Anda di halaman 1dari 8

13

PENGARUH PELATIHAN KERJA TERHADAP


KINERJA KARYAWAN
PADA PT PADMA ARDYA AKTUARIA JAKARTA
Sugiarti, Tuti Hartati, dan Hafniza Amir
Mahasiswi Administrasi Bisnis Terapan Politeknik Negeri Jakarta
Email: sugiarti.sugiarti89@yahoo.co.id

Abstrak

Penelitian ini berjudul Pengaruh Pelatihan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT
Padma Radya Aktuaria Jakarta. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan pengaruh
pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan pada perusahaan tersebut. Penelitian ini
menggunakan bentuk penelitian survey dengan rumusan hipotesis asosiatif yang dilakukan
pada 36 orang karyawan pada perusahaan tersebut. Teknik pengumpulan data pada
penelitian ini menggunakan kuesioner dengan skala pengukuran likert. Teknik analisis data
menggunakan analisis korelasi produk momen, uji t, dan regresi linear sederhana dengan
perhitungan menggunakan program SPSS 21. Hasil penelitian ini menunjukan pengaruh
pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan sebesar 25,7% sedangkan sisanya dipengaruhi
oleh variabel lain.

Kata kunci : Pelatihan Kerja, Kinerja Karyawan, Asosiatif, Regresi, dan Significant.

Abstract

This research entitle the effect of job training on the performance of employees at PT
Padma Radya Aktuaria Jakarta. This research aim to describe the effect of job training on
the employees performance at the company. This research uses survey research with
associative hypothesis formulation conducted on 36 employees of the company. Data
collection techniques in this research using a questionnaire and using likert scale. Data
analyzed techniques using product moment correlation analysis, t test and simple linear
regression with calculations using SPSS 21. The result of the show the effect of job training
on the performance of employees is about 25,7% and rest is 74,3% influence by other
variables.

Keywords: Job Training, Employees Performance, Associative, Regression, and Significant.

PENDAHULUAN pada bidangnya dan memiliki kinerja


yang bagus untuk mendukung pencapain
Sumber daya manusia merupakan tujuan perusahaan. Beberapa aspek yang
unsur penting dalam suatu perusahaan, perlu diperhatikan oleh manajemen
karena unsur ini merupakan bagian yang sumber daya manusia untuk memperoleh
menggerakkan sistem disebuah karyawan yang berkualitas dan
perusahaan dalam rangka pencapaian berkompeten pada bidangnya serta dapat
tujuan perusahaan. Sumber daya manusia berkontribusi dalam pencapaian tujuan
memiliki andil besar dalam menentukan perusahaan adalah aspek pelatihan kerja
maju atau mundurnya suatu perusahaan. dan kinerja karyawan.
Dalam suatu perusahaan untuk bisa Menurut Kaswan (2011:2), “Pelatihan
mencapai kesuksesan maka diperlukan kerja adalah proses meningkatkan
sumber daya manusia yang berkompeten pengetahuan dan keterampilan karyawan,”
selanjutnya menurut Simamora dalam
_____________________________________________________________________________________________________
Epigram Vol. 13 No. 1 April 2016
14

Hartatik (2014:89), “Tujuan dilakukannya bagaimana pengaruh pelatihan kerja


pelatihan kerja adalah untuk memperbaiki terhadap kinerja karyawan pada PT
kinerja karyawan yang tidak memuaskan Padma Radya Aktuaria Jakarta. Oleh
karena kekurangan keterampilan.” sebab itu, peneliti mengangkat judul
Jadi dari beberapa pendapat di atas “Pengaruh Pelatihan Kerja terhadap
dapat disimpulkan bahwa pelatihan Kinerja Karyawan pada PT Padma Radya
merupakan suatu proses peningkatkan Aktuaria Jakarta”
pengetahuan dan keahlian untuk
memperbaiki kinerja karyawan dengan Identifikasi Masalah
memperbaiki keahlian yang kurang baik Berdasarkan latar belakang masalah
agar menjadi lebih baik. tersebut dapat diidentifikasi masalah-
Kita sering mendengar sebuah masalah yang relevan dengan penelitian
perusahaan atau lembaga mengadakan ini, yaitu sebagai berikut:
pelatihan kerja bagi karyawannya. Hal ini a. Apakah karyawan sudah memiliki
menandakan bahwa pelatihan kerja sangat kompetensi yang sesuai dengan
penting bagi tenaga kerja agar dapat lebih pekerjaannya?
menguasai pekerjaan yang di embannya b. Apakah karyawan mampu
dan sebagai upaya untuk mempersiapkan menyelesaikan pekerjaannya dengan
para tenaga kerja dalam menghadapi tugas benar dan tepat waktu?
perkerjaan yang dianggap belum c. Apakah kinerja karyawan sudah
dikuasainya serta sebagai upaya optimal?
meningkatkan kinerja karyawan. d. Apakah pelatihan kerja sudah
Langkah ini dilakukan untuk menghindari dilakukan dengan baik?
kemungkinan terburuk dalam kemampuan e. Apakah pelatihan kerja dapat
dan tanggung jawab bekerja, sehingga mempengaruhi kinerja karyawan?
tenaga kerja dapat menyelesaikan tugas
dengan lebih efektif dan efisien serta Pembatasan Masalah
mampu meningkatkan kinerjanya. Sehubungan dengan keterbatasan
Menurut Prawirosentono dalam waktu, dana, teori-teori dan agar
Sinambela (2012:5) menyatakan, “Kinerja penelitian dapat dilakukan secara
adalah hasil kerja yang dapat dicapai oleh mendalam tidak semua masalah yang
seseorang atau kelompok orang dalam telah diidentifikasikan dapat diteliti untuk
organisasi, sesuai dengan wewenang dan itu, penulis memberi batasan masalah
tanggung jawab masing-masing, dalam pada upaya mengungkap informasi
rangka upaya mencapai tujuan organisasi mengenai pengaruh pelatihan kerja
bersangkutan secara legal, tidak terhadap kinerja karyawan.
melanggar hukum dan sesuai dengan
moral dan etika.” Rumusan Masalah
Kinerja yang baik dapat diperoleh dari Dari latar belakang masalah tersebut
beberapa hal yang dapat menunjang dapat dirumuskan masalah yaitu Apakah
dalam suatu pekerjaan yang diembannya. pelatihan kerja memiliki pengaruh
Dengan adanya pelatihan kerja bagi terhadap kinerja karyawan pada PT
karyawan akan berpengaruh terhadap Padma Radya Aktuaria Jakarta?
kinerja karyawan di dalam suatu
perusahaan. Manajemen dapat melihat Landasan Teori
apakah dengan dilakukannya pelatihan Pelatihan
kerja dapat memberikan pengaruh positif Menurut Kaswan (2011:2), “Pelatihan
atau negatif terhadap kinerja karyawan. adalah proses meningkatkan pengetahuan
Berdasarkan hal-hal tersebut, peneliti dan keterampilan karyawan.” Menurut
ingin mengetahui lebih lanjut tentang Rivai dalam Aruan pada jurnal yang

_____________________________________________________________________________________________________
Sugiarti dkk
Pengaruh Pelatihan Kerja Terhadap...
15

berjudul “Pengaruh Pelatihan Kerja dan Kinerja


Motivasi terhadap Kinerja Karyawan Menurut Bangun (2012:231)
PT Sucofindo (Persero) Surabaya” menyatakan, “Kinerja (performance)
indikator pelatihan meliputi materi yang adalah hasil pekerjaan yang dicapai
dibutuhkan, metode yang digunakan, seseorang berdasarkan persyaratan-
kemampuan instruktur pelatihan, sarana persyaratan pekerjaaan (job
atau prinsip-prinsip pembelajaran, peserta requirement).” Menurut Bangun
pelatihan. (2012:233), indikator kinerja meliputi
quantity (jumlah pekerjaan), quality
Tujuan Pelatihan (kualitas pekerjaan), precision time
Tujuan-tujuan pelatihan menurut (ketepatan waktu), attendance
Simamora dalam Hartatik (2014:89) (kehadiran), team work (kemampuan kerja
adalah sebagai berikut: sama).
a. Memperbaiki kinerja karyawan yang
tidak memuaskan karena kekurangan Jurnal Relevan
keterampilan. Penelitian yang dilakukan oleh Reza
b. Memutakhiran keahlian para karyawan Septian tahun 2013, Universitas
sejalan dengan kemajuan Widyatama menyatakan bahwa pelatihan
teknologi. memiliki pengaruh yang kuat tingkat
c. Mengurangi waktu pembelajaran bagi signifikan 0,0000 (≥α = 0.05), yang
karyawan baru agar kompeten berarti variabel pelatihan berpengaruh
dalam pekerjaan. signifikan terhadap variabel kinerja.
d. Membantu memecahkan masalah Berdasarkan landasan teori dan
operasional. penelitian terdahulu, hipotesis yang
e. Mempersiapkan karyawan untuk ditetapkan dalam penelitian ini sebagai
promosi. berikut :
f. Mengorientasikan karyawan baru
terhadap organisasi. Ha : Terdapat pengaruh yang signifikan
g. Memenuhi kebutuhan pertumbuhan antara pelatihan kerja terhadap kinerja
pribadi. karyawan pada PT Padma Radya
Aktuaria Jakarta.
Manfaat Pelatihan Ho : Tidak terdapat pengaruh yang
Menurut Simamora dalam Hartatik signifikan antara pelatihan kerja
(2014:91) terdapat beberapa manfaat yang terhadap kinerja karyawan pada
didapat dari program pelatihan, yaitu PT Padma Radya Aktuaria Jakarta.
sebagai berikut:
a. Meningkatkan kuantitas dan kualitas Deskripsi Konseptual
produktivitas.
b. Mengurangi waktu belajar yang
diperlukan karyawan untuk mencapai
standar kinerja yang dapat diterima.
c. Membentuk sikap, loyalitas, dan kerja
sama yang lebih menguntungkan.
d. Memenuhi kebutuhan pertencanaan Gambar 1. Hubungan Variabel X dan Y
sumber daya manusia. Dari gambar di atas terlihat bahwa
e. Mengurangi frekuensi dan biaya penelitian ini menguji dua variabel yaitu
kecelakaan kerja. variabel pelatihan sebagai variabel X dan
f. Membantu karyawan dalam variabel kinerja sebagai variabel Y.
meningkatkan dan mengembangkan Variabel X merupakan varibel independen
pribadi mereka. (variabel bebas) yang mempengaruhi

_____________________________________________________________________________________________________
Epigram Vol. 13 No. 1 April 2016
16

varibel Y yaitu variabel dependen c. Tabulation


(variabel terikat). Dari rancangan Tabulation adalah proses membuat
deskripsi konseptual tersebut, dapat tabel-tabel yang berisikan data yang
ditentukan deskripsi konseptual penelitian telah diberi kode, sesuai dengan
ini bahwa berdasarkan teori dari Veitzhal analisis yang dibutuhkan.
Rivai mengenai indikator pelatihan yaitu d. Scoring
materi yang dibutuhkan, metode yang Scoring adalah suatu kegiatan yang
digunakan, kemampuan instruktur berupa penelitian atau pengharapan
pelatihan, sarana atau prinsip-prinsip yang berupa angka-angka kuantitatif
pembelajaran dan peserta pelatihan dapat yang diperlukan dalam bentuk
mempengaruhi kinerja karyawan melalui kuantitatif.
beberapa indikator kinerja menurut Teknik analisis data menggunakan
Wilson Bangun yaitu jumlah pekerjaan, analisis korelasi produk momen, uji t, dan
kualitas pekerjaan, ketepatan waktu, regresi linear sederhana dengan bantuan
kehadiran, dan kemampuan kerja sama program SPSS 21 dengan sebelumnya
melakukan uji validitas dan uji reliabilitas.
METODE PENELITIAN
HASIL DAN PEMBAHASAN
Penelitian ini menggunakan bentuk
penelitian survey dengan rumusan Terdapat beberapa hasil dari penelitian
hipotesis asosiatif yang dilakukan pada 36 ini, yaitu:
orang karyawan pada perusahaan tersebut.
Teknik pengumpulan data pada penelitian Tabel 1: Hasil Uji Validitas Variabel
ini menggunakan kuesioner dengan skala Pelatihan
pengukuran likert dengan nilai 1-5 mulai r Tabel
dari kategori sangat tidak setuju, tidak Pertanyaan r Hitung (5%) Hasil
setuju, ragu-ragu, setuju, dan sangat 1 0.854 0.707 Valid
setuju. 2 0.988 0.707 Valid
Data yang digunakan dalam penelitian
3 0.854 0.707 Valid
ini adalah data yang bersifat kuantitatif.
Adapun teknik pengolahan data kuantitatif 4 0.988 0.707 Valid
dapat dilakukan dengan beberapa tahapan 5 0.988 0.707 Valid
yaitu : 6 0.988 0.707 Valid
a. Editing 7 0.844 0.707 Valid
Editing adalah pengecekan atau 8 0.988 0.707 Valid
pengoreksian data yang telah 9 0.854 0.707 Valid
dikumpulkan, karena kemungkinan
10 0.988 0.707 Valid
data yang masuk atau data yang
terkumpul itu tidak logis dan 11 0.801 0.707 Valid
meragukan . 12 0.801 0.707 Valid
b. Coding 13 0.988 0.707 Valid
Coding adalah Pemberian/pembuatan 14 0.844 0.707 Valid
kode-kode pada tiap-tiap data yang 15 0.954 0.707 Valid
termasuk dalam kategori yang sama. Setelah dilakukan uji coba kuesioner
Kode adalah syarat yang dibuat dalam diketahui bahwa butir-butir pernyataan
bentuk angka-angka/huruf-huruf yang pada variabel pelatihan dalam kuesioner
memberikan petunjuk, atau identitas tersebut merupakan pernyataan yang
pada suatu informasi atau data yang valid, karena nilai r hitung seluruh
akan dianalisis. pernyataan lebih besar dari nilai r tabel
yang ditentukan sebesar 0.707. seluruh

_____________________________________________________________________________________________________
Sugiarti dkk
Pengaruh Pelatihan Kerja Terhadap...
17

pernyataan yang telah valid tersebut dapat 11 0.947 0.707 Valid


digunakan sebagai instrumen dalam 12 0.947 0.707 Valid
penelitian selanjutnya. 13 0.956 0.707 Valid
Tabel 2: Hasil Uji Validitas Variabel
Kinerja Tabel 4: Hasil Uji Reliabilitas Variabel
r Tabel pelatihan dan Variabel Kinerja
Pernyataan r Hitung (5%) Hasil Cronbach
1 0.747 0.707 Valid No Variabel Status
Alpha
2 0,947 0.707 Valid 1
Pelatihan 0,778
3 0.956 0.707 Valid Realibel
4 0.747 0.707 Valid 2 Kinerja 0,779 Realibel
5 0.956 0.707 Valid
Tidak
6 0.698 0.707 Valid
7 0.901 0.707 Valid
8 0.956 0.707 Valid
9 0.747 0.707 Valid
10 0.747 0.707 Valid
11 0.747 0.707 Valid
12 0.947 0.707 Valid
Tidak
13 0.688 0.707 Valid
14 0.947 0.707 Valid
15 0.956 0.707 Valid
Setelah dilakukan uji coba kuesioner
diketahui bahwa dari 15 pernyataan
terdapat 2 pernyataan yang tidak valid, Gambar 2. Hasil Rekapitulasi Kuesioner
karena nilai r tabel lebih kecil dari nilai r Variabel Pelatihan
tabel yang telah ditentukan sebesar 0,707.
Maka pernyataan tersebut dihilangkan dan Berdasarkan hasil analisis yang
tidak digunakan untuk penelitian dilakukan, pada grafik di atas dapat
selanjutnya. terlihat bahwa responden memberikan
nilai tertinggi pada pernyataan nomor satu
Tabel 3: Hasil Uji Validitas Variabel dengan nilai sebesar 120 dengan
Kinerja yang Telah Valid keputusan sangat setuju. Hal ini
r Tabel menunjukan bahwa indikator yang
Pernyataan r Hitung (5%) Hasil memperoleh nilai tertinggi pada variabel
1 0.747 0.707 Valid pelatihan yaitu indikator materi yang
dibutuhkan dengan pernyataan “materi
2 0,947 0.707 Valid
pelatihan yang diberikan dapat
3 0.956 0.707 Valid meningkatkan kemampuan untuk
4 0.747 0.707 Valid menunjang pekerjaan saya.”
5 0.956 0.707 Valid
6 0.901 0.707 Valid
7 0.956 0.707 Valid
8 0.747 0.707 Valid
9 0.747 0.707 Valid
10 0.747 0.707 Valid

_____________________________________________________________________________________________________
Epigram Vol. 13 No. 1 April 2016
18

Tabel 6: Deskripsi Statistik Kinerja


Statistik Deskriptif Frekuensi
N 26
Mean 53
Median 54
Modus 58
Standar Devisiasi 6,006662967
Max 62
Min 41

Tabel 7: Hasil Uji Korelasi Sederhana

Gambar 3. Hasil Rekapitulasi Kuesioner


Variabel Kinerja

Berdasarkan hasil analisis yang


dilakukan, pada di atas dapat dilihat
bahwa responden memberikan nilai
tertinggi pada pernyataan nomor satu Dari tabel di atas terlihat perhitungan
dengan nilai sebesar 119 dengan analisis korelasi yang menunjukan hasil
keputusan sangat setuju, hal ini dari jawaban responden sebagai sumber
menunjukan bahwa indikator yang penelitian. Dari hasil analisis korelasi
memperoleh nilai tertinggi pada variabel sederhana didapat nilai korelasi antara
kinerja yaitu indikator jumlah pekerjaan pelatihan dengan kinerja karyawan
dengan pernyataan “saya mampu sebesar 0,507, Hal ini menunjukan bahwa
menyelesaikan beban kerja sesuai standar terjadi hubungan dengan tingkat sedang
pekerjaan yang ditentukan”. Nilai antara pelatihan terhadap kinerja
tertinggi juga terdapat pada pernyataan karyawan.
nomor empat dengan nilai 119 dengan
keputusan sangat setuju, hal ini Tabel 8: Hasil Uji T
menunjukan bahwa indikator yang Model t Sig.
memperoleh nilai tertinggi pada varibel
(Constant) ,142 ,888
kinerja yaitu kualitas pekerjaan dengan 1
pernyataan “saya bersedia melakukan Pelatihan 2,878 ,008
pekerjaan sesuai standar pekerjaan yang
ditentukan.” Dari tabel di atas dapat diketahui hasil
uji t dengan nilai t hitung sebesar 2,878,
Tabel 5: Deskripsi Statistik Pelatihan dimana nilai tersebut lebih besar dari t
Statistik Deskriptif Frekuensi tabel yang ditentukan sesuai dengan taraf
N 26 tingkat kesalahan 5% sebesar 1,711. Hal
Mean 66,115385 ini berarti terdapat pengaruh yang
Median 66,5 signifikan antara variabel pelatihan
terhadap variabel kinerja karyawan.
Modus 67
Tabel 9: Uji Regresi Linear Sederhana
Standar Devisiasi 3,9832341
Model R R Square
Max 73 1 ,507a ,257
Min 56

_____________________________________________________________________________________________________
Sugiarti dkk
Pengaruh Pelatihan Kerja Terhadap...
19

Dari tabel di atas dapat diketahui nilai dengan tingkat sedang dan memiliki
korelasi R sebesar 0,507 dan nilai R pengaruh yang signifikan dan positif
square sebesar 0,257. Nilai R square terhadap kinerja karyawan. Dilihat dari
tersebut menunjukan besarnya pengaruh beberapa hasil analisis yaitu analisis
variabel X (pelatihan kerja) terhadap koefisien korelasi sebesar 0,507, dilihat
variabel Y (kinerja karyawan), dimana dari hasil analisis uji t di peroleh nilai t
besarnya pengaruh pelatihan terhadap hitung (2,878) > t tabel (1,711) dengan
kinerja karyawan sebesar 25,7%, nilai signifikasi sebesar 0,008 < 0,05
sedangkan sisanya 74,3% dipengaruhi maka Ha diterima dan Ho ditolak dan
oleh variabel lain. hasil uji regresi linear sederhana yang
Tabel 10: menunjukan nilai koefisien beta positif.
Model F Sig. Besarnya pengaruh pelatihan kerja
Regression 8,284 ,008b terhadap kinerja karyawan yaitu 25,7%
1 Residual dan sisanya sebesar 74,3% dipengaruhi
Total oleh variabel lain.
Dari tabel di atas dapat diketahui nilai
F sebesar 8,284 dan terdapat pengaruh Saran
yang signifikan antara pelatihan terhadap Setelah dilakukan penelitian dan sudah
kinerja dengan nilai signifikan yaitu diketahui hasilnya peneliti memberikan
0,008 < 0,05. beberapa saran yaitu manajemen pada
Tabel 11: PT Padma Radya Aktuaria Jakarta agar
Unstandardized terus meningkatkan penyelenggaraan
Coefficients pelatihan kerja bagi karyawan agar
B Std. Error karyawan memiliki banyak pengetahuan
1 (Constant) 2,495 17,578 dan keterampilan yang dapat menunjang
Pelatihan ,764 ,265 pekerjaannya sehingga kinerja karyawan
akan semakin meningkat.
Dari tabel di atas menunjukan nilai Bagi peneliti selanjutnya disarankan
konstanta (a) didapat sebesar 2,495 dan untuk melakukan penelitian lebih
nilai coefficients beta (b) yang didapat mendalam, mungkin dengan menambah
sebesar 0,764 dan. Adapun persamaan variabel lain yang dapat dijadikan sebagai
regresi sebagai berikut: variabel penelitian diluar variabel
Y = a + bx pelatihan.
= 2,495 + 0,764X
Nilai konstanta ini menunjukan bahwa DAFTAR PUSTAKA
jika tidak ada kenaikan pelatihan, maka
kinerja akan mencapai 2,495, sedangkan Abdullah, Ma’ruf. 2014. Manajemen dan
nilai coefficients beta menunjukan bahwa Evaluasi Kinerja Karyawan.
setiap ada penambahan 1 nilai atau angka Yogyakarta: Aswaja Presindo.
untuk pelatihan kerja, maka akan ada Arikunto, Suharsimi. 2013. Prosedur
kenaikan kinerja sebesar 0,764. Penelitian Suatu Pendekatan
Coefficients beta tersebut bersifat positif Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
yang artinya terdapat pengaruh yang Aruan, Danil Arfan. 2013. “Pengaruh
positif antara pelatihan terhadap kinerja. Pelatihan Kerja dan Motivasi
Terhadap Kinerja Karyawan PT
KESIMPULAN DAN SARAN Sucofindo (Persero) Surabaya”.
Kesimpulan Dalam Jurnal Ilmu Manajemen,
Berdasarkan hasil penelitian yang Volume 1 No. 2. Maret 2013.
dilakukan dapat dinyatakan bahwa Bangun, Wilson. 2012. Manajemen
pelatihan kerja memiliki hubungan Sumber Daya Manusia. Erlangga.

_____________________________________________________________________________________________________
Epigram Vol. 13 No. 1 April 2016
20

Hartatik, Puji Indah. 2014. Buku Praktis


Mengembangkan SDM. Jogjakarta:
Laksana.
Kaswan. 2011. Pelatihan dan
Pengembangan untuk Meningkatkan
Kinerja SDM. Bandung: Alfabeta.
Kountur, Ronny. 2007. Metode Penelitian
untuk Penulisan Skripsi dan Tesis.
Jakarta : PPM.
Noor, Juliansyah. 2011. Metodologi
Penelitian : Skripsi, Tesis, Disertasi,
dan Karya Ilmiah. Jakarta: Kencana
Prenada Media Group.
Safitri, Erma. 2013. “Pengaruh Pelatihan
dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja
Karyawan”. Dalam Jurnal Ilmu
Manajemen, Volume 1 No. 4. Juli
2013.
Septian, Reza. 2013. “Pengaruh Pelatihan
Terhadap Kinerja Karyawan pada
Clinic Erha Bandung”. Fakultas
Bisnis dan Manajemen, Universitas
Widyatama.
Sinambela, Litjen Poltak. 2012. Kinerja
Pegawai Teori, Pengukuran dan
Implikasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sugiyono. 2012. Metode Penelitian
Bisnis. Bandung: Alfabeta.
Sunyoto, Danang. 2015. Penelitian
Sumber Daya Manusia. Yogyakarta:
Center of Academic Publishing
Service.
Website:
http://www.padmaradyaaktuaria.co
m/profi le.php. Profil Perusahaan.
Diakses tanggal 7 juli 2016. Pukul
20.15
Website:
http://www.padmaradyaaktuaria.co
m/history.php. Visi dan Misi
Perusahaan. Diakses tanggal 7 juli
2016. Pukul 20.15

_____________________________________________________________________________________________________
Sugiarti dkk
Pengaruh Pelatihan Kerja Terhadap...