Anda di halaman 1dari 10

Kasus 1

Produsen tabung gas menyatakan berat tabung gas adalah 20Kg. Untuk mengetahui
kebenarannya maka dilakukan sampling. Data yang diperoleh adalah sebagai berikut:

1. Diketahui:

n = 30 s = 0,907 μ=0

x́ = 19,07 α = 0,05 (5%)

2. Hipotesis penelitian:

Tidak ada perbedaan yang signifikan antara rata-rata berat tabung gas dengan
populasinya.

3. Hipotesis statistik:

Hₒ : μ = 0

Hₒ : μ ≠ 0

4. Penentuan daerah

Penerimaan Hₒ (tabel)

α = 5% = 0,05

df = n-1 = 30-1

= 29

t (0,05 ; 29) = 2,045


Hₒ diterima jika

- 2,045 ¿ t hitung ¿ 2,045

Hₒ di tolak jika

t hitung < -2,045 atau t hitung < 2,045

5. Mencari t hitung

x́−a
T hitung = s
√n
19,07−0
= 0,907
√ 30
= 115,117

One-Sample Statistics
N Mean Std. Deviation Std. Error Mean
beratgas 30 19.07 .907 .166

One-Sample Test
Test Value = 0
95% Confidence Interval of the
Difference
t df Sig. (2-tailed) Mean Difference Lower Upper
beratgas 115.117 29 .000 19.067 18.73 19.41

6. Karena t hitung =

-2,045 ¿ t hitung = 115,117

Maka Hₒ ditolak

7. Kesimpulan

Ada perbedaan yang signifikan antara rata-rata berat gas sampel dengan populasinya.
Kasus 2

Penelitian tingkat kecerdasan antara ramaja putra dan putri.

1. Diketahui:
n1 = 30 n2 = 32
x́1 = 210 x́2 = 195
s1 = 25 s2 = 28
2. Hipotesis penelitian:
Tidak ada perbedaan yang signifikan antara tingkat kecerdasan pada remaja putra dan
putri.
3. Hipotesis statistik
Hₒ : μ1=¿ μ ¿
2

Hₒ : μ1≠ μ2
4. Penentuan daerah
Penerimaan Hₒ table

α = 5% = 0,05:2

= 0,025

df = n1+n2-2 = 62-2

= 60

t (0,025 ; 60) = 2,000

Hₒ diterima jika

- 2,000 ¿ t hitung ¿ 2,000

Hₒ di tolak jika

t hitung < -2,000 atau t hitung < 2,000


5. Mencari t hitung
x́ 1−x́
T hitung = 2

√¿ ¿ ¿
210−195
=
√¿ ¿¿
= 2,30
6. Karena t hitung =
2,30 > 2,000
Maka Hₒ di tolak
7. Kesimpulan
Ada perbedaan yang signifikan antara tingkat kecerdasan antara ramaja putra dan
putri.
Kasus 3

Perbedaan waktu yang dibutuhkan perawat untuk memasang infuse sebelum dan sesudah
mengikuti pelatihan. Peneliti mengambil sampel acak terhadap 30 orang perawat.

Perawat sebelum sesudah


1 6 7
2 8 7
3 7 6
4 10 8
5 9 7
6 7 5
7 8 9
8 9 8
9 10 9
10 8 6
11 7 8
12 6 5
13 9 8
14 10 9
15 8 6
16 9 10
17 7 9
18 8 7
19 6 5
20 10 8
21 9 7
22 7 6
23 9 10
24 10 9
25 5 7
26 8 9
27 7 7
28 9 6
29 10 9
30 8 6

1. Diketahui:
α = 0,05 (5%)
n = 30
2. Hipotesis penelitian
Tidak ada perbedaan yang signifikan antara waktu yang dibutuhkan sebelum dan
sesudah memasang infuse yang mengikuti pelatihan.
3. Hipotesis statistik
Hₒ : μ1−¿ μ ¿ = 0  μ1=¿ μ ¿
2 2

Hₒ : μ1−μ 2 ≠ 0  μ1 ≠ μ2
4. Penentuan daerah

Penerimaan Hₒ table

α = 5% = 0,05

df = n-1 = 30-1

= 29

t (0,05 ; 30) = 2,045

Hₒ diterima jika

- 2,045 ¿ t hitung ¿ 2,045

Hₒ di tolak jika

t hitung < -2,045 atau t hitung < 2,045

5. Mencari t hitung

Paired Samples Test


Paired Differences t df Sig. (2-tailed)
Mean Std. Std. Error Mean 95% Confidence Interval of the
Deviation Difference
Lower Upper
Pair
sebelum - sesudah .700 1.343 .245 .199 1.201 2.855 29 .008
1
6. Karena t hitung =
2,855 > 2,045
Maka H 0 ditolak
7. Kesimpulan
Ada perbedaan yang signifikan antara waktu yang dibutuhkan sebelum dan sesudah
memasang infuse yang mengikuti pelatihan.
Kasus 4

Peneliti ingin mengetahui koefisien korelasi antara IQ dan nilai ujian dengan data sebagai
berikut:

Siswa IQ Nilai ujian


1 220 80
2 210 78
3 204 88
4 195 86
5 190 85
6 185 80
7 190 78
8 180 76
9 180 90
10 180 87
11 175 88
12 170 89
13 170 79
14 170 87
15 170 88
16 170 88
17 165 85
18 165 89
19 165 87
20 165 77
21 165 77
22 165 90
23 165 76
24 165 78
25 165 77
26 159 78
27 155 85
28 154 88
29 141 90
30 140 85
1. Diketahui:
α = 0,05 (5%)
r 15= 0,19
n = 30
2. Hiptesis penelitian
Tidak ada koefisien korelasi yang signifikan antara IQ dan nilai ujian.
3. Hipotesis statistik
h0 : ⍴15 = 0
h1: ⍴15 ≠ 0
4. Penentuan Daerah
Penerimaan ❑❑ H o (tabel)
α
t ; n-2
2
0,025 ; 28
2,048

H o di terima jika

-2,048 ≤ t ≤ 2,048

H o di tolak jika

t hitung < -2,048 atau t hitung > 2,048

5. Mencari t hitung

Correlations
IQ nilaiujian
Pearson Correlation 1 -.175
IQ Sig. (2-tailed) .354
N 30 30
Pearson Correlation -.175 1
nilaiujian Sig. (2-tailed) .354
N 30 30

6. Karena t hitung =
0,354 < 2,048
Maka H 0 di terima
7. Kesimpulan
Tidak ada koefisien korelasi yang signifikan antara IQ dan nilai ujian.