Anda di halaman 1dari 3

Pengertian Ekosistem Hutan Dataran Rendah

1.1.1        Definisi Ekosistem

Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak
terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem bisa dikatakan juga
suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan
hidup yang saling mempengaruhi. Ekosistem merupakan penggabungan dari setiap unit
biosistem yang melibatkan interaksi timbal balik antara organisme dan lingkungan fisik
sehingga aliran energi menuju kepada suatu struktur biotik tertentu dan terjadi suatu
siklus materi antara organisme dan anorganisme. Matahari sebagai sumber dari semua
energi yang ada. Dalam ekosistem, organisme dalam komunitas berkembang bersama-sama
dengan lingkungan fisik sebagai suatu sistem. Organisme akan beradaptasi dengan
lingkungan fisik, sebaliknya organisme juga memengaruhi lingkungan fisik untuk keperluan
hidup (wikipedia 2010).

Istilah ekosistem pertama kali diusulkan oleh seorang ahli ekologi berkebangsaan
inggris bernama A.G. Tansley pada tahun 1935. Meskipun tentu saja konsep itu bukan
merupakan konsep yang baru. Terbukti bahwa sebelum akhir tahun 1800-an,pernyataan-
pernyataan resmi tentang istilah dan konsep yang berkaitan dengan ekosistem mulai terbit
dalam literatur-literatur ekologi di Amerika,Eropa dan Rusia. Ekosistem adalah unit
fungsional dasar dalam ekologi yang didalamnya tercakup organisme dan lingkungannya
(lingkungan biotik dan lingkungan abiotic) dan antara keduanya saling
mempengaruhi. Ekosistem dikatakan sebagai unit fungsional dasar dalam ekologi karena
merupakan satuan terkecil yang memiliki komponen secara lengkap,memiliki relung
ekologi secara lengkap,serta terdapat proses ekologi secara lengkap sehingga didalam
siklus materi dan arus materi terjadi sesuai dengan kondisi ekosistemnya
(Odum dalam Indriyanto, 2008).

Adapun menurut Irwan (2003) ekosistem merupakan tingkat organisme yang lebih
tinggi daripada komunitas, atau merupakan komunitas dengan lingkungannya dimana
terjadi antar hubungan. Disini tidak hanya mencakup serangkaian spesies tumbuhan dan
hewan saja, tetapi juga segala macam bentuk materi yang malakukan siklus dalam sisten
itu seta energi yang menjadi sumber kekuatan. Untuk mendapatkan energi dan materi
yang diperlukan untuk hidupnya semua komunitas bergantung kepada lingkungan abiotik.
Organisme produsen memerlukan energi, cahaya, oksigen, air, dan garam- garam yang
semuanya diambil dari lingkungan abiotik. Energi dan materi dari konsumen tingkat
pertama diteruskan ke konsumen tingkat kedua dan seterusnya ke konsumen- konsumen
lainnya melalui jaring- jaring makanan.

Definisi Hutan
Hutan adalah suatu wilayah yang memliliki banyak tumbuh-tumbuhan lebat yang berisi antara
lain pohon, semak, paku-pakuan, rumput, jamur dan lain sebaginya serta menempati daerah yang
cukup luas. Negara kita Indonesia memliki kawasan hutan yang sangat luas dan beranekaragam
jenisnya dengan tingkat kerusakan yang cukup tinggi akibat pembakaran hutan, penebangan liar,
dan lain sebagainya.

Hutan dipandang sebagai suatu ekosistem adalah sangat tepat, mengingat hutan itu dibentuk
atau disusun oleh banyak komponen yang masing-masing komponen tidak bisa berdiri sendiri, tidak
bisa dipisah-pisahkan, bahkan saling mempengaruhi dan saling bergantung. Berkaitan dengan hal
tersebut, perlu diperhatikan beberapa definisi tentang hutan sebagai berikut.

1)     Hutan adalah kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang
didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan lainnya tidak
dapat dipisahkan (UU RI No. 41 Tahun 1999).

2)  Hutan adalah lapangan yang ditumbuhi pepohonan yang secara keseluruhan merupakan persekutuan
hidup alam hayati beserta alam lingkungannya atau ekosistem (Kadri dkk., 1992).

3)     Hutan adalah masyarakat tumbuh-tumbuhan yang dikuasai atau didominasi oleh pohon-pohon dan
mempunyai keadaan lingkungan yang berbeda dengan keadaan diluar hutan (Soerianegara dan
Indrawan, 1982).

4)        Hutan adalah masyarakat tumbuh-tumbuhan dan binatang yang hidup dalam lapisan dan di
permukaan tanah dan terletak pada suatu kawasan, serta membentuk suatu kesatuan ekosistem
yang berada dalam keseimbangan dinamis (Arief, 1994).

Hutan dapat dibedakan sebagai hutan dengan permudaan alami, permudaan buatan dan
permudaan campuran. Hutan dengan permudaan alami berarti bunga pohon diserbuk dan biji pohon
tersebar bukan oleh manusia, melainkan oleh angin, air atau hewan. Hutan dengan permudaan
buatan berarti manusia sengaja menyerbukkan bunga serta menyebar biji untuk menumbuhkan
kembali hutan. Hutan dengan permudaan campuran berarti campuran kedua jenis sebelumnya.
Sebagai fungsi ekosistem hutan sangat berperan dalam berbagai hal sebagai penyedia sumber air,
penghasil oksigen, tempat hidup berjuta flora dan fauna dan peran penyeimbang lingkungan, serta
mencegah timbulnya pemanasan global. Sebagai fungsi penyedia air bagi kehidupan hutan
merupakan salah satu kawasan yang sangat penting, hal ini dikarenakan hutan adalah tempat
bertumbuhnya berjuta tanaman.

1.1.3        Definisi Hutan Dataran Rendah

Dataran rendah adalah tanah yang keadaanya relative datar dan luas tanpa ketinggian sekitar
200 m dari permukaan laut. Tanah ini biasanya disekitar pantai, tetapi ada juga yang terletak di
pedalaman. Di Indonesia banyak dijumpai dataran rendah, misalnya pantai timur Sumatera, pantai
utara Jawa Barat, pantai selatan Kalimantan, Irian Jaya bagian barat, dan lain-lain. Dataran rendah
terjadi akibat proses sedimentasi. Di Indonesia dataran rendah umumnya hasil sedimentasi sungai.
Dataran rendah ini disebut dataran alluvial. Dataran alluvial biasanya berhadapan dengan pantai
landai laut dangkal. Dataran ini biasanya tanahnya subur, sehingga penduduknya lebih padat bila
dibandingkan dengan daerah pegunungan. Dataran rendah mempunyai tekanan udara lebh tinggi
sedangkan pegunungan, tekanan udaranya lebih rendah. Perpindahan udara terjadi dari tekanan
udara yang tinggi ke rendah (Anonymous,2009).

Dataran rendah adalah hamparan luas tanah dengan tingkat ketinggian yang diukur dari
permukaan laut adalah relatif rendah (sampai dengan 200 m) istilah ini diterapkan pada kawasan
manapun dengan hamparan yang luas dan relatif datar yang berlawanan dengan dataran tinggi.
Suhu udara didataran rendah, khususnya untuk wilayah Indonesia berkisar antara 23 o C sampai
dengan sepanjang tahun. Hutan dataran rendah merupakan hutan yang tumbuh didaerah dataran
rendah dengan ketinggian 0 -120 m. (Wikipedia, 2012).

Hutan yang terdapat pada dataran rendah dan bukit-bukit dengan ketinggian 600 m di atas
permukaan laut merupakan tipe vegetasi terkaya di daerah ekoatorial. Hutan ini mempunyai tajuk
yang tinggi berlapis-lapis dan terdapat banyak strata di dalamnya, dan merupakan keanekaragaman
(diversitas) sangat tinggi, kompleks dan paling menarik. Itulah sebabnya mengapa hutan didaerah
tropik terutama hutan dataran rendah, telah banyak menarik perhatian dan pemikiran para ahli.