Anda di halaman 1dari 6

TUGAS 2 BIOKIMIA

RESUME
ENZIM

NAMA : ICE TRISNAWATI


NIM. 1915302024
ENZIM
Enzim adalah biomolekul berupa protein yang berfungsi sebagai katalis (senyawa yang
mempercepat proses reaksi tanpa habis bereaksi) dalam suatu reaksi kimia organik.
( https://id.wikipedia.org/wiki/Enzim)
Enzim adalah sebuah senyawa protein yang tersusun dari komponen protein dan juga katalitik
yang memiliki guna untuk mempercepat suatu proses metabolisme pada tubuh organisme.
 
1. JENIS ENZIM DAN FUNGSINYA
2. Enzim metabolik – Enzim yang bekerja mengatur, mengontrol dan mengelola kesehatan
tubuh melalui jaringan tubuh, sel darah dan organ, yang berfungsi sebagai:

 Pertumbuhan, perkembangan dan perbaikan sel


 Memelihara semua jaringan organ tubuh.
 Menyusun banyaknya reaksi yang saling berbeda namun dilakukan dalam
waktu  yang sama

3. Enzim makanan  – Enzim yang mengandung zat nutrisi yang berasal dari buah buahan,
sayuran hijau dan orange serta dari sumber makanan tambahan lain yang berfungsi

 menghancurkan zat protein


 melumatkan lemak
 memecah karbohidrat dan nutrisi lain menjadi senyawa dan partikel kecil bermanfaat
yang dapat diserap tubuh secara simbolik

4. Enzim Pencernaan – Enzim pencernaan manusia yang bertugas menghancurkaan daan


mencerna segala makanan lalu menyerap nutrisinya untuk disebarkan keseluruh jaringan
tubuh.

Enzim pencernaan  ada 4 bagian , diantaranya:

 Enzim amilolitik yaitu enzim yang berperan dalam proses peleburan karbohidrat
dan sari tepung gula
 Enzim Lipolitik yaitu enzim yang berperan dalam proses peleburan asaam lemak
dan gliserol
 EnzimProteolitik yaitu enzim yang berperan dalam proses peleburan protein asam
amino
 Enzim Nucleolytic yaitu enzim yang berperan dalam proses peleburan Asam
nukleat

5. Enzim Renin – Berkaitan dengan kelenjar penghasil enzim diseputar dinding lambung
yang berguna untuk menyimpan protein dan nutrisi lain yang ada pada produk susu agar
manfaatnya dapat  disebarkan keseluruh bagian tubuh.
6. Enzim pepton – Mempunyai kemampuan menhancurkan dan memecah protein komplek
agar dapat berubah menjadi molekul molekul pepton.
7. Enzim pepsin – Enzim penting yang terletak didalam lambung yang berguna untuk
merubah protein dan nutrisi lainnya agar dapat diserap dengan baik lalu disebarkan
keseluruh jaringan tubuh.
8. Enzim Tripsin – Enzim yang mampu mengubah pepton menjadi zat asam amino yang
berguna untuk proses penyerapan protein oleh jaringan usus
9. Enzim Sukrase – Enzim yang mampu mengubah sukrose menjadi glukosa dan fruktosa
yang sederhana. keberadaan enzim ini dihasilkan lewat saluran getah usus halus
10. Enzim Ptialin – Enzim yang terletak diseputar rongga mulut yang terletak pada kelenjar
air liur.yang berguna menagatur dan mengontrol zat tepung atau pati menjadi glukosa
yang naantinya diubah menjadi sebuah energi
11. Enzim Laktase – Enzim  yang menyusun sekaligus mengatur jalnnya enzim menjadi
laktosa menjadi galaktosa dan glukosa. kedua enzim tersebut akan diserap menjadi nutrisi
yang dibutuhkan oleh semua jaringan yang ada didalam tubuh.
12. Enzim Peptidase – Enzim yang akan keluar bersama getah usus halus dan mengubahnya
menjadi sari  protein penting yang dibutuhkan jaringan tubuh.
13. Enzim Isomaltase – Enzim yang dihasilkan oleh getah usus agar dapat menggabungkan
zat maltase menjadi kameltosa yang lebih efesien.
14. Enzim Ribonuklease – Enzim yang mampu  melakukan penggandaan atau replikasi
DNA enzim yang sudah pasti menghasilkan RNA.
15. Enzim lipase –  Fungsi enzim lipase yang bertugas menghancurkan dan mencerna
makanan lemak dan lipid untuk menjaga dan melindungi kantung empediu agar tetap
dalam keadaan normal.
16. Enzim Katalse – Berfungsi melindungi dan menjaga hati serta menetralisir gerak dan
pertumbuhan semua racun yang ada pada tubuh. Jika organ hati mengalami gangguan
maka racun yang memasuki tubuh sulit untuk dinetralisir dan dibuang lewat urin dan
keringat.
17. Enzim Arsinase – Berfungsi menyupali dan menyebarkan asam amino arginin menjadi
ornitin dan urea. Sifat zat ornitin sangat membatasi dan membelenggu amonia dan karbon
dioksida yang bersifat racun. Kemudian Ornitin dinetralisir oleh hati agar racun daapat
segera dihilangkan. (baca : fungsi hati)
18. Enzim Troponin – Berfungsi mengontrol dan mengatur otot jantung untuk merespon
sinyal yang diterima untuk reaksi atau kontraksi.
19. Enzim Aminotransferase alanin – Enzim yang ada pada sel hati, otot jantung, ginjal
dan otot rangka yang berfungsi melindungi dan meningkatkan kesehatan tubuh dengan
cara mereka masing masing.
20. Enzim Lisozim – yang berfungsi untuk menyaring, menghambat sekaligus membunuh 
bakteri dengan cara menghancurkan dinding selnya. Enzim  yang berperan sebagai anti
bakteri ini terdapat pada :

 cairan mulut (saliva)


 ASI (air susu ibu)
 Cairan keringat
 Airmata
 Cairan minyak alami yang ada dibawah kulit
21. Enzim yang ada pada lensa mata – Enzim yang ada pada lensa mata berfungsi
melindungi dan mempertahankan fungsinya pada bagian bagian mata dari degenerasi.
Tetapi seiring bertambahnya usia Enzim akan menurun kualitas fungsinya sehingga
menyebabkan perubahan kimia terhadap protein yang menjadikan koagulasi seperti kabut
putih yang menghalangi  penglihatan serta jalan masuknya cahaya kedalam retina. ini
biasa terjadi:

1. pada mata katarak


2. Mata keruh
3. Rabun ayam
4. Rabun senja
5. Rabun jauh
6. Rabun dekat

22. Enzim Lizosim  – Lizosim adalah sekumpulan protein yang ada pada air mata yang
bermanfaat untuk melemahkan, menurunkan dan mematikan aktifitas kinerja dari bakteri,
karena air mata dapat bertindak sebagai anti biotik alami yang lebih ampuh daripada obat
mata. Lizosim bertindaak sebagai anti kekeringan yang mampu melumasi permukaan
retina agar tetap lembab dan terhindar dari iritasi akibat masuknya debu dan partikel kecil
lainnya.
23. Enzim Bradikinin – Enzim Bradikinin mampu mempengaruhi kelenjar keringat yang
menyebabkan cairan keringat mengurai dalam bentuk garam dan urea dari dalam kapiler
darah kemudian dikirim melalui permukaan kulit dan terbentuklah yang namanya
keringat. Cairan keringat bermanfaat sebagai penyembuh luka, pengontrol keseimbangan
kelembaban kulit dan dapat memblokir aktifitas bakteri. Cairan keringat dapat bertindak
sebagai antibiotik alami yang lebih baik daripada pemakaian hand body lotion.
24. Enzim Lisozim  – Air susu ibu bersifat penyembuh alami yang lebih ampuh daripada
imunisasi bayi yang biasa dilakukan oleh manusia, karena  ASI sarat dengan nutrisi yang
sanggup memberikan pertahanan dan perlindungan kuat terhadap kesehatan dan
pertumbuhan bayi, mampu mengatasi infeksi melalui sel fagosit  (pembunuh sel bakteri )
dan Imuniglobulin (antibodi). ASI mengandung dari berbagai bentuk zat kekebalan tubuh
yang bisa dijadikan antibiotik alami dan   kinerjanya didukung oleh kinerja enzim
Lisozim dan bahkan Enzim Lisozim sudah menjadi bagian yang mengikat dari ASI yang
gunanya agar ASI selalu sehat dan terhindar dari serangan bakteri.
25. Enzim yang ada pada minyak alami kulit – Kulit adalah benteng untuk menghambat
dan memperlambat aktifitas pertumbuhan virus dan bakteri. Kemudian ada enzim yang
menyertai minyak alami kulit yaitu Enzim fagosit yang fungsinya membunuh bakteri
dengan zat antibiotiknya. Bagian bagian kulit memiliki minyak alami yang tersembunyi
dibawah kulit dekat sel kolagen yang berfungsi untuk melembabkan kulit didalam
kondisi cuaca apapun dan mengatur volume keringat agar racun yang keluar bersama
keringat dapat segera disaring agar tidak menjadi tumpukan bakteri.
26. Enzim saliva yang ada pada air liur – Air liur berfungsi mempercepat dan
mempermudah penghancuran dan pencernaan yang terjadi secara kimiawi. Air liur
mampu mempercepat pembuhan luka dan memperbaiki jaringan kulit yang rusak karena
infeksi, karena cairan air mengandung antibiotik alami. (baca : fungsi air liur dalam
proses pencernaan)
2. SIFAT- SIFAT ENZIM

1. Enzim adalah protein


Sebagai protein enzim memiliki sifat seperti protein, yaitu sangat dipengaruhi
oleh kondisi lingkungan, seperti suhu, pH, konsentrasi substrat). Jika
lingkungannya tidak sesuai, maka enzim akan rusak atau tidak dapat bekerja
dengan baik.
2. Bekerja secara khusus/spesifik
Setiap enzim memiliki sisi aktif yang sesuai hanya dengan satu jenis substrat,
artinya setiap enzim hanya dapat bekerja pada satu substrat yang cocok dengan
sisi aktifnya.
3. Berfungsi sebagai katalis
Meningkatkan kecepatan reaksi kimia tanpa merubah produk yang diharapkan
tanpa ikut bereaksi dengan substratnya, dengan demikian energi yang dibutuhkan
untuk menguraikan suatu substrat menjadi lebih sedikit.
4. Diperlukan dalam jumlah sedikit
Reaksi enzimatis dalam metabolisme hanya membutuhkan sedikit sekali enzim
untuk setiap kali reaksi.
5. Bekerja bolak-balik
Enzim tidak mempengaruhi arah reaksi, sehingga dapat bekerja dua arah (bolak-
balik). Artinya enzim dapat menguraikan substrat menjadi senyawa sederhana,
dan sebaliknya enzim juga dapat menyusun senyawa-senyawa menjadi senyawa
tertentu.

3. FUNGSI ENZIM DAN KO ENZIM

Enzim ialah senyawa protein yang disintesiskan di dalam sel secara biokimiawi. Enzim
merupakan biokatalis yaitu senyawa yang diproduksi oleh organisme.
Dalam mempelajari enzim kita pasti sering bertemu dengan yang namanya koenzim,holoenzim
dan apoenzim.
Fungsi Enzim adalah sebagai katalisator yang mempercepat terjadinya laju sebuah
reaksi. Enzim ini akan mengubah senyawa dan mempercepat proses reaksi dengan
mengubah molekul awal yang dikenali dan diikat secara spesifik oleh enzim (substrat)
menjadi molekul lain (produk).
Koenzim adalah molekul organik yang nonprotein diperlukan untuk bekerjanya enzim.
Example:Vit,NAD,koenzim A. Koenzim adalah suatu molekul organik yang merupakan
kobaktor non protein dari enzim, yang dibutuhkan untuk fungsi katalitiknya. Kobaktor
enzim walaupun jumlahnya kecil dalam sel tetapi sangat esensial bagi kerja beberapa
enzim, dan oleh karena itu memegang permanent
Fungsi Koenzim
Pada koenzim ini berfungsi sebagai pembawa sementara produk setengah reaksi. Mereka
biasanya berpartisipasi dalam interaksi substrat-enzim dengan menyumbang atau menerima
gugus kimia tertentu. Sebuha koenzim selalu mendapatkan kembali bentuk aslinya meskipun
mungkin telah diubah selama reaksi. Banyak vitamin yang merupakan precursor dari koenzim.
contohnya saja seperti: vitamin B yang berfungsi sebagai koenzim penting bagi enzim untuk
membentuk lemak, karbohidrat dan protein.

Koenzim merupakan salah satu dari sejumlah senyawa organik bebas yang menyebar yang
memiliki fungsi sebagai kofaktor dengan enzim dalam meningkatkan berbagai reaksi
metabolisme. Koenzim berpartisipasi dalam katalisis yang dimediasi enzim stoikiometri,
dimodifikasi selama reaksi dan mungkin memerlukan reaksi yang dikatalisasi enzim lain untuk
mengembalikan mereka ke keadaan aslinya.

4. AKTIVITAS ENZIM DAN CONTOHNYA

Aktivitas Enzim antara lain;


1. Membentuk lintasan alternatif sebagai jalannya reaksi kimia untuk substrat yang
akan diproses.
2. Enzim membawa substrat pada tempat yang tepat dengan cara menstabilkan
lingkungan.
3. Tidak mengubah bentuk substrat sama sekali selama proses.
4. Tidak ikut terpengaruh dengan reaksi kimia untuk menghasilkan produk.

Contohnya ;
1. Enzim karboksilase, mengubah asam organic yaitu asam piruvat menjadi
asetaldehida
2. Enzim peroksida, mengubah oksigen menjadi H2O2
3. Enzim pepsin, mengubah protein menjadi asam amino
4. enzim HCL ; membunuh kuman, mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin
5. enzim renin: menggumpalkan kasein susu
6. enzim pepsin: mengubah protein menjadi pepton
7. enzim erepsin : menguah pepton menjadi asam amino
8. enzim maltose: maltosa menjdi glukosa
9. enzim sukrose :sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa.