Anda di halaman 1dari 5

A.

Bentuk Persaingan KOmunikasi Bisnis Yang Kompetitif :

Dalam dunia bisnis yang semakin bersaing dan dinamis seperti sekarang ini, selain
diperlukan strategi pemasaran yang jitu dan manajamen yang baik, masih ada
beberapa faktor penting lainnya Salah satunya adalah berfokus pada diri
pengusaha itu sendiri. Kenapa demikian? Faktor penggerak utama dari bisnis
adalah pengusahanya sendiri, jika kualitas seorang pengusaha tidak ditingkatkan,
bisa jadi usahanya akan tetap berada pada di titik yang sama bahkan dapat
mengalami penurunan hingga dapat berakibat gulung tikar. Untuk menjadi
pengusaha yang memiliki kepribadian yang unggul, bukan sesuatu yang bisa
didapatkan saat lahir ataupun secara instan, melainkan harus dibentuk, dievaluasi
dan memerlukan perbaikan terus-menerus. Banyak hal yang menjadi poin penting
pembentukan menjadi pribadi yang lebih unggul dari seorang pengusaha.

 Open minded person


Menjadi seorang pengusaha dituntut untuk selalu berpikir terbuka. Karena
kita berada di lingkungan yang pluralis, dan dinamis. Bersosialiasilah
dengan lingkungan baru, update mengenai tren-tren baru di dunia usaha.
Jadikan sebuah perubahan di luar bukan sebagai ancaman, tapi sebagai
teman yang dapat diandalkan untuk berjalan maju ke depan.
 Positive person
Menjadi orang yang berpikir positif juga sangat diperlukan dalam dunia
bisnis. Karena dengan begitu, langkah yang diambil akan terasa ringandan
hambatan yang menghadang juga akan terasa ringan.
 Sikap pantang menyerah sebelum mencapai tujuan
Hal ini juga sangat perlu diterapkan agar memaksa diri kita juga sebagai
orang bermental pemenang, yang akan berjuang terus sebelum tujuannya
tercapai.
 Tegas terhadap diri sendiri
Tegas terhadap diri sendiri berkaitan dengan kesungguhan kita terhadap
komitmen kita sendiri dalam membesarkan usaha bisnis kita.
 Manajemen waktu yang baik
Dengan memiliki manajemen waktu yang baik, dan kita berkomitmen untuk
mematuhinya, diharapkan akan membuat kualitas diri dan kualitas hidup
kita akan semakin bagus pula. Hubungan dengan lingkungan sekitar juga
akan semakin baik, dukungan akan kita peroleh dengan sendirinya yang
pada akhirnya akan mempengaruhi kinerja kita menjadi semakin positif
tanpa kita sadari secara langsung. Karena itu meruapakan hasil dari proses
yang berkesinambungan dan berkelanjutan.

Untuk Terus Bersing Dalam Bisnis Yang Semakin Kompetitif Sebagai


Berikut:

1. Amati Pasar Dan Kenali Pesaing

Dalam menghadapi persaingan, terlebih dahulu lihatlah potensi pasar yang ada
serta cari tau siapa pesaing yang kompeten saat ini, sehingga anda tidak salah
dalam menentukan strategi. Dengan mengetahui siapa pesaing anda, secara tidak
langsung anda dapat menentukan bagaimana cara menghadapinya dengan
menyusun beberapa strategi demi kepuasan konsumen.

2. Ciptakan Produk Yang Berbeda

Dengan menciptakan produk yang unik dan belum ada dipasaran, maka produk
anda memiliki nilai lebih di mata konsumen. Produk yang unik dan berbeda
memiliki cirri khas tertentu dan daya tarik tersendiri bagi para konsumen, sehingga
mereka lebih mengenali produk anda dan memilih produk tersebut dibandingkan
produk lainnya yang ada dipasaran.

3. Tonjolkan KeunggulanPproduk Anda

AndaFokuskan diri untuk lebih menonjolkan keunggulan produk anda, misalnya


dengan cara mempertahankan kualitas produk atau layanan prima yang selama ini
anda tawarkan kepada konsumen, sehingga loyalitas konsumen terhadap produk
anda akan semakin meningkat.

4. Pelajari Kelebihan Dan Kelemahan Pesaing

Dengan cara ini anda bisa mengetahui kelebihan apa yang dimiliki pesaing anda
dan memanfa’atkan kelemahan pesaing sebagai peluang untuk memenangkan
pasar. Ciptakan produk yang tidak diciptakan pesaing anda atau berikan layanan
yang tidak disediakan oleh pesaing anda, maka peluang anda untuk memenangkan
pasar semakin terbuka.

5. Menawarkan Harga Yang Bersaing


Memberikan harga yang bersaing bukan berarti anda harus menurunkan harga dan
memperbesar kerugian usaha anda melainkan memberikan keuntungan tersendiri
untuk usaha anda, missal dengan memberikan diskon-diskon tertentu sesuai
dengan pasaran yang ada dan disesuaikan dengan produk anda.

6. Buatlah event untuk mempromosikan produk Anda

Cara ini sering digunakan para pelaku usaha karena minat konsumen untuk berburu
barang-barang diskon masih sangat tinggi. Adapun tujuannya adalah tak lain
adalah memberikan keuntungan tersendiri bagi usaha dalam meningkatkan
penjualan dan berlomba memberikan kepuasan terhadap konsumen

B. Komunikasi Bisnis Itu Unik :

Komunikasi bisnis lebih banyak persyaratannya daripada komunikasi yang


biasanya anda lakukan dengan keluarga, teman-teman, dan rekan kampus. Harapan
terhadap pekerjaan menjadi lebih tinggi , dan lingkungan bisnis begitu kompleks
sehingga pesan anda dapat gagal karena alasan yang belum pernah anda dengar
sebelumnya. Komunikasi bisnis di pengaruhi oleh faktor-faktor seperti globalisai
bisnis, dan meningkatnya aneka ragam angkatan kerja, meningkatnya nilai
informasitingkat resapan teknologi, tumbuhnya kebergantungan pada kerja tim,
evaluasi struktur organisasi, berbagai macam hambatan terhadap komunikasi yang
berhasil. Globalisasi bisnis dan Meningkatnya Aneka Ragam Angkatan Kerja
Ketika orang-orang dan produk-produk sudah melintasi batas, aneka ragam
angkatan kerja semua perbedaan antar orang yang berhubungan dengan anda pada
saat melakukan pekerjaan, termasuk umur, gender, orientasi seksual, pendidikan,
latar belakang budaya, pengalaman hidup, dan lain-lain. Perusahaan-perusahaan
yang sukses menyadari dua fakta penting : (1) semakin beragam angkatan kerja
mereka, semakin besar perhatian yang harus mereka berikan dalam berkomunikasi,
dan (2) suatu angkatan kerja yang beragam dapat menghasilkan keunggulan
kompetitif yang signifikan karena membawa lebih banyak ide dan perspektif yang
lebih luas yang berhubungan dengan tantangan bisnis

C. Berkomunikasi Secara Lebih Efektif Dalam Pekerjaan :

Ide-ide cemerlang berkaitan dengan komunikasi efektif banyak dikemukakan


penulis-penulis kontemporer, sebagai hasil penelitian mendalam tentang dunia
komunikasi modern seperti beberapa yang dilansir berikut ini.
Gagasan perlu ditampilkan secara bernalar (memenuhi kaidah reasoning atau
penalaran) agar dapat dipahami oleh seorang pembaca. Juga teks-teks yang yang
dipilih untuk menyampaikan secara akurat pelbagai makna yang akan dikeluarkan
penulis harus tidak ambigu (bermakna ganda) agar sebuah gagasan tidak
disalahpahami seorang pembaca (Hernowo, 2001).

Gagasan adalah modal dalam komunikasi, gagasan yang disampaikan baik secara
lisan maupun tulisan adalah komuni kasi yang bermaksud agar pihak lain
memahami dan mengetahui secara pasti apa yang ingin disampaikan. Dari kutipan
di atas bahwa sebuah informasi dalam komunika si berbentuk tulisan harus masuk
akal bagi orang lain dan tidak bermakna ganda sebagai upaya agar informasi yang
disampaikan melalui tulisan tersebut tidak disalahartikan oleh pembacanya. Biasa
terjadi dalam dunia kerja, pimpinan memberikan suatu bentuk pesan tertulis baik
berupa instruksi kerja maupun sekedar info rmasi yang sifatnya memberikan pesan
motivasional dalam bekerja, tidak dipahami oleh para karyawan dan bawahan
akibat bahasa yang tertulis dalam informas i yang disampaikan terlalu birokratis,
terlalu intelektuil, atau tidak dapat dipahami melalui nalar seorang karyawan.

Rob Abernathy dan Mark Reardon (2001) mengemukakan bahwa para ahli neuro-
linguistic mengingatkan kita akan keampuhan bahasa untuk mendapatkan asosiasi
mental. Anda dapat memberikan makna lebih dalam dan pemahaman lebih jernih
dari presentasi anda dengan menggunakan bahasa setiap modalitas (visual,
auditori, kinestetik).

Senada dengan itu Bobby dePoterter et.al. menyatakan bahwa otak terdiri dari tiga
jalan utama atau modalitas, untuk memproses rangsangan yang datang kepada kita
dari dunia di luar diri kita. Ketiga modalitas ini, visual, auditori al, dan kinestetik,
merupakan saluran komunikasi yang membantu memahami isi pesan (informasi)
dari sebuah komunikasi.

Modal visual dalam berkomunikasi merupakan kemampuan untuk menciptakan


dengan jelas gambaran apa yang ingin disampaikan dalam sebuah komunikasi.
Modal auditorial mengupayakan bagaimana agar pihak penerima informasi atau
lawan komunikasi dapat mendengarkan melalui telinga mereka dengan cara
memberikan penjelasan atau dialog yang penerima mampu mencerna semua
penjelasan tersebut. Terakhir kinestetik sebagai modal komunikasi efektif berupa
gerakan-gerakan fisik yang membuat lawan komunikasi lebih tertarik pada apa
yang disampaikan dan terlebih dapat memahami dengan jelas bagaimana suatu
cara harus diperbuat dengan mencontohkan gerakan-gerakan tertentu.
Memperjelas model komunikasi ini, kita ambil sebuah contoh di dalam training
rekruitmen tenaga kerja baru untuk mempersiapkan karyawan yang terampil dalam
bidang pelayanan costumer bank sebagai seorang teller yang biasa berhadapan
dengan orang banyak. Pihak Human Resources Departemen (HRD) perusahaan
memberikan presentasi dengan menggunakan peralatan-peralatan audiovisual dan
menampilkan gambar-gambar, bagan, dan pola-pola grafis tertentu, selain
membuat ketertarikan apa yang disampaikan, biasanya cara ini membuat audiens
lebih cepat memahami isi penyampaian dalam komunikasi ini. Selanjutnya, HRD
juga memperdengarkan contoh speaking style dari peralatan audio vidual tersebut
bagaimana seharusnya cara berbicara yang menarik kepada para customer dan
membuat mereka merasa dihargai. Selanjutnya contoh modal kinestetik adalah
memperagakan dengan gerakan tubuh untuk mengajari para calon teller bagaimana
berkomunikasi non verbal (bahasa tubuh) kepada costumer.

Ini hanya salah satu contoh pemanfaatan modal dalam berkomunikasi dalam dunia
kerja, banyak contoh lain seperti dalam rapat, memberikan instruksi kerja, dan
lainnya yang menjadikan komunikasi antar pimpinan dengan bawahan atau sesama
level kerja dapat tercipta dengan efektif. Memahami Mengapa Komunikasi Bisnis
Unik