangkutan. Tetapi harus dipahami juga bahwa angka rasio yang
terlalu tinggi bisa mengindikasikan terlalu banyak menyimpan uang tunai yang menganggur
atau tidak dimanfaatkan. Selain itu, terlalu tingginya quick ratio ini bisa juga menunjukkan
kalau perusahaan punya terlalu banyak piutang, dan bisa jadi sedang mengalami kesulitan
dalam menagih piutang tersebut. Tapi hal di atas juga tidak bisa serta merta dijadikan sebagai
penilaian buruk. Ada baiknya bandingkan dengan perusahaan sejenis yang masih dalam sektor
yang serupa.

FINC6046 - Financial Management


Jika perusahaan yang sedang dianalisa saat ini ternyata batas waktu pembayaran piutang yang
ia tetapkan pada pelanggannya ternyata hanya maksimal 30 hari, sedang yang lainnya ada yang
sampai 3 bulan, bahkan setahun, maka emiten yang jadi objek analisis kita masih bisa kita nilai
baik.
Dan analisis rasio cepat yang lebih dalam lagi soal di atas, bilamana perusahaan memberi batas
waktu pembayaran piutang dari pelanggannya selama 60 hari, tapi terhadap supplier atau
pemasok bahan baku untuk usahanya berhasil ia bujuk untuk dibayar maksimal sampai 90 hari,
maka kondisi likuiditas tersebut masih bisa dikatakan masuk akal.
Dan masih banyak lagi yang bisa dianalisa lebih dalam soal total piutang tersebut, termasuk
diskon kepada pelanggan yang membayar lebih cepat. Tentunya itu akan mengurangi lagi
jumlah piutang yang seharusnya tercatat di laporan keuangan.

Kasus
1. Calculator Company mempunyai laba sebelum pajak 1,2 juta rupiah di tahun 2018. Tarif pajak
sebesar 25%. Jika dividen saham preferen sebesar 300 ribu pada akhir tahun 2018 dan jumlah
saham biasa sebesar 300 ribu lembar, maka Hitunglah EPS pada Calculator Company.
Jawaban :
EPS = Laba Bersih ÷ Jumlah Saham
= Rp 1.200.000 x 25% = Rp 300.000
= Rp 1.200.000 – Rp 300.000 = Rp 900.000 (Laba Bersih)
= Rp 900.000 ÷ Rp 300.000 = Rp 3

2. Berikut ini adalah financial highlight dari PT ABC pada akhir bulan Desember 2018:
Asset lancar 4,000
Penjualan 12,000
Persediaan 2,460
Utang lancar 1240
Hitunglah rasio-rasio yang terdapat pada rasio likuiditas dan rasio aktivitas

FINC6046 - Financial Management


Jawaban :
a. Current Ratio = 4,000 ÷ 1240 = 3.2
b. Quick Ratio = (4,000 – 2,460) / 1240 = 1.2
c. Cash Ratio = 4,000/1240 = 3.2
d. Days of Account Payable = (1240 ÷ 12,000) x 365 = 38 Hari
e. Days of Account Receivable = (4,000 ÷ 12,000) x 365 = 122 Hari

3. PT XYZ mempunyai laba bersih sebesar 2 Miliar Rupiah. Total Aset sebesar 10 Miliar Rupiah
dan Total Utang sebesar 5 Miliar Rupiah dan 5 Miliar Rupiah Total Ekuitas, Hitunglah ROE
dan ROA serta jelaskan kegunaan dari rasio tersebut.
Jawaban :
Diketahui :
Laba Bersih = 2 Miliar Rupiah
Total Aset = 10 Miliar Rupiah
Total Utang = 5 Miliar Rupiah
Total Ekuitas = 5 Miliar Rupiah
Ditanya :
a. Return on Equity Ratio …?
b. Return on Asset Ratio …?
Jawab :
a. ROE = Earnings Available for Common Stockholders ÷ Common Stock Equity x 100 %
= Rp 2.000.000.000 ÷ Rp 5.000.000.000 x 100 %
= 40 %

b. ROA = Earnings Available for Common Stockholders ÷ Total Asset x 100 %


= Rp 2.000.000.000 ÷ Rp 10.000.000.000 x 100 %
= 20 %

FINC6046 - Financial Management