Anda di halaman 1dari 9

HOAX DAN LOGIKA BAHASA: FENOMENA NIAT BAIK

DIMANFAATKAN UNTUK TIPU MUSLIHAT


Oleh: Rufus Goang Swaradesy
Universitas Mercu Buana Yogyakarta
rufusgoank@gmail.com

Abstrak
Artikel ini berisi analisis fenomena hoax berkaitan dengan logika
penggunaan bahasa. Hoax yang disebarluaskan dapat mempengaruhi
persepsi negatif penerima informasi. Persepsi negatif tersebut akan
memiliki dapak negatif pula pada pihak-pihak lain. Hoax pada dasarnya
merupakan masalah dalam berpikir dan berlogika yang digunakan. Pada
akhirnya, logika baik adalah alat yang dapat digunakan dalam mengatasi
dan memerangi hoax.

Kata Kunci: hoax, logika bahasa, logika baik



Abstract
In this paper, the author tries to analyze the phenomenon of hoax
associated with language logic. A hoax is a deceit that can influence the
negative perceptions. Negatif perception will cause emergence of the
negative impact of other. The hoax is a way of thinking problem and
logic used to solve it. The results, good logic is a weapons to ward off
hoax.

Keywords: Hoax, language logic, good logic

PENDAHULUAN semacam dua hal yang tidak dapat


Teknologi memiliki peran dipisahkan.
vital dalam kehidupan masyarakat saat Tidak dapat dipungkiri, ba-
ini. Kemajuan teknologi —khususnya nyak dampak kemajuan teknologi in-
perkem-bangan teknologi informasi— formasi yang dirasakan oleh manusia.
saat ini membawa dampak yang luar Kemajuan teknologi informasi tersebut
biasa bagi seluruh lapisan masyarakat. membawa dampak yang positif tetapi
Bahkan dapat dikatakan, kemajuan juga memberi dampak yang negatif
perkembangan teknologi tidak mung- bagi penggunanya. Dampak positif
kin terelakkan. Manusia dan teknologi misalnya, memungkinkan perpindahan
informasi dari satu tempat ke tempat
lain dan dari satu orang ke orang yang nyai tujuan tertentu. Terkadang, orang
lain dalam waktu sangat singkat. Se- yang benar-benar berniat menyampai-
mentara itu dampak negatif misalnya, kan informasi yang benar harus men-
informasi yang diterima belum tentu dapat akibat dari pengaruh maraknya
merupakan informasi yang benar atau berita bohong (hoax) tersebut.
akurat.
Media penyampaian informa- HOAX: SEBUAH TIPU
si dapat dilakukan melalui berbagai MUSLIHAT MEMANFAATKAN
media sosial seperti Facebook, Twit- NIAT BAIK
ter, WhatsApp, dan sebagainya. Infor- Apa itu hoax? Dalam
masi yang disampaikan maupun diteri- cambrige dictionary, kata hoax berarti
ma melalui media sosial terkadang tipuan atau lelucon. Kegiatan menipu,
dapat menimbulkan banyak persepsi rencana menipu, maupun trik menipu
bagi orang yang menerima informasi dapat digolongkan ke dalam hoax.
tersebut. Persepsi tersebut akan berpe- Pada situs hoaxes.org, dijelaskan hoax
ngaruh terhadap emosi penerima infor- sebagai aktivitas menipu. Berkaitan
masi. Hal tersebut sangat disayangkan dengan definisi ini, maka ketika
apabila informasi yang diterima tidak dijumpai sebuah surat kabar dengan
terbukti kebenarannya, atau diperparah sengaja mencetak cerita palsu, maka
dengan penyebarang informasi bohong dapat digolongkan sebagai sebuah
(hoax). Terkadang, informasi yang ti- tipuan (hoax). Begitu pula jika ada
dak akurat tersebut sangat mempenga- aksi publisitas yang menyesatkan,
ruhi orang untuk berpikiran negatif. ancaman bom palsu, penipuan ilmiah,
Persepsi negatif inilah yang menim- penipuan bisnis, dan klaim politik
bulkan dampak lebih banyak misalnya palsu dapat digolongkan ke dalam
akan timbul fitnah, penyebaran ujaran tipuan atau hoax.
kebencian (hatespeech), menyebabkan Menurut Harley dalam buku
ketakutan dan kecemasan, dan dapat Common Hoaxes and Chain Letters
juga menimbulkan kerugian materi. (2008: 11-13), ada beberapa jenis hoax
Penyebaran berita bohong (hoax) se- antara lain: hoax hadiah, hoax simpati,
ring dilakukan oleh pihak-pihak yang semi hoax dan urband legend. Hoax
tidak bertanggung jawab dan mempu- hadiah merupakan jenis hoax yang
isinya menyebutkan bahwa seseorang publik dan menyebar dalam jumlah
memenangkan sejumlah hadiah, tetapi yang luas.
senyatanya ia tidak benar-benar men- Untuk menghadapi informasi
dapatkan hadiah tersebut. Hoax simpa- hoax, kita harus kritis bahkan cende-
ti adalah informasi tipuan tentang rung skeptis tetapi yang terpenting dari
orang yang sakit, butuh bantuan atau itu adalah tetap berusaha untuk meng-
penculikan. Semi hoax adalah adalah gunakan logika berpikir yang baik.
jenis hoax yang berisi informasi yang Teringat pada argumentasi Bill Gates
esensinya adalah benar tetapi keguna- bahwa kita tidak akan masuk ke dalam
an dan nilainya dipertanyakan. Semen- barisan orang terkaya dengan membe-
tara itu, urband legend adalah jenis rikan uang sebagai hadiah kepada
hoax yang mengumbarkan tipuan in- orang-orang yang mau menyebarkan
formasi heboh dan tidak bertahan la- email tentang dirinya. Hal tersebut
ma. Tujuan utama dari hoax urband berarti bahwa jika seseorang hanya
legend ini adalah mendapatkan simpati menyebarkan informasi tanpa menge-
sebanyak-banyaknya massa dalam cek kebenarannya, maka hal itu adalah
waktu yang sesingkat-singkatnya. Har- sebuah tindakan yang naif dan malas.
ley mengatakan bahwa informasi hoax
masih akan terus berkembang seiring LOGIKA SEBAGAI FILSAFAT
dengan perkembangan kemajuan ANALISIS
zaman. Istilah logika berasal dari
Harley juga menjelaskan bah- Yunani. Bertens (1975: 137-138) men-
wa sebagian besar informasi hoax jelaskan bahwa logika untuk pertama
yang beredar dilatarbelakangi oleh niat kali diperkenalkan oleh seorang filsuf
baik untuk menunjukkan perhatian bernama Cicero tetapi dalam arti “seni
atau membantu orang lain, tetapi ada berdebat”. Barulah sekitar abad ke-3
juga informasi hoax yang dimaksud- sesudah Masehi, Logika diperkenalkan
kan untuk kesenangan personal ketika sebagai ilmu yang menyelidiki lurus
berhasil menipu orang lain. Hal ini atau tidaknya pemikiran manusia oleh
karena yang terpenting dalam infor- seorang tokoh yang bernama Alexan-
masi hoax adalah penyebarannya ke der Aphrodisias. Istilah logika berasal
dari bahasa Yunani Logike (kata sifat
dari kata “logos”). Logika mempunyai dari sudut pandang kelurusan dan
kesamaan arti dengan perkataan ketepatan adalah objek formal logika
mantiq yang berasal dari bahasa Arab (Surajiyo, 2005: 23).
yaitu isim masdar dari mataqa- Logika adalah ilmu yang
yantiqu. Kedua-duanya memiliki arti mengutamakan kelurusan dan
yang sama yakni sama-sama berarti ketepatan dalam berpikir. Hal ini
perkataan, ucapan, atau pikiran yang menjadi sangat penting karena logika
dikatakan atau yang diucapkan dapat membawa banyak manfaat bagi
(Harun, 2014: 4). manusia. Manfaat logika dalam per-
Logika adalah bagian dari il- kembangan pemikiran manusia antara
mu filsafat. Berpikir merupakan objek lain: pertama, membantu setiap orang
material logika. Berpikir di sini adalah yang mempelajari logika untuk ber-
kegiatan pikiran, akal budi manusia. pikir secara rasional, kritis, lurus,
Lewat proses berpikir, manusia meng- tepat, tertib, metodis, dan koheren;
olah, mengerjakan segala pengetahuan kedua, meningkatkan kemampuan
yang telah diperolehnya. Lewat proses berpikir secara abstrak, cermat, dan
mengolah dan mengerjakan itu, maka objektif; ketiga, menambah kecer-
akan terjadi proses mempertimbang- dasan dan meningkatkan kemampuan
kan, menguraikan, membandingkan, berpikir secara tajam dan mandiri;
serta menghubungkan pengertian yang keempat, meningkatkan cinta akan
satu dengan pengertian yang lainnya. kebenaran dan menghindari kekeliruan
Maka dari itu, tampaklah bahwa lapa- serta kesesatan (Rapar, 1996: 12).
ngan logika adalah asas-asas yang me- Logika adalah bagian dari fil-
nentukan pemikiran yang lurus, tepat, safat, sebagaiman yang telah dijelas-
dan sehat. Agar dapat berpikir lurus, kan sebelumnya. Filsafat merupakan
tepat, dan teratur itulah, logika me- ilmu tentang prinsip, yakni ilmu yang
mainkan fungsinya dalam menyelidiki, mempelajari dengan mempertanyakan
merumuskan, serta menerapkan secara radikal segala realitas melalui
hukum-hukum yang harus ditepati. sebab-sebab terakhir. Lewat asas-
Apabila berpikir merupakan objek asasnya tersebut, maka akan diperoleh
material logika, lantas apa objek suatu penglihatan (insight) yang tepat
formal logika? Berpikir yang dilihat tentang realitas. Secara umum filsafat
membahas problem-problem yang ada arbiter. Singkatnya, bahasa dapat dide-
di realitas. Problem-problem realitas finisikan sebagai media manusia untuk
yang dipahami melalui filsafat adalah berpikir secara abstrak yang memung-
problem tentang noetika yang menca- kinkan objek-objek faktual untuk
kup problem logika dan epistemologi, ditransformasikan menjadi simbol-
problem ontologis, dan problem onto- simbol abstrak (Kusbandrijo, 2016:
logis (Poespoprodjo, 1999: 20). 31-32)
Maka dari itu, dapat dikata- Bahasa pada hakikatnya me-
kan bahwa logika adalah filsafat kare- miliki dua fungsi utama. Pertama, ba-
na menguraikan pikiran dengan tuntas hasa sebagai sarana komunikasi antar
hingga habis-habisan. Logika dapat manusia. Fungsi ini dapat disebut juga
juga dikatakan sebagai filsafat analisis. sebagai fungsi komunikatif. Kedua,
Bahkan logika adalah analisis kritis bahasa berfungsi sebagai sarana buda-
filosofis pikiran dan pemikiran manu- ya yang mempersatukan kelompok
sia atas fenomena dan realitas yang manusia pengguna bahasa. Fungsi ba-
terjadi dalam kehidupan manusia. hasa yang kedua ini dapat disebut
sebagai fungsi kohesif atau integratif.
LOGIKA BAHASA Bahasa dan ilmu memiliki
Bahasa dapat dikatakan seba- hubungan erat serta tidak dapat dise-
gai sistem lambang bunyi ujaran yang pelekan. Hubungan antara bahasa dan
digunakan untuk berkomunikasi oleh ilmu tersebut di antaranya: pertama,
masyarakat pemakainya. Salah satu ilmu dapat berkembang jika temuan
contohnya adalah ketika kita mengga- dalam ilmu itu disebarkan (dipubli-
bungkan bunyi-bunyi bahasa atau fo- kasikan) melalui tindakan komunikasi;
nem menjadi kata atau butir leksikal kedua, temuan itu kemudian didiskusi-
sesuai dengan aturan bahasa yang kita kan, diteliti ulang, dikembangkan, di-
gunakan, butir-butir leksikal ini kemu- terapkan, atau diperbaharui oleh ilmu
dian digabungkan lagi untuk membuat lainnya; ketiga, untuk mendiskusikan,
struktur tata bahasa sesuai dengan meneliti, mengembangkan, menerap-
aturan-aturan sintaksis. Dengan demi- kan, maupun memperbaharui ilmu
kian, bahasa merupakan ujaran yang digunakanlah bahasa sebagai media
diucapkan secara lisan, verbal secara komunikasi.
Surajiyo (2006: 16) menjelas- Berpikir dengan Mengutamakan
kan kaitan antara ilmu, bahasa, dan Kebenaran
logika, yakni ilmu bahasa merupakan Mengutamakan kebenaran da-
ilmu yang menyajikan kaidah penyu- pat diartikan sebagai cinta akan kebe-
sunan bahasa yang baik dan benar, dan naran. Sikap ini sangat fundamental
logika menyajikan tata cara serta bagi orang yang mau memiliki logika
kaidah berpikir secara lurus dan benar. baik. Sikap mengutamakan kebenaran
Oleh karena itu, hubungan antara ilmu ini senantiasa menggerakkan seseo-
bahasa dengan logika adalah hubung- rang untuk mencari, mengusut, dan
an yang saling mengisi dan meleng- meningkatkan mutu penalarannya. Se-
kapi. Bahasa yang baik dan benar lain itu, sikap mengutamakan kebe-
dalam praktik kehidupan sehari-hari naran ini akan menghindarkan seseo-
hanya dapat tercipta apabila ada ke- rang dari segala aspek yang dapat
biasaan atau kemampuan dasar setiap mengganggu penalarannya. Aspek
orang untuk berpikir logis. Sebaliknya, yang dapat mengganggu penalaran ter-
suatu kemampuan berpikir logis tanpa sebut antara lain misalnya sikap untuk
memiliki pengetahuan bahasa yang menyederhanakan kenyataan, sikap
baik maka ia tidak akan dapat me- untuk menyempitkan perspektif/sudut
nyampaikan isi pikiran yang dimili- pandang akan sesuatu, sikap berpikir
kinya kepada orang lain. terkotak-kotak, hingga cara bernalar
yang hanya mendewakan seorang
SENJATA PENANGKAL HOAX: tokoh atau diri sendiri.
LOGIKA BERPIKIR YANG BAIK Sikap mengutamakan kebenar-
Logika berpikir yang baik an ini adalah tuntutan alamiah manusia
adalah dasar untuk melanjutkan komu- untuk merealisasikan manusia menurut
nikasi yang baik. Penyebaran hoax keluhuran keinsanannya. Hal ini me-
dapat ditangkal dengan menjadikan ngartikan bahwa suatu kepicikan apa-
berpikir baik sebagai suatu kebiasaan lagi kesengajaan penyempitan pers-
mutlak yang harus dimiliki manusia. pektif hakikatnya tidak sesuai dengan
Logika berpikir baik dapat dijelaskan keluhuran insani seorang manusia.
sebagai berikut. Orang yang memiliki sikap mengu-
tamakan kebenaran akan tampak da-
lam sikap kerajinan dan kejujurannya. setiap langkah kita dapat melihat ke-
Kerajinan ini merupakan suatu sikap benaran secara langsung tanpa terlebih
yang jauh dari kemalasan, jauh dari dahulu mencari. Dengan kata lain,
takut sulit, dan jauh dari suatu karena intelek manusia bersifat diskur-
kecerobohan. Sementara itu, kejujuran sif, untuk mencapai suatu kebenaran,
diartikan sebagai sikap, kejiwaan, dan seseorang harus bergerak melalui ber-
pikiran yang selalu siap sedia mene- bagai macam langkah dan kegiatannya
rima kebenaran meskipun berlawanan melalui proses-proses yang ada. Hal
dengan prasangka dan keinginan atau ini berimbas dengan pentingnya seseo-
kecenderungan pribadi dan golongan. rang untuk mengetahui dengan betul
Orang yang mengutamakan kebenaran sumber penalaran, proses penalaran,
akan memiliki kecenderungan untuk dan hasil penalaran sehingga diperoleh
tidak begitu saja menerima sesuatu suatu hal yang benar-benar merupakan
sebagai suatu hal yang benar karena sebuah kebenaran.
senantiasa terbiasa dengan kepatuhan
pada kebenaran-kebenaran yang telah Mengetahui dengan Sadar atas Apa
ditemu-kan oleh orang lain. yang Disimpulkan
Orang tidak tahu apa yang
Mengetahui Dengan Sadar Apa
telah mereka katakan dan mengapa
Yang Sedang Dikerjakan
mereka berkata begitu. Hal itu sering
Kegiatan yang sedang dikerja-
kali terjadi. Jika dalam media sosial,
kan ini tentu saja adalah kegiatan
seseorang menerima suatu informasi
berpikir. Seluruh aktivitas intelektual
dengan cara membaca sekilas dan
manusia adalah suatu usaha terus-
langsung menyimpulkan lalu menye-
menerus mencari kebenaran atas per-
barkan kepada orang lain, maka pene-
olehan pengetahuan yang sifatnya par-
rusan informasi yang belum tentu da-
sial (tidak utuh). Hal ini berarti bahwa
pat dipastikan kebenarannya ini yang
dalam taraf hidup manusia di dunia,
menyabkan tersebarnya informasi bo-
sifat intelektual yang dimiliki manusia
hong. Hal ini bermula dari ketidak-
adalah lebih banyak bersifat diskursif
sadaran seseorang atas penyimpulan
dan hanya dalam beberapa hal saja
dangkal terhadap informasi yang dite-
yang bersifat intuitif. Andaikata inte-
rima. Maka untuk mengatasinya, harus
lek manusia itu intuitif, maka dalam
dapat melihat asumsi-asumsi, implika- menghindari kesalahan berpikir atau
si-implikasi, dan konsekuensi dari sua- fallacy tersebut.
tu penuturan, pernyataan, atau kesim-
pulan yang dibuat. Apabila data yang PENUTUP
ada tidak cukup atau kurang cukup Logika dapat dikatakan ilmu
untuk menarik kesimpulan, hendaknya bermuka dua. Artinya jika suatu pro-
orang menahan diri untuk tidak mem- ses pemikiran dan penalaran hanya
buat kesimpulan atau membuat pem- berjalan secara logis, dapat mengaki-
batasan-pembatasan dalam kesimpul- batkan orang menyempitkan pandang-
an. an/perspektif yang semestinya luas.
Patut diperhatikan bahwa dalam berlo-
Mengetahui dan Menghindari
gika, proses dialektika senantiasa tidak
Segala Kesalahan Penalaran
boleh diabaikan. Dialektika dalam ber-
Logika berpikir baik menuntut
logika digunakan supaya ada proses
seseorang untuk tidak hanya tahu akan
perubahan dalam memandang sesuatu.
hukum-hukum, prinsip-prinsip, dan
Dialektika berlogika yang sifatnya
bentuk-bentuk pikiran. Kemudian se-
dinamis akan menuntun penalaran
seorang hanya sekadar tahu saja tetapi
seseorang untuk senantiasa menerima
dituntut untuk lebih cakap dan cekatan
pengetahuan baru.
dalam mempraktikkan hukum, prinsip,
Logika merupakan suatu ilmu
bentuk berpikir yang betul secara
penalaran yang dapat menuntun kepa-
spontan tanpa kesulitan. Selanjutnya,
da cara berpikir logis. Tetapi logika
apabila seseorang sudah dapat mem-
sedapat mungkin jangan dijadikan se-
praktikkan hukum, prinsip, atau ben-
perti mekanik. Artinya manusia ditun-
tuk berpikir yang betul secara spontan,
tut untuk senantiasa mengembangkan
orang tersebut dituntut untuk sanggup
kesanggupan mengadakan evaluasi
mengenali jenis-jenis macam-macam,
(penilaian) terhadap pemikiran orang
nama-nama, sebab-sebab kesalahan
lain serta menunjukkan kesalahannya.
pemikiran atau yang lebih dikenal
Jika sudah terbiasa maka logika ber-
dengan istilah sesat pikir atau fallacy.
pikir baik dapat mengantarkan kita un-
Tentu saja tidak berhenti sampai di
tuk menjadi cakap dan sanggup berpi-
situ, tetapi menuntut untuk sanggup
kir kritis yakni berpikir secara mene-
ntukan karena menguasai ketentuan- dan yang bukan hoax demi terciptanya
ketentuan berpikir yang baik. Logika kualitas informasi yang semakin
berpikir baik menjadikan kita dapat bermutu.
memilah-milah anatara informasi hoax

DAFTAR PUSTAKA

Bertens, K. 1975. Sejarah Filsafat Yunani. Kanisius: Yogyakarta.


Cambridge Dictionary. Tanpa Tahun. (On line)
(http://dictionary.cambridge.org/dictionary diakses 14 Mei 2017)
Harley, David. 2008. Common Hoaxes and Chain Letters. Eset LLC : California
(USA)
Harun, Hidanul Ichwan. 2014. Logika Keilmuan : Pengantar Silogisme dan Induksi.
Pustaka Pelajar: Yogyakarta.
Hoaxes.org.Tanpa Tahun. What Is A Hoax? (On line) (http://hoaxes.org/Hoaxipedia
diakses tanggal 14 Mei 2017
Kusbandrijo, Bambang. 2016. Dasar-dasar Logika. Kencana: Jakarta.
Poespoprodjo. 1999. Logika Scientifika: Pengantar Dialektika dan Ilmu. Pustaka
Setia: Bandung.
Rapar, Jan Hendrik. 1996. Pengantar Logika: Asas-asas Penalaran Sistematis.
Kanisius: Yogyakarta.
Surajiyo. 2005. Ilmu Filsafat: Suatu Pengantar. Bumi Aksara: Jakarta.
Surajiyo,dkk. 2006. Dasar-Dasar Logika. Bumi Aksara : Jakarta.