Anda di halaman 1dari 4

TUGAS EKONOMI

RUANG LINGKUP EKONOMI MAKRO

Disusun Oleh :

KELOMPOK 3
I Komang Arya Budi Utama 1401194100
Putri Nadila C 1401194249
Rizaldy Aulia 1401194141
Yudinda Gilang P 1401194119
Vellita Az-zahra Ghiffany 1401194226

KELAS : MB 43 02
SOAL EKONOMI
1. Apa yang menyebabkan lahirnya ekonomi makro?
2. aspek yang paling penting apa dalam ekonomi makro?
3. konsep ekonomi makro yang disampaikan oleh Keynes, yang menjadi dasar
pembangunan ekonomi sebuah negara, jelskan?
4. mengapa pengangguran menjadi aspek penting dalam ekonomi makro,
jelaskan!
5. ketika sebuah negara dihadapkan pada utang yang jatuh tempo, akhir bulan
maret 2020 ini, sementara peluang dana dihasilkan dari sumber pajak dan
bbm, kira-kira kebijakan apa yang akan dilakukan oleh pemetihah?

JAWABAN
1. Ekonomi makro lahir pada saat kemunduran ekonomi dunia pada tahun 1929 -1932,
kemunduran ekonomi tersebut menimbulkan kesadaran pada ahli ahli ekonomi bahwa
mekanisme pasar tidak dapat secara otomatis menimbulkan pertumbuhan ekonomi
yang teguh dan tingkat penggunaan tenaga kerja penuh. Selain itu , teori ekonomi
makro lahir sebagai kritik terhadap teori ekonomi klasik akibat terjadinya Great
Depression pada periode 1929-1933. Kaum Keynesian berpandangan bahwa struktur
pasar cenderung monopolistik, informasi tidak sempurna dan juga asimetris.
Sementara itu input dan output yang dipertukarkan juga heterogen. Uang pun tidak
dipandang sebagai alat transaksi belaka namun sebagai penyimapan nilai yang
memungkinkan uang digunakan sebagai alat untuk memperoleh keuntungan melalui
tindakan spekulasi. Dari asumsi-asumsi ini, Jhon Keynes berpendapat bahwa peranan
pemerintah dibutuhkan dalam mengelola perekonomian melalui instument kebijakan
fiskal dan moneter.Kemduain , penyebab lainnya adalah penyebab lahirnya ekonomi
makro adalah pada tahun 1929 hingga 1930 terjadi kemunduran ekonomi dan hal ini
membuat para ahli ekonomi menyadari bahwa ekonomi mikro tidak bisa
menyelesaikan permasalahan tersebut, dan terjadi pengangguran di hampir setiap
negara. oleh karena itu ekonomi makro dilahirkan untuk menyelesaikan atau
mengatasi permasalahan ekonomi yang ada yaitu kemunduran ekonomi

2. Aspek yang paling penting dalam ekonomi makro yaitu penganggurn dan kebijakan
pemerintah. Pengangguran dengan tingkat yang tinggi itu artinya masyarakat
menghasilkan pendapatan yang rendah sehingga daya beli masyarakat pun rendah.
Hal ini menyebabkan pertumbuhan ekonomi suatu negara menurun. Kebijakan
pemerintah dalam menyelesaikan pemasalahan berperan ketika perekonomian
menurun. Pemerintah diharapkan mengambil keputusan sikap yang dapat
meningkatkan pertumbuhan ekonomi seperti biasanya. Kebijakan pemerintah bisa
berdampak pada inflasi yang dapat ditekan serta suku bunga yang dapat diturunkakn.
Terlebih kebijakan pemerintah ini dapat membuka peluang lapangan pekerjaan
sehingga tingkat penganggurang dapat diturunkan.
3. Teori ini menyatakan bahwa trend ekonomi makro dapat memengaruhi perilaku
individu ekonomi mikro. Berbeda dengan teori ekonom klasik yang menyatakan
bahwa proses ekonomi didasari oleh pengembangan output potensial, Keynes
menekankan pentingnya permintaan agregat sebagai faktor utama penggerak
perekonomian, terutama dalam perekonomian yang sedang lesu. Ia berpendapat
bahwa kebijakan pemerintah dapat digunakan untuk meningkatkan permintaan pada
level makro, untuk mengurangi pengangguran dan deflasi. Jika pemerintah
meningkatkan pengeluarannya, uang yang beredar di masyarakat akan bertambah
sehingga masyarakat akan terdorong untuk berbelanja dan meningkatkan
permintaannya (sehingga permintaan agregat bertambah). Selain itu, tabungan juga
akan meningkat sehingga dapat digunakan sebagai modal investasi, dan kondisi
perekonomian akan kembali ke tingkat normal.

Kesimpulan utama dari teori ini adalah bahwa tidak ada kecenderungan
otomatis untuk menggerakan output dan lapangan pekerjaan ke kondisi full
employment (lapangan kerja penuh). Kesimpulan ini bertentangan dengan prinsip
ekonomi klasik seperti ekonomi supply-side yang menganjurkan untuk tidak
menambah peredaran uang di masyarakat untuk menjaga titik keseimbangan di titik
yang ideal.

4. Pengangguran menjadi aspek penting bagi ekonomi makro karena baik buruknya
suatu system perekonomian dapat dilihat dari angka pengangguran yang ada jika
angka tersebut masih tinggi otimatis system yang dijalankan belum maksimal
sehingga pengeluaran agregat tersebut tidak berjalan lancar yang membuat arus uang
yang jalan menjadi tersendat. Dengan adanya pengangguran mencerminkan peran
pemerintah kurang dalam system ekonomi makro bukan salah perusahaannya saja
namun ikut serta pemerintah juga sangat diperlukan dalam penerapan ekonomi makro
agar prosesnya berjalan degan baik dan benar. Sehingga pertukaran uang Antara
pembeli penjual dan pemerinta terus berjalan yang membuat pendapatan perkapita
meningkat, sehingga keperluan dan kebutuhan masyarakat terus bisa terpenuhi dengan
pendapatan yang ada. Selain itu ,Karena pengangguran sendiri memiliki dampak
kepada permasalahan pertumbuhan ekonomi. Pengangguran sendiri sering dikatakan
dengan keadaan tanpa pekerjaan yang dihadapi oleh segolongan tenaga kerja,
yang telah berusaha mencari pekerjaan, tetapi tidak memperolehnya. Dalam hal lain
literatur ekonomi umum, tidak di temukan aturan yang mewajibkan seseorang harus
berpartisipasi aktif dalam pasar tenaga kerja. Ini disebabkan karena berkerja atau tidak
merupakan hak seorang individu. Upah atau gaji menjadi faktor individu memutuskan
berkerja atau menganggur..Karena pengangguran akan mengakibatkan ketidak
optimalnya tingkat pertumbuhan ekonomi yang mengakibatkan sebagian potensi
faktor produksi yang tidak termanfaatkan. Ini dapat dilihat dari beberapa kelompok
pengangguran akan menggantungkan hidupnya pada orang-orang yang produktif yang
menjadikan angka ketergantungan meningkat yang akibatnya merosotnya pendapatan
perkapita.

5. Dalam hal ini, pemerintah sebaiknya menurunkan tingkat pajak agar dapat membujuk
orang-orang membayar pajak. Kemudian sebagai sumber pendapatan lain, pemerintah
mengubah regulasi untuk investasi dan meringankan para investor dari segi perizinan
dan perpajakan. Adapun cara lain yaitu dengan berutang ke negara lain untuk
membayar utang tersebut. Dapat dikatakan ‘gali lubang tutup lubang’