Anda di halaman 1dari 1

Demokrasi merupakan tatanan hidup bernegara yang menjadi pilihan negara-negara di

dunia pada umumnya. Demokrasi lahir dari tuntutan masyarakat barat akan persamaan hak dan
kedudukan yang sama di depan hukum. Hal ini terjadi karena pada masa sebelum adanya
deklarasi Amerika dan Perancis, setiap warga dibeda-bedakan kedudukannya baik di depan
hukum maupun dalam tatanan sosial masyarakat. Demokrasi yang berasal dari kata demos dan
kratos berarti pemerintahan dari untuk oleh rakyat. Amin Rais mengartikan demokrasi sebagai
dasar hidup bernegara pada umumnya yang memberikan pengertian bahwa pada tingkat terakhir
rakyat memberikan ketentuan dalam masalah-masalah pokok yang mengenai kehidupannya
termasuk dalam menilai kebijaksanaan pemerintah negara oleh karena kebijaksanaannya tersebut
menentukan kehidupan rakyat
Demokrasi di Indonesia berkembang seiring dengan pergolakan politik yang terjadi
setelah kemerdekaan. Perubahan-perubahan konsep demokrasi terjadi mulai dari demokrasi
terpimpin, demokrasi parlementer sampai ke demokrasi presidensiil. Namun pada dasarnya,
peranan pemerintahan dalam menjalankan demokrasi masih sangat dominan, karena dalam UUD
1945 beserta amandemennya, nampak kekuasaan pemerintahan tetap lebih besar dibanding
kekuasaan lainnya.
Mengaitkan demokrasi dengan kesejahteraan tidak pernah putus dari beragam
perdebatan. Persoalannya, apakah demokrasi menjadi faktor pemicu kesejahteraan masyarakat
atau sebaliknya justru kesejahteraanlah yang memampukan demokrasi berjalan dengan baik?
Misalnya, apakah benar demokrasi menjadi satu-satunya prasyarat bakal terciptanya
kesejahteraan, atau sebaliknya kesejahteraan menjadi syarat penentu? Bagi Indonesia, pertanyaan
semacam tersebut di atas menjadi semakin relevan, terutama tatkala kedua persoalan itu
dihadapkan pada realitas yang berkembang di masyarakat saat ini. Keduanya dapat
dipersandingkan dan saling terkait satu sama lain. Dalam hal ini, semakin tinggi indeks
demokrasi suatu wilayah, ada kecenderungan semakin tinggi pula indeks kesejahteraan atau
kemakmurannya. Begitu juga sebaliknya, semakin tinggi indeks kesejahteraan suatu wilayah,
kecenderungan indeks demokrasinya juga semakin tinggi.
Demokratisasi sebagai bentuk reformasi 1998 jelas sangat berdampak pada peningkatan
kesejahteraan masyarakat. Beberapa indikator kesejahteraan seperti pendidikan, kesehatan,
keamanan, ekonomi, pembangunan, infrastruktur, sarana dan prasarana, lingkungan, dan utang
luar negeri, saat ini menunjukkan angka-angka yang jauh lebih baik dari era Orde Baru. Saat ini
masyarakat Indonesia jauh lebih sejahtera dibandingkan masa Orde Baru, sebagai bentuk dari
demokratisasi yang meletus tahun 1998. Walaupun memang masih ada beberapa titik yang masih
perlu dibenahi bersama, hal itu bukanlah sesuatu yang berat jika dilakukan demi mencapai
kesejahteraan secara utuh. Terlepas dari semua itu, pada umumnya demokratisasi selalu
membawa perubahan. Dan Indonesia telah terbukti mampu menjadi lebih sejahtera akibat adanya
demokratisasi tersebut. Sehingga merupakan dosa yang teramat besarnya jika ada keinginan
untuk kembali pada masa lalu yang kelam dan mengatakan bahwa Orde Baru lebih baik dari
sekarang ini.