Anda di halaman 1dari 2

RSIA Bunda CASE MANAGER

Aisyah
Tasikmalaya NO.DOKUMEN
NO.REVISI HALAMAN
015/SOP-
- 1/1
YANKES/RSBA/IGD/XII/2015

Ditetapkan:
Direktur,
STANDAR
Tanggal Terbit
PROSEDUR
1 Desember 2015
OPERASIONAL

Dr. H . Iwan
Case manager merupakan fasilitator / mediator dalam mengkoordinasikan
perawatan yang diberikan kepada setiap pasien yang memiliki masalah
yang kompleks atau pasien yang membutuhkan perawatan intensif dengan
pihak / bidang terkait. Yang dimaksud dengan fasilitator / mediator dalam hal
PENGERTIAN ini, yaitu Ka.Tim. Ka.Tim merupakan perawat yang bertanggung jawab terhadap
assessment dan perkembangan pasien yang selanjutnya disebut Case
Manager I. Apabila Ka.Tim / Case Manager I berhalangan, maka perawat
penanggung jawab diganti oleh perawat yang bertugas saat itu atau disebut Case
Manager II.
Mengkoordinasikan perawatan yang diberikan kepada setiap pasien yang
memiliki masalah yang kompleks atau pasien yang membutuhkan perawatan
intensif dengan pihak / bidang terkait untuk prioritas keselamatan pasien.
TUJUAN
Mengkoordinasikan perawatan yang diberikan kepada setiap pasien yang
memiliki masalah yang kompleks atau pasien yang membutuhkan perawatan
intensif dengan pihak / bidang terkait untuk prioritas keselamatan pasien.
1. Pasien yang memiliki masalah kompleks.
2. Pasien yang memperoleh perawatan dalam jangka waktu lama (di luar
periode yang direkomendasikan).
3. Pasien yang dirawat dalam jangka waktu lama untuk suatu alasan.
KEBIJAKAN 4. Pasien yang membutuhkan perawatan intensif untuk rehabilitasi dan
perawatan komunitas.
5. Pasien yang masih membutuhkan perawatan di RS tetapi RS tidak
memiliki biaya perawatan dan RS tidak memiliki kemampuan membantu
dengan system yang berlaku.
PROSEDUR 1 Persiapan.
.
a. Mengidentifikasi pasien-pasien yang membutuhkan koordinasi
case manager.
b. Mengkoordinasikan masalah pelayanan pasien dengan DPJP maupun
bagian / Instalasi / Unit terkait dengan rencana maupun tindakan
medis / keperawatan.
2 Pelaksanaan.
.
a. Memberikan informasi kepada pasien / keluarga mengenai
perkembangan pelayanan kesehatannya.
b. Turut serta dalam rapat tim pelayanan pasien.
c. Membuat laporan perkembangan pasien.
d. Melakukan koordinasi dengan kepala ruangan, Ka. Instalasi Rawat
Inap, Komite Keperawatan, Komite Medik, Kepala Pelayanan Medis
(Yanmed), maupun Pelayanan Masyarakat Umum (Yanmasum).
UNIT
Status perawatan pasien.
TERKAIT