Anda di halaman 1dari 10

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

PEMERIKSAAN CEK KESEHATAN BERKALA

DOSEN PENGAMPU : Ns. Abdurrahman Hamid, M.Kep.,Sp.Kep.KOM

KELOMPOK V
PUTRI RAMADHINA 17031005
YOLA AFRIDA 17031013
HARI GUSPIAN 17031027
FELIA SASMITA 17031028
NIA MARYUNI 17031033
DENNY ARISMA 17031038

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN


STIKes HANG TUAH PEKANBARU
2020

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)


Pokok Bahasan : Pemeriksaan kesehatan berkala
Sub pokok Bahasan : jenis pemeriksaan kesehatan berkala
Sasaran : Ibu PKK RW 03 Kelurahan Marpoyan
Hari/tanggal : Rabu, 23 Maret 2020
Tempat : Puskesmas simpang tiga
Waktu pertemuan : 09.00-09.30/ 30 menit

A. Latar belakang
Pemeriksaan kesehatan adalah suatu prosedur yang dilakukan untuk mengetahui status
kesehatan individu saat ini dan sebagai usaha untuk memelihara kesehatan secara berkala.
Pemeriksaan kesehatan sebagai screening adalah suatu bentuk tindakan pencegahan dan
sering digunakan untuk mendeteksi adanya suatu penyakit secara dini. Melalui pemeriksaan
kesehatan yang tepat dan teliti dapat membantu dalam mendeteksi suatu penyakit yang tidak
diketahui sebelumnya karena tidak menimbulkan keluhan pada individu yang bersangkutan.
Penyakit dan gangguan kesehatan yang dapat dideteksi lebih dini tentu dapat mempermudah
kontrol dan tindakan pengobatan sehingga mencegah penyakit berkembang menjadi lebih
serius dan yang tidak kalah penting adalah tidak mengurangi kualitas hidup individu tersebut.
Dengan permasalahan diatas telah dibentuk suatu wadah untuk masyarakat dalam
hal mengatasi masalah kesehatannya yaitu pemeriksaan kesehatan. Salah satu tujuan
dari kegiatan ini adalah meningkatkan atau mempertahankan kesehatan masyarakat.
Untuk mencapai tujuan tersebut maka direncanakan adanya kegiatan pemeriksaan
dan penyuluhan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala

B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Setelah dilakukannya penyuluhan ini selama 30 menit, diharapkan peserta mendapatkan
pengetahuan tentang pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
2. Tujuan Khusus
1. Peserta dapat mengetahui pengertian pemeriksaan kesehatan
2. Peserta dapat mengetahui Tujuan pemeriksaan kesehatan
3. Peserta dapat mengetahui macam-macam jenis pemeriksaan kesehatan
4. Peserta dapat mengetahui cara mengontrol kadar kolestrol
5. Peserta dapat mengetahi cara mengontrol kadar gula darah
6. Peserta dapat cara mengontrol tekanan darah

C. Metode Penyuluhan
1. Ceramah
2. Tanya Jawab

D. Media
1. Laptop
2. Infokus
3. Standing benner
4. Leaflet

E. Waktu dan Tempat


Hari : Rabu
Waktu : Jam 09.00 – 09.30 / 30 menit
Tempat : Puskesmas Simpang tiga

F. Perorganisasian
Penanggung Jawab : Ns. Abdurrahman Hamid, M.Kep.,Sp.Kep.KOM
1. Leader : Putri Ramadhina
2. Co. Leader : Yolla Afrida
3. Fasilitator : Velia Sasmita
4. Fasilitator : Denny Arisma
5. Fasilitator : Nia Maryuni
6. Observer : Hari Guspian

G. Uraian Tugas
1. Leader
a. Mengatur jalannya selama acara berlangsung
b. Membuka acara
c. Memperkenalkan Mahasiswa
d. Menjelaskan tujuan dan topik yang disampaikan
e. Menjelaskan kontrak dan waktu presentasi
f. Mengatur jalannya diskusi
g. Menyajikan isi materi yang sudah disiapkan
h. Menjawab pertanyaan audince
2. Co. Leader
a. Mengatur jalannya selama acara berlangsung
b. Membuka acara
c. Memperkenalkan mahasiswa
d. Menjelaskan tujuan dan topik yang disampaikan
e. Menjelaskan kontrak dan waktu presentasi
f. Mengatur jalannya diskusi
g. Menggantikan tugas leader jika tidak ditempat
3. Fasilitator
a. Memberikan motivasi kepada audience untuk aktif
b. Memfasilitasi audience untuk berinteraksi atau bertanya
c. Memfasilitasi selama kegiatan berlangsung
4. Observer
a. Mencatat jalannya acara dan hasil acara dan pertahanan audience
b. Mengobservasi jalannya penyuluhan
c. Mengamati penyuluhan kesehatan
d. Mencatat hasil pelaksanaan penyuluhan kesehatan
e. Membuat laporan hasil penyuluhan yang sudah dilaksanakan

H. Setting tempat
KET:
: Leader
: Co. Leader
: Fasilitator
: Observer
: Audiens

I. Kegiatan penyuluhan

No. Waktu Kegiatan penyuluh Kegiatan peserta


1. 5 menit Pembukaan :
- Membuka kegiatan dengan - Menjawab salam
mengucapkan salam.
- Mendengarkan
- Memperkenalkan diri
- Menyetujui
- Kontrak waktu
- Memperhatikan
- Menjelaskan tujuan dari
penyuluhan
- Memperhatikan
- Menyebutkan materi yang akan
diberikan

2. 15 menit Pelaksanaan :
- Menjelaskan pengertian - Memperhatikan
pemeriksaan kesehatan
- Menjelaskan tujuan pemeriksaan - Memperhatikan
kesehatan
- Menjelaskan macam-macam jenis - Memperhatikan
pemeriksaan kesehatan

- Memperhatikan
- Menjelaskan cara mengontrol
kadar kolestrol
- Menjelaskan cara mengontrol - Memperhatikan
kadar gula darah
- Menjelaskan cara mengontrol
- Memperhatikan
tekanan darah

3. 5 menit Evaluasi :
Menanyakan kepada audiens tentang Menjawab pertanyaan
materi yang telah diberikan, dan
reinforcement kepada yang dapat
menjawab pertanyaan.

4. 5 menit Terminasi :
- Mengucapkan terimakasih atas - Mendengarkan
peran serta peserta.
- Mengucapkan salam penutup - Menjawab salam

J. Kriteria Evaluasi
1. Evaluasi struktur
a. Peserta hadir di tempat penyuluhan
b. Penyelenggaraan penyuluhan dilaksanakan di puskesmas simpang tiga
c. Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan sebelumnya
2. Evaluasi Proses
a. Peserta antusias terhadap materi penyuluhan
b. Tidak ada peserta yang meninggalkan tempat penyuluhan
c. Peserta mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara benar
3. Evaluasi Hasil
a. Peserta dapat mengetahui pengertian pemeriksaan kesehatan berkala
b. Peserta dapat mengetahui tujuan pemeriksaan kesehatan
c. Peserta dapat mengetahui macam-macam jenis pemeriksaan kesehatan berkala
d. Peserta dapat mengetahui cara mengontrol kadar kolestrol, gula darah dan tekanan
darah
K. Materi Penyuluhan
1. Pengertian Pemeriksaan Kesehatan Berkala
Pemeriksaan kesehatan adalah suatu prosedur yang dilakukan untuk mengetahui
status kesehatan individu saat ini dan sebagai usaha untuk memelihara kesehatan secara
berkala, bersifat rutin untuk dilakukan dengan mencakup pemeriksaan untuk layanan
pencegahan klinis dan termasuk kepada individu yang tidak memiliki tanda ataupun
gejala sakit.

2. Tujuan Pemeriksaan Kesehatan Berkala


Tujuan pemeriksaan kesehatan berkala adalah :
1. Mendeteksi penyakit sedini mungkin
2. Mengendalikan penyakit dan mendeteksi dini terjadinya komplikasi
3. Mencegah atau mengendalikan penyakit yang ditemukan
4. Memberikan pengobatan secepat mungkin
Sasaran penyaringan adalah penyakit seperti :
1. Penyakit kronis 
2. Keadaan yg potensial/high risk 
3. Infeksi Bakteri (Lepra, TBC dll.)
4. Penyakit Non-Infeksi : (Hipertensi, Diabetes mellitus, Jantung Koroner,Ca Serviks,
Ca Prostat, Glaukoma)
5. HIV-AIDS
6. Infeksi Virus (Hepatitis)

3. Macam - macam jenis pemeriksaan kesehatan berkala


Pemeriksaan Kesehatan secara berkala ada beberapa jenisnya. Oleh karena itu, berikut
adalah macam-macam Jenis Pemeriksaan Kesehatan Berkala yang umum dilakukan:

a. Pemeriksaan Kolesterol
Tes kolesterol atau disebut juga pemeriksaan profil lipid adalah pemeriksaan medis
berupa tes darah untuk mengukur jumlah total zat lemak (kolesterol dan trigliserida)
dalam darah. Cek kolesterol berguna untuk menentukan apakah seseorang
memiliki kolesterol tinggi atau tidak.
Cek kolesterol sebaiknya dilakukan secara berkala,sejak usia 20 tahun. Kendati demikian,
ada beberapa kelompok orang yang disarankan untuk melakukan cek kolesterol lebih
sering, di antaranya:
- Pria berusia 55 tahun ke atas dan wanita berusia 65 tahun ke atas.
- Memiliki keluarga dengan riwayat penyakit jantung.
- Memiliki berat badan berlebih atau obesitas.
- Memiliki tekanan darah tinggi.
- Merokok, kurang aktif berolahraga, atau sering mengonsumsi makanan yang tidak sehat,
misalnya makanan berlemak atau gorengan.
Seseorang disebut memiliki kolesterol tinggi apabila hasil pemeriksaan kolesterol
LDLnya lebih dari 190 mg/dL, atau total kolesterolnya lebih dari 240 mg/dL.
Cara Mengendalikan Kadar Kolesterol
- Konsumsi makanan bergizi seimbang
Untuk mengurangi kolesterol,dianjurkan konsumsi berbagai macam sayuran, buah-
buahan, makanan yang mengandung gandum atau biji-bijian, produk susu rendah lemak,
dan makanan sumber protein.
Hindari makanan yang mengandung banyak kolesterol, seperti daging, hati, kuning telur,
udang, maupun produk susu olahan. Batasi juga penggunaan garam dalam masakan
sehari-hari.
- Menerapkan pola hidup sehat
Usahakan untuk aktif berolahraga setiap hari atau setidaknya selama 150 menit per
minggu. Hentikan kebiasaan merokok dan batasi konsumsi minuman beralkohol, terlalu
banyak mengonsumsi minuman beralkohol dapat meningkatkan tekanan darah dan kadar
trigliserida.
- Konsumsi makanan dan minuman penurun kolesterol
Sejumlah makanan penurun kolesterol yang disarankan untuk dikonsumsi adalah gandum
utuh, oatmeal, apel, pir, pisang, dan jeruk. Sayuran, seperti terong dan okra; serta kacang-
kacangan, seperti buncis, kacang merah, dan lentil; juga baik untuk dikonsumsi.
b. Pemeriksaan Gula Darah
Cara mengontrol kadar gula darah
- Konsumsi makanan yang tepat
mengonsumsi makanan dalam bentuk aslinya, bukan olahan.  Semua makanan yang
mengandung protein, serat dan lemak sehat dapat membantu menstabilkan gula darah,
terutama ketika mengkonsumsi karbohidrat atau gula seperti kentang, buah atau biji-
bijian
- Olahraga teratur
Olahraga jangka pendek membantu sel-sel di otot mengambil lebih banyak glukosa yang
mengubahnya menjadi energi, sehingga mampu menurunkan gula darah. Sedangkan
olahraga jangka panjang akan membuat sel-sel lebih responsif terhadap insulin dan
membantu mencegah resistensi.
- Istirahat yang cukup
- Rutin mengecek gula darah
Hasil pemeriksaan gula darah :
Kadar gula darah yang normal berada pada tingkat 70-100 mg/dL
Pra-Diabetes pada tingkat 100-125 mg/dL
Diabetes pada tingkat 126 mg/dL
- Mengontrol porsi makan
Perhatikan ukuran dan berat makanan, gunakan piring yang lebih kecil. baca label
kandungan makanan dan lihat seberapa besar porsinya, membuat jurnal makanan, makan
perlahan-lahan
c. Pemeriksaan dan Cek Tekanan Darah
Merupakan salah satu cara mendeteksi dini risiko hipertensi, stroke, dan penyakit jantung.
Angka hasil pemeriksaan dinyatakan “normal” apabila di bawah 140/90 mmHg.
Cara mengendalikan tekanan darah

- Pilah – pilih makanan yang tepat


Untuk menjaga tekanan darah tetap stabil dan mencegah komplikasi serius yang mungkin
terjadi, pengidap hipertensi harus cermat memilih makanan yang tepat. Sebab, makanan
yang dikonsumsi dapat memengaruhi tekanan darah. hindari makanan asin, berlemak
tinggi, dan makanan kemasan.
selain menghindari jenis-jenis makanan tersebut, pengidap darah tinggi juga perlu
memperbanyak makanan tinggi vitamin dan serat, seperti sayur, buah, kacang, biji-bijian,
dan gandum utuh. Makanan berserat dapat mengikat lemak yang bisa memicu naiknya
tekanan darah. Tak hanya itu, pengidap darah tinggi juga perlu makanan tinggi kalium,
karena dapat membantu menormalkan kadar sodium dalam tubuh, sehingga tekanan
darah menjadi lebih terkendali.

- Jaga berat badan ideal


kelebihan berat badan menandakan bahwa tubuh penuh dengan tumpukan lemak, yang
dapat menempel pada pembuluh darah. Akibatnya, aliran darah menjadi tidak lancar dan
tekanan darah pun akan meningkat. Dengan menurunkan berat badan, risiko
ketidaklancaran aliran darah akibat tumpukan lemak akan menjadi minim, dan otomatis
tekanan darah jadi lebih terjaga.
- Rutin berolahraga
Rutin berolahraga dapat menurunkan tekanan darah tinggi secara alami. Namun untuk
bisa merasakan manfaat tersebut, perlu berolahraga secara teratur
- Hindari stress
hindarilah stres dengan meluangkan waktu untuk merilekskan tubuh dan pikiran, dengan
melakukan hal-hal yang di sukai
- Batasi asupan kafein
Kafein yang terkandung dalam kopi, teh, soda, dan cokelat, dapat merangsang produksi
berbagai hormon dalam tubuh, yang kemudian memengaruhi tekanan darah.